< >

BLOG BADAI KERISPATIH


Kerispatih, Tampilkan Band Binaan Sebagai Pembuka

Kapanlagi.com - Grup musik Kerispatih akan memperkenalkan grup binaanya, Kay dan Aladin yang akan tampil dalam sebagai pembuka dalam konser di Makasar, Jumat (20/11) malam. Dua grup ini merupakan binaan personel Kerispatih, Badai.

Marketing dan Promosi PT Bentoel Investama, Rocky di Makassar, Rabu (18/11), mengatakan, kedua grup musik pendatang baru tersebut telah sekian waktu mendapat binaan langsung dari pemain keyboard itu. Keduanya akan diperkenalkan sebagai bintang baru yang siap meramaikan belantika musik Indonesia.

Sementara Kerispatih dijadwalkan akan tampil di Mansion Cafe, Makasar, dengan membawakan tembang terlarisnya, mulai album pertama hingga album terakhir, TAK LEKANG OLEH WAKTU.

Ditambahkan pula oleh Rocky, usai menghadirkan Kerispatih, pihaknya juga akan menghadirkan Netral lewat rangkain tur di dua kota di Sulawesi Selatan.   (ant/dar)


Lihat profil: Kerispatih, Badai Kerispatih
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 19-11-2009 |

Kay dan Aladin, Band Binaan Kerispatih

Kapanlagi.com - Tak hanya ingin berkarir di satu band saja, grup musik Kerispatih lantas melebarkan sayapnya. Pada Jumat (20/11) besok, mereka akan memperkenalkan band bernama Kay dan Aladin di Makassar sebagai grup musik binaannya dan bakal menjadi band pembuka konser Kerispatih itu sendiri.

Marketing dan Promosi PT Bentoel Investama, Rocky di Makassar, Rabu (18/11), mengatakan, kedua grup musik pendatang baru tersebut merupakan binaan langsung dari pemain keyboard Kerispatih, Badai.

Kedua grup musik itu akan diperkenalkan sebagai bintang baru yang menawarkan warna musik yang dinamis dan telah siap meramaikan belantika musik Indonesia.

Sementara itu, Kerispatih dijadwalkan tampil dengan membawakan tembang-tembang terlaris mereka mulai dari album pertama hingga album terakhir mereka TAK LEKANG OLEH WAKTU di Mansion Cafe.

Penyelenggara menjamin penampilan Kerispatih akan didukung dengan tata panggung, suara, dan cahaya yang memukau.

Usai Kerispatih, produsen rokok yang kerap menghadirkan grup-grup musik berkualitas ini akan menghadirkan grup musik Netral lewat rangkaian tur di dua kota di Sulawesi Selatan. (ant/boo)


Lihat profil: Kerispatih, Badai Kerispatih, Netral
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 19-11-2009 |

Jane Aprilia Daur Ulang Hits Kerispatih

Kapanlagi.com - Musim daur ulang hits kembali bersemi di industri musik tanah air. Jane Aprilia, solois wanita pendatang baru ikut menandai dengan me-recycle salah satu lagu hits milik Kerispatih yang bertitel Lagu Rindu ciptaan Badai. Berbagai alasan dikemukakan Jane saat merilis hanya satu single tersebut di Backstage Ancol, Jumat (23/10). Salah satunya karena ini pengalaman pertamanya terjun di dunia tarik suara profesional.

"Selain itu, aku masih harus belajar banyak di dunia ini," tandas putri sulung dari tiga bersaudara pasangan Rico Gosal dan Susilawati ini.

Sebagai pendatang baru, Jane sadar betul bahwa tidak mudah untuk membawakan kembali lagu yang sudah terkenal. Apalagi hits Lagu Rindu dipoles dengan warna musik yang berbeda. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi dara kelahiran Jakarta 8 April 1994 itu.

"Aku memang suka tantangan, dalam menyanyi beberapa orang menilai suaraku bagus, tapi aku tidak bisa menilai diriku sendiri, orang lainlah yang bisa menilai," tuturnya.

