< >

ARTIKEL BRUCE WILLIS


'THE EXPENDABLES', Pasukan Tangguh Tak Terkalahkan

KapanLagi.com - Pemain: Sylvester Stallone, Jason Statham, Jet Li, Dolph Lundgren, Randy Couture, Terry Crews, Eric Roberts, Steve Austin, Mickey Rourke, Bruce Willis, Arnold Schwarzenegger

Kekuasaan Jenderal Garza (David Zayas) di sebuah negara di Amerika Selatan memang sangat kokoh. Dengan kekuatan militer yang ia miliki, Garza menindas warga negaranya sekaligus menentang kebijakan negara-negara lain yang ada di sekitarnya. Setelah kematian seorang sandera warga negara Amerika di tangan Garza, pemerintah Amerika tak punya pilihan lain selain membuat skenario untuk menggulingkan kekuasaan Garza.

Menurunkan pasukan langsung ke negeri itu jelas tak mungkin dan satu-satunya cara adalah menurunkan pasukan tak resmi untuk melakukan kudeta dan membebaskan rakyat di negeri itu dari penindasan yang sudah berjalan dua puluh tahun lebih itu. Masalahnya, pasukan ini harus benar-benar tangguh karena mereka tak akan mendapat bantuan apa pun dari pihak mana pun.

Harapan kini bergantung pada Barney Ross (Sylvester Stallone), sang pemimpin tim The Expendables. Bersama Lee Christmas (Jason Statham), Tool (Mickey Rourke), Bao Thao (Jet Li), Gunnar Jensen (Dolph Lundgren), Hale Caesar (Terry Crews) dan Toll Road (Randy Couture), Barney harus berhasil membunuh Garza dan menumbangkan rezim yang berkuasa.

Sayangnya misi ini bukanlah misi yang mudah. Selain tak akan mendapat bantuan apa pun dari pihak militer Amerika, ada agen CIA bernama Monroe (Eric Roberts) yang ternyata tak menghendaki runtuhnya kekuasaan Garza. (kpl/roc)


Lihat profil: Sylvester Stallone, Jason Statham, Jet Li, Eric Roberts, Mickey Rourke, Bruce Willis
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 14-11-2009 |

'SURROGATES', Saat Fungsi Manusia Sudah Tergantikan Robot

KapanLagi.com - Pemain: Bruce Willis, Radha Mitchell, Rosamund Pike, Ving Rhames

Oleh: Fatchur Rochim

Di masa depan, orang tak lagi senang berinteraksi dengan sesama manusia. Sebagai gantinya, mereka menggunakan robot yang mewakili mereka untuk saling berhubungan dengan manusia lain. Orang memilih tinggal di rumah sementara robot mereka yang bekerja menggantikan mereka. Tentu saja tak semua orang senang dengan budaya baru ini.

Suatu ketika, terjadi kasus pembunuhan terhadap seorang mahasiswa yang juga adalah penemu dari robot yang menggantikan fungsi manusia ini. Seorang polisi yang diperankan oleh Bruce Willis mengambil tugas untuk menyelidiki kasus pembunuhan misterius ini, tentu saja dengan menggunakan robot yang mewakili tugasnya sebagai polisi.

Namun saat kasus ini mulai menjadi semakin pelik, polisi ini mulai menemukan satu teori bahwa satu-satunya cara menemukan sang pembunuh adalah dengan menghadapi sendiri kasus ini tanpa bantuan robot. Ia pun kemudian meminta bantuan dari polisi lain yang diperankan oleh Radha Mitchell. Kini kedua polisi ini harus benar-benar turun ke jalan, sesuatu yang telah lama mereka tinggalkan, untuk membongkar kasus kejahatan ini.

Ada sindiran yang cukup mengena saat menonton film karya sutradara Jonathan Mostow ini. Di zaman ketika segala sesuatu sudah terkait dengan internet seperti sekarang ini, kehidupan virtual mungkin sudah tidak asing lagi. Anda bisa jadi segala yang Anda inginkan di kehidupan yang tidak nyata ini. Tapi meski tidak nyata, toh itu tidak menghalangi orang datang berbondong-bondong menjadi bagian dari dunia virtual ini.

Walaupun tidak bisa dibilang sebuah ide yang benar-benar fresh, tapi SURROGATES masih mampu melepaskan diri dari belenggu kesamaan tema film-film fiksi ilmiah yang berkisah tentang kemajuan teknologi yang akhirnya memperbudak manusia dengan cara yang sangat literal. Alih-alih mengikuti tren ini, SURROGATES malah bermain di lahan psikologis manusia itu sendiri. Manusia jadi membenci dirinya sendiri dan lebih suka berinteraksi dengan 'avatar' yang mewakili diri mereka.

Soal akting, Bruce Willis memang tak perlu diragukan lagi. Penghayatannya pada karakter yang ia perankan terlihat realistis, atau barangkali karena karakter yang sama juga telah ia perankan dalam film-film sebelumnya dan yang satu ini bukanlah tantangan berat buat aktor ini. Yang jelas tak ada masalah yang terlalu mengganggu dalam soal akting meski beberapa peran pembantu sepertinya tidak mampu mengimbangi Bruce. Kalaupun ada sedikit ganjalan mungkin adalah penuangan ide cerita yang kurang matang. Ada titik-titik tertentu di mana alur cerita jadi sedikit kurang tergarap.

Terlepas dari itu semua, pertanyaan yang muncul akhirnya adalah, apakah Anda lebih suka terwakili bentuk ideal yang tak nyata atau justru malah memilih menjadi diri Anda sendiri? (kpl/roc)


Lihat profil: Bruce Willis, Radha Mitchell, Ving Rhames
Diposting oleh: Editor | Kamis, 01-10-2009 |

«1234»