KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Jam tangan bagi saya penting sekali. Selain fungsinya untuk melihat waktu, jam juga sebagai pengingat kegiatan. Semisal syuting atau bertemu dengan teman-teman. Bahkan pakai jam tangan menjadi kebiasaan saya sejak kecil," katanya, Rabu (18/11).
Kepada KapanLagi.com di Plaza Indonesia, Carissa juga mengaku dirinya lebih suka jam tangan berbentuk besar daripada kecil. Bahkan sampai sekarang dia cenderung mengenakan jam berdiameter yang bukan untuk perempuan.
"Nggak tahu kenapa saya nyaman saja kalau pakai jam besar. Apalagi biasanya saya pakai yang ukuran 46. Jadi selain feminim saya juga ingin menampilkan sisi maskulin," terang Carissa sambil menambahkan dirinya memiliki sejumlah jam tangan dengan beragam merk. (kpl/dis/boo)

Bahkan dia berjalan terburu-buru menuju lift begitu wartawan menghampiri dirinya. Namun Carissa membantah berlaku tak mau diwawancarai. "Nggak. Nggak ada jaga jarak. Nggak ada yang berubah dari saya," ujarnya.
Dilanjutkan ulah Carissa ini disinyalir sebagai akibat dari meledaknya film AYAT-AYAT CINTA, di mana dia menjadi salah satu pemain. Tapi kembali dia sanggah hal tersebut.
"Siapa bilang? Ah, nggak. Kalau ada yang anggap seperti itu terserah orang pikir apa. Sebab keseharian saya nggak seperti itu. Sudah ya," imbuhnya di balik pintu lift. (kpl/dis/bun)

"Apalagi sekarang ini hubungan aku masih dalam tahap pengenalan. Jadi tidak perlulah publikasi dulu. Takutnya kalau tidak jadi, lalu pacaran dengan orang lain, takutnya nanti dibilang gonta-ganti pacar," tukasnya, saat dijumpai di Pisa Cafe Mahakam, Kamis (23/7).
Tak berbeda jauh dengan perempuan lainnya, Carissa tak begitu neko-neko dalam menentukan kriteria calon pendamping. "Pastinya seagama, sayang sama aku dan keluarga aku, ngerti kerjaan aku. Itu saja," ujarnya.
Nah, untuk hubungan yang sedang dia jalani, Carissa mengaku kriteria itu ada pada cowoknya. "Tapi kembali lagi, kita tak perlu terburu-buru. Kami masih dalam tahap proses pengenalan. Untuk urusan yang lebih jauh, belum. Untuk saat ini yang penting cari duit dulu," katanya sambil terbahak.
Kalau dihitung mundur, kata Carissa, masa pacaran mereka sudah memasuki usia satu tahun. Dan sampai detik terakhir, cowok yang tidak pernah disebut namanya oleh Carissa itu tidak menunjukkan perubahan.
"Dia sangat baik, dewasa, tidak banyak nuntut, dan tidak neko-neko. Tapi sekali lagi ini masih proses pengenalan. Kalau jodoh tak akan ke mana," tandasnya. (kpl/wwn/bun)

"Dari dulu aku memang suka dengan fotografi. Dan dia ternyata lebih dulu ngerti fotografi. Sekalian dia ngajari aku," ungkapnya saat disambangi di Pisa Cafe Mahakam, Kamis (23/7).
Saat break syuting biasanya mereka memanfaatkan waktu dengan hunting bersama. "Mengasyikkan juga," kata Carissa. Apalagi mereka jarang ketemu karena masing-masing punya aktivitas.
"Jadi waktu sangat berarti bagi kita," tuturnya. Seperti saat Carissa harus menjalani syuting stripping. Tiap hari, dari pagi sampai malem, kerjanya syuting kejar target. "Break hanya satu hari, kita baru istirahat saja rasanya harus kerja lagi. Tapi dia ngerti kadang nyamperin aku di lokasi syuting," jelasnya.
Itu yang membuat Carissa merasa bersyukur banget. Dia mendapatkan cowok yang bisa mengerti pekerjaannya, tak neko-neko dan tak banyak menuntut. "Dia sosok yang pengertian banget, itu yang membuat aku 'wah'. Dan dia bijaksana," pungkasnya. (kpl/wwn/bun)

