< >

BLOG ANGGUN C SASMI


Album Anggun Sudah Diganjar Double Platinum

Kapanlagi.com - Meski baru akan dilaunching pada 1 Desember mendatang, album terbaru Anggun C Sasmi, ELEVATION sudah banyak diburu. Bahkan saking banyaknya, album ini sampai meraih penghargaan double platinum dari Sony BMG.

“Untuk di Indonesia sendiri memang baru akan dikeluarkan tanggal 1 Desember. Tapi saya nggak tahu kenapa bisa sudah laku begitu ya,” kata Anggun saat peluncuran albumnya di Pasific Place, komplek SCBD, Jakarta, Rabu (26/11).

Dalam album terbaru Anggun sendiri berisikan 13 lagu dan 4 lagu bonus. Sebagai single unggulan, wanita berdarah Yogyakarta itu mengangkat lagu Jadi Milikmu (Crazy).

Untuk memperkuat album ini, Anggun banyak melakukan kolaborasi dalam setiap pengerjaan singlenya. “Aku memang banyak mendapatkan bantuan dari musisi seperti Tefa dan Masta, Pars Michel yang juga salah satu personil Fugees dan juga DJ Laurent,” kata Anggun.

Lalu bagaimana tanggapan Anggun terhadap album terbarunya ini? "ELEVATION adalah album saya dengan pandangan terbaru dalam bermusik. Selalu penuh pertanyaan, keraguan dan keinginan untuk mewujudkan sesuatu yang inovatif, menarik dan kreatif untuk publik dan para penggemar saya,” terang Anggun(kpl/mai/dar)


Lihat profil: Anggun C Sasmi
Diposting oleh: Editor | Kamis, 27-11-2008 |

Anggun Tak Ingin Mati Dulu

Kapanlagi.com - Kesibukan Anggun C Sasmi sebagai penyanyi internasional membuatnya banyak membutuhkan bantuan dalam mengurus anak pertamanya, Kirana Cipta Montana Sasmi. Pemilik sembilan album rekaman ini mengaku kehidupan di Eropa sangat berbeda dengan di Indonesia yang mudah mendapatkan pembantu.

"Aku terus terang sudah punya nanny (pengasuh bayi, red) sejak Kirana lahir sampai usia 9 bulan. Kehidupanku di Perancis nggak seperti di sini. Di sana nggak banyak pembantu. Pembantu cuma datang dua kali seminggu. Semua biasa dikerjakan sendiri," tutur Anggun yang membuat satu lagu bertajuk Selamat Tidur, Eden in Her Eyes untuk Kirana.

Penyanyi kelahiran Jakarta, 29 April 1974 ini berusaha keras untuk membagi waktu antara mengurus anak dan berkarier. "Kalau di sini kan serba ada. Ada orangtua, saudara. Sulit jadi ibu dan wanita karier, harus super woman untuk melakukan semuanya,” tambah Anggun yang memberikan ASI (Air Susu Ibu, red) selama enam bulan bagi putrinya.

Anggun pun mengaku jika dirinya tak ingin mati terlebih dahulu karena masih ingin terus merawat sang anak, yang kini berusia 1 tahun sebulan itu. “Pokoknya aku nggak boleh sakit, nggak boleh meninggal dulu karena aku masih harus merawat anakku,” kata Anggun.  (kpl/mai/dar)


Lihat profil: Anggun C Sasmi
Diposting oleh: Editor | Kamis, 27-11-2008 |

Anggun C Sasmi Larang Publikasikan Bayinya

Kapanlagi.com - Banyak yang terkecoh dengan sosok anak kecil di pangkuan penyanyi Anggun C Sasmi dalam sebuah iklan shampoo di mana dia menjadi model. Namun jangan salah, ternyata yang dipangku itu bukanlah anak pertama buah cintanya dengan Cyril Montana.

Menurut Anggun, anak pertamanya Kirana Cipta Montana Sasmi merupakan anak yang selama ini ditunggu selama perkawinannya, sehingga perempuan berdarah keraton Yogyakarta itu tidak memberi izin anaknya untuk dipublikasikan.

"Anakku nggak boleh difoto, nggak boleh syuting. Yang di iklan itu bukan anakku tapi anak orang lain. Saya mau anak saya tetap sehat,” kata Anggun di acara peluncuran album terbarunya, ELEVATION di Pacific Place Jakarta, Rabu (26/11).

Setelah menikah dua kali dan kini hidup bersama dengan Cyril dan Kirana membuat hidup Anggun makin lengkap. Wanita kelahiran 29 April 1974 ini memang sangat mengharapkan anak dari kandungannya sendiri. Kirana yang kini berusia satu tahun sebulan itu tak pernah jauh dari sang ibu.

