KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Lebaran kali ini alhamdulillah seneng, karena sama si kecil ikut pulang kampung ke Blitar tempat Mas Hengky. Di sana pulang kampung karena Lebaran, terus sekalian ada acara 7 bulanan buat si kecil. Seru aja pake acara nginjek telur, ini kan acara ada di mana si kecil udah mulai injak tanah," kata Christy, saat ditemui di lokasi syuting Sinetron INAYAH di Cirendeu, Jumat (25/9).
Selain anak, Christy juga mengajak oma dan pembantunya, di hari pertama Lebaran, Minggu (20/9) lalu. "Di sana cuma 3 hari 2 malam. Kita naek pesawat dan pesennya udah 2 minggu sebelum berangkat. Kita pulang buru-buru karena jadwal syuting yang padat," jelasnya.
Dan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, sebelum mudik Christy telah memeriksakan diri ke dokter dan meminta suntikan untuk kekebalan tubuh. (kpl/adt/bun)

"Kita nikmatin aja, biar repot terbayar semua," kata Hengky saat ditemui di acara akikahan anaknya di rumahnya di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (22/02).
Untuk mengurus buah hati mereka itu, Hengky dan Christy mengaku memiliki jadwal bergantian agar tidak keteteran. "Kita bagi-bagi tugas. Kerepotan itu terbayar sama kebahagiaan karena ini anak pertama kita. Aku juga sempet les sama Mama untuk mengurus bayi selama satu minggu, jadi sekarang sudah agak bisa untuk ngerawat bayi," kata Christy.
"Bagi kita, anak itu membawa berkah. Ada warna baru di dalam keluarga, ada mainan baru buat kita juga," tambah Hengky.
Namun ada yang unik, walau keduanya sama-sama berasal dari dunia entertainment, tapi mereka tidak berharap anaknya itu akan menjadi seorang artis.
"Terserah anaknya, tapi kalau bisa jadi pengusaha aja. Tapi tetep jadi bintang di bidangnya nanti," kata Christy.
"Kalau kerja menjadi pengusaha itu bisa kerja sendiri, nggak ganggu ortu dan bebas ngisi waktu karena kalau kerja di dunia entertain waktunya ditentuin sama syuting," pungkasnya. (kpl/hen/npy)

"Ini acara akikahan anak pertama kita. Kebetulan sudah tujuh hari lebih, sesuai ajaran agama makanya kita menjalankan. Sekalian pemberian nama belakang karena kita sudah menemukan namanya, yaitu Pratama. Pratama itu plesetan dari pertama. Jadi namanya Bintang Pratama," kata Hengky saat ditemui di kediamannya di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Dalam acara tersebut, mereka menjalankan ritual seperti biasa, yaitu doa, potong rambut, dan pemberian nama.
"Aku seneng banget karena statusnya sudah beda. Apa yang ditunggu-tunggu oleh keluarga Christy akhirnya terwujud juga karena ini cucu pertama buat keluarga Christy. Tapi buat aku ini merupakan cucu kesepuluh," terang Hengky yang mengaku sering bangun jam dua pagi gara-gara putranya itu. (kpl/hen/npy)

"Sisi, (panggilan untuk Christy Jusung, red) sempat teriak-teriak dia bilang gak sanggup dan dia minta di-caesar. Tapi saya kasih kekuatan dan saya bilang anak pertama harus lahir normal. Saya juga sempat dijambak-jambak tadi dan saya juga harus mendokumentasikan," terang Hengky bercerita.
Sebagai seorang suami dan calon ayah, sempat terbayang dalam benak Hengky kemungkinan terburuk yang bisa dialami istrinya. Support dan doa selalu mengalir dari bibir bintang kelahiran Blitar, Jawa Timur, 21 Oktober 1982 itu.
"Sempat was-was juga saya dan saya pegang tangannya. Saya juga gak bisa teriak karena kondisi saya juga lagi gak fit karena habis kena demam berdarah. Trombosit juga masih turun. Makanya tadi bela-belain demi anak, saya kabur dari rumah sakit," tegasnya.
Kini bayi laki-laki dengan berat 3.2 Kg dan panjang 49 Cm telah terlahir dari rahim bintang akting itu, Jumat (13/2) sekitar pukul 17.45 WIB, di RS Pusat Pertamina, Jakarta. Secara otomatis, baik Hengky maupun Christy menjadi ayah dan ibu bagi sang bayi.
"Wah siap Insya Allah siap. Saya juga sudah banyak belajar dari kakak, karena kakak juga sudah ada yang menikah sempat buka-buka buku juga pake referensi gimana untuk menjadi ayah yang baik," tegas Hengky mengaku siap menjadi seorang ayah.
Menjelang kelahiran Hengky juga sempat membaca buku mengenai proses melahirkan. Saat itu dirinya sempat tidak doyan makan, lantaran prosesnya yang sangat mengerikan. Namun saat mengikuti proses kelahiran anaknya Hengky mengaku lega dapat melalui semua proses dengan lancar.
"Mata sama putihnya mirip Christy, kalau hidung bibir dan dagu mirip papanya. Christy memang wanita yang tangguh karena dari hamil sampai melahirkan dia cukup kuat," ungkap Hengky yang mengaku siap bangun malam demi sang anak itu. (kpl/hen/dar)

