KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Ini kan perceraian kedua, jadi ini membuat dirinya bisa dibilang shock ya. Itu suatu hal yang wajar, yang jelas dia stres berat," kata Siska, manajer Dewi yang dihubungi KapanLagi.com via telepon, Rabu (11/11).
Namun meski stres, soal pekerjaan Dewi tetap profesional. Bahkan gara-gara jadwal syuting yang sangat padat, ia sama sekali tidak hadir dalam sidang cerainya sejak pertama kali digelar. "Kalau untuk kerjaan dia sangat profesional. Kalau memang sudah dijadwalkan dia melakukan syuting, dia harus syuting, apa pun resikonya," terang Siska. "Ya setelah perceraian ini dia akan konsen ke karir aja dulu," sambungnya.
Disinggung tentang mengenai ancang-ancang punya pasangan lagi, Siska langsung tertawa. "Belum kepikiran lah, kan baru putusan. Hatinya masih hancur," ujar sang manajer.
Siska pun menambahkan, jika nantinya emosi Dewi sudah cukup stabil, ada kemungkinan digelar preskon. Di situ tidak hanya dihadiri Dewi, tapi juga Aldi. "Bicara berdua biar semua selesai. Tapi Dewi sekarang emosinya belum stabil. Nantilah kalau sudah stabil baru dia akan bicara," katanya. (kpl/hen/boo)

"Gue belum tahu mau ngapain lagi dengan status duda ini. Ya dengan status gue yang sekarang ini kaget juga," kata Aldi yang masih berada di lokasi pengadilan.
Aldi tak pernah menyangka. Ia masih teringat masa-masa indahnya menjadi bujang dan akhirnya menikah dengan Dewi. Tapi sayang, impian itu akhirnya hancur. "Dulu kan gue bujang, terus menikah, terus sekarang gue duda. Yang pasti ada perubahan lah," ujarnya.
Pun begitu, cowok yang pernah menjajal dunia musik bersama Kingkong Band ini berusaha menerima segala resiko gugatan cerainya. Ia tidak kecewa apalagi marah terhadap mantan istrinya.
"Nggak ada dendam sama Dewi, semuanya baik-baik saja. Yang penting silaturahmi tetap berjalan. Ya doain aja biar semuanya berjalan dengan lancar," harapnya. (kpl/hen/boo)

"Wah, kita bersyukur persoalan ini sudah berakhir. Memang ini yang kita tunggu-tunggu," kata Siska, manajer Dewi yang dihubungi KapanLagi.com via telepon, Rabu (11/11).
Dikatakan Siska, saat dihubungi, ia dan Dewi sedang dalam perjalanan ke Bandung. Di sana Dewi punya jadwal untuk syuting, makanya ia tidak bisa menghadiri sidang cerai di Pengadilan Agama Jakarta Barat.
"Dari awal Dewi punya jadwal syuting yang cukup padat. Karena jadwalnya nggak bisa ditinggalkan, jadi Dewi nggak bisa hadir. Dan memang kan Dewi yang digugat, jadi dia nggak wajib datang," terangnya.
Menjadi janda untuk kedua kalinya bukan hal yang diharapkan Dewi. Pernikahan pertamanya dengan Saiful Jamil yang gagal saja sudah membuat trauma, apalagi ditambah lagi dengan perceraian yang kedua.
"Yang pertama itu aja sudah susah diterima, apalagi sekarang untuk yang kedua kalinya. Ya tapi harus gimana lagi? Lagipula kan perceraian ini bukan kehendaknya Dewi," tukas Siska. (kpl/hen/boo)

"Sudah diputuskan oleh hakim, kami sudah berpisah, sudah tidak suami istri lagi. Tapi silaturahmi tetap dijaga," ungkap Aldi usai sidang cerainya di PA Jakbar, Rabu (11/11).
Sebelum sidang ketiga ini, Aldi memang sudah optimis bisa cerai. Padahal sebelumnya, ia gagal lantaran surat pernyataannya bersama Dewi yang diberikan ke hakim pada minggu lalu ditolak. Ia mengaku sempat deg-degan tadinya. Apalagi pemeriksaan di dalam cukup lama.
"Tadi di dalam hanya pemeriksaan surat nikah dan ada dua saksi yang gue bawa, saudara gue. Tapi yang penting semua sudah beres," katanya. "Ya nggak ada hambatan, jadi nanti tinggal pembacaan ikrar talak aja, tapi belum tahu kapan," sambung Aldi.
Dalam sidang ini, Dewi kembali tidak hadir. Entah atas alasan apa, pedangdut kontroversial itu memang tak pernah ada sejak awal sidang cerainya. Dan sampai Aldi diwawancara pun ia masih belum menerima kabar tersebut.
"Belum. Tapi nanti gue kabarin. Ya dia juga harus tahu lah keputusan ini," pungkas Aldi. (kpl/hen/boo)

