KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Bagi ibu-ibu yang mengalami seperti saya, nggak usah sungkan-sungkan untuk melaporkan hal ini ke polisi," ujar Cici saat wawancara khusus dengan KapanLagi.com di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (21/11) malam.
Selain menyanyi, Cici pun kini banyak menjadi pembicara acara-acara yang mengangkat soal kekerasan terhadap wanita. Dirinya pun banyak menceritakan pengalaman-pengalaman kehidupan pribadinya.
"Ada beberapa yang simpati dan Cici diminta untuk menjadi pembicara. Banyak juga yang memberikan dukungan karena banyak yang senasib. Ya sama-sama memberikan semangat saja," ujar Cici.
Lalu apakah Cici siap membantu para korban kekerasan jika nanti dibutuhkan? "Kalau memang dibutuhkan insya Allah saya siap membantu, dan kepercayaan diri itu harus tetap ada dan tidak boleh turun," ujarnya.
Belum lama ini Cici memang telah mendatangi Kementerian Pemberdayaan Perempuan untuk meminta perlindungan. Selain ke Meneg PP, Cici juga berencana akan mendatangi Menteri Hukum dan HAM serta ke komisi Yudisial. (kpl/adt/npy)

"Tapi setelah pemberitaan itu, kita masih punya hati untuk musyawarah dengan meminta maaf dan mengakui kesalahan. Kalau saya epilepsi saya nggak bisa nyanyi Mas," ujar Cici saat wawancara khusus dengan KapanLagi.com di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (21/11) malam.
Kegagalan berumah tangga sudah di depan mata. Namun meski begitu Cici mengaku tak menyesalinya. Menurutnya, ada banyak hikmah yang bisa diambil dari kegagalan pernikahannya dengan Ebi.
"Saya menikah dengan cukup matang. Buat saya inilah hidup dan pengalamannya. Mudah-mudahan ini bisa diambil hikmahnya. Sebagai wanita, hati saya terlanjur hancur. Laki-laki itu harusnya melindungi," ujarnya.
Seperti kebanyakan perempuan, Cici pun mengalami trauma saat awal-awal kejadian itu. Dirinya juga meminta maaf kepada wartawan jika ketika kejadian itu dirinya belum bisa memberikan komentar.
"Trauma secara khusus pada awal-awalnya memang ada, di mana saya tak mau ketemu siapa-siapa. Satu bulan saya istirahat total. Teman-teman wartawan mungkin tahu ketika mendatangi rumah saya," ujarnya.
Lalu, adakah pelajaran yang didapatnya dan dijadikannya sebagai pengalaman ke depan? "Karena sudah mengalami, jadi lebih hati-hati saja dan sekarang jadi lebih selektif untuk mengenal sosok seorang pria," ujar wanita yang akrab disapa Cipar oleh wartawan ini. (kpl/adt/npy)

"Soal pengganti saya nggak bisa memberikan jangka waktunya, Saya juga nggak tahu kapan. Yang pasti belum mau memikirkan," ujar Cici saat wawancara khusus dengan KapanLagi.com di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (21/11) malam.
Sebelumnya Cici mengakui jika dirinya memilih sosok duda karena diakui telah memiliki pengalaman. Lalu, apakah ke depannya Cici trauma dengan sosok duda yang akan menjadi calon pendampingnya kelak?
"Mau duda atau perjaka itu semuanya Allah yang mengatur, kalau duda punya niat yang baik kenapa tidak. Semuanya saya serahkan sama Allah. Asalkan bisa menjadi keluarga mawadah warohmah," ujarnya. (kpl/adt/npy)

"Bayangkan saja, menjelang 3 hari sebelum resepsi, muncul wanita yang mengaku istri Suhaebi. Saat itu Cici shock banget, malu, dan berusaha untuk tegar. Kalau pun waktu itu saya tersenyum saat resepsi itu hanya sebuah keterpaksaan saja di depan keluarga," ujar Cici saat wawancara khusus dengan KapanLagi.com di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (21/11) malam.
Perasaan Cici akhirnya memang beralasan. Tak lama setelah menikah, dirinya sempat memergoki suaminya itu sedang bersama wanita lain di daerah Puncak, Bogor. Parahnya, Ebi kedapatan sedang berada di sebuah lokalisasi pelacuran, Gang Semen, Puncak.
"Cici nggak bisa membayangkan ya. Sakit hati banget dan sama sekali tidak dihiraukan. Kok tega banget ya ada pria seperti itu. Setelah menabrak itu, dia seharusnya turun dari mobilnya dan berbicara baik-baik ke saya, mungkin saya akan menyelesaikannya dengan baik-baik dan tidak akan ada persoalan seperti sekarang ini," terang Cici.
Cici pun sejatinya bersikap bijak. Jika memang Ebi menjelaskan status yang sebenarnya, dirinya pun siap mundur demi kebaikan dirinya dan keluarganya. "Kalau dia memang masih berstatus suami orang, saya ikhlas akan mundur karena saya nggak mau disebut merebut (suami orang)," ujar mantan kekasih Ferry Irawan ini.
Sejatinya, Cici memang sempat ingin menyelesaikan secara baik-baik dengan Ebi. "Sebenarnya saya ingin, dari awal saat sama-sama di Polres Bogor saya sudah membuka diri dan membuka hati untuk memaafkan, namun saya memiliki ketentuan jika ingin berdamai dia harus meminta maaf kepada keluarga besar saya secara terbuka," tukasnya. (kpl/adt/boo)

