KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Rencana awalnya dia aku ingin duetkan dengan seorang artis, tapi aku lihat dia punya kelebihan. Kemudian aku tes dan ternyata hasilnya menakjubkan, akhirnya jadilah single Pura-Pura," ujar suami Meisya Siregar ini, saat launching single Faby Marcelia yang ber judul Pura-Pura di Hard Rock Café EX Thamrin, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10).
Bukan sesuatu hal baru bagi Bebi Romeo untuk mengangkat pamor seorang penyanyi, tapi tidak untuk penyanyi muda. Bebi sempat tidak yakin dan ragu untuk sukses apabila lagunya dinyanyikan oleh penyanyi muda. Karena selama ini dia hanya membuatkan lagu untuk penyanyi sekelas Krisdayanti dan Ari Lasso.
"Ketika ketemu musisi muda Afgan, awalnya aku ragu terhadap diri aku sendiri. Meskipun aku bisa buat sukses Krisdayanti dan ketika ketemu musisi muda aku merasa drop," ungkap Bebi di Hard Rock Café beberapa waktu yang lalu.
Memang tidak diragukan lagi, lagu-lagu ciptaan Bebi yang bertema cinta selalu membuat pendengarnya terhanyut. Kualitas Bebi sebagai pencipta lagu sudah dibuktikan oleh beberapa penyanyi. (kpl/hen/bun)

"Saya ingin berkarya kembali, wake up setelah selama dua tahun mengalami kondisi yang tidak mengenakkan. Mudah-mudahan ini menjadi momentum kebangkitan. Doakan saja," ujar mantan Miss Asean 1990 itu.
Untuk ulang tahun kali ini Meta mengaku sangat terkesan atas bantuan dari seseorang yang sangat membantunya hingga pada akhirnya ia dapat melangsungkan pesta dengan baik.
Hanya yang patut disayangkan adalah ketidakhadiran salah satu sahabatnya, Ari Lasso karena sakit demam tinggi. "Kalau kecewa tidak, karena memang sakit. Jadi tidak pada tempatnya kalau kecewa," ujarnya.
Disinggung soal proyek musik berikutnya, Meta mengatakan belum bisa memastikan formatnya. Sebab ia bisa membawakan semua jenis musik.
"Dalam dunia seni saya tidak pernah mengotak–ngotakkan jenis musik. Karena musik itu bersifat universal, mungkin saja bisa berkolaborasi dengan Steven and The Coconut Treez atau dengan yang lainnya, hanya saja belum ketemu titik temunya," pungkasnya. (kpl/wwn/npy)

Untuk program DAHSYAT yang merupakan program in-house musik RCTI ini akan hadir berkolaborasi dengan Tim News Seputar Indonesia RCTI. Hal ini dikatakan oleh Harsiwi Achmad selaku Direktur Programming RCTI melalui Yulia Maroe selaku Communications Officer RCTI pada Jumat (16/10), melalui siaran persnya yang diterima KapanLagi.com.
"Untuk program DAHSYAT Spesial sebelumnya, DAHSYAT akan hadir di lima lokasi area RCTI dan juga Gedung MPR serta Istana Negara. Dalam program Pelantikan Presiden dan Wapres RI tersebut akan ditampilkan Performance Band/Solo, Talk Show, Chart Dahsyat, Laporan Langsung (Live Report) baik di Gedung MPR maupun Istana Negara," katanya.
Dikatakan Harsiwi bahwa sebagai program musik yang menampilkan musisi dengan karya musiknya untuk DAHSYAT spesial ini, akan menampilkan tampil beberapa musisi di antaranya The Rock Indonesia, Mulan Jameela, Melly Goeslaw, Saykoji, Netral, Cokelat, Ari Lasso, Zigaz, Pee Wee Gaskin dan The Moon.
"RCTI selalu berupaya menampilkan program spesial untuk pemirsa di rumah. Khusus untuk program pelantikan ini kami kembali mencoba menghadirkan kolaborasi antara program berita yang serius dan program musik. Ini sebuah terobosan baru sehingga masyarakat dapat menikmati prosesi pelantikan Presiden dan Wapres kita dengan lebih ringan," kata Harsiwi Achmad.
Untuk program DAHSYAT ini juga akan diramaikan host yang sudah sangat kompak dan kocak yaitu Raffi Ahmad, Olga Syahputra dan Luna Maya, serta turut hadir pula Ade Namnung, Marcel Chandrawinata dan beberapa artis lainnya.
"Sedangkan dari Studio RCTI, host Putra Nababan akan menggelar talkshow bersama Eep Saefulloh Fatah, serta perwakilan Partai Demokrat dan Partai Koalisi - PDIP. Dan dari Gedung MPR, Luna Maya akan talkshow bareng Ari Lasso dan dipandu oleh Host Isyana Bagoes Oka. Host Aiman Wicaksono sendiri akan memberikan laporannya dari lokasi lain, yaitu Istana Negara," paparnya. (kpl/rom/bun)

