< >

BLOG CUT MINI


ANTV Luncurkan 2 Program Baru

Kapanlagi.com - Setelah sukses dengan program barunya, MAKIN MALAM MAKIN MANTAP, ANTV kembali meluncurkan program baru yang segar yang inovatif, yakni LIFT SERU dan LARIS MANIS. Untuk acara LIFT SERU, acara tersebut mulai ditayangkan tanggal 18 Oktober lalu. Sementara acara Laris Manis tayang sejak tanggal 26 Oktober.

Acara LIFT SERU, adalah sebuah program game show dengan konsep baru di Indonesia. Dipandu sepasang host kocak Ayu Dewi dan Edric Tjandra, LIFT SERU mengajak pesertanya mengikuti kompetisi berupa berbagai permainan seru, dengan menggunakan lift sebagai sarana utama. Aturan mainnya adalah peserta naik lift ke beberapa lantai, dan di setiap lantai mereka harus menghadapi tantangan yang berbeda-beda.

Apabila tantangan di satu lantai berhasil dilewati, maka mereka dapat melanjutkan ke lantai berikutnya sampai ke tantangan akhir dengan hadiah utama sebesar Rp 10 juta. LIFT SERU terbagi dalam empat babak, di mana 8-12 orang peserta ditantang untuk adu tangkas, adu kuat, adu intelejensia dan adu keberuntungan.

Dari empat permainan, hanya satu jenis yang akan ada di setiap episode, yaitu Spin & Solve, di mana peserta harus berputar sebanyak 12 kali dengan posisi merunduk memegang sebuah bola sebagai poros, kemudian langsung menuju papan berhitung dan mengisi jawaban soal.

Selain Spin & Solve, tiga permainan lainnya akan berbeda di setiap episode. Kehadiran LIFT SERU sebagai game show dengan konsep terbaru di Indonesia dengan kekompakan dan kelucuan host-nya diyakini akan disambut baik oleh pemirsa.

"Kami konsisten mengusung tema Bebas Stress dengan terus menghadirkan program-program inovatif yang membawa keceriaan bagi keluarga Indonesia. LIFT SERU merupakan game show yang sangat unik dan kocak. Itu juga yang menjadi pertimbangan kami memilih Ayu Dewi dan Edric Tjandra untuk menjadi host-nya. Pembawaan mereka yang ceria, kocak dan unik sangat cocok dengan konsep game show ini, dan menjadi kekuatan yang saling mendukung untuk menciptakan sebuah tontonan yang sangat menghibur," jelas Dudi Hendrakusuma, Direktur Utama ANTV kepada wartawan baru-baru ini.

Lain halnya dengan acara LARIS MANIS. Acara ini adalah sebuah program yang menjawab kebutuhan akan informasi bagi para ibu modern untuk segala bidang. LARIS MANIS hadir dengan konsep TV magazine yang dikemas dalam format keluarga sebagai host.

Keluarga LARIS MANIS terdiri dari Pipih (Ayah) yang diperankan oleh Abdel, Mimi (Ibu) yang diperankan oleh Cut Mini, anak yang diperankan oleh Vanessa Angel, pembantu yang diperankan oleh Nunung dan supir yang diperankan oleh Ferry Ardiansyah.

Dikisahkan Pipih memiliki showroom mobil, Mimi menjalankan usaha catering dan Vanessa adalah mahasiswi tingkat pertama, sementara Nunung Srimulat adalah pembantu yang ganjen dan bawel, serta Ferry supir yang ganteng tapi lugu.

Topik yang dibahas dalam rubrik-rubrik khusus di LARIS MANIS sangat beragam dan dapat diikuti oleh setiap pemirsa. Ada memasak masakan simpel lengkap dengan demo dan menunya; bahasan tentang hal-hal yang bersifat supranatural seperti weton, feng shui dan hong shui; Beauty & Style yang membahas tentang fashion, makeup, hairdo yang dilengkapi tips dan trik dan demo langsung di studio; tips kesehatan yang membahas solusi kesehatan untuk anak-anak; serta Exercise yang mengajak pemirsa menjadi sehat dengan senam bersama. Tiap rubrik akan menghadirkan pakar di bidang masing-masing.

LARIS MANIS juga menghadirkan rubrik khusus yang menyentuh sisi kemanusiaan yaitu kesaksian orang-orang yang mengalami kejadian dramatis yang mengubah hidup mereka semisal kisah perempuan yang menjadi korban KDRT atau kisah seorang anak yang selamat dari bencana tapi terpisah dari orangtuanya.

Selain itu ada juga kisah sukses yang menyajikan kisah orang-orang yang sangat inspiratif karena mengabdikan dirinya untuk membawa kebaikan bagi orang banyak. LARIS MANIS juga dilengkapi dengan sajian berita-berita faktual langsung dari lokasi kejadian, dan memberi kesempatan kepada pemirsa untuk berinteraksi langsung dengan host dan para pakar melalui telepon interaktif.

