KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Yah, beda lah tahun ini dengan tahun lalu. Kalau tahun lalu ya nunggu job sambil nyari–nyari," tuturnya saat disambangi di Studio ANTV, Cawang, Jakarta, Kamis (3/9). "Kalau tahun ini kebanjiran job nggak ya, cuman ada saja, tinggal menikmatinya dan menjalani aja," imbuhnya.
Beberapa tahun lalu Budi tidak lebih dari kru biasa, kadang mainnya tidak pasti. "Kadang kerjanya cari penonton juga," kenangnya. Sampai sekarang pun host program UNTUNG ADA BUDI itu masih sering nongkrong dengan kru–kru dan kameramen, meski telah populer sekali pun.
"Sebenarnya terkenal nggak terganggu, tapi risih sendiri, kita maunya biasa saja," tegasnya.
Karena popularitasnya terus naik, membuat berbanding lurus dengan penghasilan yang diterima. Menabung penghasilan itu pasti dan investasi juga mulai dijalani.
"Kita belajar sama senior–senior kita, saat berada di atas bagaimana, karena hidup seperti roda, dan dunia ini tidak bisa menjamin kita terpakai selamanya, untuk jaga–jaga pasti ada," pungkasnya. (kpl/wwn/dar)

"Iya lah, alhamdulillah gue memang sudah biasa sehari-hari. Sesakit apa pun kalau gue kuat, gue puasa. Tahun kemarin full (puasanya). Gue kerja apa pun kalau nggak bener-bener sakit, tumbang, pasti puasa," kata Budi ditemui usai syuting UNTUNG ADA BUDI di Studio Cawang, Jakarta Timur, Jumat (21/8).
Dituturkan Budi, genapnya ia berpuasa tak lepas dari lingkungan sekitar. Sejak kecil ia memang sudah dibiasakan untuk berpuasa. "Lingkungan Betawi kan? Ya, meski gue orang Jawa, tapi lingkungan sudah membiasakan dengan puasa. Nggak puasa itu rasanya rugi. Apalagi kalau sudah mau Magrib, dengerin dzikiran, shalawat, terasa banget gue ngalamin itu. Jadi kalau menjelang Magrib, kita puasa, nikmat aja ada yang ditunggu," katanya.
Untuk pekerjaan, dalam tahun ini pria berambut keriting yang suka makan tempe dan berbuka dengan minuman segar tersebut menolak program sahur. Budi merasa tubuhnya tidak terlalu kuat mengambil tawaran kerja banyak-banyak. "Badan nggak kuat, capek aja. Ini aja gue sudah kena gejala tifus, apalagi mau ikut program sahur. Nggak sanggup aja badan gue," tukasnya.
Lalu bagaimana dengan shalat Tarawih? Apakah Budi penuh juga? "Terus terang sering bolong. Kadang capai, kadang malas," kelakarnya. "Tapi yang penting buat gue sedikitnya ngaji beberapa ayat," sambung Budi dan menambahkan jika Lebaran nanti ia bakal mudik ke Cirebon, ke kampung halaman sang istri. (kpl/ant/boo)

"Siapa sih yang nggak mau, dia kan senior saya, saya banyak belajar dari dia, kalau kita main film bareng dan ada yang ngajak, saya mau banget," kata Budi saat ditemui KapanLagi.com usai syuting di studio Cawang, Jakarta Timur, Jumat (5/6) lalu.
Meski demikian, Budi menjelaskan jika memang dirinya dijodohkan untuk berpasangan dengan Tukul, maka film yang cocok tentunya tak pernah jauh dari sisi komedi.
"Yang pasti filmnya yang konyol-konyol gitu dan berbau komedi, nggak mungkin film serius, tapi kalau ada seks-seks nya sedikit bisa saja," kata Budi lantas tertawa.
Sementara itu, komedian kocak bernama asli Budi Prihatin tersebut ternyata sependapat dengan Tukul, jika bermain film tak harus selalu mengandalkan wajah yang menarik di pandang orang.
"Mungkin dengan wajah jelek, kita di situ kelebihannya," tandasnya. (kpl/mai/bar)

