
"Iya (forum) ngebantu banget. Apalagi kayak kita gini, sering pergi-pergi. Jadi paling informasi yang kita dapat dari internet melalui handphone - kalau lagi mepet banget. Tapi kalau ada waktu ya buka laptop," tutur Melky, yang langsung disambung Aden, "Ya karena kita jarang nonton TV dan jarang baca koran juga. Jadi informasi yang kita dapat dari internet, dari komunitas."
Bagi Melky sendiri, informasi yang menjadi tujuan utamanya adalah jual-beli kendaraan. "Karena kalau gue lihat di koran-koran, itu iklannya cuma iklan baris, nggak ada fotonya. Tapi kalau di internet kayak gini, fotonya detail. Jadi gue nggak kudu capek-capek datang untuk ngecek kendaraan," ujarnya.
Namun beda Melky, beda juga Isa. Ia lebih tertarik kepada informasi dan tips yang tidak diketahui umum. Misalnya saja rahasia di balik ATM dan bagaimana jika terjadi penodongan di dalam ruang ATM. "Di situ caranya dikasih tahu. Pencet salah satu tombol bisa langsung nyambung ke polisi. Kayak ketinggalan kunci mobil di dalam mobil juga ada caranya," tukas Isa yang suka berbagi informasi ke teman-temannya setelah puas surfing di internet.
Sementara Aden punya kisah yang lebih unik. Saat masih di bangku kuliah, pria yang punya hobi nulis dan sering menghasilkan tulisan ini mengaku sering mengunjungi situs porno, bahkan sampai bela-belain menjadi member. Untunglah, kebiasaan buruknya itu berakhir setelah bekerja di satu tempat, di mana administrasinya melarang membuka situs-situs seperti itu.
"Tapi gue masih bisa nembusin yang itu. Ya kalau sekarang kan udah susah mau buka gitu-gitu. Sekarang gue lebih profesional aja. Justru sekarang lebih suka tentang pengetahuan, suka cerita orang-orang, pengalaman, atau true story," ujar pemilik nama asli Raden Asep Saefuloh yang mengenal internet dari Isa. (kpl/hen/boo)

"Dengan adanya PPT 2 ini nilai agama kita bisa lebih bertambah," ujar Melky saat acara buka bersama 60 anak yatim piatu Al-Hanifiyah, Kamis (11/9).
Sama halnya yang juga dirasakan Isa, pemeran Juki dalam PPT 2. "Ibadah lebih lancar, malahan sekarang aku juga lebih gemuk karena makan lebih teratur," ucapnya.
Ibadah puasa tentunya merupakan kesempatan untuk melaksanakan ibadah lebih banyak. Waktu sholat pun lebih diperhatikan karena semua itu merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan. Untuk soal ini, baik Melky, Isa, dan Aden merasa ada perubahan ketimbang sebelumnya.
"Yang jelas sekarang kita sudah lebih baik. Ya kalo bolong si tetep bolong, tapi lebih baik dari yang dulu lah," sahut Melky. Terus soal bagaimana dengan sholat tarawih yang terbentur karena jadwal yang padat? Melky menjawab, "Yang penting sholat wajib dulu lah, tarawih kalau ada kesempatan baru kita jalani."
Hikmah yang didapat dalam film religi yang dibesut Deddy Mizwar ini, kata Melky, selain bisa mendalami ilmu agama dan materi hidup, Bajaj juga bisa berkesempatan mendapatkan pengalaman main film dengan para pemain hebat termasuk Agus Kuncoro, Zaskia Adya Mecca, Akri Patrio, Jarwo, dan Tora Sudiro.
"Insya Allah kita akan coba mengamalkan apa yang didapat dari PPT 2. Kita semakin tahu apa yang terjadi di masyarakat, di antaranya scene sakaratul maut, sepertinya kita bisa merasakan. Terus mandiin jenazah, terus cara motong kambing. Jadi sesuatu yang tidak tahu kita jadi lebih tahu," pungkas Melky. (kpl/wwn/boo)

