KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Bangga rasanya punya teman-teman yang sabar menanti hingga album ini dirilis. Entah apa jadinya, kalo kesabaran nggak dimiliki oleh setiap personil Geisha," ungkap Roby.
Bermodalkan sebuah album berjudul ANUGERAH TERINDAH, band yang digawangi oleh Momo (vokal), Roby (gitar), Nard (bass), Dhan (keyboard), dan Aan (drum) sepertinya sudah siap menjelajahi scene musik lokal. Materi-materi cerdas dan menyegarkan pastinya akan dijadikan peluru tajam yang siap menembus sanubari para penikmat musik tanah air.
"Sesuai dengan judul albumnya, bagi kami pencapaian ini adalah anugerah paling indah yang pernah kita terima. Senang rasanya, akhirnya kami dapat menyampaikan pesan-pesan cinta dalam lagu-lagu yang kami hadirkan. Album ini menjadi pertanda kesiapan kami di industri ini," ujar Roby antusias.
'Peluru-peluru tajam' Geisha, memang berupa lagu-lagu cinta yang siap memberondong telinga penikmat musik lokal dengan dahsyat. Dimulai dengan singlenya, yakni Jika Cinta Dia, bercerita tentang sepasang kekasih yang ternyata harus berpisah karena orang ketiga. Namun demi cinta dan hatinya, dia lebih memilih untuk mengalah serta memutuskan hubungan yang sudah terjalin lama.
Inilah 'racun' Momo cs dalam mengawali kiprah musikalnya. Sebuah curhat colongan yang benar-benar terjadi. "Intinya karena cinta, dia nggak mau membuat hatinya terluka. Akhirnya dia mengalah. Mencoba ikhlas walaupun berat menjalaninya," ungkap Momo.
"Kami ingin semua musik yang kami hadirkan diterima oleh masyarakat. Apa pun latar belakang Geisha, kami mengemas musik kami dengan bahasa yang universal, easy listening, ear catchy, dan beberapa lagu yang dapat menghadirkan sisi emosional," tegas Roby.
Sekedar informasi, Geisha merupakan jebolan ajang kompetisi A Mild Live Wanted (AMLW) 2007. Bersama d Masiv, di album kompilasi AMLW 2007, lima anak muda ini mengedepankan nomor Untuk Selamanya. Lewat tembang inilah Geisha akhirnya secara resmi menjadi salah satu artis repertoire teranyar Musica Studio selaku label yang menaungi Geisha. Sejak saat itu pula, proses rekaman dilakukan bersama dua musikus kondang, Noey Java Jive dan Icom Marvells.
"Bagi kami album ini adalah pelecut semangat dan pembuktian, bahwa anak-anak dari daerah pun punya kesempatan untuk maju. Kita berharap apa yang kita persembahkan di lagu ini kelak bisa dinikmati orang banyak. Dan pastinya sukses, amin," tutup Momo. (kpl/prl/boo)

