< >

ARTIKEL BEN STILLER


'SCHOOL FOR SCOUNDRELS', Sekolah Kepribadian Ala Dr P

KapanLagi.com - Pemain: Billy Bob Thornton, Jon Heder, Michael Clarke Duncan, Jacinda Barrett, Sarah Silverman, David Cross, Horatio Sanz, Ben Stiller

Mungkin karena hanya bekerja sebagai tukang parkir, Roger (Jon Heder) tak pernah merasa percaya diri. Ia bahkan tak berani menyatakan rasa cintanya pada Amanda (Jacinda Barrett) karena tak punya cukup rasa percaya diri. Bermaksud mengubah nasibnya, Roger pun kemudian mengikuti kursus peningkatan percaya diri yang diajar oleh Dr. P (Billy Bob Thornton).

Dr. P yang sebenarnya memiliki nama Dennis Sherman punya metode khusus untuk meningkatkan rasa percaya diri orang. Metode ini tak cuma unik saja namun kadang juga berbahaya namun Dr. P berani memberikan jaminan hasil yang memuaskan. Di kelas peningkatan percaya diri ini, Roger pun mulai berkenalan dengan beberapa orang yang punya masalah sama dengan Roger.

Ada Walsh (Matt Walsh) yang setengah mati ingin bisa lepas dari orang tuanya, Diego (Horatio Sanz) yang selalu dijadikan bulan-bulanan oleh istrinya, dan Eli (Todd Louiso) yang punya masalah sama persis dengan Roger. Setelah menjalankan metode ekstrim Dr. P, rasa percaya diri Roger mulai tumbuh dan ia memberanikan diri untuk mendekati Amanda.

Sayang, Dr. P ternyata punya rencana lain. Dr. P ternyata juga bermaksud mendekati Amanda. Kini Roger harus memeras otak untuk mencari cara mengalahkan Dr. P dan Roger tahu kalau ia tak mungkin bisa melakukan itu tanpa bantuan teman-temannya sesama murid Dr. P. (kpl/roc)


Lihat profil: Billy Bob Thornton, Michael Clarke Duncan, Ben Stiller
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 31-10-2009 |

'NIGHT AT THE MUSEUM: BATTLE OF THE SMITHSONIAN', Pertempuran di Dalam Museum

KapanLagi.com - Pemain: Ben Stiller, Amy Adams, Owen Wilson, Hank Azaria, Christopher Guest, Alain Chabat, Robin Williams

Oleh: Fatchur Rochim

Sejak hasil temuannya dipatenkan, Larry Daley (Ben Stiller) berhasil mendapat banyak uang dan memutuskan untuk pensiun dari pekerjaannya sebagai penjaga museum. Namun ketika American Museum of Natural History direnovasi dan seluruh isi museum ini dipindahkan ke Smithsonian Institution di Washington Larry tak punya pilihan lain selain menyusul ke Washington.

NIGHT AT THE MUSEUM: BATTLE OF THE SMITHSONIAN

Larry khawatir kalau 'kejadian buruk' yang sempat menimpanya sebelum berhenti menjadi petugas keamanan akan terulang lagi dan sepertinya kekhawatiran Larry ini beralasan. Seperti kasus yang terjadi sebelumnya, Larry kembali harus berurusan dengan benda-benda museum yang tiba-tiba bangkit dan mengacaukan seluruh isi museum. Kali ini yang jadi penyebab masalah adalah Ahkmenrah (Rami Malek), firaun jahat yang bermaksud membangkitkan seluruh isi museum.

Terpaksa Larry harus berhadapan dengan seluruh tokoh sejarah yang peninggalannya tersimpan di dalam Smithsonian. Ini bukanlah pekerjaan mudah karena Smithsonian memiliki koleksi 136 juta barang dari masa lalu. Bayangkan betapa kacaunya ketika Amelia Earhart, Al Capone, Theodore Roosevelt, Napoleon Bonaparte, Albert Einstein, Charles Darwin hingga Attila the Hun semuanya bangkit dari kubur.

NIGHT AT THE MUSEUM: BATTLE OF THE SMITHSONIAN

Menonton film ini tak ubahnya seperti mengenang kembali kisah yang sudah lewat. Tak banyak yang berubah pada film ini jika dibandingkan dengan NIGHT AT THE MUSEUM yang dilepas sekitar dua tahun lalu. Malahan film ini lebih tepat dibilang reboot ketimbang sebuah sekuel. Yang ada cuma kejadian yang sama dan tokoh yang sama dengan lokasi yang baru.

Ada kesan seolah sutradara dan penulis naskah tak puas dengan film yang pertama dan ingin membuatnya lebih 'kolosal'. Dan kalau memang ini yang dimaksud, pemilihan Smithsonian sebagai lokasi jelas tak salah. Museum Smithsonian hampir dua puluh kali lebih besar dari Natural History Museum (lokasi film pertama) dan ini memberikan ruang untuk lebih kreatif.

NIGHT AT THE MUSEUM: BATTLE OF THE SMITHSONIAN

Selain Ben Stiller, sebagian besar karakter dari film pertama juga ikut kembali bermain dalam film ini dan itu makin menguatkan asumsi bahwa film ini adalah reboot. Beberapa karakter baru pun dimunculkan untuk mengisi 'ruang' yang lebih besar ini dan hasilnya adalah 'kekacauan' yang lebih besar dari film pertama.

Perbedaan lain yang tak terlalu menyolok mungkin adalah nada komedi yang mulai bergeser ke arah 'lebih dewasa'. Sayang, karena film ini sebenarnya lebih punya potensi sebagai film komedi untuk keluarga seperti film yang pertama. Tapi secara keseluruhan, film ini terasa lebih bagus dari film pertamanya. Ide 'mengajak orang kembali menengok sejarah' memang patut diacungi jempol (satu lagi alasan untuk menyebut film ini sebagai reboot).(kpl/roc)

Lihat Galeri Foto:

NIGHT AT THE MUSEUM: BATTLE OF THE SMITHSONIANNIGHT AT THE MUSEUM: BATTLE OF THE SMITHSONIANNIGHT AT THE MUSEUM: BATTLE OF THE SMITHSONIAN


Lihat profil: Ben Stiller, Amy Adams, Owen Wilson, Robin Williams
Diposting oleh: Editor | Jumat, 22-05-2009 |

«1234»