Pemilihan Lagu Rindu itu sendiri sebagai debut single Jane tak lain karena dia penggemar berat Kerispatih. Tema yang universal dalam lirik lagu tersebut menjadi pertimbangan lain Jane. Badai sendiri sebagai pencipta lagu menurut Jane men-support secara penuh menjadikannya tampil percaya diri.

"Harapan aku paling tidak semua orang bisa menerima karena aku mengawali ini dengan kebaikan, aku berharap ini bisa berhasil," pungkas Jane mantap.          (kpl/wwn/npy)


Lihat profil: Jane Aprilia, Kerispatih, Badai Kerispatih
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Senin, 26-10-2009 |

Dunia Hiburan Identik Dengan Narkoba?

Kapanlagi.com - Kondisi jagad hiburan yang sarat dengan godaan bisa jadi adalah salah satu penyebab banyak selebriti yang terjerumus kepada penggunaan narkoba. Seperti yang baru-baru ini menimpa Jennifer Dunn. Namun sebagai salah satu sosok yang menggeluti dunia entertain, Badai Kerispatih membantah jika dunia hiburan memang identik dengan narkoba.

"Bullsh*t, kalau mau diselidiki sih banyak eksmud dan anggota legislatif. Narkoba nggak nyerang anak band aja, ibu rumah tangga yang lagi hamil aja jualan narkoba," ujarnya tanpa basa-basi.

Ditemui KapanLagi.com di Studio Penta, Jakarta Barat, Jumat (16/10) sore gitaris yang lahir di Jakarta 14 Januari 1978 itu lantas menegaskan jika lingkungannya termasuk salah satu tempat yang jauh dari jangkauan narkoba.

"Untungnya sampai saat ini lingkungan gue cukup baik, yang penting bandelnya ga merugikan orang lain. Kalaupun bandel silahkan, kan cowok. Justru kalau nggak bandel malah bukan cowok, tapi juga bandelnya harus ditakar," tandasnya.    (kpl/ant/bar)


Lihat profil: Badai Kerispatih, Jennifer Dunn
Tag: Selebritis Narkoba
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 17-10-2009 |

Badai Kerispatih, Perfilman Indonesia Butuh 'Vitamin'

Kapanlagi.com - Kedatangan Julia Roberts ke Bali dalam rangka menuntaskan proses syuting film EAT, PRAY, LOVE bisa jadi adalah pertanda bagus untuk perkembangan film dan promosi wisata tanah air. Setidaknya demikianlah harapan yang diutarakan oleh motor sekaligus gitaris Kerispatih, Badai.

"Ini adalah inovasi baru dengan kedatangan Julia Roberts. Tapi tergantung orang Bali di sana yang menyikapinya. Ini kesempatan untuk studi banding dengan artis-artis luar," ujarnya.

"Insan film Indonesia harus menerima vitamin-vitamin baru dong buat film nasional," tambah songwriter sekaligus arranger muda itu.

Ditemui KapanLagi.com di Studio Penta, Jakarta Barat, Jumat (16/10) sore, Badai lantas turut menyoroti keuntungan sektor wisata yang jadi ikut kembali terangkat ke dunia internasional.

"Kedatangan Julia Roberts berdampak positif. Ada dua hal yang bagus di sini dengan datangnya Julia Roberts, pariwisata Indonesia jadi bagus bagi artis-artis luar, dan orang luar lebih menghargai Indonesia sebagai tempat syuting yang sangat bagus,"

Meski demikian, namun Badai juga berharap jika bukan hanya Bali saja yang dapat kesempatan untuk digunakan sebagai tempat syuting film-film berskala nasional.

