KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.netMereka mulai memadati lokasi acara sejak pukul 15.00 WIB dan langsung menyerbu sejumlah panggung yang telah diramaikan sajian musik jazz.
Berdasarkan pemantauan, para penonton di hari pertama berasal dari berbagai kelompok usia mulai dari anak-anak, dewasa, hingga orang tua.
Masing-masing kelompok usia memiliki target musisi yang akan ditonton, misalnya seorang penonton dari Pondok Indah, Jakarta Selatan, Mariana yang menonton penampilan Bobby Caldwell karena lagu-lagunya mengingatkan pada masa muda perempuan ini pada 1979.
Sementara anak-anak muda memilih menyaksikan penampilan Glenn Fredly, Sara Gazarek, dan Maliq & D Essentials.
Alunan musik jazz mulai terasa sejak di pintu masuk menuju balai sidang. Sejumlah aparat keamanan terlihat menjaga ketat pintu masuk.
Memasuki gedung balai sidang terdapat panggung-panggung di berbagai sudut ruangan yang tak pernah sepi dari musisi dan penyanyi hingga lewat tengah malam.
Hari pertama Java Jazz 2008 diramaikan dengan kehadiran Incognito, James Ingram, dan Bobby Caldwell, yang tampil secara berturut-turut di panggung utama "Plenary Hall".
Penampilan mereka sebagai pertunjukan spesial mendapat perhatian besar dari penonton. Hampir semua kursi di bangku tribun penuh penonton. Demikian juga di bagian festival yang juga disesaki oleh penonton.
Di luar panggung utama, terdapat 18 panggung yang menampilkan sejumlah musisi di antaranya gitaris legendaris Lee Ritenour, Renee Olstead, dan Run King Big Band, serta Earth, Wind, & Fire Experience Featuring Al McKay.
Para penyanyi pendatang baru juga mendapat perhatian besar dari para pengunjung. Salah satunya adalah penyanyi jazz asal Amerika Serikat yang tengah naik daun, Sara Gazarek (25 tahun) yang penampilannya diiringi piano Josh Nelson, Kertes pada bass, dan Matt Slocum pada drum.
Selain menikmati musik, pengunjung juga bisa menikmati menu makanan internasional dan jajanan seperti hamburger dan hotdog yang dijual di sekitar panggung.
Gerai cinderamata khas Java Jazz seperti kaos, mug, dan tas juga terlihat laris manis diserbu pengunjung. Beberapa gerai sponsor dan media partner turut meramaikan suasana Java Jazz Festival 2008.
Festival yang disponsori Dji Sam Soe Super Premium ini merupakan agenda tahunan yang menghadirkan musisi dan penyanyi jazz Indonesia dan mancanegara.
Tahun ini, Java Jazz berlangsung pada 7 - 9 Maret dan telah memasuki tahun keempat penyelenggaraan. Kali ini, Java Jazz Festival mengusung tema "Taste the Spirit of Jazz" dan menghadirkan sekitar 1.500 artis dengan 80 pertunjukan setiap harinya. (*/erl)

Kejelian penyelenggara memang patut diakui jempol, selain menampilkan James Ingram yang membuai sisi romantisme penonton dengan lagu Somewhere out there, Just One, Baby come to me dan My Funny Valentine serta Bobby Caldwell dengan hits Call Me Up yang merupakan special performance malam itu penonton juga disuguhi pelbagai kolaborasi musik jazz dengan aliran musik lain.
Tiwi Shakuhachi, salah satu musisi jazz Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam JJF kali ini dengan manisnya memasukkan unsur etnis Jawa Barat dalam tiap lagunya.
Namun Cendrawasih stage dan lobby stage 2-lah yang menyita perhatian anak muda saat itu dengan Hip hop Jazz Colaboration serta Rock jazz collaboration.
Tak ayal, musisi hip hop tanah air seperi Iwa K, Shania, Yacko, Neo, dan Soul ID serta Bertha yang menyanyikan lagu Deep Purple, Highway Star seperti mendapat tambahan nyawa untuk menampilkan perform maksimalnya di atas panggung.
Dan kemeriahan pun makin lengkap oleh banyaknya selebritas yang hadir malam itu diantaranya Glenn Fredly, Eno Netral, Bunga Citra Lestari-Ashraf Sinclair, Melly Goeslaw, Yuni Shara, Zaskia Adya Mecca, Verlita, Mona Ratuliu, Beby Romeo-Meisya, Farhan dan lainnya. (kpl/wwn/tri)