KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Acara dzikir ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan kesejukan di saat masa kampanye yang kian memanas. "Acara ini dilakukan atas inisiatif teman-teman yang tergabung di SAMPAN 09. Kita berharap dengan acara ini, masa depan bangsa Indonesia usai pilpres bisa tetap berlangsung dengan damai," kata artis senior Anna Tarigan yang juga Sekjen SAMPAN saat jumpa pers di gedung WTC, Jalan Sudirman, Jakarta, baru-baru ini.
Bintang sinetron ini meyakini acara ini bisa berlangsung dengan sukses karena tujuannya dilakukannya secara mulia. "Atas izin Allah, mudah-mudahan acara ini bisa berlangsung dengan lancar dan mendapat dari dukungan masyarakat," ujarnya.
Di antara para artis yang akan menghadiri acara ini antara lain Nani Wijaya, Mieke Wijaya, Asmiar Yahya, Ida Leman, Leily Sagita, Alicia Johar, Yulia Yasmin, Hana Hasyim, Cahya Kamila, Dhea Anissa, Geoffany serta masih banyak yang lainnya.
"Ini sekaligus bentuk kepedulian kita semua para artis senior yang memang saat ini sudah sedikit dilupakan," tambahnya. (kpl/mai/npy)

"Awalnya sulap itu menurutku silap mata dan sesuatu yang mencengangkan seperti sihir. Ternyata sekarang sulap itu bisa lebih canggih lagi," decaknya kagum.
Sulap bagi Cahya bukan hal baru lagi. Sejak jaman TVRI masih satu-satunya stasiun televisi di negeri ini, Cahya tidak akan beranjak dari depan layar kaca, saat Mr. Robin, pesulap kala itu, beraksi.
"Pokoknya show-show yang berhubungan dengan sulap saya senang," katanya.
Tapi sayang, ia pernah diajari main sulap tapi tidak pernah bisa. "Mungkin karena jari-jari tanganku yang kecil, jadi tidak bisa buat nyimpan-nyimpan," keluh istri Raden Bayu Purnomo ini.
Nah, kalau berandai-andai Cahya bisa sulap, ia kepingin bisa travelling ke tempat yang ia suka tanpa harus melakukan perjalanan. Lalu tak inginkah bertemu dengan sang adik, almarhumah Sukma Ayu?
"Kalau bermimpi saya sih mau, kalau disulap kembali lagi saya tidak pernah berpikir seperti itu," pungkasnya. (kpl/wwn/bun)

Tak hanya merayakan Hari Valentine, pada hari itu Cahya dan Bayu juga merayakan hari pernikahannya. Tepat pada hari kasih sayang itu, 5 tahun yang lalu, Cahya dan Bayu menikah.
"Waktu itu kita bukan memilih tanggalnya, tapi karena suami saya orang Jawa jadi harus menghitung weton dulu. Tak tahunya tanggalnya pas Hari Valentine," jelas Cahya, saat disambangi di RCTI, Jumat (6/2).
Untuk Valentine dan perayaan pernikahan tahun ini, rencananya Cahya dan suami bakal mengadakan dinner bareng di tempat yang ada live music-nya. Tanpa anak-anak tentunya. Karena sampai sekarang ini Cahya belum dikaruniai momongan.
"Kalau soal sehat, kita semua sehat, mungkin belum dikasih saja kali. Program usaha sih tidak cuman di Valentine saja, tiap hari kita usaha," tukasnya.
"Dan kalau tidak ada halangan mungkin tahun ini saya akan ikutan bayi tabung," imbuhnya lagi. Ah, pasti terinspirasi dengan keberhasilan Inul Daratista ya? "Yah, itu salah satu inspirasinya," aku Cahya. (kpl/wwn/bun)

"Saya memang datang ke sini untuk memberikan dukungan pada Mas Utut, karena aku sendiri adalah Duta Percasi," terang Cahya.
Menurut putri aktris senior Nani Wijaya ini, dari awal ia telah memprediksi kalau Utut Adianto akan menang. Karena bagaimana pun Utut merupakan atlet nasional bertaraf internasional. Saat ini Utut adalah pemegang gelar Grand Master.
"Tapi tadi aku agak tegang juga, karena permainan ini agak lama, biasanya Mas Utut mainnya cepet banget, atau mungkin dia nervous atau hati-hati. Tapi seperti diperkirakan, Mas Utut akan memenangkan pertandingan ini," ujar kakak kandung almarhumah artis Sukma Ayu ini.
Berawal dari sebuah EO (Event Organizer) yang menggelar berbagai event, Cahya mulai kenal dunia catur saat menggarap event catur. Dari situlah dia ditawari menjadi Duta Percasi. Dan kebetulan sekali Cahya memang demen main catur.
"Aku main catur sejak kecil dan kebetulan kakek pemain catur juga. Dan ternyata main catur itu bukanlah sesuatu yang gampang. Seneng akhirnya bisa masuk dalam lingkungan catur," pungkasnya sumringah. (kpl/wwn/bun)