KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Hakim Pengadilan Agama Kota Bekasi, Drs. Yayan Atmaja SH MH, di Bekasi, Rabu (15/4), mengatakan, hanya berhasil menjadi mediator saat mendamaikan gugatan cerai dari Fanny terhadap Aris Idol, sementara gugatan cerai dari selebritis lainnya seperti Eel Ritonga dengan Dea Mirella, Rita Dinah Kandi dengan Syaiful M. Anwar, dan selebriti lainnya berakhir dengan perceraian.
"Upaya kita sudah sangat optimal. Sesama Muslim yang pernikahannya dilakukan di KUA hakim wajib mengupayakan agar ada perdamaian bagi yang berperkara," ujarnya.
Ia mencontohkan kasus Eel Ritonga dengan Dea Mirella yang berhasil didamaikan, kemudian tak lama muncul lagi gugatan cerai dan begitu seterusnya hingga akhirnya betul-betul bercerai.
"Sesuai dengan pasal 82 Undang-undang no 7, hakim pengadilan agama berkewajiban untuk mendamaikan penggugat dengan tergugat, agar bisa kembali hidup rukun. Ketentuan itu diperkuat dengan peraturan MA no 1 tahun 2008 dengan menunjuk mediasi dalam memberikan upaya maksimal dalam mencegah terjadinya perceraian," ujarnya.
Yayan menyatakan kehidupan artis yang rentan dengan gosip harus disikapi dengan bijak, sehingga keutuhan rumah tangga mereka tidak terganggu.
Ia juga meminta agar bila muncul persoalan dalam rumah tangga, sebaiknya diselesaikan dengan hati bersih oleh suami istri, atau meminta bantuan keluarga terdekat dalam mencarikan solusi terbaik, atau meminta saran ulama bukan langsung mendaftarkan gugatan ke PA.
"Pasangan suami istri jangan mudah kecewa dan melampiaskan bentuk kekecewaan itu dengan mengorbankan perkawinan. Cerai dibenarkan, namun patut diingat perbuatan itu dibenci Allah SWT," ujarnya. (kpl/bar)

"Ya gue akan ngasih kejutan lagi buat istri gue," ujar Aris. "Rencananya minggu depan gue mau ngajak Fany ke Dufan, Atlantis, dan Sea World," sambungnya.
Kesempatan itu akan digunakan Aris untuk membuktikan rasa maafnya yang tulus. Bahkan, ia dan Fany berencana untuk tidak mengajak serta anak mereka. "Karena minggu lalu sudah sama anak, sekarang jatahnya ibu dan bapaknya," tukas ayah dari Mocalist Rasya Fatiruwllah ini.
Aris dan Fany kelihatan mantap membina hubungan mereka kembali. Ditemui di Polres Metro Bekasi, Selasa (10/3) siang, keduanya mengaku sudah tinggal satu atap lagi. "Ya untuk sementara ini kita tinggal di rumah aku dulu," kata Fany.
Ditanya soal dampak masalah ini terhadap karir Aris, penyanyi bernama asli Januarisman Runtuwene ini merasa tidak terlalu ada mengganggu, hanya saja ia banyak belajar bahwa beberapa komentar bisa berdampak sangat besar sekali. "Pas gue lagi di mall, ya mungkin dulu ibu-ibu itu yang mendukung gue. Tapi sekarang mereka malah ngomelin gue gara-gara kasus ini," kata Aris.
Dalam kesempatan itu, Aris juga membantah kabar bahwa masalah rumah tangganya hanya untuk mendompleng karir baru Fany di dunia sinetron. Sambil membela sang istri, Aris menegaskan, "Nggak sama sekali nyari sensasi di infotainment. Tapi kalau ada yang bilang gitu ya alhamdulillah. Tapi kita berdua nggak seperti itu kok." (kpl/hen/boo)