"Jadi peran jahat tidak masalah bagi aku kalau ceritanya memang aku suka. Mencoba main komedi juga tidak ada salahnya kok," tuturnya saat ditemui di Pisa Cafe Mahakam, Kamis (23/7).
Carissa mengaku sama sekali tidak takut, imagenya sebagai anak mami yang manis, seperti saat memainkan Maria di AAC berubah bila membawakan peran antagonis. "Carissa ya Carissa, Maria ya Maria, itu dua sosok yang berbeda," tandasnya.
Andai tak ada aral melintang, kata Carissa, dia akan main film. Syuting film itu sendiri akan mulai jalan pada pertengahan bulan Agustus tahun ini. Kabar ini secara tidak langsung menepis anggapan Carissa vakum dari dunia layar lebar.
"Aku memang suka dengan cerita film ini," ujarnya tanpa mau menyebutkan judul filmya. "Masih rahasia," timpalnya. Dia berharap filmnya kelak bisa laku dan diterima masyarakat. (kpl/wwn/boo)

Saat ditemui di Pisa Cafe Mahakam, Kamis (23/7), Carissa mengaku takut kalau buru-buru memperkenalkan pacar ke muka umum. "Kalau bener jodoh tidak masalah. Kalau tidak, ini yang jadi masalah. Nanti kalau pas ganti pacar lagi, aku bisa dibilang suka gonta-ganti cowok," ujarnya.
Carissa juga menandaskan, bukan berarti hubungannya tidak serius. Hubungan yang dia bangun selalu diawali dengan serius. Namun bukan berarti dia harus buru-buru memperkenalkan ke khalayak umum. Karena semuanya proses. Untuk saling kenal keluarga masing-masing saja belum dijalaninya.
"Yah, mungkin karena kami masih sibuk dengan kerjaan masing-masing. Jadi untuk ke arah sana (tunangan, red) sepertinya belum, masih jauhlah. Saya yakin kalau jodoh tidak akan ke mana kok," katanya berdalih.
Soal sosok cowoknya, Carissa menilai dia orang yang sangat mengerti tentang dirinya, terutama soal pekerjaannya. Dia tidak pernah protes apapun. Sayang pada dirinya dan keluarganya.
"Dia lebih tua beberapa tahun dari saya dan dia orangnya baik. Kalau soal nama atau inisial nanti saja," katanya terbahak. (kpl/wwn/npy)

Terdiri dari Jo (gitar), Away (keyboard), Agus (vokal), Afid (gitar), Rudy (bas), dan Hery (drum), Xiruz mengaku optimis dengan segmen pasar yang dibidik. Apalagi ada nama besar Opick sebagai co-produser di balik proses kreatif 10 lagu Xiruz. "Kami mencoba mengangkat kembali musik rock pada tempat yang layak di tengah arus musik melayu," ujar Opick.
Memasang lagu Yang Terdalam sebagai single hits, Xiruz berhasil menghadirkan suasana rock era 90–an. Apalagi video klip Yang Terdalam digarap secara ciamik oleh Angky yang menyuguhkan adegan fighting Fauzi Baadilah dan Mike Lucock di hadapan Carissa Putri.
"Dengan 10 komposisi bagus dan video klip digarap secara mantap, kami berharap Xiruz dapat mengisi ruang kosong di pasar. Paling tidak ini akan menjadi alternatif baru untuk menjadi kesukaan orang sekarang," ungkap Opick.
Xiruz sendiri terbentuk akhir Desember tahun lalu digagas oleh Putera, gitaris yang digantikan oleh Jo karena kesibukan di dunia bisnis. Putera sekarang berperan di balik layar sebagai produser eksekutif. Selain itu, lirik lagu Xiruz seluruhnya merupakan ciptaan dia.
"Bagi kami Xiruz, tidak ada arti, apa sih arti sebuah nama," ujar Putera. "Yang terpenting adalah bagaimana dengan Xiruz, musik rock dapat kembali naik."
"Ya, kami berharap dengan Xiruz, musik rock Indonesia bisa bangkit kembali," sambung Agus, selaku vokalis. (kpl/wwn/boo)