"LARIS MANIS adalah program yang tidak boleh dilewatkan oleh pemirsa khususnya para ibu modern yang ingin memperluas wawasan melalui tayangan yang menghibur," ujar Dudi.

"Kami yakin kedua program baru ini akan mendapat sambutan yang baik dari pemirsa," lanjutnya. LIFT SERU ditayangkan setiap hari Sabtu - Minggu pukul 17.30 WIB sementara LARIS MANIS ditayangkan secara langsung setiap Senin - Jumat pukul 09.00 WIB.  (kpl/adt/bun)


Lihat profil: Edric Tjandra, Ayu Dewi, Cut Mini, Vanessa Angel, Ferry Ardiansyah, Nunung Srimulat
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 27-10-2009 |

'KEMBANG PERAWAN' Siap Tayang 22 Oktober

Kapanlagi.com - Belum lama ini, Frame Ritz Production menggelar nonton bersama media di Setiabudi 21, Jakarta Selatan. Adalah KEMBANG PERAWAN judul film yang dibintangi Adly Fairuz, Mario Merdhitia, Kris Anjar, Dimas Anggara, Olivia Jansen Lubis dan Ryana Dea tersebut.

Film bergenre komedi ini dibesut sutradara yang juga penulis, Joko Nugroho. Joko pula pernah menulis cerita KAWIN KONTRAK dan PUNK IN LOVE.

Film remaja ini berkisah tentang tiga anak muda yang baru lulus SMU dan merasakan kesialan terus dalam hidup mereka. Untuk menghilangkan kesialan itu mereka pergi ke suatu daerah. Itu pun atas petunjuk orang yang dianggap pintar. Mereka baru bisa lepas dari kesialan setelah mendapatkan hati perempuan desa alias kembang perawan.

Para pemain seperti Indah Kalalo, Cut Mini, Nungki Kusumastuti, Nunung Srimulat, Tara Budiman, Mona Amyra dan lain ini kian membuat film lebih berwarna  (kpl/dis/erl)


Lihat profil: Adly Fairuz, Cut Mini, Nungki Kusumastuti, Nunung Srimulat, Indah Kalalo
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Minggu, 18-10-2009 |

Cut Mini Hadiri Pembukaan Festival Film Pusan 2009

Kapanlagi.com - Malam ini, tanggal 8 Oktober 2009, festival film internasional bergengsi Pusan International Film Festival 2009 dibuka dengan pesta meriah yang dilangsungkan di Busan Yachting Center Outdoor Theater.

Tepat pukul 8 malam, ajang yang bertabur kedatangan artis dan pembuat film dari seluruh dunia tersebut diresmikan dengan semburat kembang api berbagai warna, indah menerangi langit dermaga yang bersih dari awan, mengundang ramainya tepuk tangan dan decak kagum para penonton. Acara kemudian dilanjutkan dengan penayangan Opening Film, GOOD MORNING PRESIDENT arahan sutradara Korea Jang Jin.

Artis film Indonesia, Cut Mini, pemeran utama wanita film Box Office nasional LASKAR PELANGI yang turut hadir sebagai undangan menemani filmnya yang terpilih untuk ikut ditayangkan dalam festival ini, mengaku sangat senang bisa berada di tengah-tengah pecinta film seluruh dunia.

"Bahagia rasanya bisa hadir di sini. Saya harap film LASKAR PELANGI yang ditayangkan tanggal 10 Oktober nanti mendapatkan tanggapan positif dan berkesan bagi para penonton Pusan International Film Festival 2009," komentar wanita pecinta drama Korea tersebut, yang dalam perhelatan ini tampak cantik dan menawan dalam balutan gaun berbahan sutra jumputan warna ungu rancangan desainer Indonesia, Arantxa Adi. (kpl/miles/bun)


Lihat profil: Cut Mini
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 08-10-2009 |

Nia Dinata Angkat Isu Gender Dalam 'MERAIH MIMPI'

Kapanlagi.com - Memproduksi film bukan hal yang baru lagi bagi Nia Dinata, dan kali ini hadir dengan film animasi pertama di Indonesia, Nia mencoba mengangkat isu gender dan memperkenalkannya pada anak Indonesia.

Ditemui di acara ulang tahun Gita Gutawa, Blitzmegaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (16/08) Nia ingin agar anak-anak Indonesia menambah wawasan soal gender. "Ini film animasi pertama di indonesia. Film ini merupakan genre baru di layar lebar yang juga sejalan dengan misi dengan memperjuangkan kesetaraan gender dan memperkenalkan isu ini kepada anak-anak Indonesia," katanya.