"Ya kalau sebenarnya sih kita inginnya lahir besok, pas di hari valentine, tapi Allah berkehendak lain. Tapi buat kita ini merupakan kado kasih sayang yang luar biasa dari Tuhan," ungkap Hengky yang mengaku sedang dalam masa perawatan karena demam berdarah itu.
Mantan pacar Kiki Amalia mengaku bahagia bercampur deg-degan dengan kelahiran bayi pertamanya itu, meski di tengah suasana dirinya tengah sakit. Bahkan untuk sang anak dirinya rela 'lari' dari rumah sakit untuk sementara.
"Alhamdulilah sudah lahir Hengky junior, kondisinya sehat kulitnya putih kaya mamanya. Tadi lahir jam enam kurang 15," tegasnya.
Rencananya pasangan yang meresmikan pernikahan pada 10 Oktober 2008 itu akan memberikan nama Bintang untuk sang bayi, namun secara lengkap nama itu akan disampaikan di waktu mendatang. "Sementara ini nunggu Sisi, (panggilan untuk Christy Jusung, red) dulu, tapi kalau nama depan kita sudah, inginnya Bintang," terangnya.
Nama Bintang sendiri sudah direncanakan oleh Hengky dan Christy, setelah sebelumnya melakukan diskusi panjang. Di mana, sebenarnya juga ada alternatif nama yang lain, meski kemudian disepakati nama Bintang.
"Jadi dulu waktu masih di kandungan kita biasa manggil dia Otong, terus Sisi bilang boleh juga tuh nama Otong tapi saya bilang gak enak didengernya terus saya bilang gimana kalau Bintang. Itu kan bagus karena hotel berbintang itu menunjukkan keindahan, kalau jendral kan biasanya dia punya bintang biar dia juga jadi yang terbaik. Jadi bintang di mana pun dia nanti berada. Baik di politik kalau dia terjun ke politik, maupun di dunia hiburan kalau dia nanti jadi seniman," terangnya. (kpl/hen/dar)

Christy Jusung sejak Kamis 12 Februari malam, memasuki Rumah Sakit Pusat Pertamina, untuk menjalani persalinannya. Ia dirawat di ruang 658, sebelum kemudian dipindahkan ke kamar persalinan.
Hari ini Christy mengalami kontraksi dan dipindahkan ke kamar 304, yang terletak di lantai kebidanan tanpa didampingi suaminya.
Hengky baru terlihat sekitar pukul 16.30 WIB, yang langsung menuju kamar di lantai tiga itu. Beberapa saat kemudian disusul keluarganya yang membawakan sejumlah peralatan.
"Aku habis dirawat di RS Royal Taruna kena DBD. Makanya hari ini aku baru bisa datang," kata Hengky terburu sambil menolak diwawancarai. "Nanti dulu ya aku mau temui istriku," tambahnya.
Sementara keterangan dari seorang suster jaga menyebutkan bahwa Christy bersiap menjalani persalinan. "Sekarang lagi proses persalinan, ada dua dokter yang nanganin. Sudah pembukaan satu," katanya. (kpl/hen/dar)

"Mulai bulan ini aku break, kan sebentar lagi melahirkan. Jadi menikmati masa cuti," katanya saat dihubungi lewat telepon, Minggu (4/1).
Ia berharap saat persalinan nanti ia bisa melahirkan dengan lancar dan anaknya sehat. Ia juga mengaku ingin melahirkan di Jakarta saja dan kalau bisa persalinannya berjalan normal sehingga tidak perlu caesar.
Sementara itu, ketika disinggung seputar perubahan bentuk tubuh yang akan dialaminya pasca melahirkan, Christy mengungkapkan dirinya tidak lagi takut jika tubuhnya nanti berubah. Ia bisa menjalankan berbagai program untuk mengembalikan bentuk tubuhnya.
"Awalnya takut sih, tapi sekarang mah nyantai aja, kan udah canggih mas. Mau bikin badan gimana aja bisa," kata Christy yang juga mengaku ingin dua anak saja. (kpl/wwn/rif)