KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Kita berdua kebetulan dikasih kesempatan untuk berbagi kebahagiaan bersama adik-adik di sini. Kebetulan ini kan juga bulan baik, bulan Ramadhan, nggak ada salahnya lah kita berbagi," kata Angeliq, yang ditemui di Yayasan Yatim Piatu Al-Anshor, Jati Waringin, Bekasi, Selasa (1/9).
"Yang pasti kesenangan aku ngeliat tadi anak-anak cukup senang, cukup terhibur dengan kehadiran kita dan kita tadi juga memberikan motivasi. Meski masih kecil-kecil kalau bisa jangan sampai bolong puasanya, berlatihlah," lanjut Angeliq.
Angeliq mengaku sangat bersyukur dengan apa yang telah dilakukannya tersebut dan berharap bahwa kegiatan amal pertamanya itu bisa terus berlanjut di kemudian hari.
"Ya cukup menyenangkan, bisa berbagi bersama adik-adik dan bareng Angel. Tadi kita sempat nyanyi juga," sahut Rizal, salah satu personel Tuesday. (kpl/hen/bun)

"Ya Alhamdulillah di bulan Ramadhan ini aku ada kerjaan juga, aku jadi lebih enak. Jadi puasanya nggak terasa karena sibuk sama kerjaan. Buat aku Ramadhan kali ini seru, karena tanpa terasa tiba-tiba sudah buka," ujarnya.
Ditemui saat menggelar buka bersama bersama anak-anak yatim piatu di Yayasan Al-Anshor, Jati Waringin, Bekasi, Selasa (1/9), perempuan asal Surakarta itu lantas sedikit membeberkan soal kesibukannya.
"Ya sekarang aku lagi mempersiapkan film baru bareng Rizal Mantovani dan beberapa iklan juga," lanjutnya.
Sementara itu, disinggung soal kepribadiannya yang kini jauh lebih terbuka kepada wartawan, penyanyi sekaligus aktris tersebut rupanya punya alasan tersendiri.
"Ya kalau dulu waktu masih muda, aku mau menikah, dan saat menikah aku selalu diatur. Tapi setelah gagal aku jadi tahu diri aku seperti apa," kilahnya.
"Sebenarnya dari dulu aku orangnya terbuka, hanya saja waktu itu aku diatur," tandasnya. (kpl/hen/bar)

Pengakuan perempuan yang dulu populer dengan nama Angel Lelga itu bisa jadi juga mematahkan gosip yang selama ini berhembus kencang, soal hubungan spesialnya dengan salah satu bos PH (Production House).
"Itu nggak bener, yang pasti aku sudah punya pasangan dan bukan dari dunia entertain, dia orang asing dan punya usaha sendiri. Jadi tinggal tunggu aja, kebetulan dia single dan aku single juga, cuma beda umur aja yang jauh. Angel 26 dan dia 38 tahun," ungkapnya.
Ditemui saat menggelar buka puasa bersama bersama anak-anak yatim piatu di Yayasan Al-Anshor, Jati Waringin, Bekasi, Selasa (1/9), dara yang sempat menggandeng Pongki Jikustik sebagai pencipta lagunya itu mengakui jika hubungannya memang ia jalani secara serius.
"Kalau dia sih udah kelihatan serius sama aku, bahkan menginginkan ke jenjang yang lebih serius. Tapi aku bilang tunggu dulu, karena aku lagi fokus ke pekerjaan dan single baru aku," lanjutnya.
"Bukannya nggak mau kenalin dia, hanya aku mau memantapkan diri aku dulu. Karena kita baru berkomitmen sekitar 2 bulan," imbuhnya menjelaskan.
Sementara itu, saat disinggung soal jati diri sang pujaan hati, perempuan asal Surakarta tersebut nampaknya memang tak ingin menutupinya.
"Dia sudah 8 bulan kok tinggal di sini, dia warga Amerika Serikat bekerja di perusahaan rokok," pungkasnya. (kpl/hen/bar)

