KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Di film yang bakal diputar pada tanggal 22 Oktober ini, Saras berperan sebagai pacar Candil. Menurut cewek cantik jebolan sebuah perguruan tinggi di New Zealand ini, dunia seni peran bukan merupakan barang baru.
Pasalnya, sejak menjadi siswa di sekolah di mancanegara, dia mengikuti teater sehingga saat beradu akting di film, Sarah tak canggung lagi.
"Kebetulan saya malah kepilih ikut teater bawa nama sekolah ke London. Saya kira juga lebih menantang di teater daripada akting untuk film," katanya kepada KapanLagi.com di Jakarta belum lama berselang.
Walau berteater lebih menantang, namun dia ingin mencoba sesuatu yang baru dan tak jauh berbeda. Bahkan kini dia memilih ke dunia akting daripada modelling.
"Tadinya saya memang modelling. Tapi karena saya orangnya cerewet, saya pindah jalur. Di sini lebih ekspresif. Sedangkan di model kita hanya ikuti arahan saja tanpa bisa mengeksploitasi diri," tuturnya. (kpl/dis/bun)

"Saya coba hindari kalau ada yang tawari itu. Malah kadang saya mau jadi trendsetter yang nggak pakai, tapi nggak kesampaian. Saya pikir malah rugi kalau manggung pakai narkoba. Jadinya kita nggak bisa merasakan grogi di atas panggung," katanya singkat.
Musisi rock sendiri hingga kini masih dinilai sebagian masyarakat sebagai orang yang mudah sekali bergaul dengan dunia narkoba. (kpl/dis/erl)

"Makanya maklum kalau waktu yang dipakai nggak sebentar. Apalagi kalau pun sembuh ada bagian tubuh yang rusak. Makanya perlu kehati-hatian untuk sembuh. Padahal kita punya potensi anak muda yang bagus di masa depan," katanya.
Ditambahkan banyak hal yang menjadikan seseorang sebagai pengguna narkoba. Salah satu pemicu adalah rokok. Lintingan tembakau yang dibakar ini ternyata mempunyai zat yang membikin orang kecanduan. Sehingga bila orang tersebut ingin merasakan sensasi lebih dari rokok maka akan beralih pada barang lain.
"Jadi rokok itu gerbang narkoba. Sebab tiap orang punya sifat adiktif. Jadi akan terus mencoba hal baru. Tapi menurut saya jangan mendekati apalagi sampai mencoba narkoba. Banyak teman yang ajak pakai tapi saya nggak berani coba, apa pun alasannya. Sebab kita nggak tahu batasan yang kita tahu walau misalnya kita bicara mau berhenti dan ternyata sulit," imbuh mantan vokalis Seurieus ini. (kpl/dis/erl)

"Yang jadi kendala disini ya saya nggak bisa main bass. Tapi setelah saya bicara dengan Candil dan minta diajarkan, cara mainnya begini, cara pegangnya begitu, saya seperti bassist handal," katanya usai nonton film SELENDANG ROCKER bersama media di Senayan City, Rabu (14/10).
Tak hanya itu lantaran ingin mendalami peran sebagai salah satu personil band di film ini, Edric pun bergaya bak bassist ternama. Jari tangan kanannya bagai memetik senar bass sementara tangan lainnya bergantian mengubah kunci nada.
"Dan untuk lebih mematangkan akting, saya cari asyiknya kala memegang bass serta bergaya selaras seperti pemusik beneran," ujarnya lalu tertawa. (kpl/dis/erl)

Pria yang selalu tampil khas dengan rambut kriwulnya ini justru santai tampil di depan penonton yang sedikit jumlahnya. Candil tetap maksimal membawakan lagu-lagu hit Seurieus.
Candil mengaku juga sedikitnya penonton membantunya tampil baik mengingat dia lama vakum di pentas musik sejak keluar dari Seurieus pada tahun lalu. Sepinya penonton, juga membuatnya sedih, tapi dirinya tetap harus bersikap profesional.
"Ya kondisi seperti ini bisa terjadi di mana aja. Tapi gue sih profesional saja. Nggak setengah-setengah. Lebih untuk ngingetin orang sosok Candil sekarang. Mungkin ini ngingetin gue juga saat dulu pertama kali manggung. Bisa dibilang dari nol lagi. Ya emang kalau harus begini ya nggak masalah. Tapi ya ada perasaan sedih juga," jelas Candil yang mengaku belum akan membentuk band baru lagi dalam waktu dekat ini tapi lebih memilih bersolo karir untuk menghindari komitmen tinggi jika tergabung dalam sebuah band. (kpl/ant/rit)

Saat tampil di even yang digelar di Pantai Karnaval Ancol, Jumat (07/08/09), Candil membawakan lagu-lagu Seurieus, band yang selama telah membesarkan namanya sebelum dia hengkang pada Desember 2008 silam.
"Ini kerinduan saya untuk tetap ngeband. Tadi ngumpulin tema-teman untuk seru-seruan saja. Untuk senang-senang," ujar pria yang pernah berperan sebagai seorang waria dalam film THE TARIX JABRIX ini dengan antusias.
Saat ditanya alasannya kenapa jarang tampil di dunia musik, bapak dua anak ini mengaku ingin nge-refresh diri, lebih banyak melakukan sesuatu untuk storing film. Meski penampilannya di Java Rockin' Land dilakukannya juga sebagai pemanasan dan mendapat mood ngeband lagi karena rencananya mengeluarkan solo album.
Untuk menjaga kualitas suaranya, Candil mengaku tidak melakukan banyak upaya keras, hanya bernyanyi di rumah atau studio, dan menerima ajakan teman yang mengajak tampil di cafe. (kpl/ant/rit)

Ditanya soal proyek barunya, Candil menegaskan akan menyelesaikannya tahun ini. "Pokoknya tahun ini, insya allah sudah keluar," terang Candil yang juga mengungkapkan musisi seperti Indra Lesmana, Edwin Cokelat dan Gugum Project Pop ikut ambil bagian di album barunya ini.
Candil yang sedang berada di acara Java Rockin' Land, di Ancol, saat ditemui Jumat (7/8) itu, mengaku akan memberikan warna beda dalam musiknya ini. "Yang pasti gue berusaha nyari warna yang beda. Rock sih tetap ada. Gue menganggap ini sebagai penyegaran aja," kilah Candil yang sekarang juga penasaran dengan hasil album barunya nanti. (kpl/ant/erl)