KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Personil Boyzone ini meninggal pada bulan Oktober lalu saat sedang berada di sebuah resor di Spanyol. Penyebab kematian pria berusia 33 tahun ini adalah masuknya cairan ke dalam paru-parunya dan polisi memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa naas ini. Menurut Andrew Cowles, suami Stephen Gately, mendiang sempat menyebut adanya surat wasiat yang disimpan oleh salah satu firma hukum di London namun Andrew tidak tahu firma hukum yang mana.
Menurut salah seorang teman keluarga Gately, keluarga Gately yakin surat wasiat itu tidak pernah ada dan memutuskan membagi dua harta peninggalan Stephen yang kabarnya berjumlah sekitar US$11,5 juta itu menjadi dua antara pihak keluarga Gately dengan Andrew Cowles.
"Orang pasti mengira kalau seandainya memang surat itu ada di tangan sebuah firma hukum dan mereka mendengar kabar bahwa keluarga Stephen sedang mencari surat ini maka surat itu pasti sudah muncul saat ini," ungkap seorang sumber seperti dikutip dari ContactMusic. (cnm/roc)

Ronan dan beberapa anggota Boyzone, Shane Lynch, Mikey Graham, dan Keith Duffy sempat menggelar konser di sebuah gereja St Laurence, Dublin, Irlandia, sebagai penghormatan terakhir pada Stephen.
"Ste sangat suka bercanda dan tertawa, ia menjuluki kami dengan nama-nama lucu, Keith disebut Kitty, Shane sebagai Shanise, Mikey disebut Michaela, dan aku sendiri adalah Rosaline, sedangkan dia adalah Stephanie," ungkap Ronan mengenang kelakar yang pernah dikatakan Stephen pada mereka beberapa saat lalu.
"Ia sangat menikmati saat kami semua berkumpul, kami adalah band paling menyenangkan dan santai, itulah yang membuat Stephen betah di sini. Dia sangat tertarik dan bersemangat pada album Boyzone terbaru. Ia sempat meneleponku Jumat lalu, setelah menerima beberapa kumpulan lagu-lagu, ia mengatakan ia sangat menyukainya," sambung Ronan.
"Dengan berat hati, kami sangat kehilangan sosok bintang yang cerdas dan bersinar, kami kehilangan saudara kami, kami kehilangan sayap kami. Dia akan selalu hidup di setiap lagu yang kami nyanyikan bersama sebagai penyemangat kami. Jadi Stephen, kami akan melanjutkan perjuangan Boyzone, tetapi ini tak akan sama seperti dulu. Maafkan kami," uraian air matapun membasahi setiap kata yang terucap dari bibir Ronan.
Tersirat perasaan kehilangan yang teramat dalam. Duka di dalam keluarga Boyzone ini membuat selebritis lain turut menyatakan rasa kehilangannya. Selamat jalan Stephen Gately (cmc/bee)

Personel Boyzone yang tersisa berniat melakukan tribute musical di pemakaman Gately yang akan dilangsungkan Sabtu (17/10). Produser grup ini Louis Walsh, berjanji akan memberikan pelayanan pelayanan perpisahan terbaik bersama Ronan Keating, Shane Lynch, Keith Duffy dan Mikey Graham.
"Di Irlandia, kami punya tradisi pemakaman di mana kami berbagi suka dan duka. Kami akan memberikan perpisahan terbaik padanya," ungkap Walsh.
"Anak-anak pergi ke Majorca dan membawanya ke Dublin. Mereka akan bersamanya sepanjang malam. Ibunya tak akan sendirian. Kukira anak-anak bersedia melakukan segalanya. Dia teman terbaik mereka," tambah produser musik kondang asal Irlandia ini.
Anak-anak Boyzone akan membawa peti mari Stephen bersama dua saudara penyanyi ini. Bintang lain yang akan hadir di acara pemakaman antara lain personel Westlife, personel Take That, Elton John dan pasangannya David Furnish. (ctm/erl)

Juru bicara keluarga Gately mengumumkan bahwa pemakaman mendiang Stephen rencananya akan dilakukan di Dublin tepat tengah hari waktu setempat di pemakaman gereja St Laurence O'Toole. Berita terakhir juga menyebutkan bahwa Andrew Cowles, pasangan gay Stepehen Gately, terlihat 'mengunjungi' Stephen di tempat peristirahatan sementara di Calvia, dekat Port Andratx kemarin malam.
Stephen Gately ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada hari Sabtu lalu di sebuah hotel di Majorca. Penyebab kematian personil Boyzone ini, diduga, adalah karena pulmonary oedema atau masuknya cairan ke dalam paru-paru. Menurut FemaleFirst, saat itu Stephen sedang berlibur di sana bersama Andrew Cowles. (fmf/roc)

"Sepertinya ia sempat keluar untuk minum-minum lalu pulang, tertidur dan tak pernah bangun lagi," ungkap seorang sumber seperti dikutip dari ContactMusic. Stephen ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel yang ia tempati di Mallorca, Spanyol.
Louis Walsh, manajer Stephen Gately, mengatakan bahwa ia sempat terkejut karena sebelumnya Stephen terlihat baik-baik saja. Louis mengatakan bahwa ia terakhir bertemu Stephen Senin lalu saat menghadiri sebuah acara.
Louis dan tiga personil lain dari Boyzone berencana terbang ke Majorca secepat mungkin untuk menghormati sahabat dan rekan mereka ini. Sejauh ini pihak berwenang juga belum melepas pernyataan apa pun terkait meninggalnya pria yang terang-terangan mengaku bahwa ia gay di tahun 1999 lalu ini. (cnm/roc)

"Saya sempat membaca berita bahwa saya sedang bekerja sama dengan Boyzone. Sepertinya itu sama sekali tidak benar," ungkap Mark lewat Twitter. Mark tak mengerti dengan apa yang dimaksud berita tersebut karena ia sama sekali tak terlibat proyek Boyzone.
Sebelumnya Ronan Keating, yang mewakili Boyzone, mengatakan, "Mark Ronson akan terlibat. Album ini akan jadi berbeda dari apa yang diharapkan orang-orang. Album ini akan lebih 'berwarna', bersemangat dan bertempo lebih cepat." Pernyataan inilah yang tak dimengerti oleh Mark yang segera menjawabnya lewat Twitter.
Menurut ContactMusic, Mark Ronson naik daun sejak ia sukses menggarap album Lily Allen dan Amy Winehouse dan sejak saat itu pemenang Grammy ini sering jadi rebutan para musisi. (cnm/roc)

Rabu malam lalu, Boyzone yang baru saja bangkit dari tidur panjang mereka dijadwalkan mengadakan konser di Echo Arena, Liverpool. Sekitar sepuluh ribu lebih tempat duduk telah disediakan namun ternyata hanya setengahnya saja yang terisi, itupun sebagian besar adalah tiket yang diberikan secara cuma-cuma sebagai hadiah atau didiskon sampai 50%.
Seperti diberitakan Music-News, salah seorang pengunjung memberikan komentar bahwa Boyzone malam itu tampil tak maksimal. "Shane terlihat sangat marah dan kecewa. Ronan dan Stephen masih cukup mampu melanjutkan konser seperti layaknya seorang yang profesional," ujar pengunjung konser tersebut.
Tak jelas penyebab sepinya konser yang diprediksi bakalan sukses tersebut namun yang jelas Ronan Keating cukup mampu mengatasi emosi dan membawakan Love Me For A Reason, A Different Beat dan No Matter What dengan baik. (mus/roc)