KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Untuk pengambilan gambar film baru ini, Alexandra akan menjalani proses syuting selama sebulan di Atambua. Dan dia berharap dia bisa bekerja sekaligus liburan. "Aku sempat libur tapi aku pengen liburan dan sambil bekerja, ini juga syutingnya menyenangkan dan yang pertama kali. By the way aku seneng itu karena syutingnya di Atambua," terang bintang ini saat ditemui di syukuran film TANAH AIR BETA di Restoran Pizza Marzano, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (23/11).
Alexandra menyatakan soal keragaman budaya dan tradisi tanah air, yang selama ini selalu diacuhkan. "Kita itu kaya sekali akan budaya, bukan hanya antar pulau saja, kebudayaan dan tradisi kita sangat banyak, cuma bagaimana cara kita masyarakat melestarikan menjaga, kayaknya warga kita cuek," pungkasnya. (kpl/ant/erl)

Alexandra yang terbiasa dengan keponakan-keponakannya, memastikan diri tak akan mengalami kesulitan dengan peran barunya bersama anak-anak. "Saya suka anak kecil dari keponakan, dulu terkadang mereka bandel saya marahin tapi marah yang mendidik, sesudah itu dimanjain lagi. Sama anak-anak aku bisa sehari langsung akrab. Biasanya saat ada mama aslinya, mereka tetap minta makan sama saya dan mama aslinya malah dicuekin," terang bintang ini saat ditemui di syukuran film TANAH AIR BETA di Restoran Pizza Marzano, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (23/11).
Untuk film ini Alexandra juga sudah mempersiapkan diri, mulai dari kepentingan syuting ataupun selama tinggal di lokasi. Baginya, film ini memiliki kualitas, bukan hanya sekedar mengejar bayaran. "Persiapan udah dari 2 minggu yang lalu, kalau yang paling susah dialeknya. Tapi di sana banyak tantangannya dan nggak melulu jadi orang kota melulu. Aku khawatir lebih ke syutingnya karena banyak nyamuknya. Makanya kita disarankan makan obat malaria, tapi gak kepikiran karena di sana excited banget. Saya di sana sebulan. Saya kejar dan terima ini karena kualitasnya bukan karena uang, ini sebuah karya yang berkualitas," kilah mantan kekasih Tyo Nugros ini. (kpl/adt/erl)

"Kita tidak tega melihat Marcella terlalu lama di sel. Jadi bawaannya pengen Marcella bebas. Insya Allah Marcella segera bebas," ujar Alexandra.
Selain itu hadir pula pada persidangan tersebut artis Nirina Zubir yang juga mengaku deg-degan saat memasuki ruang sidang, namun ternyata sidang tidak berjalan lama.
"Aku yakin kalau Marcella tidak bersalah. Sebaliknya Agung Setiawan yang salah karena menyebarkan berita bohong kepada publik. Padahal dia sendiri melakukan kebohongan kepada kliennya," ujar Nirina.
Marcella yang ditemui bersama tiga sahabatnya, juga mengaku deg-degan jelang sidang vonisnya. Kini setelah ditunda, mereka hanya bisa berharap yang positif. "Insya Allah bebas, aku mohon doanya. Aku juga udah nggak sabar untuk umroh," ujar Marcella.
Marcella sendiri kecewa karena sidang vonisnya harus mengalami penundaan hingga dua pekan ke depan, tetapi dirinya berusaha ikhlas menerima kenyataan itu dan berharap penundaan itu bisa menjadi baik untuk dirinya. "Mudah-mudahan penundaan ini akan menjadi baik buat saya. Lagi pula dari kemarin sidang tidak ada yang bilang bila saya terlibat," katanya.
Marcella juga berusaha menyikapi penundaan sidang vonisnya itu dengan positif. Dia tak mau berpikiran buruk karena takut malah menambah beban untuknya. Dirinya hanya bisa pasrah menghadapi kasusnya itu, setelah melakukan yang terbaik. "Semua sudah aku lakukan ketika pembelaan. Sekarang saya hanya bisa berdoa," ucapnya.
Sementara itu ibunda Marcella, Tetty Liz sempat jatuh sakit menjelang sidang vonis putrinya tersebut. Tetty mengaku stres memikirkan anak sulungnya itu. "Saya sempat sakit dua hari karena memikirkan masalah ini," kata Tetty Liz.
Tetty Liz merasa sehat dan memberikan dukungan untuk putri sulungnya tersebut. "Sayang, sidang vonis malah ditunda hingga 22 Juni mendatang," kata bintang sinetron yang mengaku sempat memiliki firasat bila sidang vonis anaknya itu akan ditunda.
"Dari tadi di mobil saya punya firasat sidang ini akan ditunda. Tetapi, teman saya kasih kekuatan dan bilang saya harus optimistis. Kalau memang ditunda, mau bilang apa lagi," ujarnya.
Tetty tetap memberikan dukungan kepada anaknya dan tak mau anaknya itu bersedih serta berharap yang terbaik bagi putrinya tersebut. "Saya terus berdoa. Insya Allah dia bisa bebas karena memang anak saya tidak bersalah," katanya. (kpl/dar)

