KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Dia (Britney) sangat ingin menikah lagi," ungkap seorang sumber yang mengaku tahu persis soal peristiwa penolakan itu. Bahkan kejadian buruk itu sampai terbawa ke atas panggung ketika Britney berada di Sydney. Britney sempat berkata pada para fans, "Pernahkah kalian jatuh cinta pada seseorang." "Pernahkah kalian merasa dikecewakan oleh seseorang," lanjut Britney kemudian seperti dikutip dari Splash News.
Menurut berita yang sama, Jason Trawick dikabarkan segera terbang kembali ke Amerika pasca kejadian itu dan meninggalkan Britney melanjutkan jadwal konsernya sendiri. Belakangan, Jason Trawick yang juga adalah manajer Britney disebut-sebut punya hubungan spesial dengan diva yang baru saja kembali ke dunia musik ini. Beberapa media bahkan sempat memberitakan kalau hubungan Britney dan Jason ini sudah sampai tahap yang cukup serius. (spl/roc)

Bintang MELROSE PLACE itu sendiri diundang dalam acara THE JAY LENO. Saat ditanya apakah orang-orang pernah salah mengenalinya, Locklear mengaku pernah.
"Pada tahun 2000, aku sedang berada di sebuah acara penghargaan musik dan rambutku sedang panjang. Orang-orang mulai berteriak karena mereka pikir aku Britney Spears. Tapi aku rasa itu terjadi karena aku tidak memakai pakaian dalam!" terang aktris berusia 48 tahun itu.
"Aku nggak akan bertanya bagaimana mereka mengetahui hal itu," kata Leno menahan geli.
"Aku memakai celana saat itu!" jawab Locklear setengah berteriak. (spl/npy)

Dalam gugatan yang diajukan pada tanggal 11 November kemarin disebutkan bahwa Britney telah menggunakan konsep layar monitor milik perusahaan ini tanpa izin selama Britney menggelar konser promosi album CIRCUS sementara Justin Timberlake juga melakukan kesalahan yang sama pada konser FutureSex/LoveShow.
Yang dipermasalahkan di sini adalah konsep memasang serangkaian monitor melingkari panggung pertunjukan yang resmi menjadi hak paten Large Audience Display Systems. Konsep ini memang mengagumkan lantaran seluruh pengunjung bisa melihat sekeliling panggung tanpa harus berpindah-pindah tempat sehingga pengalaman menonton konser ini jadi lebih terasa.
Menurut Splash News, Britney dan Justin hanyalah dua nama dari enam nama yang disebutkan dalam surat gugatan. Nama lain yang juga tercantum dalam surat ini adalah Tennman Productions, Los Angeles Lakers, Britney Touring Inc, dan Pussycat Dolls. Perusahaan yang berbasis di Texas ini menuntut agar pihak yang dicantumkan dalam surat gugatan ini menghentikan penggunaan konsep layar itu dan membayar ganti rugi material yang belum disebutkan jumlahnya. (spl/roc)

"Setiap hari saya mempersembahkan diri saya untuk Lucifer agar beliau secepatnya datang. Mulialah sang iblis!" tulis hacker yang berpura-pura menjadi Britney itu. Dalam posting yang lain, ia menulis, "Saya berharap Orde Dunia Baru segera datang! Britney."
Menurut Splash News, ini bukan pertama kalinya akun Twitter Britney dibobol hacker. Bulan Juni lalu, ada posting palsu yang menyebutkan bahwa Britney yang saat ini sedang berada di Australia dalam rangkaian tur CIRCUS telah meninggal dunia.
Tak mau terjadi kesalahpahaman lagi, pihak Britney segera melepas pernyataan resmi lewat situs resminya dan menjelaskan duduk perkara sebenarnya. "Pagi ini akun Twitter Britney dibobol hacker. Kami mohon maaf atas segala kata-kata yang ditulis oleh hacker ini dan kami sedang bekerja sama dengan Twitter untuk mengatasi masalah ini secepat mungkin," tulis pihak Britney seperti dikutip dari Splash News. Tak berapa lama kemudian, posting itu sudah hilang dari halaman Twitter Britney. (spl/roc)

Kehadiran kekasih dan kedua anaknya tentu jadi kegembiraan tersendiri bagi Spears. Kedua putranya ini datang ke Australia bersama Trawick hari Selasa (10/11). Trawick terlihat menggendong putra terkecil Spears, Jayden. Bersama pengasuh anak mereka menuju hotel tempat Spears menginap di Hyatt Hotel dari bandara. Manajer pelantun Baby One More Time ini disebut-sebut sebagai sosok yang mengembalikannya ke panggung musik setelah kekacauan yang menimpa Spears.
Seperti dikutip dari Splash News, konser Spears di Perth beberapa waktu lalu sempat mengundang kontroversi lantaran penyanyi ini ketahuan melakukan lipsync. Menanggapi hal itu, Spears membuat pernyataan, "Aku mendengar ada banyak kontroversi di media tentang pertunjukanku. Beberapa reporter mengatakan mereka menyukainya dan ada yang bilang tidak menyukainya. Aku datang ke Australia untuk penggemarku!" (spl/erl)

"Saya belum pernah mendengarkan lagu Jay Z. Saya hampir tidak pernah mendengar lagu-lagu pop... Bukan saya yang menulis lagu itu jadi saya tidak tahu. Jujur saja saya memilih lagu itu karena saya perlu sesuatu yang match dengan produk pakaian milik saya. Saya bukan penulis lagu itu dan ... sebenarnya saya juta tidak berharap lagu itu jadi populer," papar Miley Cyrus seperti diberitakan Splash News.
Single berjudul Party in the U.S.A. yang dirilis tanggal 11 Agustus lalu ini sebenarnya adalah bagian dari album THE TIME OF OUR LIVES yang dibuat untuk mempromosikan clothing line miliknya. Lagu ini ada di urutan kedua album THE TIME OF OUR LIVES dan diciptakan oleh Lukasz Gottwald, Claude Kelly, dan Jessica Cornish. Walaupun tak terlalu diunggulkan, lagu ini ternyata berhasil menduduki posisi terhormat pada tangga lagu U.S Billboard Pop Songs. (spl/roc)

Dari laporan yang diterima oleh Splash News, dalam sebuah game yang dibuat oleh dua penyiar radio Fox 101.9, Joel ditunjukkan foto Spears yang turun dari mobil tanpa menggunakan pakaian dalam.
Namun kedua musisi kembar itu mengaku masih kecapekan karena acara mereka malam sebelumnya. Tapi Joel kemudian mengatakan pada produser acara tersebut jika dirinya, sebagai seorang ayah, merasa tersinggung saat ditunjukkan foto tak senonoh itu.
"Aku rasa aku sudah cukup sabar kepada kalian, tapi kalian berdua sudah mulai menyinggungku," kata Joel yang punya dua anak bersama sang kekasih, Nicole Richie.
Vicky Heath dari Fox 101.9 mengatakan jika produser acara itu terpaksa harus menghapus rekaman agar kata-kata kasar si kembar Madden tidak mengudara.
Joel sendiri meninggalkan Benji keluar ruangan, namun Benji kemudian juga menyusul Joel tak lama kemudian. Benji sempat menulis di akun Twitter miliknya, "Aku baru saja meninggalkan sesi wawancara dengan Foxfm di Melbourne karena aku nggak mau jadi badut."
"Selama ini aku bisa bertahan menghadapi penyiar siaran pagi yang goblok, tapi nggak hari ini. Aku rasa akhirnya aku menemukan seorang dari Aussie yang nggak aku suka," lanjutnya. (spl/npy)