< >

BLOG CORNELIA AGATHA


Cornelia Agatha Siapkan Pertunjukan Pribadi

Kapanlagi.com - Jarangnya Cornelia Agatha tampil di layar kaca maupun layar lebar diakui pemeran Sarah dalam Sinetron SI DOEL ANAK SEKOLAHAN itu bukannya karena dirinya sepi job. Sebaliknya, ia mengaku job terus mengalir, namun dirinya sendirilah yang menolak. Alasan Lia tetap sama, ia tak tega meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil.

"Tawaran film itu banyak banget. Tapi ya sama aja waktunya. Saya khawatir aja ama anak saya yang masih kecil banget. Tadi aja saya ke sini itu sampe ditangisi anak, saya nggak bisa tuh seperti itu. Yang ada kerja itu gelisah. Saya mau total mau jadi perempuan. Dulu aja kalau ngambil sineteron itu nggak pernah dobel-dobel, pasti beresin dulu satu-satu. Satu, fokus, maksimal gitu. Saya nggak mau anak-anak terlantar. Nanti mainnya bisa jelek. Saya nggak mau," tutur Lia di Universitas Tarumanegara, Grogol, Jakarta Barat, Jumat (13/11).

Lain halnya dengan bermain teater, Lia mengaku bisa lebih mengatur anak dan meninggalkan anak saat mereka tidur malam. "Kalau teater itu banyak ngurus anaknya. Kalau latihan itu saya malam, pas anak-anak udah tidur. Jadi ya bisa, suka-suka juga saya ajak. Mereka udah pinter banget, udah 3 tahun," paparnya.

Dan pada tahun ini dirinya tampak jarang tampil di teater karena tengah menyiapkan sebuah pertunjukan pribadi. Pertunjukan apakah gerangan?

"Tahun ini saya break dulu teater, karena menyiapkan 1 pertunjukan besar pribadi gitu. Itu tentang saya, lagi proses, nggak bisa saya ceritakan dulu. Mungkin 2011, soalnya susah banget buatnya. Di sana saya memerankan jadi perempuan Jawa, saya nembang, nari, nyanyi juga," pungkasnya.  (kpl/ato/bun)


Lihat profil: Cornelia Agatha
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 14-11-2009 |

Cornelia Agatha Tak Mau Tinggalkan Anak

Kapanlagi.com - Cornelia Agatha mengaku tak mau sedikitpun terlewat untuk urusan merawat anak. Apalagi saat ini adalah masa-masa yang terpenting dalam perkembangan anaknya. Setiap saat, setiap detik, apa saja bisa terjadi.

"Saya banyak belajar dari buku, tapi kebanyakan feeling saya aja sebagai seoarang ibu. Kan masing-masing mempunyai cara yang berbeda untuk merawat anak yah. Nggak sama ibu-ibu yang lain. Mengurus anak dan menjadi ibu rumah tangga itu adalah prestasi tertinggi dalam hidup saya. Saya nggak mau lewatin," kata Lia, saat ditemui di Universitas Tarumanegara, Grogol, Jakarta Barat, Jumat (13/11).

Dan sebagai kompensasinya, ia membatasi aktivitasnya di dunia entertainment. Walau mengaku kangen, namun ia ingin memprioritaskan urusan anak dan keluarga.

"Kangen sih, tapi mau bagaimana lagi. Memang waktunya sudah sedikit sekali. Itu memerlukan waktu yang banyak banget. Saya juga berfikir mau jadi apa ya, kan saya juga mulai karir dari kelas 1 SD dan SMP udah mulai aktif. Umur juga udah 37, jadi ya ini waktunya saya untuk bertanggung jawab jadi seorang perempuan, menjadi istri, mengurus anak. Jadi ya mau apa lagi gitu," papar Lia.

"Suami saya malah senang dengan keputusan saya, dia bersyukur punya istri kayak saya. Mendukung saya untuk teater. Misi terbesar saya itu untuk anak. Sekarang saya juga lagi sibuk fotografi, itu hobi. Terus juga saya merasa sudah banyak hobi saya sih, jadi ya bersyukur banget. Nulis buku itu masih belum terpanggil aja," imbuhnya.

Namun demikian, Lia mengaku berencana akan kembali lagi tampil di panggung hiburan. "Saya akan balik lagi ke TV dan film, tapi nggak tau kapan. Selama ini saya masih dengan membaca puisi dan main teater aja. Aku nyari yang waktunya itu balance dengan ngurus anak di rumah," pungkasnya.  (kpl/ato/bun)


Lihat profil: Cornelia Agatha
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 14-11-2009 |

Cornelia Agatha, Jadi Ibu 'Learning by Doing'

Kapanlagi.com - Menjadi seorang ibu tentu besar sekali tanggung jawab yang harus dipikul. Hal itu disadari betul oleh Cornelia Agatha. Oleh karena itu dirinya banyak belajar untuk bisa menjadi seorang ibu yang baik, salah satu caranya dengan belajar dari pengalaman orang lain.

