< >

BLOG ARI TULANG


Vina Panduwinata Sempat Ketar-Ketir Karena Flu

Kapanlagi.com - Bagi setiap musisi, persiapan jelang konser adalah wajib hukumnya demi memaksimalkan penampilannya di atas panggung. Demikian halnya bagi Vina Panduwinata, masa-masa jelang konser baginya adalah saat yang menegangkan, terlebih ketika ia justru terjangkit flu beberapa waktu lalu.

"Kesehatan setiap hari memang harus dijaga, yang penting makanannya yang harus terjaga. Semua wajar-wajar aja, karena saya lagi flu, jadi harus menyembuhkan flunya dikit," tutur Vina.

Selain ketar-ketir karena menderita flu di saat-saat menjelang konsernya, solis wanita senior yang segera memasuki usia 50 tahun tersebut juga sempat ditimpa musibah, saat ia terjatuh gara-gara memakai sepatu high heels.

"Kakinya juga lagi sakit, kemarin habis nyungsep, mungkin karena faktor umur. Aku kemarin pake high heels yang 13 cm, karena lantai nggak rata, aku jatuh di rumah keponakan. Mudah-mudahan besok sembuh," ungkap Vina yang ditemui saat menggelar preskon jelang konsernya, Fantastic Gold Vina Panduwinata, di Planet Holywood, Jakarta, Senin (3/8).

Konser Vina Panduwinata yang bertajuk Fantastic Gold Vina Panduwinata sendiri akan berlangsung pada 7 Agustus mendatang, di Planet Hollywood Jakarta. Vina juga melibatkan Ari Tulang sebagai koreografer konser.    (kpl/buj/bar)


Lihat profil: Vina Panduwinata, Ari Tulang
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 04-08-2009 |

Vina Panduwinata, Konser Sekaligus Rayakan Usia Emas

Kapanlagi.com - Momen ulang tahun adalah saat di mana kebahagiaan dirayakan dengan mengucap syukur kepada Tuhan. Demikian halnya ketika pelantun super hits Burung Camar, Vina Panduwinata yang kini sedang bersiap menggelar konser, sekaligus merayakan ulang tahunnya yang ke-50 pada 7 Agustus mendatang.

"Konsernya 7 agustus 2009 hari Jumat, itu sekalian ulang tahun saya yang ke-50 tahun, temanya Fantastic Gold Vina Panduwinata dan diiringi simple fresh band," ujar mama Ina, sapaan akrabnya.

"Dari 50 tahun, lebih dari 32 tahun saya berkarya, pengen buat acara yang gede, tapi sayangnya timingnya gak tepat, akhirnya memang jodohnya nyanyi di PH (Planet Hollywood, red). Ini merupakan apresiasi dan experience dalam berkarir," lanjutnya, saat menggelar preskon Fantastic Gold Vina Panduwinata, di Planet Holywood, Jakarta, Senin (3/8).

Sementara itu, untuk mempermanis performanya di panggung, sang diva pop tersebut meminta bantuan Koreografer Ari Tulang sebagai director shownya. Menurut Ari, konsep konsernya nanti akan lebih banyak ke arah syukuran dan perayaan ulang tahun Vina karena lagu-lagu sudah banyak bicara dan sudah bercerita.

"Konsepnya nggak macam-macam, karena lagunya sudah banyak bicara. Lebih ke arah perayaan dan syukuran aja, karena lewat lagu ia sudah bercerita," jelas Ari.     (kpl/buj/bar)


Lihat profil: Vina Panduwinata, Ari Tulang
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Senin, 03-08-2009 |

Jelang Konser Titiek Puspa Gelar Tumpengan

Kapanlagi.com - Menjelang pelaksanaan acara Save Our Culture Concert, Jumat (16/1), Titiek Puspa selaku penggagas acara menggelar hajatan keselamatan dalam bentuk tumpengan di lokasi acara. Hajatan ini digelar dalam rangka, berdoa untuk menjauhkan segala bentuk aral-melintang, serta keselamatan hingga berakhirnya konser.

"Saya sebagai orang Jawa, dan juga sebagai orang Indonesia, pastinya harus selalu berdoa kepada Allah, setiap melakukan sesuatu hal yang besar, atau hajatan, biar diberi kelancaran, kalau tumpengan sebagai tradisi saja," demikian terang Titiek didampingi kru acara yang lain.

Save Our Culture Concert merupakan sebuah acara berkonsep opera dengan menampilkan lakon MALIN KUNDANG. Di dalamnya akan digelar tarian berikut lagu-lagu daerah se-Nusantara.

Turut mengisi acara itu, di antaranya artis dan penyanyi lintas generasi seperti Afgan, Gita Gutawa, Tantowi Yahya, Dorce Gamalama, Derry Drajat, dengan pengarah musik Elfa Secoria, dan pengarah pertunjukan Ari Tulang.

Acara akan berlangsung di Jakarta International Expo (Jitex) pada 17 Januari dengan melibatkan lebih dari 200 orang.

"Makanya kita berdoa, tapi kalau Dia mau ngasih hujan itu hak Dia, tapi dari pada takut dan mikir yang nggak-nggak, yang nantinya malah staminanya terbuang, lebih baik positif thingking," ungkap eyang Titiek saat ditanya soal kemungkinan turun hujan saat konsernya digelar besok.