Memasuki proses pembuatan video klip yang dikerjakan oleh Heidi Suryawan, sineas yang sering berkarya bersama Ari Lasso, Agnes Monica dan Bunga Citra Lestari, Gretha nampaknya semakin serius menekuni dunia tarik suara.
"Sebagai pelajar, kegiatan belajar tetap menjadi nomor satu. Tapi prioritasku sebagai penyanyi tentunya juga tidak terabaikan," ujarnya penuh percaya diri.
Bagi Gretha menggandeng nama-nama besar memang bukanlah hal yang sulit. Penggemar Whitney Houston itu sebelumnya juga telah mempopulerkan single Menangis Tanpa Air Mata yang diciptakan oleh Badai Kerispatih.
Dan kali ini, di single ke-3nya yang masih kental bernuansa dunia percintaan anak muda serta dominasi string section, dara yang baru berusia 18 tahun itu nampaknya juga sudah tak ragu untuk menegaskan eksistensinya.
"Di sini aku hanya tinggal mengatur waktunya, dan keluarga terutama mama yang dulunya adalah seorang penyanyi sangat support akan aktivitasku ini," tegasnya. (kpl/prl/bar)

Memang telah banyak konser yang digelar untuk mengenang karya-karya Chrisye sebelumnya. Namun di konser Classic Chrisye – A Night to Remember ini dipastikan bakal berbeda, karena karya-karya Chrisye lawas dan memorable akan ditampilkan.
Lagu yang mungkin sudah jarang didengar oleh pecinta musik Indonesia dimunculkan kembali. Karya-karya tersebut akan dialunkan secara symphonic oleh Twilite Orchestra pimpinan Addie MS, yang piawai dalam mengaransemen lagu-lagu menjadi sebuah karya musik yang berbeda.
"Di konser ini kami bekerjasama dengan Twilite Orchestra untuk menampilkan dan mengangkat karya-karya Chrisye yang sangat memorable bagi para penggemarnya," jelas Linda Warouw, perwakilan promotor Applause Productions saat dihubungi KapanLagi.com, Kamis (17/7).
Linda mengatakan bahwa hal itu sepadan dengan persembahan menawan yang telah dipersiapkan, di mana bakal memuaskan para penonton dan menjadi kenangan yang indah terhadap sang penyanyi.
"Selain itu, untuk menampilkan keagungan karya sang penyanyi legendaris Indonesia tersebut, kami pun mengadaptasi konsep panggung art deco bernuansa broadway theatrical, sehingga menampilkan sebuah pertunjukan musik yang elegan, klasik namun tetap menampilkan sisi modern yang menghibur," lanjut Linda.
Linda menambahkan sebagai sentuhan berbeda, di awal konser akan hadir penyanyi belia Wisanggeni yang membawakan lagu Lilin-Lilin Kecil.
"Dengan kehadiran penyanyi belia ini, kami ingin memperkenalkan seluruh pendukung acara berasal dari berbagai lintas usia yang memang sangat mengagumi sosok Chrisye," harapnya.
Beberapa penyanyi dan musisi papan atas Indonesia juga bakal turut meramaikan konser Classic Chrisye – A Night to Remember ini. Di antaranya terselip rekan Chrisye, yakni Vina Panduwinata, Oddie Agam, Utha Likumahuwa, Ahmad Albar, Yockie Soeryoprayogo, Noor Bersaudara serta penyanyi dan musisi bersinar seperti Rossa, Sherina, Ari Lasso, Armand Maulana dan Dewa Budjana dan D Cinnamons. (kpl/uji/bun)