"Sekarang ini, lagi puasa, orang merokok di tempat umum, bahkan di dalam bus, biasa aja. Dulu nggak begini, sikap menghormati orang berpuasa terasa sekali," kata Melky, saat dijumpai di sela syuting sinetron PARA PENCARI TUHAN JILID 2, di kawasan Jati Asih, Bekasi, Kamis (11/9).
Melky menegaskan bahwa sikap saling menghormati sangat diperlukan di tengah kehidupan masyarakat Indonesia yang sangat majemuk.
"Kita ini kan berbeda-beda tetapi satu. Saya pikir sikap saling menghormati merupakan unsur terpenting di dalam menjaga kebersamaan yang telah terbina selama ini," tukasnya. (kpl/boo)

Film yang hadir di bulan suci Ramadhan setiap pukul 03.00 WIB hingga 05.00 WIB dan ditayangkan ulang tiap sore pukul 06.00-07.00 WIB ini dilengkapi para pemain sekelas Agus Kuncoro, Zaskia Adya Mecca, Akri Patrio, Jarwo, Artha Ifano, serta grup lawak Bajaj. Dan rencananya, di PPT 2 ini akan dihadirkan pula Tora Sudiro yang berperan sebagai preman bernama Daha.
Tema PPT 2 lengkap dengan cerita sosial, pencarian format hidup ideal yang religius, dari berbagai kalangan yang percaya Tuhan. Mulai dari penjahat hingga ulama. Dan adegan ini mengambil latar kehidupan kaum urban Jakarta.
Menurut Deddy Mizwar yang sudah dikenal senior dalam urusan film religi ini, ia beranggapan tidak gampang untuk membuat cerita bagus. Tayangan yang menggali nilai yang tumbuh di masyarakat ini bukan tayangan yang dibuat secara sembarangan. Makanya tidak dibuat hingga ratusan episode.
Sementara menjawab pertanyaan soal kemungkinan PPT 2 dibuat versi layar lebar, Deddy menjelaskan, "Ini hanya untuk program TV dan ini adalah permasalahan keseharian. Kita melihat kehidupan dari sudut yang lain, padahal menurut orang itu biasa-biasa saja. Orang keluar penjara, orang korupsi. Kalau dilihat itu kan biasa saja. Tapi kalau kita melihatnya dari sudut yang lain, akan lebih menarik. Dan membuat PPT ini nggak gampang, makanya tidak bisa diikuti oleh PH-PH yang lain."
Sinetron ini, lanjut Deddy, masih tidak memungkinkan untuk ditayangkan di luar bulan Ramadhan. Pasalnya untuk tayangan kali ini saja, persiapannya sudah sejak Maret lalu. "Dan kita juga akan selalu setting yang berbeda, biar penonton bisa berbelanja mata (tidak bosan)," ucap aktor yang sering dipanggil Pak Haji ini.
Menilik kata religius yang diajukan, Deddy pun punya pendapat lain. Menurutnya suatu film jika dibilang religius adalah film yang dari produksi hingga akhir itu religius. Bukan hanya sekedar film-film yang menampilkan ayat-ayat suci, berjilbab, atau bahwa semua pemeran utama adalah Muslim.
"Arti religius itu lebih luas. Misalnya saat produksi lebih diperhatikan hal-hal seperti apakah karyawan dibayar telat atau tidak, apa setiap azan masih bekerja apa nggak, ya seperti itu lah. Jadi bukan sekedar sinetronnya saja, tapi pada produksinya pun harus religius," pungkas Deddy. (kpl/wwn/boo)

Karena mereka selalu sibuk syuting di tengah bulan puasa, hubungan ketiga pelawak ini semakin erat. Bahkan, bulan Ramadhan menjadi sebuah momen penting bagi Bajaj untuk semakin dekat dalam hal religi.
Ketika ditanya tentang kekompakan mereka bertiga selama bulan puasa, Aden, salah satu personil Bajaj mengaku, mereka saling mendukung dalam berpuasa, tapi tidak mau selalu saling memaksa. Karena Aden menganggap, mereka adalah pribadi yang sudah dewasa dan harus memiliki tanggung jawab masing-masing untuk urusan ibadah.
"Kita bertiga sudah dewasa. Kalau mau buka, sahur ataupun sholat tidak harus selalu saling mengingatkan. Itu kesadaran masing-masing," tukas Aden ketika ditemui di acara Promag Baszera (Bazaar Sehat Ramadhan), Senin (08/09/08) malam kemarin. (kpl/ang/dna)