"Paling lama aku pergi satu minggu. Seperti kemarin aku telepon ke rumah ternyata Kirana sudah bisa berjalan-jalan di apartemen, tidak merangkak lagi. Kayaknya aku sedih banget nggak bisa menyaksikan momen itu,” kata Anggun yang mengenakan kemben hitam dan celana hitam.  (kpl/mai/dar)


Lihat profil: Anggun C Sasmi
Diposting oleh: Editor | Kamis, 27-11-2008 |

Anggun C Sasmi Gelar Konser Usai Pemilu

Kapanlagi.com - Setelah mengeluarkan album terbarunya bertajuk ELEVATION, diva pop internasional asal Indonesia Anggun C Sasmi siap menghibur penggemarnya dengan konser promonya di Jakarta. Namun, Anggun mengisyaratkan jika konsernya akan berlangsung usai pemilihan umum tahun depan.

“Setelah mengeluarkan album, saya akan menggelar konser di Indonesia. Tapi mungkin konsernya baru bisa dilakukan setelah pelaksanaan Pemilu tahun depan. Pihak Sonny memang sedang mempersiapkan semuanya,” kata Anggun saat peluncuran albumnya di Pasific Place, komplek SCBD, Jakarta, Rabu (26/11).

Berbicara soal albumnya, wanita berdarah Jawa ini menceritakan jika dirinya yakin dengan para penggemarnya di Indonesia. Oleh sebab itu, albumnya juga dibuat dalam berbagai bahasa. Lalu, apakah Anggun tak merasa takut dengan adanya pembajakan?

“Dampak pembajakan memang sangat berpengaruh terhadap perkembangan musik. Para musisi jadi sungkan atau enggan untuk membuat album. Di banyak negara, pembajakan menjadi persoalan yang sangat serius. Namun untungnya saya memiliki label yang bisa mengatasinya sehingga tak terlalu mengalami kerugian,” kata istri Cyril Montana itu.   (kpl/mai/dar)


Lihat profil: Anggun C Sasmi
Diposting oleh: Editor | Rabu, 26-11-2008 |

Puspa, Siap Saingi Musikalitas Anggun

Kapanlagi.com - Potensi musisi tanah air memang patut diperhitungkan di luar negeri. Setelah munculnya nama Anggun C Sasmi yang melejit di daratan Eropa, kini Bird Production bersama komposer asal Jerman Peter Heckmann, akhirnya berhasil mengorbitkan penyanyi asal Bali bernama Puspa, yang diklaim punya banyak kemiripan dengan Anggun.

Puspa, kelahiran Gianyar 15 Maret 1982, pada peluncuran albumnya, SOMEDAY, berisi 14 lagu, di Sector Bar, Sanur, Senin (7/4) malam, mengaku sudah lima tahun menunggu kesempatan yang akhirnya bisa tercapai itu.

"Saya telah menekuni satu per satu lagu-lagu yang akhirnya menjadi album ini sejak sebelas tahun lalu. Kesempatan meluncurkan album yang saya harapkan sudah tercapai lima tahun lalu, baru terwujud malam ini," ucapnya.

Penyanyi dengan latar belakang penari klasik Bali itu tampil lincah dan memukau. Ia bergerak dengan gaya tari klasik yang didominasi gerakan bahu dan tangan bagai burung terbang.

Para penonton yang hadir tak henti-henti memberi sambutan tepuk tangan, meski saat mengawali menyanyikan lagu-lagunya terlihat demam panggung, hingga vokalnya kurang jelas, terkalahkan iringan musik.

Dari 14 lagu, Puspa menyanyikan separuhnya. Vokalnya mulai terdengar berkelas ketika menyanyikan lagu Arabica, Bali Menari, Berjanjilah dan Bom Bom yang bernuansa riang gembira.

Vokal dan kelincahannya dinilai mirip Anggun. "Meski mirip Anggun, Puspa ya tetap Puspa. Ia memiliki kelebihan dalam perpaduan gerak tari yang begitu menonjol," kata Peter Heckmann.

Bakat menyanyi pada diri Puspa awalnya ditemukan oleh Kevin Bird, pimpinan Bird Porduction, saat berkunjung ke Pulau Dewata untuk pembuatan sebuah film. Kevin kemudian meminta orang kepercayaannya, Peter Heckmann, untuk mengembangkan bakat terpendam pada diri Puspa yang semula dikenal sebagai penari klasik.

Komposer yang pernah terlibat dalam pengerjaan proyek Depeche Mode, Duran Duran, Enya, T.A.T.U., Ultravox, Hans Zimmer, hingga Boney M itu pun jatuh cinta pada potensi bakat menyanyi pada diri Puspa.

Bird Production bersama Peter Heckmann kemudian mengerahkan kolaborasi multi bintang, dengan melibatkan Dewa Budjana, Balawan, Gus Mantra, Deni Lolot, dan lainnya hingga Puspa menghasilkan album berisi 14 tembang tersebut. (*/boo)


Lihat profil: Anggun C Sasmi, Duran Duran, Enya, Dewa Budjana
Diposting oleh: Editor | Selasa, 08-04-2008 |

Puspa, Hadirkan Eksotisme di Album 'SOMEDAY'

Kapanlagi.com - Pada mulanya adalah Kevin Bird, lalu Peter Heckmann dan kemudian terbitlah Puspa. Ketika Bird Production pimpinan Kevin berkunjung ke Pulau Dewata dalam rangka pembuatan sebuah film, suratan takdir menggiringnya bertemu dengan Puspa, gadis polos belia kelahiran Gianyar, 15 Maret 1982. Tak hanya itu, dara gemulai ini di kemudian hari mengungkap fakta mencengangkan.