"Dia salah menafsirkan saja. Jadi pada saat itu saya hanya ingin bercerai dan saya sama sekali tidak ingin hartanya karena saya berpenghasilan. Kalau pun saya meminta, itu adalah sebagai hak-hak saya sebagai istri, bukan gono gini," ujar Cici saat wawancara khusus dengan KapanLagi.com di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (21/11) malam.
Tak cukup sampai di situ, Cici pun tak pernah mau menyebutkan soal jumlahnya. Katanya, semuanya tergantung dan kemampuan Ebi kesanggupan dia bisa membayar. Sampai akhirnya, keluarga besar Cici meminta sebesar Rp5 miliar.
"Soal jumlahnya saya juga tidak mau tentukan itu terserah dia, soalnya kan terjadi perdebatan dan membuat semuanya ini tidak selesai. Akhirnya setelah rapat dengan keluarga, kita meminta Rp5 miliar, tapi dia cuma bisa memberikan Rp5 juta, dan seperti bermain-main dan menghina," kata Cici.
Cici Paramida terbilang pedangdut kelas atas. Perhitungan Rp5 miliar pun menurutnya bukan hitungan asal. Semenjak ditabrak oleh Ebi, dirinya memang tidak lagi bisa manggung. Banyak kontrak-kontrak yang tak bisa dijalaninya sehingga dirinya merugi.
"Belum lagi semenjak menikah, Ebi tidak pernah sama sekali memberikan nafkah uang belanja," pungkas Cici. (kpl/adt/boo)

"Cici sedih dan kecewa ketika dibilang seperti itu (merebut suami orang). Sejak sebelum menikah, Cici mengetahui kalau dia adalah seorang duda selama 5 tahun. Waktu itu Cici nggak pernah mikir macem-macem dan nggak mikir apa-apa lagi saat akan menikah," ujar Cici saat wawancara khusus dengan KapanLagi.com di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (21/11) malam.
Cici yang merasa curiga dengan gelagat Ebi berusaha untuk meminta kejelasan dan klarifikasi. Bagi Cici, semua keluarga besarnya sudah mulai bertanya-tanya kepada dirinya soal status Ebi.
"Sejak ada kabar itu, akhirnya Cici berusaha untuk meminta dan memaksa saudara Ebi untuk klarifikasi. Pada waktu itu dia kukuh tetap bilang kalau dia seorang duda, dan artinya saya tidak pernah sama sekali merebut istri orang," ujarnya
Namun, setelah Ebi bicara, Cici bukannya lantas percaya begitu saja. Apalagi tak lama kemudian, wanita yang mengaku istri sah Ebi menggelar jumpa pers dan mengaku kalau dirinya sudah dicerai Ebi.
"Setelah resepsi, Cici berusaha untuk mempertegas semuanya kepada Suhaebi. Saya meminta dia untuk mempertegas lagi dan meminta dia untuk bicara, karena saya tak mau disebut merebut istri orang. Terus terang saya masih belum tenang sampai semuanya jelas. Ebi bilang mau menjelaskan, tapi semuanya hanya janji-janji dia saja. Sampai akhirnya, setelah 1 minggu setelah pernikahan, istrinya muncul dan menyatakan kalau dia sudah bercerai dengan Ebi. Anehnya, istrinya itu mengaku sambil membaca teks. Itu yang membuat Cici semakin curiga," ujar kakak kandung pedangdut Siti KDI itu.
"Semakin lama, Cici semakin curiga dan segala upaya yang dilakukan oleh Ebi adalah untuk meredam kecurigaan saya," tambah Cici. (kpl/adt/npy)

"Cici melihat saudara Suhaebi bukan karena dia kaya. Di sini Cici lebih melihat dia sebagai sosok pria dewasa yang pernah berumah tangga. Kalau pernah berumah tangga biasanya nggak mungkin gagal lagi. Cici juga melihat dia sebagai pria yang ramah dan sopan, jadi bukan melihat dia karena hartanya. Cici malah nggak tahu semua kekayaannya," kata Cici saat wawancara khusus dengan KapanLagi.com di hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (21/11) malam.
Sejatinya, dirinya belum mengenal lama sosok Ebi. Menurutnya, saat Ebi berkeinginan untuk meminang dirinya, pengusaha asal Kudus itu memilih jalur ke keluarga Cici. Sampai akhirnya keluarga besarnya menyetujui Cici dipinang Ebi.
"Setelah Cici diperkenalkan, Cici minta pendapat sama keluarga. Setelah dua bulan perkenalan kita, akhirnya keluarga memberikan dukungan penuh kepada Cici. Sampai akhirnya pernikahan dilangsungkan di kota Mekkah sesuai dengan keinginannya," ujar mantan kekasih Ferry Irawan ini. (kpl/adt/npy)