< >

BLOG AGUS DHUKUN


Ratna Listy Ingin Punya Andil Lestarikan Musik Keroncong

Kapanlagi.com - Terakhir kali Ratna Listy merilis album duet dengan Agus Dhukun berjudul HITAM PUTIH tahun 2005. Sejak saat itu, perempuan asal Madiun, Jawa Timur itu tidak lagi melahirkan album baru, meski setiap saat masih menerima job untuk menyanyi.

Kini Ratna tengah mempersiapkan sebuah album solo, yang diberi judul LARAS PESISIRAN. Berbeda dengan album sebelumnya yang memilih jalur musik pop, kali ini perempuan pemilik nama asli Ratna Sulistyaningsih itu lebih memilih musik keroncong, dengan penggabungan beberapa unsur musik lain.

"Gabungan keroncong, musik mandarin sama jawa timuran tapi bahasanya Jawa jadi campursari tapi bukan yang seperti punya Didi Kempot," tegasnya.

Yang membedakan dengan lagu-lagu Didi Kempot menurutnya adalah unsur keroncongnya yang lebih kental. Karena keroncong sendiri merupakan budaya Indonesia yang ingin dikembangkan dan dilestarikan oleh presenter acara BEDAH RUMAH itu.

"Kalau campursari yang lain unsur dangdutnya lebih kental, karena aku ingin punya andil untuk melestarikan keroncong. Karena keroncong adalah salah satu budaya Indonesia yang hampir punah, banyak yang bilang kalau keroncong ini bukan budaya Indonesia tapi budaya Portugis dan negara lain. Sebenarnya ini musik asli Indonesia," tegas Ratna saat ditemui di rumahnya, di Kawasan Kota Wisata Cibubur, Jakarta, Sabtu (22/8) itu.

Selain alasan pelestarian budaya, pilihan jalur keroncong menurut Ratna dipengaruhi oleh perjalanan karirnya yang pernah menjadi juara Bintang Televisi dan Radio untuk musik keroncong tahun 1989. Apalagi selama SMU juga sudah aktif sudah mengantongi prestasi di bidang musik keroncong.

"Kemudian karena keroncong nggak terlalu banyak, jadi kalau nyanyi tuh dangdut dan pop," pungkasnya.

Ratna Listy yang lahir di Madiun, Jawa Timur, 2 Agustus 1973 itu telah tiga kali merilis album. Diawali pada 1998 lewat album OBSESI, Disusul pada 2002 lewat album religi ADZAN, dan terakhir pada 2005 lewat album HITAM PUTIH duet bersama Agus Dukun.     (kpl/gum/dar)


Lihat profil: Ratna Listy, Agus Dhukun, Didi Kempot
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 25-08-2009 |

Agus Dhukun Akhirnya Pakai Batik

Kapanlagi.com - Lantaran takut kena sanksi di instansi, Agus Dhukun rela mengubah penampilannya. Kalau biasanya dia tidak mau memakai batik pada hari Jumat, kali ini ia menuruti peraturan kantornya di Direktorat Jenderal Pajak.

Terbukti, pemilik album HITAM PUTIH ini tertangkap basah sedang membeli batik yang akan dipakai besok, Jumat (13/3). Kata musisi yang sempat mendapatkan penghargaan MURI ini, apa yang dilakukannya itu sebagai bentuk loyalitasnya pada instansi.

"Padahal saya lebih senang berseragam hitam-hitam dimana pun berada. Tapi karena harus mengikuti peraturan kantor, mau tidak mau saya harus ikuti. Untungnya lagu-lagu ciptaan saya laku, jadi ada pemasukan dan bisa membeli batik," tutur Agus Dhukun saat ditemui di sebuah butik di kawasan Blok M, kemarin.

"Tapi tetap saja, meski saya harus pakai batik setiap Jumat dan kemeja putih setiap hari Senin, saya tetap tidak mau meninggalkan topi dan jaket kesayangan saya ini. Soalnya takut kualat," sambung pelantun Warteg ini terkekeh.

Diakui musisi yang kini tengah memproduseri album A-Dhu band dan Mr. Raden ini, sempat kesal dengan peraturan tersebut.

"Untungnya cuma hari Senin dan Jumat saja, selebihnya saya tetap dengan seragam hitam-hitam," jelas pria penyuka kopi ini.

Sebenarnya lanjut Agus, dirinya sudah lama konsisten memakai seragam hitam-hitam. Namun karena ada yang usil mengomentari dan melaporkan penampilan nylenehnya itu, ia pun harus mengikutinya.

"Makin terkenal biasa kalau semakin banyak yang sirik, tapi saya menerimanya dengan lapang dada. Padahal lebih dari lima jam, fisik saya bakal lemah kalau tidak pakai seragam hitam-hitam, karena itu memang salah satu syarat dari guru spiritual saya yang kebenarannya susah dibuktikan," tandasnya.  (kpl/dis/erl)


Lihat profil: Agus Dhukun
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 13-03-2009 |

«1»

LIHAT ARSIP BERITA AGUS DHUKUN TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA AGUS DHUKUN TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA AGUS DHUKUN TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA AGUS DHUKUN TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA AGUS DHUKUN TAHUN 2004