Disutradarai oleh Phil Mitchell, Nia tak merasa gengsi ataupun malu, "kita nggak perlu gengsi, ini kan baru buat kita. apalagi saya kan bukan ahli film animasi dan belum pernah bikin film animasi sebelumnya. Ini pengalaman yang menarik buat saya," sambung Nia yang tak mau ketinggalan dengan Jepang dan Amerika soal film animasi.

Film berjudul MERAIH MIMPI ini dijadwalkan tayang pada 10 September nanti. Jajaran artis dan aktor papan, seperti Gita Gutawa, Surya Saputra, Cut Mini, Shanty, Indra Bekti, Ria Irawan, Jajang C Noer, dan Tike Priyatnakusumah turut mengisi suara dan membuat film ini semakin luar biasa.

"Pokoknya ini film yang luar biasa dan saya yakin kami bisa membawa angin segar di perfilman Indonesia," harap Nia yang juga mempersiapkan pemutaran film ini di kancah Internasional.    (kpl/ant/bee)


Lihat profil: Nia Dinata, Gita Gutawa, Indra Bekti, Surya Saputra, Ria Irawan, Cut Mini
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Minggu, 16-08-2009 |

Melissa Karim Jadi Rusa Cina

Kapanlagi.com - Rencana Melissa Karim meluncurkan film 3D animasi pertama buatan anak Indonesia, memberi banyak kejutan. Proses produksinya membuat Melissa terkejut, karena Melissa berubah jadi rusa Cina di film yang berjudul MERAIH MIMPI itu.

"Di MERAIH MIMPI, iya aku jadi rusa, seru banget. Sebenernya aku di film MERAIH MIMPI bukan terlebih pada dubbing-nya, tapi aku lebih ke dubbing coach," tuturnya, saat ditemui di acara rilis Junior KidFest Indonesia 2009 di Burger King, Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa (7/7).

Selain dirinya, beberapa artis juga menyumbangkan suaranya. "Soalnya banyak binatangnya. Ria Irawan jadi kadal Tegal, Cut Mini jadi burung kakak tua pake logat Melayu, Shanty jadi burung beo banci, jadi kaya 'cap cus cin', kalo Tike Priatnakusumah jadi bear, kan pas tuh sama badannya. Ada monyet diperanin oleh Otto suaminya Ersa Mayori. Ya, kami jadi keluarga binatang," ujarnya.

Namun, tidak semua tokoh memerankan binatang. "Gita Gutawa jadi karakter utamanya. Dia tuh anak pinter, manis, dan menyenangkan bekerjasama dengan dia. Lucunya, Gita pertama kali jadi dubbing itu dianterin sama mama, papa dan manager. Papanya ketakutan takut Gita gak bisa. Tapi setelah 30 menit kita take dubbing, she is natural," katanya.

Menggandeng sederet nama yang tenar, Melissa mengaku kesulitan menata jadwal. "Karena semua yang ngisi suara kebentur dengan acara masing-masing," jelasnya.

Memerankan tokoh rusa Cina, Melissa mengaku kesulitan bahasa. "Saya jadi rusa Cina, rusa tapi ada logat Cina. Aku ga bisa ngomong, aku kan Cina casing-nya doang. Bener aku gak bisa ngomong," kelakarnya.

Mengerjakan dubbing, lanjutnya, terasa unik. "Misalnya, Mbak Ria setiap ada take selalu improvisasi gaya baru, Mbak Ria itu gak perlu coach, karena dia kan aktris. Dari gue baru ngerangkak dia dah acting. Yang penting aku lihat end result-nya, apakah gerakan bibir kadal pas apa enggak. So far she good," paparnya.   (kpl/gum/bun)


Lihat profil: Melissa Karim, Ria Irawan, Cut Mini, Shanty, Tike Priatnakusumah, Ersa Mayori
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 10-07-2009 |

Cut Mini Menang IMA Berkat Restu Ibu Muslimah

Kapanlagi.com - Mendapatkan piala dan penghargaan pasti jadi kebanggaan bagi semua orang. Tak beda jauh dengan apa yang dirasakan Cut Mini. Membawa pulang piala kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik di ajang Indonesian Movie Awards (IMA) 2009, bagi Cut Mini merupakan sesuatu yang patut disyukurinya. Dengan kemenangan ini Mini berjanji akan mendedikasikan diri untuk perfilman Indonesia. Mini juga beranggapan kesuksesan perannya di LASKAR PELANGI berkat restu ibu Muslimah, wanita yang diperankannya dalam film ini.

Kemenangan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Mini. Tentu saja dengan kemenangan ini, dia lebih terdorong untuk mengabdikan diri pada dunia film. "Saya bahagia sekali. Nggak pernah memimpikan akan membawa pulang piala ini bersama saya. Jadi bagi saya itu Alhamdulillah sekali. Ada piala atau nggak. Saya kerja di dunia ini. Dan saya akan kerja sebaik mungkin untuk perfilman di Indonesia," ujar Mini yang ditemui di acara penghargaan IMA di Tenis Indoor Senayan, Sabtu malam (16/5).