Penari klasik Bali nan sarat eksotika ini ternyata punya bakat terpendam yang mengagumkan, yakni pandai menyanyi! Dan Kevin bergerak cepat. Orang kepercayaannya, Peter Heckmann, segera dihubungi.

Komposer kelas wahid asal Jerman yang pernah terlibat langsung dalam pengerjaan proyek tersebut, dari Depeche Mode, Duran Duran, Enya, T.A.T.U., Ultravox, Hans Zimmer, hingga Boney M, diajak berperan serta menggali lebih dalam dan lebih jeli tiap sendi berkesenian di diri Puspa.

Audio engineer Level 42 dan New Order ini diminta membantu membukakan pintu lebih lebar bagi Puspa. Duet bak 'Batman and Robin' ini mengerahkan kekuatan penuh. Kolaborasi multi bintang disiagakan.

Seniman lokal terkenal macam Dewa Budjana, Balawan, Gus Mantra, Deni Lolot, dan banyak lagi, dikaryakan demi nuansa pelangi yang lebih warna-warni tanda berani.

Ekspedisi panjang, kolosal, dan kaya dinamika ini berujung pada album penuh perdana bertajuk SOMEDAY, yang terdiri dari 14 lagu dengan padu paduan melodi pop + cengkok tebal - tipis World Music di sana-sini. Riuh rendah berkisah perkara asmara, mengenai indahnya keseharian, tentang sensualitas Bali.

Tembang juaranya? Pertama adalah Passion dan yang kedua adalah Bali Menari. Jika diukur secara bibit - bobot dan bebet, antara Anggun, diva asal Jawa yang telah sukses mendunia, dengan Puspa, soal konseptual, memang terdapat kemiripan. Paling tidak kulit sama sawo matang, pendekatan musikal juga pekat seronok ke-timur-an. (kpl/iin/bun)


Lihat profil: Anggun C Sasmi, Dewa Budjana, Duran Duran
Diposting oleh: Editor | Jumat, 04-04-2008 |

T2 'Recyle' Lagu Anggun C Sasmi

Kapanlagi.com - Mengukuhkan sukses terdahulu, duet T2 (Tika dan Tiwi) kembali menggarap video klip baru. Kali ini mereka me-recyle lagu Tua–Tua Keladi milik Anggun C Sasmi yang ngetop di era awal 90–an.

Tercatat ini merupakan video klip keempat T2 yang disebut sebagai jembatan antara album pertama dengan album kedua kelak. Konsep video klip full color mencuatkan nuansa eighties, tegas tampak dengan kehadiran Tio Pakusadewo dan Rudy Wowor tampil sebagai model. Perubahan warna rock lebih ke poppies menyegarkan lagu ini.

Ditemui di lokasi syuting Andhara Galery Kemang, kemarin (Rabu, 2/4), Tiwi mengaku ada perasaan berat untuk membawakan lagu ini, karena lagu ini sudah terkenal sebelumnya. "Tapi sekarang zaman telah berubah, kita tetap pegang prinsip genre, dulu lagu ini rock berat, tapi sekarang kita poles lebih pop," ujar Tiwi.

Sepertinya gaya centil juga tidak bisa lepas sepenuhnya dari T2, kesan itu masih nampak dari kostum yang dikenakan. "Kita di sini tidak begitu mengubah image. Kita pinginnya lagu ini menjadi jembatan yang menghubungkan antara album pertama dan kedua nanti. Jadi dari segi pakaian kita tidak terlalu abg lagi," jelas Tika.

Untuk album kedua nanti, masih kata Tika, tidak akan jauh–jauh dari album pertama, hanya saja mungkin akan lebih berwarna. Ini memang merupakan strategi untuk meraup pasar lebih luas lagi. Dijadwalkan pada Mei – Juli mereka sudah masuk recording dan September rilis.

"Sampai saat ini aku sudah ciptain 1 lagu, sementara Tiwi 2 lagu, tapi tidak tahu akan dipakai apa tidak, kita akan sharing dulu," ujar Tika.

Mengenai keterlibatan dua aktor kawakan, Tio Pakusadewo dan Rudy Wowor sebagai model dalam video klip Tua – Tua Keladi, mereka berujar, "Karena mereka orang-orang tua yang keren, yang sering disenangi oleh anak muda. Lagian mereka memang sangat keren tiap tampil di video klip atau film," puji keduanya tanpa sungkan. (kpl/ang/tri)


Lihat profil: T2, Anggun C Sasmi, Tika AFI, Tiwi AFI, Tio Pakusadewo, Rudy Wowor
Diposting oleh: Editor | Kamis, 03-04-2008 |

«12»

LIHAT ARSIP BERITA ANGGUN C SASMI TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA ANGGUN C SASMI TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA ANGGUN C SASMI TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA ANGGUN C SASMI TAHUN 2004