KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Kami sudah tiga hari hari Syuting di Lembah Baliem, Wamena, untuk iklan minuman energi," kata Chris Jonn, kepada wartawan di Jayapura, Jumat malam.
Ia menjelaskan, untuk syuting iklan di Papua tersebut sebagai bentuk kepedulian dari tim untuk mengangkat dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia. "Untuk Papua, tema yang kami angkat adalah Tari Sajojo," kata Chris John yang didampingi Shanty dan Donny Kusuma.
Menyinggung alasan pemilihan tema Tari Sajojo serta tempat syuting di Papua, ia menjelaskan, karena tarian tersebut menunjukkan rasa kebersamaan dan semangat pertemanan yang luar biasa.
"Kami juga sependapat bahwa Papua merupakan daerah yang sangat indah dan memiliki semangat pertemanan dan gotong royong yang sangat luar biasa," terangnya.
Hal senada diungkapkan artis yang juga mantan atlet softball Indonesia, Donny Kesuma, bahwa Papua adalah daerah yang kaya akan keindahan alam yang sangat menawan.
"Ini juga yang mau kita tunjukkan kepada dunia luar," kata Donny. Ia menambahkan, selain di Papua, tim juga akan melakukan syuting iklan minuman berenergi di Provinsi Lainnya di Indonesia.
"Kita berharap dapat melakukan syuting di seluruh Indonesia," papar Donny.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian minuman berenergi dari ketiga artis tersebut kepada masyarakat dan wartawan yang hadir. (ant/bun)

"Kami sudah tiga hari hari syuting di Lembah Baliem, Wamena, untuk iklan minuman energi," kata Chris John, kepada wartawan di Jayapura, Kamis (12/11) malam.
Ia menjelaskan untuk syuting iklan di Papua tersebut sebagai bentuk kepedulian dari tim untuk mengangkat dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia.
"Untuk Papua, tema yang kami angkat adalah Tari Sajojo," kata Chris John yang didampingi Shanty dan Donny Kesuma.
Disinggung soal alasan pemilihan tema Tari Sajojo serta tempat syuting di Papua, ia menjelaskan karena tarian tersebut menunjukkan rasa kebersamaan dan semangat pertemanan yang luar biasa.
"Kami juga sependapat bahwa Papua merupakan daerah yang sangat indah dan memiliki semangat pertemanan dan gotong royong yang sangat luar biasa," terangnya.
Hal senada diungkapkan artis yang juga atlet softball Indonesia, Donny Kesuma, bahwa Papua adalah daerah kaya akan keindahan alam yang sangat menawan.
"Ini juga yang mau kita tunjukkan kepada dunia luar," kata Donny.
Ia menambahkan, selain di Papua, tim juga akan melakukan syuting iklan minuman berenergi di provinsi lainnya di Indonesia.
"Kita berharap dapat melakukan syuting di seluruh Indonesia," papar Donny.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian minuman berenergi dari ketiga artis tersebut kepada masyarakat dan wartawan yang hadir. (ato/npy)

"Untuk bisa menang kalau bertanding di Amerika Serikat akan sangat berat. Karena itu kami ingin pertarungan selanjutnya digelar di Australia," ujar Craig Christian.
Chris John yang berhasil mempertahankan gelarnya untuk ke-11 kalinya dengan menang angka atas Rocky Juarez pada Sabtu, 19 September, atau Minggu WIB, saat umat Islam di Indonesia merayakan hari raya Idul Fitri, telah kembali ke tanah air pada Selasa sore.
Chris John, yang kedatangannya di Bandara Soekarno-Hatta disambut oleh Mennegpora Adhyaksa Dault, tiba dengan wajah yang masih lebam setelah ia menang dengan selisih 17 angka atas Juarez di Las Vegas.
Craig mengatakan, pihaknya merasa 'kapok' bertanding di AS setelah Chris John yang kembali memenangkan kelas bulu (57,1 kilogram) itu harus bersusah payah saat bertarung melawan Juarez.
Menurutnya, perjuangan Chris John untuk mempertahankan gelar juara dunia untuk kali ke-12 nanti akan sangat berat sehingga ia tak ingin pertarungan berikutnya digelar di negeri Paman Sam.
Meski demikian Craig masih enggan untuk menyebutkan calon lawan berikutnya, yang menurut rencana akan digelar pada Desember mendatang dalam sebuah partai tambahan antara Roy Jones Jr vs Danny Green di Acer Arena, Sydney, Australia.
"Untuk calon lawan berikutnya belum bisa kami sebutkan sekarang. Kami tak akan mau bertanding lagi di AS kecuali yang diagendakan oleh Golden Boy Promotion," ujarnya.
Chris John terikat kontrak dengan Golden Boy Promotion milik petinju legendaris Amerika, Oscar de la Hoya. Selain Chris John, petinju lain Indonesia yang menjadi anggota Golden Boy adalah Daud Cino Yordan. (kpl/bar)