"Itu yang kita inginkan dan dari awal kita memang sudah ada rencana baik. Dan akhirnya sekarang kita sudah bisa hidup bareng lagi. Dan ini yang memang harus aku dan Aris lakukan," tutur Fany yang ditemui di Polres Metro Bekasi, Selasa (10/3).
Dikatakan Fany, perkataan yang pernah ia lontarkan ke Aris pada saat awal permasalahan mereka adalah hal yang wajar, meski bernada kasar. Namun hingga saat ini mereka belum ada kata berpisah. Dan setelah berbicara dari hati ke hati mereka pun lebih mengerti satu sama lain.
Apalagi Aris juga sudah berusaha keras untuk minta maaf. "Nggak banyak yang gue lakukan, tapi gue terus meyakinkan bahwa maaf gue itu tulus. Dan gue selalu minta kesempatan yang kedua," ujar bintang INDONESIAN IDOL ini sambil mengaku tidak ada rasa sakit hati dari semua perkataan Fany.
Selain masih sayang, anak adalah faktor utama perdamaian Aris dan Fany. Pasalnya, di mata Aris jika mereka jadi bercerai maka hal itu merupakan contoh yang tidak baik untuk perkembangan buah hatinya. "Kalau pisah gimana nasib anak kita nanti," ujarnya.
Sementara itu, kuasa hukum Aris bernama Nouval, yang ditemui Selasa (9/3) tadi juga menjelaskan bahwa berkas laporan Fany yang di Polres Bekasi sudah dilimpahkan ke Kejaksaan. Jadi, sewaktu di Polres, pihak Kepolisian meminta mereka mendatangi Kejaksaan Negeri Bekasi untuk pencabutan berkas-berkas tersebut. "Berkas itu masih P21 (masih belum lengkap, red). Jadi masih bisa dicabut," tutur Nouval. (kpl/hen/boo)

"Nggak mungkin lah, buat aku Idol dicabut nggak masalah. Aku rujuk ini sudah niat dan tekad aku sudah bulat," tegas Aris usai menghadiri sidang bersama Fani di Pengadilan Agama Bekasi, Rabu (4/3).
Mendengar itu, Fany yang berada di sebelahnya mengaku sudah tidak peduli. "Ya dia pengen balik sama aku karena Idol, itu urusannya dia sendiri. Yang pasti dari aku, semua ini dari hati. Semoga niat baiknya dia tulus," kata Fany. "Ya kemarin itu aku sempat ngelupain dia karena keadaan, tapi aku nggak bisa ngelupain cintanya," sambung Aris lagi.
Diakui Fany, perubahan keputusannya untuk bisa kembali membina rumah bukan karena apa-apa, melainkan masih adanya rasa sayang terhadap pria yang pernah menyakitinya baik fisik dan psikis tersebut. Fany juga mengungkapkan, selama merawat Aris yang sakit beberapa waktu lalu merupakan saat-saat bahagia untuknya.
"Ya waktu dia sakit aku ngerasa gimana gitu. Aku nemenin dia terus dan dia selama sakit selalu mengatakan hal-hal yang menyenangkan hati aku. Ya semoga apa yang dikatakannya itu benar. Dari dulu aku minta sama Aris itu bukti, bukan janji. Tapi memang aku akui hubungan itu tidak bisa sekaligus. Tapi usahanya Aris aku hormati," tutur Fany.
Aris pun menyambung, "Ya aku rasa sebagai seorang istri, itu merupakan kewajibannya dia. Tapi yang bikin aku berpikir itu kesabarannya dia. Dia rela nemenin aku dan ngerawat aku. Itu yang bikin aku yakin dan dia juga nggak mau kehilangan aku. Aku akan menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin."
Lantas, bagaimana langkah mereka selanjutnya? Apakah akan secepatnya untuk tinggal serumah lagi? "Kalau masalah tinggal berdua, sekarang dia (Aris) sudah tinggal sama papaku," jawab Fany yang merasa bahwa temperamen Aris kini lebih berkurang. (kpl/hen/boo)