Mini mengaku tidak memiliki rahasia untuk kesuksesan yang diraihnya. Tapi dirinya memang tipe pekerja yang selalu serius dengan pekerjaannya. "Nggak pernah ada (kiat khusus). Tapi saya selalu bekerja sebaik-sebaiknya dan nggak pernah mau ngecewain orang. Ilmu saya masih minim. Makanya saya selalu nyari ilmu di bawah sutradara-sutradara handal," kilahnya.

Bagi Mini kemenangan yang diraihnya ini tak terlepas dari karakter yang diperankannya, yang kini juga jadi idolanya. "Mungkin penghargaan ini karena saya diridhoi oleh ibu Muslimah untuk berperan sebagai dia. sosok dia sangat menginspirasi saya dengan segala ketulusan dan kebaikan hatinya. Sekarang selain ibu saya, saya punya idola ibu yang lain yaitu ibu Muslimah kalau dikasih umur panjang saya pengen banget seperti dia dan saya rasa bukan hanya saya tapi semua wanita karena sosok dia adalah sosok wanita yang benar-benar menjalankan sesuatu dari hatinya. saya sekarang jadi wanita paling cengeng setelah memerankan karakter ibu Muslimah di film LASKAR PELANGI," tambahnya.      (kpl/ant/erl)


Lihat profil: Cut Mini
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Minggu, 17-05-2009 |

'LASKAR PELANGI' Bawa Empat Penghargaan di IMA

Kapanlagi.com - Perhelatan Indonesian Movie Awards (IMA) ketiga yang digelar di Tenis Indoor Senayan, Sabtu malam (16/5) menentukan 12 kategori pemenang di ajang ini. Film LASKAR PELANGI berhasil membawa empat penghargaan. Ikranegara, Cut Mini, Lukman Sardi, Nasya Abigail, Judika, Laura Basuki, Sophan Sopian dan Revalina S Temat merupakan bintang-bintang yang mendapat keberuntungan dengan membawa pulang piala.

Dari 42 karya film yang dirilis pada 31 Januari 2008 hingga 28 Februari 2009 lalu, tujuh juri yang ditunjuk di ajang ini, yakni Arswendo Atmowiloto, Ratna Riantoiarno, Didi Petet, Jajang C Noer, Darwis Triadi, L Manik dan Ninik L Karim memutuskan pemenang IMA tahun 2009. Tahun ini lebih banyak film yang masuk seleksi dibanding tahun lalu yang hanya 40 film. Di IMA 2009 kebanyakan memilih film bergenre drama. Dari 42 film hanya 16 yang berhasil masuk nominasi. Pemenangnya dipilih dari hasil SMS untuk kategori terfavorit dan keputusan dewan juri untuk kategori terbaik.

Di acara tahun ini mengambil tema 'Semua Bisa Jadi Bintang.' Luna Maya, Raffi Ahmad dan Ruben Onsu dipercaya sebagai pemandu acara ini. Acara ini juga diramaikan oleh penampilan Peterpan, Ungu, Changcuters, Nidji, ST12. Bukan itu saja finalis The Master (Joe Sandy, Limbad) ikut tampil pula.

Berikut pemenang ajang Indonesian Movie Award yang digelar RCTI: Pemeran Utama Pria Terbaik: Ikranegara (LASKAR PELANGI); Pemeran Utama Wanita Terbaik: Cut Mini (LASKAR PELANGI);Pemeran Pembantu Pria Terbaik: Lukman Sardi (KAWIN KONTRAK LAGI); Pemeran Pembantu Wanita Terbaik: Nasya Abigail (PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN); Pemeran Pendatang Baru Pria Terbaik: Judika (SI JAGO MERAH); Pemeran Pendatang Baru Wanita Terbaik: Laura Basuki (GARA-GARA BOLA); Pemeran Utama Pria Tervavorit: Sophan Sophiaan (LOVE); Pemeran Utama Wanita Terfavorit: Revalina S Temat (PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN); Pendatang Baru Pria Terfavorit: Zulfani (LASKAR PELANGI); Pendatang Baru Wanita Terfavorit: Laura Basuki (GARA-GARA BOLA); Soundtrack Terfavorit: LASKAR PELANGI; Film Terfavorit : LASKAR PELANGI.    (kpl/ant/erl)


Lihat profil: Ikranegara, Cut Mini, Judika, Laura Basuki, Sophan Sophiaan, Revalina S Temat
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Minggu, 17-05-2009 |

«123»

LIHAT ARSIP BERITA CUT MINI TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA CUT MINI TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA CUT MINI TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA CUT MINI TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA CUT MINI TAHUN 2004