Sebagai seorang sahabat, Nirina Zubir hanya bisa meminta Marcella bersabar. "Pas sidang itu saya deg-degan. Saya pengen denger apa hasilnya, tapi ternyata ditunda. Tapi ya sudah lah, saya bilang ke dia, ya sabar aja," ungkap Nirina yang ikut hadir di PN Jakarta Pusat.
Sedang Alexandra lebih meyakini kalau penundaan ini bakal membawa kebebasan bagi Marcella. "Aku pastinya kecewa selama ini aku ngunjungin Marcella. Aku ngeliat nggak betah aja. Melihat Marcella terlalu lama di dalam sel. Saya kecewa banget sidang ini harus ditunda. Tapi ya gimana lagi kita harus patuhi hukum, aku yakin insya allah Marcella bebas," ujarnya.
Menghadapi penundaan putusan ini, sebagai sahabat, Davina memilih pasrah. "Kecewa banget, ya tapi mau nggak mau harus dipatuhi," ujar Davina singkat. (kpl/ant/erl)

Senada dengan Davina, sahabat Marcella yang lain Alexandra Gottardo, yang turut hadir di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (2/6) itu mengungkapkan kalau sahabatnya itu ingin menjalankan umroh ke tanah suci.
"Kalau masalah liburan sih saya nggak tahu. Kalau dari yang saya tahu, kalau dia bebas, dia itu pengen umroh, sama shopping," ungkapnya.
"Pokoknya saya ngasih dukungan penuh, apalagi dia dituntut 1,5 tahun. Kalau saya ngunjungin dia saya kasih support, ya biasalah ngobrol, bercanda," tambahnya.
Apapun keinginan Marcella Zalianty merupakan bentuk kejenuhan di tahanan dan proses persidangan yang terlalu panjang. Berlibur dan umroh tentu akan menenangkan hatinya yang kini secara manusiawi merasa bosan. Namun sayang kebebasan itu tak kunjung pasti, termasuk penangguhan penahanan yang sudah empat kali diajukan selalu saja ditolak. (kpl/ant/dar)

Pemandangan unik terjadi menjelang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (2/6). Saat ibunda Marcella itu datang ke ruang sidang, tim pengacara Marcella langsung menyorakki pria yang berusia sekitar 50 tahun itu.
"Gimana nih mau nggak?" tanya seseorang kepada Tetty, yang disusul senyumnya malu-malu, "Apaan sih".
Keadaan semakin ramai saat Marcella yang didampingi Alexandra Gottardo itu ikut nyeletuk, "Terserah deh", sambil melirik sang mama.
Sementara secara terpisah, Tetty Liz yang ditanya soal Albert justru spontan menolak. Menurut artis yang kerap berperan sebagai ibu itu, merasa sudah tua, sehingga tidak perlu menikah lagi. "Nggak ah, orang sudah tua. Saya sih bisa dapat brondong," jawabnya dengan bercanda. (kpl/ant/dar)

Perempuan kelahiran Malang, 9 Januari 1985, datang sekitar pukul 15.00 WIB, dan terlihat keluar bersama Davina, sekitar pukul 18.00 WIB. Baik Xandra maupun Davina yang saat itu mengenakan kaos santai, menolak berkomentar pasca kunjungannya pada artis yang kini tersangkut kasus penganiayaan itu.
"Apalagi yang mau ditanyain, kan sudah, sebelumnya kan sudah banyak tanya," ungkap Xandra sambil memasuki Kijang Toyota Innova, B 2852 J.
Senada dengan Xandra, Davina sambil terus berjalan menuju mobilnya mengaku hanya ngobrol santai dan makan siang dengan Marcella.
"Nggak ngapa-ngapain, cuma makan bareng," terangnya sambil terus menghindar dari sorotan kamera para wartawan. "Waduh maaf, saya nggak bisa kasih komentar, saya buru-buru," pungkasnya sambil memasuki Honda Jazz warna Abu-Abu Metalik B 8569 WO, yang telah stand by menunggu. (kpl/hen/dar)