"Ya bagus dong. Malahan saya pengin banget duet bareng dia, walaupun kami sama-sama punya kekurangan di tampang, tapi kalau dipasangkan bisa jadi suatu kelebihan," kata Tukul.
Meski terbilang senior, presenter Bukan Empat Mata ini tak ingin tinggi hati. Dia ingin tukar pikiran dengan Budi mengenai bakat mengocok perut yang lebih segar lagi.
"Siapa tahu bisa nambah-nambah ilmu setelah sharing dengan Budi. Kalau saya welcome banget, semoga Budi juga terbuka dengan ajakan saya," papar pria berkumis mirip lele ini.
Saat disinggung soal persaingan yang makin sengit di antara komedian, salah satunya dengan Budi, Tukul mengaku gembira. Pasalnya regenerasi di dunia komedian bergerak sangat dinamis.
"Malah senang, apalagi dengan Budi jadinya dunia komedi semakin ramai. Saya yakin semua pasti dapat porsinya masing-masing. Jadi buat apa khawatir?" tegas Tukul. (kpl/mai/erl)

"Ya, saya masih belajar. Menurut saya setiap program pasti ada kekurangan. Nggak ada program yang bagus semuanya," kata Budi di Studio Cawang, Jakarta Timur, Jumat (29/5), usai acara taping acara UNTUNG ADA BUDI.
Menurut pria kelahiran Jakarta, 41 tahun lalu itu, apa yang membedakannya adalah adanya penonton. Sehingga dirinya bisa interaksi dengan penonton.
"Cuma kalau di sini saya senang karena ketemu penonton, kalau di TAWA SUTRA kan nggak. Di sini saya bisa lebih interaktif sekaligus refreshing, lebih enak lah pokoknya. Tapi sempat keder juga kalau ada tamu yang lebih rame atau lebih cerewet," tandasnya.
Setelah berhasil meraih ketenaran, apakah dirinya kini menjadi incaran para wanita? "Ah, buta kali ya, kalau ada cewek yang naksir gue," pungkasnya singkat. (kpl/ant/bun)

"Gue nggak punya Facebook, ada halaman fans aja dibuatin sama Melanie Subono," tuturnya saat ditemui KapanLagi.com dalam taping UNTUNG ADA BUDI, di studio Cawang Jakarta timur, Jumat, (29/5).
Sementara, terkait fatwa haram mengenai situs jejaring sosial tersebut, Budi yang asli Jakarta itu menuturkan mengenai ketidaksetujuannya.
"Saya tidak terlibat di dalamnya, mungkin yang bisa diharamkan perbuatannya, seperti janjian terus nyrempet selingkuh, kalau buat saya FB itu cuma sarana, tidak bisa di vonis haram atau nggak, kita belum berhak," jelasnya.
"Saya aja nggak bisa main internet, HP juga jadul, cuma bisa buat telepon dan SMS, mending buat beli sayur. Ada temen yang nyuruh gue beli laptop, ya buat apaan coba?" tandasnya. (kpl/ant/bar)

"Saya sih sebenarnya pingin jadi pemusik, soalnya dari dulu saya emang sudah suka ngeband. Rencananya saya akan bikin band sama Pepi, cuma karena waktunya belum ada jadi terus kepending, dulu saya sempat jadi pencipta lagu, lagu-lagu pop gitu," ungkap Budi.
Sementara itu, selain mengaku pernah menciptakan lagu, komedian berusia 41 tahun tersebut juga mengaku menguasai berbagai alat musik, namun sayang hasil karyanya dahulu belum sempat dipublikasikan.
"Banyak, gue bisa main gitar, bass, keyboard, dan lainnya, ah sayang sekali itu dah lama banget, banyak catatan lagu yang ilang," tambahnya saat ditanya mengenai catatan lagu-lagu yang pernah diciptakannya.
Budi yang ditemui KapanLagi.com dalam taping UNTUNG ADA BUDI, di studio Cawang Jakarta timur, Jumat, (29/5), juga sempat mengutarakan, jika menjadi selebriti kadang memiliki resiko kurang nyaman.
"Jadi seleb tuh tingkat kenyamanannya merosot jauh. Kalau lagi mau nyantai banyak anak-anak ama ibu-ibu yang minta tanda tangan dan foto. Sempat ada ibu hamil yang lagi ngidam minta foto bareng, ada juga yang jambak sambil nyubit," tuturnya. (kpl/ant/bar)