Titiek mengaku telah mempersiapkan konsernya ini dengan usaha yang sangat berat, termasuk tidak memperhitungkan kakinya yang baru saja sembuh. Rasa sakitnya seolah hilang oleh semangatnya yang ingin memelihara budaya tanah air.   (kpl/ant/dar)


Lihat profil: Titiek Puspa, Afgan Syah Reza, Gita Gutawa, Ari Tulang, Tantowi Yahya, Dorce Gamalama
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 17-01-2009 |

Titiek Puspa Prihatin Nasib Budaya Bangsa

Kapanlagi.com - Artis senior Titiek Puspa mengaku prihatin dengan kondisi budaya Indonesia saat ini, berikut dampak yang sudah merasuki kaum muda. Menurutnya, kepentingan-kepentingan negara lain, telah masuk melalui penghancuran budaya luhur yang telah diwariskan nenek moyang negeri ini.

"Sekarang Amerika menyerang kita bukan dengan peluru, tetapi dengan seni dan budaya mereka, mereka adalah perampok kebudayaan, mereka gencar menyebarkan itu, hingga anak sekarang tidak tahu akan budayanya, makanya kiblat anak muda sekarang jadi ke sana," demikian ungkap eyang Titiek Puspa dalam preskon Save Our Culture Concert di Kemang Village, Jakarta, Jumat (9/10).

Save Our Culture Concert sendiri merupakan pertunjukan budaya yang menampilkan tarian dan nyanyian lagu-lagu daerah. Dengan mengambil kisah rakyat MALIN KUNDANG yang dimodifikasi, pertunjukan ini akan melibatkan lebih dari 200 orang, termasuk artis-artis Indonesia.

Para pengisi acara di antaranya artis dan penyanyi lintas generasi seperti Afgan, Gita Gutawa, Tantowi Yahya, Dorce Gamalama, Derry Drajat, dengan pengarah musik Elfa Secoria, dan pengarah pertunjukan Ari Tulang

Konser yang akan berlangsung di Jakarta International Expo (Jitex) pada 17 Januari mendatang itu disebut Titiek sebagai pengabdiannya pada kebudayaan. Ia mengaku prihatin melihat nasib anak muda saat ini, yang cenderung melupakan budaya lokal, dan mengadopsi budaya-budaya asing.

"Saya sebagai orang tua, sedih banget, kalau sekedar menikmati sih boleh, tapi jangan sampai lupa sama akar budaya kita. Jadi sekarang anak muda kita sedang diperangi untuk dihancurkan," tegasnya.  (kpl/ant/dar)


Lihat profil: Titiek Puspa, Afgan Syah Reza, Gita Gutawa, Tantowi Yahya, Dorce Gamalama, Ari Tulang
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Minggu, 11-01-2009 |

Titiek Puspa Rela 'Ngemis' Demi Budaya Bangsa

Kapanlagi.com - Pertunjukan yang digagas Titiek Puspa 'sepi' dari dukungan pemerintah, termasuk Save Our Culture Concert yang akan berlangsung pada 17 Januari mendatang itu. Dirinya mengaku 'jempalitan' (jungkir-balik) mencari dukungan demi konser kebudayaan yang digagasnya itu.

"Pingin sih ketemu sama Jero Wacik (Menteri Pariwisata, red), tapi sampai sekarang belum ketemu, dari Pemda DKI saja baru kemarin, setelah melayangkan surat dua bulan lalu," ungkap Titiek dalam preskon Save Our Culture Concert di Kemang Village, Jakarta, Jumat (9/10).

"Anak saya sampai marah, kalau saya sampai pergi 'ngemis' ke departemen-departemen, kenapa seorang Titiek Puspa sampai sebegitunya, tapi saya bilang ke dia, kalau itu bukan untuk saya, ini untuk negara dan bangsa," jelas nenek yang masih terlihat cantik ini.

Namun karena terdorong pada misi yang selalu melekat di hatinya itulah, Titiek tetap berusaha untuk produktif dan mencintai kebudayaan yang diwariskan nenek moyang. Karena itu, dirinya rela meluangkan waktu untuk mengabdikan pada kepentingan-kepentingan kebudayaan nasional.

Save Our Culture Concert sendiri merupakan pertunjukan musik dan tari, yang menampilkan 15 tarian nusantara dengan menampilkan nyanyian lagu-lagu daerah. Dengan mengambil kisah rakyat MALIN KUNDANG yang dimodifikasi, Titiek akan melibatkan lebih dari 200 orang. Konser akan berlangsung di Jakarta International Expo (Jitex) pada 17 Januari mendatang.

Para pengisi acara di antaranya artis dan penyanyi lintas generasi seperti Afgan, Gita Gutawa, Tantowi Yahya, Dorce Gamalama, Derry Drajat, dengan pengarah musik Elfa Secoria, dan pengarah pertunjukan Ari Tulang.  (kpl/ant/dar)


Lihat profil: Titiek Puspa, Afgan Syah Reza, Gita Gutawa, Ari Tulang, Dorce Gamalama, Tantowi Yahya
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Minggu, 11-01-2009 |

«1»

LIHAT ARSIP BERITA ARI TULANG TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA ARI TULANG TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA ARI TULANG TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA ARI TULANG TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA ARI TULANG TAHUN 2004