"Kalau ciuman sama cowok enak, ngapain cium cewek," ujar Dewi santai usai mengisi acara PLAYLIST di Studio Penta, Jakarta Barat, Kamis (5/11) kemarin.
Pedangdut yang tengah menghadapi masalah perceraiannya dari Aldi Taher ini enggan berkomentar banyak mengenai foto-foto tersebut. Yang pasti, ia menekankan jika berita itu tidak benar. "Sudahlah. Nggak bener itu," katanya.
Disinggung tentang perkembangan kasus cerai, wanita yang pernah gagal membina rumah tangga dengan Saiful Jamil ini juga santai. Ia mengaku masih menjaga hubungannya dengan Aldi, meski tak lagi akan sama seperti dulu.
"Saya selalu menjaga hubungan baik dengan siapa pun. Tapi sekarang saya tidak mau bertemu dengan Aldi," pungkasnya. (kpl/dis/boo)

"Sejak saya menikah, kata-kata talak itu selalu terlontar setiap kali ada masalah. Mungkin ini pelajaran buat kita, namanya labil jiwa gejolak muda. Terakhir saya mengiyakan, kalau dulu saya memperjuangkan. Kalau sekarang, Aldi sudah sering mengatakan kepada keluarga saya," terang Dewi saat ditemui di Studio Penta, Jakarta Barat, Kamis (5/11).
Untuk perceraian keduanya ini, pedangdut yang kerap menuai kontroversial tersebut sudah mengaku pasrah. Ia merasa sudah melakukan yang terbaik selama pernikahan mereka.
"Saya hanya apa kata suami. Kalau suami talak ya udah. Ya tanyakan Aldi kenapa menceraikan saya. Apakah kurang goyang gergajinya," ujar Dewi sembari tersenyum menggoda.
Namun, walaupun tampak tegar menghadapi masalah cerai, Dewi sepertinya sudah menyerah dengan apa yang disebut pernikahan. Ia bahkan tidak kepikiran untuk menikah lagi dalam waktu dekat. "Saya nggak mau jadi janda berkali-kali. Status janda sekali aja ribet, apalagi yang berkali-kali," pungkasnya. (kpl/dis/boo)

"Semuanya diserahkan kepada Aldi, dan Aldi bilang, 'Segala sesuatunya kamu tinggal tunggu beres,'" jawab Dewi kala ditanya alasannya tidak datang di sidang cerainya.
Ditemui di Studio Penta, Jakarta Barat, Kamis (5/11) sore, wanita yang pernah gagal menikah dengan Saiful Jamil ini menuturkan jika ia dan Aldi sebelumnya sudah berusaha berdamai - sebelum diminta hakim untuk mediasi. Namun, tak ada hasil. Dan yang pasti ketidakhadirannya dua kali di sidang itu memang disengaja.
"Untuk apa saya datang cuma untuk menyakiti hati? Udah tahu itu sakit. Maaf, saya tidak berbicara orang lain, tapi kalau dari pihak perempuan yang tergugat tidak datang tidak apa-apa, karena saya merasa dilecehkan. Kita punya attitude dan ada hitam di atas putih, di atas materai dari keluarga," katanya.
"Mungkin maksud Bapak Hakim ingin mendamaikan. Tapi dari pihak laki tidak mau, masa' dipaksa sih? Kan hanya untuk menyakitkan hati. Saya melangkah saja sudah sakit, apalagi badan saya. Bukan berarti saya nggak mau (mediasi)," sambungnya.
Lantas, bagaimana tanggapan Dewi mengenai kabar pelecehan pihak pengadilan? Ditanya begitu, pemilik Goyang Gergaji ini langsung balik bertanya, "Hakimnya laki apa perempuan? Kalau hakimnya perempuan dia tahu perasaan saya."
Dewi juga tidak memberikan kepastian bakal datang di pengadilan pada tanggal yang sudah ditetapkan minggu depan. Ia tetap bersikukuh telah menyerahkan masalah ini kepada manajer dan keluarganya. (kpl/dis/boo)