"Nah ini kalian pasti kaget, sebenarnya aku sudah punya pasangan, dan aku sama pasangan aku fine-fine aja. Ya seperti biasa aja lah hubungannya meski bulan Ramadhan. Bahkan dia pun sering mengantar aku ke lokasi syuting," ungkapnya saat ditanya soal statusnya.
Selanjutnya, biduanita berusia 26 tahun tersebut nampak tak ingin menutup-nutupi perihal bagaimana awal hubungan asmaranya mulai bersemi.
"Awalnya aku janjian sama temen, nah ternyata temen aku bawa dia, orang asing. Nah di situ dia bilang 'temen kamu boleh juga' karena rambut aku kan pirang, setelah itu kenalan. Ternyata orangnya gentle banget dan dia juga lucu," ujarnya sambil tersenyum simpul.
Ditemui saat menggelar buka puasa bersama bersama anak-anak yatim piatu di Yayasan Al-Anshor, Jati Waringin, Bekasi, Selasa (1/9), dara berkulit putih mulus tersebut lantas mengutarakan jika keluarganya pun telah memberikan lampu hijau.
"Sudah saling kenal, dia sudah pernah main ke rumah, dan aku pun pernah main ke rumahnya. Tapi awalnya orang tua nggak setuju, karena aku pernah punya pengalaman nikah muda dan gagal," terangnya.
"Tapi setelah kenal, keluarga sekarang lebih santai dan terbuka dan orang tua lebih suka, ya mungkin ini jodohnya," tambahnya menegaskan. (kpl/hen/bar)

Dalam aksi panggungnya, Dorce yang ternyata teman Kapolda Kalsel Brigjen Pol Untung S Radjab tersebut membuat suasana peringatan hari jadi Polri semakin semarak. Ratusan personil kepolisian yang menghadiri acara HUT Bhayangkara turut terpukau atas lagu-lagu yang dibawakan artis senior tersebut yang sesekali melemparkan guyonan atau candaan kepada para penonton.
Sesekali artis yang dikenal dengan kemahirannya mengolah kata itu juga mendekati para penonton untuk diajak bernyanyi bersama, bahkan para pejabat Muspida Kalsel seperti Gubernur H. Rudy Ariffin dan Danrem 101 Antasari Kol Inf Heros Paduppai. Menurut Dorce, 'Bumi Antasari' Kalimantan Selatan merupakan salah satu daerah yang cukup disukainya, karena memiliki kultur penduduk yang sopan serta santun.
Selain itu, artis kelahiran Solok, Sumatera Barat tahun 1963 itu juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak kepolisian yang terus berupaya memberantas segala bentuk kejahatan. Salah seorang penonton Jayanti, mengaku, dirinya merasa terhibur atas kehadiran artis Ibukota seperti Dorce ke Mapolda Kalsel.
Kehadirannya dalam peringatan HUT Bhayangkara kali ini memberikan nuansa berbeda jika dibanding peringatan Hari Bhayangkara sebelumnya yang hanya diperingati dengan upacara serimonial. Mungkin menjelang Pilpres polisi juga perlu sejenak mengendurkan urat saraf.
Dengan kehadiran artis ke Mapolda Kalsel tersebut setidaknya dapat membuat para karyawan dan polisi yang dalam status siaga merasa santai dan melupakan sejenak kelelahan yang mereka rasakan, katanya. Rencana semula, Angeliq, seorang artis Ibukota turut pula memeriahkan HUT ke-63 Bhayangkara di Kalsel. Namun karena berhalangan, ia tak bisa tampil menghibur.
Acara HUT ke-63 Bhayangkara di Mapolda Kalsel kali ini juga turut disemarakkan sejumlah penyanyi daerah dan dihadiri sejumlah pejabat, seperti Gubernur Kalsel H. Rudy Ariffin, Kajati Kalsel Salman Maryadi, Komandan Korem dan Komandan Lanal. (kpl/bun)