"Saya benar-benar sudah siap untuk pertarungan melawan Juarez. Dan saya berharap penampilan saya lebih baik dibanding saat pertarungan pertama di Toyota Center Houston, Texas, Amerika Serikat, 28 Maret 2009," kata Chris John yang merupakan petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah tersebut.
Saat ini Chris memang sedang fokus berlatih untuk mempertajam pukulannya dengan mitra tanding, dengan harapan dirinya tetap memiliki kecepatan dan bobot pukulan yang memadai, mengingat Juarez memiliki kualitas pukulan yang bagus.
Faktor stamina, lanjut ayah dari Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani itu juga mendapat perhatian dari pelatih sekaligus manajernya, Craig Christian.
"Juarez memang cukup alot dan saya yakin dia mempersiapkan diri dengan baik untuk pertarungan mendatang. Craig Christian menggembleng saya dengan keras supaya memiliki stamina dan teknik yang bagus," kata petinju dengan gelar Super Champions tersebut.
Sementara itu, acara timbang badan dan cek kesehatan untuk mengetahui seorang petinju layak naik ring atau tidak, bagi juara dunia kelas bulu WBA Chris John dan penantangnya Rocky Juarez akan dilakukan pada 18 September 2009. Sedangkan pertandingan akan digelar pada 19 September 2009.
Sebenarnya, pertarungan kedua petinju itu seharusnya digelar di Staples Center Los Angeles Amerika Serikat, 27 Juni 2009 lalu, tetapi akhirnya dibatalkan karena Chris mengalami gangguan pernapasan seminggu sebelum naik ring. (kpl/bar)

Asisten Manajer Herry's Gym, Toni Priatna, ketika dihubungi dari Semarang, Kamis (28/8), mengatakan, tim tersebut akan berangkat ke Amerika Serikat untuk memberikan bantuan persiapan untuk Chris John.
Kemenegpora, lanjut dia, juga memberikan bantuan dengan menggandeng sponsor yang sudah tidak ada ikatan akibat pembatalan pertarungan di Staples Center Los Angeles Amerika Serikat, 27 Juni 2009.
Ia menjelaskan, para sponsor tersebut semula memang ada ikatan dengan Chris, tetapi karena pertarungan di Staples Center tersebut tidak terjadi, maka mereka sudah tidak ada ikatan lagi dengannya.
Tetapi, lanjut dia, berkat bantuan Menegpora maka para sponsor tersebut bersedia kembali memberikan dukungan kepada petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, pada pertarungan di MGM Grand Las Vegas Nevada mendatang.
"Kalau di Staples Center, mereka boleh memasang spanduk di sekitar ring karena saat itu seolah-olah kita bertindak sebagai tuan rumah, karena siap memberikan kompensasi pembelian tiket senilai US$150 ribu" katanya.
Tetapi di Las Vegas mendatang, lanjut dia, bukan sebagai tuan rumah karena pertarungan Chris John melawan Rocky Juarez adalah second main event, sedangkan partai pertama adalah antara Juan Manuel Marquez melawan Floyd Mayweather Jr.
"Partai di luar kedua partai tersebut (Marquez vs Floyd dan Chris John vs Juarez) merupakan partai tambahan," ujarnya menegaskan.
Rencana pertarungan petinju yang dijuluki The Dragon melawan Juarez di Las Vegas mendatang adalah yang ketiga kalinya. Pertama di Toyota Center, Texas, Houston, 28 Maret 2009 yang berakhir dengan hasil imbang 114-114.
Kedua adalah di Staples Center Los Angeles, 27 Juni 2009 tetapi batal karena Chris John mengalami gangguan pernapasan seminggu sebelum naik ring, serta ketiga di Las Vegas, Nevada, 19 September 2009. (kpl/bar)