"Di sini saya sedang membedah buku tentang seorang ibu yang membesarkan anak dengan kondisi anak tuna rungu. Apa yang dihadapi si ibunya ini berat sekali dan ternyata bisa memberikan saya sebuah kekuatan baru untuk lebih bertanggung jawab untuk membesarkan anak saya, dan lebih menguatkan saya sebagai seorang ibu. Saya pikir apa yang saya perbuat sekarang ini ternyata nggak ada apa-apanya. Itu pelajaran banget. Saya sih santai aja, mendidik anak dengan learning by doing aja. Saya juga harus banyak di rumah," kata Cornelia Agatha saat ditemui di Universitas Tarumanegara, Grogol, Jakarta Barat, Jumat (13/11).

Lia, sapaan akrab Cornelia menjelaskan bahwa buku I CAN (NOT) HEAR tersebut menceritakan tentang satu keluarga muda yang baru dikaruniai seorang putri bernama Gwendolyne. Gwen ini sejak 6 tahun mengidap pendengaran yang parah, yang disebabkan oleh virus.

Dan ternyata kelainan itu diidap semenjak kandungan. Namun si ibu tersebut tak merasa malu dan anaknya diperlakukan layaknya anak yang pendengarannya normal. Ia melatih anaknya agar anaknya mengerti dengan apa yang dibicarakannya.

"Bikin sedih dan bangga banget, ternyata gue belum ada apa-apanya.Jadi lebih banyak di rumah dan memperhatikan perkembangan anak. Ini karya Feby Indirani dan San C Wirakusuma," tuturnya.  (kpl/ato/bun)


Lihat profil: Cornelia Agatha
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 13-11-2009 |

Cornelia Agatha Bersaing Dengan Adiyaksa Dault

Kapanlagi.com - Artis Cornelia Agatha berusaha memiliki buku berjudul Indonesian Cultural Heritage seri 003 untuk menambah koleksinya. Karenanya dalam sebuah lelang, dirinya rela memasang harga hingga Rp15 juta, padahal buku di pasaran dapat diperoleh dengan harga Rp2,150.000.

Cornelia harus bersaing untuk mendapatkan buku kumpulan sastra itu di antaranya dengan Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga (Menegpora) Adiyaksa Dault dan bintang akting Tio Pakusadewo. Namun akhirnya kemenangan jatuh di tangan seorang peserta lelang dengan nama Sugiharto, yang memasang harga Rp15,5 juta.

Buku Indonesian Cultural Heritage bernomer seri 003 itu sangat menggugah keinginan bintang pemeran Sarah dalam sinetron SI DOEL ANAK SEKOLAHAN itu. Karena buku tersebut merupakan ketiga, setelah buku urutan pertama dan kedua diperuntukkan Presiden dan Wakil Presiden.

Lelang yang dibuka mulai dengan harga Rp2,5 juta itu berjalan alot karena para penawarnya saling bekejaran mengajukan penawaran. Hingga akhirnya MC menawarkan harga Rp13 juta.

"Harga terakhir Rp13 juta, yang mau silahkan ambil bukunya,” kata MC saat itu.

Cornelia kemudian mengajukan penawaran harga Rp15 juta, sambil menunjukkan muka berseri, karena merasa akan mendapatkan buku tersebut. Namun, Sugiarto tiba-tiba membuka harga Rp15,5 juta dan diputuskan sebagai pemenang lelang.

Cornelia sendiri terlihat sedikit kecewa karena gagal mendapatkan buku tersebut, nampak langsung meninggalkan acara yang berlangsung di Museum Nasional, Jakarta, Rabu (10/6).  (kpl/ant/dar)


Lihat profil: Cornelia Agatha, Tio Pakusadewo
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 12-06-2009 |

Kalah Lelang, Cornelia Tinggalkan Acara

Kapanlagi.com - Untuk para pecinta buku, membayar berjuta-juta rupiah pun tak masalah. Seperti yang terjadi pada acara peluncuran buku seri sastra klasik berjudul INDONESIAN CULTURAL HERITAGE di Museum Nasional, Rabu (10/06) kemarin. Sugiharto, sang pemenang lelang, bahkan rela merogoh kocek hingga Rp15,5 juta untuk buku INDONESIAN CULTURAL HERITAGE yang berharga asli Rp2.150.000 itu. Penawaran itu cuma beda tipis dari penawaran aktris cantik Cornelia Agatha.