Surat SP3 tersebut dikeluarkan pihak kepolisian, karena bukti-bukti yang mengarah pada perbuatan pidana atas Angeliq tidak cukup, ungkap Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, AKBP Puguh Raharjo, S.ip, Rabu (01/07).
Dengan kurangnya bukti-bukti tersebut, pihak berwajib tidak dapat memaksakan kasus ini, karena jika dilanjutkan akan terjadi kecacatan hukum dan Polda Kalsel dapat disalahkan karena bukti-bukti kurang, katanya menjelaskan.
Berdasar catatan ANTARA, Angeliq sudah beberapa kali dipanggil dan menjalani pemeriksaan di Polda Kalsel sebagai tersangka dalam kasus penipuan uang sebesar Rp150 juta terhadap H Aburrahman Midi alias Aman Jagau.
Sejak dilaporkan pada bulan Mei 2007 lalu, kasus ini seakan tenggelam dan tak terdengar lagi perkembangannya. Namun, setelah mendapatkan bukit yang cukup, penyidik akhirnya menetapkan Angeliq sebagai tersangka.
Menurut penasehat hukum H Aman Jagau, yaitu Abdullah,S.H., unsur penipuan yang dilakukan Angeliq terhadap kliennya sangat kuat, apalagi jika didukung bukti tertulis dan keterangan para saksi.
Pihaknya semula berencana melayangkan surat somasi terhadap Polda Kalsel, karena dinilai lamban dalam menangani kasus ini. Namun, rencana somasi tersebut dibatalkan, karena Angeliq telah ditetapkan sebagai tersangka, ungkap Abdullah.
Sedangkan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) setempat hingga saat ini masih menunggu pengembalian berkas perkara artis Angeliq, terkait kasus penipuan uang sebesar Rp150 juta terhadap H Aburrahman Midi alias Aman Jagau.
Beberapa bulan lalu pihak Kejati setempat telah mengembalikan berkas penyidikan perkara Angeliq ke pihak Polda Kalsel, karena berkas tersebut dinyatakan masih belum lengkap, ungkap Humas Kejati Kalsel, Johansyah Muchlis, S.H.
Ketidaklengkapan berkas perkara mantan istri Raja Dangdut Rhoma Irama tersebut dikarenakan masih ada beberapa keterangan yang belum terpenuhi oleh pihak Polda Kalsel. Akhirnya berkasnya belum bisa dinyatakan selesai P21 atau tidak bisa dijadikan dasar penuntutan.
Oleh sebab itu, surat P19 untuk yang ketiga kalinya, di mana isi surat akan memberitahukan keterangan yang harus dipenuhi, agar berkas tersebut dapat dinyatakan lengkap, demikian menurut Johansyah. (kpl/npy)

"Kalau dibilang nggak mendidik itu nggak semuanya. Karena bisa dibilang film ini kan mengadopsi budaya kita sendiri. Malahan nanti kalau kita mengadopsi budaya Barat, kita dikritik lagi oleh masyarakat. Menbudpar terutama," katanya dalam acara press screening Film SUSUK POCONG di FX Mall, Jakarta, Selasa (9/6).
Disinggung mengenai beberapa adegan ranjang yang ada di dalam film ini, Saptadjie, juga sutradara film SUSUK POCONG, mengaku hal itu hanya untuk mendukung cerita film.
"Karena adegan seks di sini dilakukan untuk mendukung cerita film tentang hebatnya sebuah susuk. Jadi bukan semata-mata untuk mengejar lakunya film ini di pasar. Malah film horor kalau nggak ada adegan seksnya suka diprotes sama penonton," ujarnya.
Ditambahkannya lagi jika film SUSUK POCONG ini adalah hasil sinergi dari berbagai orang. "Baik itu penulis, sutradara, maupun produser. Risetnya di samping browsing di internet juga ke keluarga, khususnya wanita atau istri yang punya masalah. Dan nggak bisa dipungkiri, di Indonesia banyak artis yang pakai susuk sebagai pemikat," pungkas Saptadjie. (kpl/ant/npy)