"Kenapa hanya Bali saja yang dijadikan tempat syuting. Banyak banget kan tempat syuting di Indonesia yang masih bagus. Mudah-mudahan artis-artis luar (negeri) banyak yang syuting di sini," tandasnya setengah berharap.   (kpl/ant/bar)


Lihat profil: Badai Kerispatih, Kerispatih, Julia Roberts
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 16-10-2009 |

Badai Kerispatih Tak Setuju Pencekalan Miyabi

Kapanlagi.com - Setelah kontroversi seputar rencana kedatangan Miyabi mereda akibat aktris bernama asli Maria Ozawa itu urung datang ke tanah air, banyak pihak yang memang menyayangkan keputusan Pemerintah. Namun, bagi musisi seperti Badai Kerispatih, kontroversi itu muncul akibat kuatnya imej Miyabi sebagai bintang 'panas'.

"Sebenarnya tidak ada alasan Pemerintah Indonesia untuk melarang siapa pun yang belum jelas dia mau ngapain di sini. Mungkin karena imej Miyabi yang bintang film porno gitu, tapi kan kita belum tahu maksud kedatangan dia mau main film seperti apa," terang gitaris Kerispatih itu bijak.

Ditemui KapanLagi.com di Studio Penta, Jakarta Barat, Jumat (16/10) sore, Badai kemudian membandingkan dengan kedatangan Julia Roberts yang menurutnya membawa kesan lebih baik.

"Untuk Julia Roberts kan dia bintang film yang tidak porno, tidak vulgar. Memang dia sudah berkarir lama di dunia film internasional," ujarnya.

"Tapi kita berpikir positif terhadap kedatangan dia saja. Mudah-mudahan Julia bawa sesuatu yang positif," imbuhnya buru-buru menegaskan.

Baca Juga:

Yuk ngobrol tentang Miyabi gagal ke Indonesia di: Facebook KapanLagi.com dan Forum KapanLagi.com! (kpl/ant/bar)   


Lihat profil: Badai Kerispatih, Julia Roberts, Maria Ozawa
Tag: Kontroversi Miyabi
Komentar : 4 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 16-10-2009 |

Badai Kerispatih Rasakan Hancurnya Pakai Narkoba

Kapanlagi.com - Bicara soal keterlibatan selebriti dengan narkoba, nampaknya bukan sesuatu yang asing lagi. Namun tak semua yang pernah terjerumus di dalam lingkaran setan ini tenggelam semakin dalam. Badai Kerispatih salah satu yang sadar diri dan meninggalkan barang jahanam itu. Badai menyadari betapa menghancurkannya narkoba bagi pemakainya.

Badai menceritakan rasa sakitnya jadi pecandu narkoba selama dua tahun. "Gue pernah makai waktu itu kelas 2 SMA. Masa masa peralihan gitu deh. Gue ngerasa nggak diterima, gue makai selama dua tahun. Parah dah, gue ngerasain sakit dan miskin, pokoknya nggak enak banget, lagi itu gue makainya putau," kenang Badai yang ditemui di PLAYLIST, Studio Penta, Jakbar, Kamis (15/10).

Meski merasakan perasaan bingung dengan kondisinya yang tergantung pada obat-obatan, Badai tidak sampai melakukan tindak kriminalitas. Untung baginya akhirnya mendapat dukungan dari keluarga. "No way man, banyak kok yang lebih bejat, yang penting keluarga itu adalah pertolongan pertama," terangnya.

"Gue nggak mau rehab, karena bohong banget kalau rehab bisa ngatasin, berani taruhan. Gue ngerasain sakit nggak ketolong, merinding, ingus keluar nggak ada henti-hentinya, tulang terasa lembek, dipegang sakit. Temen-temen SMA gue ada yang meninggal di samping gue, gue langsung takut. Sekolah gue hancur. Ya iyalah, nggak ada orang makai narkoba sekolahnya bagus," ungkapnya.  (kpl/ant/erl)


Lihat profil: Badai Kerispatih
Tag: Selebritis Narkoba
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 16-10-2009 |

«12»

LIHAT ARSIP BERITA BADAI KERISPATIH TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA BADAI KERISPATIH TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA BADAI KERISPATIH TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA BADAI KERISPATIH TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA BADAI KERISPATIH TAHUN 2004