KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Kapasitas 'music lounge' kami cukup untuk 400 pengunjung," ujarnya yang optimistis kalau konser yang akan berlangsung mulai pukul 00.15 tersebut akan dipadati pengunjung.
Lusy akan menghibur pengunjung dengan sepuluh lagu andalannya dari tiga album solo-nya, yaitu SELAMANYA PADAMU, DUA WARNA, SEXY, dengan lagu andalan Ada Uang Abang Sayang.
Mantan personil AB Three ini akan diiringi band tamu penyelenggara, Star Indonesia dan dancer lokal Makassar untuk melengkapi pertunjukannya. Konser ini merupakan yang pertama diselenggarakan tempat hiburan tersebut setelah Ramadhan.
Menurutnya, konser ini adalah upaya untuk menyegarkan kembali dunia hiburan di Makassar setelah vakum lebih dari satu bulan. Lusy dipilih karena dianggap cocok dengan segmen cafe yang pengunjungnya rata-rata para pria dewasa dari kalangan menengah atas.
"Rata-rata artis yang kami datangkan perempuan karena selalu ramai pengunjung seperti pada konser sebelumnya Julia Perez dan Aura Kasih," jelasnya.
Rencananya, setelah Lusy Rahmawati pihaknya akan menyelenggarakan konser Glenn Fredly, November 2009 serta Mulan Jameela dan Dewi Perssik pada Desember 2009. (kpl/bun)

"Yang pasti miris ya, prihatin banget. Belum lama gempa di Tasik, kota kelahiranku, sekarang Padang. Mungkin tahun ini Indonesia dan dunia sedang dicoba," katanya prihatin.
Aura sendiri akhirnya mengajak semuanya untuk lebih mensyukuri hidup saja. "Ternyata itu gempa terusan dari Amerika kena tsunami. Sekarang kita lebih mensyukuri hidup aja, gimana kalau kota Jakarta yang terkena, dan saling membantu satu sama lain," tambahnya.
Aura pun mengajak agar kita lebih menyayangi sesama manusia dan lebih menghargai hidup. Tak lupa, pemilik tubuh berisi ini mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan bumi.
"Mari lebih menyayangi sesama manusia dan lebih menghargai hidup. Dan lebih care sama bumi karena ini cobaan dari Tuhan juga," ajaknya. (kpl/gum/npy)

"Aku suka batik dan setiap perform aku suka pakai batik. Memang kita telat, dari dulu harusnya bukan hanya orang kantoran yang pakai batik tapi dari publik figur dulu biar orang yang nonton TV melihat contoh yang baik," kata Aura saat ditemui di Studio Cawang ANTV, Kamis (01/10) kemarin.
Aura sendiri menuturkan jika dalam koleksi bajunya sudah banyak batik yang dimilikinya. Apalagi, nenek Aura juga suka sekali membuat batik.
"Aku banyak, kayak bikin dress. Nenek aku suka bikin batik juga. Dress itu bukan satu hal yang kolot banget. Coba ke desainer bikin batik yang tetap kelihatan muda," terangnya.
Walaupun akhirnya diakui oleh UNESCO, namun ada sedikit kekecewaan yang dirasakan oleh Aura. Pasalnya, dia merasa seharusnya hal itu sudah dilakukan beberapa tahun lalu.
"Batik itu udah dari berpuluh tahun, orang juga udah tahu ada Batik Jogja dan sebagainya. Terus diklaim oleh Malaysia. Emang Malaysia pakai batik juga, sedangkan di sini batik kan dipakai oleh anak-anak SD, setiap hari Jumat oleh orang kantoran. Tapi seneng banget telah dikukuhkannya batik oleh dunia," pungkasnya. (kpl/gum/npy)

Baca Juga:
"Oh enggak apa-apa," jawabnya saat ditanya kemungkinan bermain bersama Miyabi. "Maksudnya main bareng nggak apa-apa sih, tapi lihat ceritanya dulu. Kalau aneh-aneh, ogah. Dibayar berapa juga nggak mau. Tapi kocak aja main bareng, jadi kayak biasa lihat di apa gitu.."
Disinggung mengenai pendapat pribadinya mengenai kedatangan Miyabi ke Indonesia, Aura hanya mencemaskan image buruk sang bintang porno itu. Namun begitu, semuanya tergantung pada film yang dimainkan oleh Miyabi di tanah air.
"Akan ada satu pertanyaan dunia. 'Kok bisa datang ke Indonesia? Indonesia kan bla-bla-bla..' Cuma kita tahu siapa Miyabi, kayaknya image-nya buruk banget datang ke Indonesia. Tapi kita lihat lagi karakter filmnya seperti apa," terang pelantun Mari Bercinta ini.
Karenanya, Aura yang mengaku ogah berakting sebagai setan ini tidak bisa memutuskan sebagai pihak yang pro ataupun yang kontra dengan datangnya Miyabi.
"Tergantung ya ceritanya kayak apa dulu. Kalau ceritanya aneh-aneh, nggak banget. Tapi kalau ceritanya bagus, kenapa enggak? Dan kita jangan mandang Miyabi seperti apa gitu," tukasnya.
Yuk ngobrol tentang Miyabi gagal ke Indonesia di: Facebook KapanLagi.com dan Forum KapanLagi.com! (kpl/gum/npy)

