KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Dua musisi, yakni Ian Antono, Achmad Albar, dan grup musik Shaggy Dog ini memiliki latar belakang berbeda baik dari aliran musik yang diusung maupun generasi, namun mereka akan tampil dalam satu komposisi musik yang harmonis," kata pengarah acara Djarum Super Rendezvoices, Bambang Paningron, Rabu (29/7).
Menurut dia, kegiatan ini juga akan menghadirkan musisi dan grup musik berbagai aliran, antara lain Rumah Musik Harry Roesli dan Iwa K yang akan berkolaborasi dengan Jogja Hip-hop Foundation, Selfi KDI, Ki Ageng Ganjur, Congrock 17, Suharadja, dan Tataloe Perkusi.
"Konten pertunjukan akan menampilkan beragam genre yang terwakili masing-masing grup atau musisi dalam bentuk pertunjukan yang beragam pula, mulai konvensional hingga happening art dan interaktif," ujarnya.
Ia mengatakan, kegiatan ini akan melibatkan beberapa perupa dalam mengemas lokasi dan artistik panggung, sehingga menjadi daya tarik tambahan dengan elemen artistik dan instalasi yang terintegrasi.
"Jika dipetakan dalam world music, maka kegiatan ini mencoba lebih membuka diri terhadap musik di luar genre musik etnik. Sebagai pesta bebunyian kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi sebuah semangat seluruh umat manusia dalam mengambil sesuatu dari bumi," jelasnya.
Bambang mengatakan, kegiatan ini layaknya manusia mengambil bebunyian sebagai unsur utama musik yakni bebas, adil, lintas batas, lintas etnik, tanpa ada dominasi suatu pihak, dan tak ada diskriminasi.
"Kegiatan ini mengajak para pelaku seni dan masyarakat Kaliurang untuk turut merayakan kenduri melalui aktivitas tradisi budaya masing-masing," tandasnya. (kpl/bar)

"Rencananya kami juga mau ngadain tur, bulan Oktober atau November, atau habis lebaran," ujar Achmad Albar alias Iyek saat ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakbar, Sabtu (18/07) kemarin. "Rencananya juga ada orkestranya, ada Addie MS."
God Bless yang digawangi oleh para musisi gaek itu sendiri juga tidak mempermasalahkan banyaknya grup band baru yang bermunculan. "Kami nggak ada persaingan dengan band lain. Kami rukun-rukun saja, yang bersaing itu para produsernya," ujarnya lagi.
Disinggung soal tren musik di pasaran yang dipenuhi dengan lagu mellow dan Melayu total, God Bless mengaku tak akan ikut-ikutan. "Warna musik pasti akan berubah, tapi kita nggak akan mengubah warna musik yang kita punya. Kami tetap God Bless yang dulu. Dan semangat kami melebihi anak muda," pungkas Iyek. (kpl/buj/npy)

"Kalau perubahan secara spesifik sih nggak ada, paling sound-nya aja yang berubah. Kalau musik sih tetep," kata Abadi Soesman yang ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakbar, Sabtu (18/07).
Walaupun umur boleh dikatakan sudah tidak muda lagi, namun God Bless yakin mereka masih mampu bersaing dengan para musisi muda yang mendominasi belantika musik tanah air.
"Masih punya power lah meski kami sudah tua," kata Donny Fatah. "Banyak latihan. Kita ingin menunjukkan kalau God Bless masih utuh. Kami juga pengen dapat tinta emas di dunia musik rock," sambung Achmad Albar yang akrab dipanggil Iyek. (kpl/buj/npy)

"Memang ada rencana untuk membuat film soal dokumenter perjalanan band kita sejak awal. Mudah-mudahan bisa terlaksana karena semua ini baru rencana," kata Achmad Albar, salah satu personel God Bless saat syukuran film SERIGALA TERAKHIR di Electronic City di SCBD, Jakarta, baru-baru ini.
Untuk penggarapan filmnya, dua sutradara handal rencananya akan membesut film ini. Dapat dipastikan bahwa film ini akan memiliki kualitas yang bagus.
"Sutradaranya saja Mira Lesmana dan Riri Riza. Mereka sutradara yang handal banget dan pernah melahirkan film-film yang bagus-bagus," kata musisi yang kerap dipanggil Iyek ini.
"Doakan saja mudah-mudahan bisa lancar dan kita ini yang sudah tua-tua tidak capek seandainya nanti ikut diajak syuting," sambungnya. (kpl/mai/boo)