Lelang sendiri berjalan cukup alot. Pasalnya, buku yang diperebutkan itu memiliki nomor seri 003, di bawah urutan 001 dan 002 yang diperuntukkan bagi Presiden dan Wakil Presiden. Peserta yang aktif menawar adalah Adhiyaksa Dault, Cornelia Agatha, Tio Pakusadewo, dan Sugiharto.

Setelah beberapa kali menawar, akhirnya MC hampir mengetokkan palunya dengan harga Rp13 juta. Namun Cornelia langsung menawar dengan harga Rp15 juta. Mukanya berseri-seri karena merasa telah memenangkan lelang.

Ternyata, sebelum MC memutuskan pemenang lelang, Sugiharto memberikan penawaran Rp15,5 juta dan dialah yang muncul sebagai pemenang lelang. Cornelia Agatha yang kecewa karena tidak mendapatkan buku tersebut langsung pergi meninggalkan acara.   (kpl/ant/npy)


Lihat profil: Cornelia Agatha
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 11-06-2009 |

Cornelia Agatha Kenalkan Buku dan Museum Pada Anak

Kapanlagi.com - Suami Cornelia Agatha nampaknya amat 'gila' dengan buku. Sampai-sampai, dia memiliki perpustakaan pribadi di rumah yang penuh dengan buku. Dan Cornelia amat berharap anaknya akan bisa seperti sang bapak. Karenanya, dia memperkenalkan buku sejak dini kepada buah hatinya itu.

"Aku selalu ngenalin anak ke buku, tapi cenderung ke buku yang bergambar. Pokoknya untuk menumbuhkan minat baca dulu. Kadang saya ajak anak-anak ke galeri melihat lukisan-lukisan. Terus ke museum. Pokoknya pendidikan seperti itu saya kejar sekali," terang pemeran Sarah dan sinetron SI DOEL ANAK SEKOLAHAN ini saat ditemui di Museum Nasional dalam acara peluncuran buku seri sastra klasik INDONESIAN CULTURAL HERITAGE, Rabu (10/06) kemarin.

Cornelia sendiri mengaku tidak merasa repot untuk memperkenalkan hal-hal itu pada sang anak, apalagi aktivitas teaternya yang banyak membuatnya mudah berhubungan dengan museum dan buku. "Apalagi, suster pengasuh anak saya itu guru international school, makanya saya ngerasa terbantu," ungkapnya.

Lalu bagaimana dengan anggaran khusus untuk membeli buku? Cornelia menuturkan tidak memiliki budget spesial. "Saya lebih cenderung yang spontan aja. Kalau ada uang ya saya beli," jawabnya.      (kpl/ant/npy)


Lihat profil: Cornelia Agatha
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 11-06-2009 |

Cornelia Agatha Tak Bisa Tinggalkan Teater

Kapanlagi.com - Pasca kelahiran anak-anaknya, Cornelia Agatha jarang sekali tampil di layar kaca. Istri Sonny M. Lalwani ini mengaku ingin berkonsentrasi dalam mengurus anak dan keluarga.

"Saya masih punya bayi, kembar lagi. Jadi nggak tega ninggalin. Untuk syuting film mungkin mulai tahun depan. Tapi kalau sinetron nanti dulu ah, kalau anak saya udah gede, 5 - 6 tahun. Apalagi kalau syuting sinetron kan pulang pagi. Saya pikir bukan ibu yang baik kalau saya melakukannya sekarang. Saya nggak mau lama-lama di lokasi syuting karena anak-anak masih butuh saya dan saya juga masih butuh mereka," kata Cornelia saat ditemui di Museum Nasional, Rabu (10/6).

Walau vakum di depan kamera, namun ia mengaku tak bisa meninggalkan teater. Karena selain teater tak banyak menyita waktunya, secara pribadi dirinya tak bisa meninggalkan panggung gerak tersebut.

"Kalau teater masih, karena emang saya suka dari dulu. Itu pun nggak menyita waktu. Saya ngomong ke suami, kalau teater jangan dilarang. Tapi kalau sinetron nggak dilarang pun saya sendiri belum mau. Pokoknya saya lebih bangga di teater daripada di TV," paparnya.

Bagi Lia, sapaan akrab Cornelia, dirinya sudah tahu apa esensi dari seorang artis. Ia lebih mengutamakan kualitas daripada popularitas. Lalu, apakah dirinya tak kangen berakting?

"Saya menjalani hidup yang lebih indah. Seorang ibu yang punya suami yang baik dan anak yang lucu-lucu, ya suami juga sempat bilang kamu jangan kebanyakan keluarga," tegasnya.    (kpl/ant/bun)


Lihat profil: Cornelia Agatha
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 11-06-2009 |

«123»

LIHAT ARSIP BERITA CORNELIA AGATHA TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA CORNELIA AGATHA TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA CORNELIA AGATHA TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA CORNELIA AGATHA TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA CORNELIA AGATHA TAHUN 2004