Haryo Yuniarto ketika dihubungi dari Semarang, Kamis (25/6), mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari dokter Chris John menyebutkan bahwa petinju berjuluk 'The Dragon' mengalami gangguan pernafasan, atau yang disebut oxygen toxicity syndrome atau oxygen intoxication.
Dengan kondisi seperti ini, menurut dia, berdasarkan DHP Elite Training California, tempat petinju kelahiran Kabupaten Banjarnegara, Jateng, itu menjalani pemeriksaan, perlu waktu tiga hingga empat minggu ke depan untuk mengembalikan kondisinya.
"Jadi tidak benar jika Chris John menderita anemia apalagi sampai HIV/Aids, begitu pula dengan soal keuangan yang berkaitan dengan ticketing," katanya menegaskan.
Ia juga membantah kalau Chris John sempat pingsan pada saat latihan. "Yang benar adalah pada ronde kelima Chris John mengalami gangguan pernafasan yang berakibat latihan dihentikan pada pertengahan ronde ke-6," katanya.
Saat ini Haryo Yuniarto sedang berada di Los Angeles, Amerika Serikat, dan beberapa hari lalu sempat bertemu dengan Chris John yang sebenarnya sedang melakukan persiapan menghadapi penantangnya, Rocky Juarez di Staples Center, Los Angeles, 27 Juni 2009.
Akibat sakit yang dideritanya, Chris John tidak bisa naik ring untuk menghadapi Juarez pada tarung ulang mendatang. Tarung pertama antara Chris John melawan Juarez digelar di Toyota Center, Houston Texas, Amerika Serikat, 28 Februari 2009 saat itu berakhir dengan hasil imbang 114-114.
"Saat ini saya sedang mengupayakan jadwal tanding ulang Chris John ke Golden Boy Promotions (GBP). Chris John masih berada di sini karena akan menerima gelar Super Champions, 27 Juni 2009," tegasnya. (kpl/bar)

"Sakit yang diderita Chris John baru seperti sekarang ini ada, karena dulu-dulu juga tidak pernah menderita sakit seperti anemia," ungkap Anna Maria Megawati ketika dihubungi di Semarang, Rabu (24/6).
Menurut dia, kalau sakit seperti radang tenggorokan, demam, atau bahkan sariawan memang sudah menjadi langganannya, tetapi sakit yang seperti ini sampai pingsan baru pertama kali diderita suaminya.
"Kalau sakit radang tenggorokan, batuk, demam, atau sariawan ini sebenarnya penyakit yang nggak mutu tetapi sangat menunjang staminanya," ujar mantan atlet wushu tersebut.
Ia juga mengungkap bahwa Chris John sebenarnya ingin memaksakan diri tetap bertarung melawan Juarez di Los Angeles, tetapi oleh manajer sekaligus pelatihnya, Craig Christian justru dilarang.
"Semula Chris John memaksakan diri tetap naik ring karena dia membawa beban berat untuk masyarakat Indonesia, bahkan Menegpora Adhyaksa Dault sendiri turut gotong royong menanggung tiket pendukung Chris John. Tetapi Craig memutuskan tidak boleh karena takut ada apa-apa dengan anak asuhnya," paparnya.
Untuk diketahui, petinju yang sudah 11 kali mempertahankan gelarnya sejak merebutnya dari petinju Kolombia, Oscar Leon di Bali 2003 lalu itu mengalami sedikit kelainan di pernafasan, dan kekurangan oksigen di dalam darahnya.
Ketika ditanya kapan Chris John kembali ke Indonesia, dia mengatakan, kemungkinan usai pertarungan 27 Juni 2009 karena saat itu suaminya akan menerima gelar Super Champions dari WBA.
"Chris John memang tidak bertarung karena kondisinya tidak memungkinkan tetapi dia tetap berada di sana untuk menerima gelar Super Champions dari WBA," kata ibu dua orang putri itu.
Petinju dengan julukan The Dragon ini mendapat gelar Super Champions, setelah berhasil mempertahankan gelarnya dalam 10 kali pertarungan tanpa putus. Pertarungan ke-10 dalam rangka mempertahankan gelar yaitu saat menghadapi petinju Jepang Hiroyuki Enokidi Tokyo Jepang, 24 Oktober 2008.
Seharusnya gelar tersebut diterima Chris John usai pertarungan ke-10 tersebut tetapi akhirnya diundur dan semula juga akan diberikan saat konvensi WBA di Cartegana, Kolombia, 29 April hingga 2 Mei 2009, tetapi juga diundur sampai akhirnya memainkan pertarungan ke-11 kalinya.
Akhirnya gelar tersebut diberikan saat pertarungan di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat, 27 Juni 2009 mendatang meskipun Chris John batal naik ring. (kpl/bar)