"Belum mau ngomongin nikah sama kalian. Sekarang masih betah-betahnya dan menikmati berpacaran," kata Iyek saat syukuran film SERIGALA TERAKHIR di Electronic City di SCBD, Jakarta, baru-baru ini.
Lalu, apakah dirinya sudah membicarakan mengenai rencana pernikahan? "Ada deh, mau tau aja sih kalian," jawabnya.
Keengganan Iyek untuk serius menikahi kekasihnya itu kabarnya disebabkan karena ayahanda Fachri Albar itu trauma dengan perceraiannya di masa lalu. Namun, Iyek buru-buru menampiknya. "Nggak ada hubungannya dengan masa lalu. Kita memang belum menemukan kata yang tepat saja," ujarnya.
Lantas, apakah karena Iyek masih menunggu Fachri yang akan menikah dengan kekasihnya Marsha Timothy? "Ada faktor yang mendukung itu. Saya kan lebih mementingkan kepentingan anak," tukasnya.
Iyek juga mengaku tak pernah merasa kesepian meski hubungannya masih sebatas pacaran saja. "Saya nggak pernah merasa kekosongan, selalu isi terus," pungkasnya sambil tersenyum. (kpl/mai/boo)

"Ceritanya memang cocok sekali dengan alur musik kita yang keras. Adegan-adegan perkelahiannya sangat cocok. Makanya kita berani untuk ambil ini sekaligus membantu," kata Achmad Albar, pentolan God Bless, saat syukuran film SERIGALA TERAKHIR di Electronic City di SCBD, Jakarta, baru-baru ini.
Apalagi, menurut ayahanda Fachri Albar ini, para pemain SERIGALA TERAKHIR yang kebanyakan anak-anak muda memiliki kesamaan yang sama dalam berkreasi.
"Kita memang memiliki kesamaan. Makanya ini adalah tantangan buat kita berkolaborasi dengan anak-anak muda," kata pria yang akrab disapa Iyek ini.
Film SERIGALA TERAKHIR adalah film kesekian kalinya yang dimusiki oleh God Bless. Sebelumnya, Achmad Albar dkk pernah membuat soundtrack untuk film LAELA MAJENUN, DUA KRIBO, SI DOEL ANAK MODERN, dan lainnya.
"Mereka membuat film yang tidak picisan. Makanya tidak salah jika kita memberikan musik-musik yang berkualitas. Sama seperti film-film kita terdahulu," tambahnya. (kpl/mai/boo)

"Akan ada panggung besar pada gelaran final Copa Dji Sam Soe nanti. God Bless kemungkinan akan tampil di sana," ungkap Direktur Kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI) Joko Driyono di Jakarta, Rabu (24/6).
Selain hiburan musik dari musisi terkenal itu, lanjutnya, kemeriahan final akan dihiasi dengan tarian kolosal, pertunjukan kembang api, permainan cahaya dan suguhan spesial dari pihak sponsor dalam kemasan program yang terkombinasi di antara semua pihak.
"Tetapi pertunjukan musik itu tidak akan menghilangkan esensi yang utama dari kompetisi Copa Dji Sam Soe. Hal yang utama dari pagelaran ini adalah panggung sepak bola karena ini event BLI, bukan panggung musik," tutur Joko Driyono.
Persipura Jayapura sudah memastikan lolos ke final Copa Dji Sam Soe setelah memetik kemenangan 3-1 dan bermain imbang 3-3 dengan Deltras Sidoarjo dalam dua dua kali pertemuan di semifinal. Persipura masih menunggu finalis lainnya yang tengah diperebutkan antara Sriwijaya FC dan Persijap Jepara.
Sriwijaya FC dan Persijap bertanding semifinal kedua pada Rabu (24/6) di Stadion Jakabaring Palembang dengan keunggulan 2-0 hasil pertemuan pertama di Jepara pada Sabtu lalu.
Joko mengaku gembira jadwal pertandingan Copa Dji Sam Soe bisa berjalan lancar sesuai agenda sejak awal, berbeda halnya dengan Kompetisi Liga Super Indonesia yang sempat terganggu agenda kampanye pemilu legislatif.
Penunjukan Stadion Jakabaring sebagai lokasi pertandingan final, sesuai dengan perizinan yang telah dikantongi BLI sejak masa kampanye masih berlangsung dan terkait kampanye pilpres. Semula, final akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.
Sebelum pertandingan final, akan dilakukan perebutan tempat ketiga antara tim yang kalah di semifinal. Para pemain Persipura, Deltras, maupun Sriwijaya dan Persijap bisa berada di Palembang lebih awal sehingga tak mengeluhkan masa pemulihan stamina.
"Akhir dari Copa Dji Sam Soe berjalan sangat ideal sesuai jadwal. Bahkan untuk menghadapi partai final, keempat tim tak ada yang dirugikan dengan pemulihan fisik (recovery), karena bersamaan dengan leg kedua antara Sriwijaya dan Persijap juga digelar di sana dengan Sriwijaya selaku tuan rumah," ujarnya.
Juara Copa Dji Sam Soe 2009, selain meraih trofi, juga akan mendapat hadiah uang senilai Rp2 miliar. Runner-up memperoleh Rp750 juta, sedangkan peringkat ketiga Rp350 juta. Pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak masing-masing berhak atas hadiah sebesar Rp75 juta. (kpl/dar)