"Ini konser pertama saya, dan saya ingin memberikan sesuatu yang beda, dan itu saya ingin melakukan yang belum pernah saya lakukan sebelumnya dan oleh orang lain," janji Melly yang segera tampil dalam konser tunggalnya pada 19 Agustus mendatang.
Ditemui KapanLagi.com dalam latihan persiapan konsernya di kediaman Shanty, Jl. Sekolah Duta V Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (15/7), wanita berusia 35 tahun tersebut memberikan sedikit bocoran tentang konsernya nanti.
"Akan ada 36 lagu, ada yang di medley juga, dan itu kurang lebih dua sampai dua setengah jam durasinya," ujarnya.
Sementara itu dalam konsernya yang diberi tajuk Glow nanti, Melly mengaku akan melakukan atraksi-atraksi yang belum pernah dilakukan oleh penyanyi lainnya. Terkait dengan hal tersebut, pelantun hits Jika bersama Ari Lasso itu mengaku tak punya agenda diet khusus.
"Saya sih sudah diminta untuk menurunkan berat badan, tapi memang saya tuh nggak suka olah raga, jadi dari 3 tahun yang lalu bisa dihitung dengan jari saya olah raga berapa kali, saya cuma olah raganya pilates, karena saya hanya suka olah raga yang diam di tempat, saya tidak suka lari," tandasnya. (kpl/hen/bar)

"Secara berurutan, even ini telah diadakan di Medan (1/5), Bandung (8/5), Semarang (15/5), dan Jakarta (22/5). Sementara, gong-nya akan menggebrak Surabaya besok Jumat (29/5)," kata Brand Manager Dji Sam Soe, Stephanus L. Kurniadi, di Surabaya, Selasa (26/5).
Menurut dia, pagelaran musik ini bertema 'Music You Know With A Twist' akan menghadirkan banyak artis, lebih padat kolaborasi, dan banyak genre di-crossover, sehingga menghasilkan warna 'urban jazz' yang lebih variatif.
"Selain itu, kami telah merangcang konsep acaranya menjadi lebih 'grand'," ujarnya.
Ia menjelaskan, acara itu akan menampilkan lagu-lagu populer dan hit di zamannya, mulai dari karya musisi dalam negeri hingga internasional.
"Uniknya, karya yang mereka sajikan mendapat sentuhan baru seperti klasik dan etnik kontemporer Indonesia dengan ramuan jazz," katanya.
Manager Public Relations" PT HM Sampoerna, Yudy Rizad Hakim, menerangkan, pemilihan Surabaya untuk acara yang menginjak tahun kedua ini karena memang sponsornya berasal dari Surabaya dan kota ini sudah melahirkan banyak musisi Jazz terkemuka seperti Bubi Chen.
"Meski telah menjadi sponsor dua ajang Jazz terkemuka yaitu Java Jazz dan Jak Jazz, kehadiran musik Jazz rasa baru sangat perlu. Ke depan, bisa mengidentikan musik Jazz dengan kami sebagai pihak sponsor," katanya.
Music Director acara itu, Eki Puradiredja, mengaku, dirinya sengaja menghadirkan penyanyi non jazz seperti Glenn Fredly, Humania, Candil Seurieus, dan Ari Lasso untuk memperkaya khasanah musik Jazz.
"Karena gong acara ini di Surabaya, kami akan tampil habis-habisan dan penuh semangat. Semoga sajian kami nanti bisa memuaskan arek Suroboyo," katanya.
Ia menambahkan, acara ini akan dilakukan di panggung megah berukuran 14x10 meter agar para musisi leluasa menampilkan atraksi panggung terbaiknya. Sound yang akan dipakai besok (29/5) berkekuatan 20 ribu watt dan lighting sekitar 50 ribu watt.
"Kami akan menggunakan 18 proyektor dan layar besar berdimensi 6x12 meter, sehingga penikmat musik dapat memperoleh beragam suguhan materi multimedia sesuai karakteristik dari tiap lagu," katanya. (kpl/bun)