"Iya ada saudara di Tasik yang kena musibah, rumah mereka hancur. Lebaran ini prihatin banget," ujar Aura yang ditemui di Studio Penta, Jakarta, Jumat (11/9). "Rumahnya di daerah kota, rata dengan tanah. Dan ada yang luka, mungkin karena nggak sempat lari," sambungnya dengan nada sedih.
Dikatakan pelantun Cinta Mati ini ia punya banyak kenangan di Tasikmalaya. Sayangnya semua memori indah itu harus sirna. "Dulu kalau di Tasik jalan-jalan enak banget, kalau sekarang serem. Ya, nanti kita bakal bantu kasih makanan, kasih materi," katanya.
Selain bantuan berupa materi, Aura yang lebih memilih membelikan baju baru untuk saudara ketimbang untuknya sendiri, juga rela mengorbankan tawaran kerja menggiurkan di hari Lebaran. Ia takut tahun depan tidak bisa lagi berkumpul bersama keluarga. "Dan itu nggak bisa dibayar dengan materi. Aku di sana mau kasih semangat karena kita hidup bukan untuk uang," ucapnya bijak.
"Lebaran buat aku itu bukan suatu perayaan. Setelah puasa itu kita balik ke fitri, benar-benar bersih hati, ya kita menjadi orang baru," imbuhnya.
Aura juga bersyukur rezekinya begitu berlimpah dari tahun lalu. "Iya alhamdulillah. Tahun kemarin baru merintis, promo, dan sekarang sudah bisa gaji karyawan, kasih THR. Kalau dulu masih minta sama orang tua. Pokoknya berkah banget," pungkas gadis yang sudah merencanakan libur 10 atau 15 hari dari tanggal 16 untuk menghindari macet saat mudik ke Bandung. (kpl/gum/boo)

"Kayaknya nggak ada yang bisa dibanggakan dari Malaysia, hingga mereka sering mengaku apa-apa yang jadi tradisi atau budaya Indonesia. Aku sih kasihan aja sama mereka, ngapain main ambil sesuatu dari negara orang," kata Aura.
Namun, ia tak mau menyalahkan Malaysia 100%. Pasalnya 'kebocoran' kebudayaan ke bangsa lain yang terjadi belakangan ini juga tak lepas dari kesalahan orang Indonesia sendiri.
"Ya seharusnya kita juga harus mengintrospeksi diri sebagai bangsa. Mungkin kita kurang cinta sama budaya kita sendiri. Batik aja kayaknya masih asing untuk generasi muda, apalagi macam tari atau budaya lainnya," ujarnya.
Untuk saat itu, Aura mengaku jika dirinya tengah sibuk dalam bekerja. Ia kepingin menghasilkan karya-karya yang bermutu. Soal pasangan hidup pun jadi nomor kesekian dalam prioritas hidupnya.
"Lagi asyik sendiri, lebih ngerasa bebas, free. Apalagi dengan adanya sibuk pekerjaan. Alhamdulillah, pokoknya lagi enak ngerjain sesuatu yang positif," pungkasnya usai mengisi DAHSYATNYA 20 TAHUN RCTI, di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (23/8). (kpl/ant/boo)

"Pastinya saya menghargai. Kalau kemarin-kemarin agak terbuka, tapi di bulan puasa ini lebih tertutup lah, meski tetap dengan fashion ala Aura Kasih. Pokoknya semua harus dibikin asyik aja, jangan dijadikan beban, harus ngelakuin sesuatu itu dengan have fun," katanya.
Dan meski sudah mengenakan pakaian tertutup tapi masih diprotes juga, Aura pasrah saja. Ia cuek kalau ada yang menilai dandanannya kelewat seksi. "Saya sih let it flow aja," ujarnya singkat. "Aku nggak mau kamuflase. Di bulan Ramadhan aja pada pakai sorban atau kerudung, tapi setelahnya nggak ada lagi," sambung Aura.
Menanggapi menjamurnya lagu religi juga dinilai gadis pelantun Mari Bercinta ini kadang kurang pas. "Harusnya lagu religi atau yang menyangkut agama itu nggak dibuat main-main. Kita harus memperbaiki diri sendiri dulu sebelum bicara ke orang lain," sahutnya usai mengisi DAHSYATNYA 20 TAHUN RCTI di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (23/8).
Lalu, bagaimana jika Aura dituntut pekerjaan harus mengenakan jilbab dan sejenisnya? Apakah dia mau? "Nggak masalah kalau misalnya saya dituntut untuk hal itu. Tapi aku nggak mau masyarakat memandang aku dengan sebelah mata, 'Paling cuma di bulan Ramadhan aja'. Ya kayak gitu lah," pungkasnya. (kpl/ant/boo)