Mereka berdua datang jam 10.30 WIB untuk menghadiri sidang yang beragendakan mediasi tersebut. Di dalam ruang mediasi, Aris dan Fany didampingi oleh pengacara mereka diberi wejangan oleh sang mediator, Abdurrahman Masykur.
"Ini merupakan jalan yang terbaik buat Fany. Kalau sampai Aris melakukan hal yang sama, adukan saja ke saya, nanti biar saya yang sentil," kata Abdurrahman sambil tertawa.
Wajah Aris dan Fany sendiri menunjukkan ketenangan karena mereka berdua sudah berdamai. Saat diminta untuk membuktikan bahwa mereka sudah baikan, Aris dengan malu-malu mencium kening Fany sementara Fany mencium tangan sang suami.
"Ini semua berkat semua orang yang sudah menasehati kami, semoga kita bisa mulai lagi dari awal," kata Fany.
"Aku rasa ini merupakan wujud dari hati aku yang paling dalam. Memang aku tidak ingin semua ini diperpanjang karena aku tidak bisa pisah dari dia. Kalau pisah dari dia capek karena harus mulai dari awal lagi," sambung Aris.
Fany mengaku bisa mengubah keputusannya untuk cerai karena masih sayang kepada Aris. Apalagi ia merasa pemenang INDONESIAN IDOL 2008 itu sudah berusaha dan meyakinkannya jika ia bisa berubah dan bertanggung jawab. Itulah yang menjadi pertimbangan Fany yang juga berharap mereka bisa sama-sama menginstropeksi diri.
Walaupun begitu, ternyata mereka berdua masih harus datang ke PA Bekasi tanggal 10 mendatang. Namun kedatangan mereka hanya untuk melakukan pengesahan bahwa mereka telah rujuk.
Mengenai laporan Fany di Polres tentang tindakan penganiayaan pun akan segera dicabut oleh ibu beranak satu itu. "Ya yang di sini aja aku cabut, masak yang di Polres enggak. Yang penting sekarang buat kita gimana menjalanin hubungan ini menjadi baik," pungkasnya. (kpl/hen/npy)

"Gugatan itu sampai sekarang belum dicabut, tapi ada niatan mau mencabut gugatan itu, cuman belum tahu pasti kapannya," terang Fany saat ditemui menjenguk suaminya yang sedang dirawat di RSD Bekasi, Rabu (25/2) itu.
Langkah perdamaian yang ditempuh Aris dan Fany pun diperkuat dengan empat buah surat perjanjian. Di mana masing-masing memiliki tanggung jawab, dan peran untuk tetap membangun situasi yang kondusif.
"Aris harus berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan jadi suami yang bertanggung jawab. Kalau buat aku jadi istri yang baik. Dan surat itu ditandatangani Roy (orang yang berperan ketika Aris jadi Idol). Aku dan Aris niat untuk rujuk memang ada, karena aku memang ingin memperbaiki semuanya," tegasnya.
Ditanya tentang rencana kembali kumpul dalam satu rumah, Fany mengaku belum tahu, dan hingga kini dirinya masih tinggal bersama orang tuanya. "Belum, aku masih tinggal sama orang tuaku," pungkasnya. (kpl/hen/dar)

"Ya padahal dari Valentine kemarin pas dia ngasih aku cokelat. Ya selama ini hubungan kita membaik tapi tidak selalu manis," tegas Fany saat dikonfirmasi.
Meski telah berdamai, Fany yang ditemui saat mendampingi suaminya yang tengah dirawat di RSD Bekasi, Rabu (25/2) itu, mengaku masih tetap terjadi keributan dalam rumah tangganya. Sehingga Fany sempat curiga pada pria yang telah memberinya seorang anak itu.
"Masih ada keributan-keributan kecil dan aku juga sempet curiga sama Aris. Karena Aris SMS aku menggunakan bahasa Inggris. Padahal nggak mungkin kalau Aris menggunakan bahasa Inggris," terang Fany.
Fany yang menolak menyebut nama pengirim SMS yang telah mendamaikan keluarganya itu, mengaku terima kasih atas perannya sebagai penengah. Dan dirinya akan menyambut dengan prasangka positif.
"Ya aku nggak bisa ngasih tahu yang pasti aku berterima kasih sekali dan aku berpikir positif aja," pungkasnya. (kpl/hen/dar)