Zukhriatul Hafizah sendiri terpilih menjadi Puteri Runner-Up 1 2009 sekaligus bergelar Puteri Lingkungan Hidup sedangkan Ayu Pratiwi meraih Puteri Runner-Up 2 2009 sekaligus menjadi Puteri Pariwisata.
Tiga besar finalis tersebut dipilih oleh dewan juri PPI 2009 dari 38 finalis Puteri Indonesia dari 33 provinsi di seluruh Indonesia.
Sebelum memilih tiga besar finalis, dewan juri memilih 10 finalis dari jumlah awal sebanyak 38 finalis yaitu Qory Sandioriva (Aceh Darussalam), Zukhriatul Hafizah (Sumatera Barat), Sarinah Aria Putri (Sumatera Selatan), Natalie Pertiwi Hermanto (DKI-4), Coreana Agashi (DKI 6), Audrie Adriana Sanova (Banten), Maya Nita (Jawa Barat), Nadia Zahara (Jawa Timur), Ayu Pratiwi (Maluku Utara), dan Tien Virginia Vanessa (Papua Barat).
Dari 10 finalis tersebut, kemudian dewan juri memilih 5 besar yaitu Qory Sandioriva (Aceh Darussalam), Zukhriatul Hafizah (Sumatera Barat), Natalie Pertiwi Hermanto (DKI-4), Audrie Adriana Sanova (Banten), Ayu Pratiwi (Maluku Utara).
Dari 38 finalis Puteri Indonesia 2009 juga dipilih gelar Puteri Berbakat PPI 2009 yang diraih finalis Jawa Barat Maya Nita, gelar Puteri Persahabatan sekaligus gelar Puteri Favorit diraih oleh finalis dari Papua Barat yaitu Tien Virginia Vanessa.
Juga dipilih tiga Puteri Intelegensia yaitu finalis dari Jawa Timur Nadia Zahara, finalis dari DKI 4 Natalia Hermanto, dan finalis dari DKI 3 yaitu Feby Rizki Andita.
Selain itu, juga dipilih enam Puteri Kepulauan Favorit PPI 2009 yaitu gelar Puteri Kepulauan Jawa yang diraih finalis dari Banten, Audrie Adriana Sanova, gelar Puteri Kepulauan Sumatera yang diraih oleh finalis dari Bangka Belitung, Survia.
Sementara gelar Puteri Kepulauan Bali Nusra yang diraih oleh finalis dari Bali Ni Putu Sukmadewi Eka Utami dan gelar Puteri Kepulauan Sulawesi yang diraih oleh finalis dari Sulawesi Utara, Anastasia M. Runtunuwu.
Di antara hadirin, terlihat Miss Universe 2009 Stefania Fernandez, Menkominfo yang juga Menbudpar ad-interim Muhammad Nuh, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meuthia Hatta, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, mantan Menbudpar Jero Wacik, Mooryati Sudibyo, selain itu juga terlihat Puteri Indonesia tahun-tahun sebelumnya.
Tampil menghibur pada malam puncak PPI 2009 yang dipandu oleh Charles Bonar Sirait, Choky Sitohang, Puteri Indonesia 2002 Melani Putria dan Puteri Indonesia 2003 Dian Khrisna antara lain Christoper Abimanyu, Shanty dan d Masiv.
PPI 2009 yang digelar untuk ke-14 kalinya ini bertema Wujudkan prestasi dan kreativitasmu melalui karya serta integritas bagi Ibu Pertiwi. (kpl/dar)

"Syukurnya kita masih bisa manggung tadi pagi. Tapi sebelumnya, kita tanya kepada Wahyu (drummer) sama Rama (gitaris) apakah bisa manggung apa tidak. Tapi ternyata semuanya bisa berjalan dengan lancar," ujar sang vokalis, Ryan.
Ditemui KapanLagi.com di RS Siaga Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (5/10), vokalis yang banyak memiliki penggemar wanita tersebut lantas mengakui jika meski kondisi rekan-rekannya telah kembali normal, namun mereka juga masih menyisakan trauma.
"Trauma sih itu pasti, karena kita nggak nyangka sebelumnya. Ya mudah-mudahan saja ini adalah yang terakhir bagi kita," lanjut Ryan setengah berharap.
Sementara itu, kecelakaannya sendiri terjadi Minggu (4/10), sekitar pukul 16.00 di jalan tol Gatot Soebroto Jakarta. Kecelakaan tersebut terjadi akibat mobil yang ditumpangi personel d Masiv berjalan terlalu cepat dan menghindari mobil yang melaju di depannya. (kpl/adt/bar)

"Memang ada sedikit firasat sebelum terjadi kecelakaan. Jadi saat tiba di airport, mobil kok rasanya panas banget di dalamnya, padahal biasanya dingin. Mobilnya juga baru kok, makanya kita sedikit agak gelisah," ujar Ryan saat ditemui di RS Siaga Raya, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (5/10).
Sementara itu dua personel d Masiv yang mengalami kecelakaan mengaku jika kejadian tersebut berlangsung begitu cepat.
"Kejadiannya cepat banget. Saya juga waktu itu sedang tidur karena sudah capek banget, karena sebelumnya kita memang manggung yang terakhir waktu di Makassar. Tiba-tiba kejadiannya begitu saja terjadi," kata Rama, personel d Masiv.
Lain halnya dengan Wahyu, begitu mengalami kecelakaan dirinya kontan saja langsung buru-buru keluar dari mobilnya. "Setelah mobil terbalik beberapa kali, gue langsung buru-buru keluar dari mobil karena takut terjadi kenapa-kenapa," ungkap Wahyu. (kpl/adt/boo)

"Jadi ceritanya kita habis manggung dari Makassar, dan setiba dari bandara, kita pulang tapi pisah mobil. Nah mobil yang mengalami kecelakaan dialami oleh Wahyu dan Rama. Mobil sampai terbalik di depan Menara Jamsostek dalam tol Gatot Soebroto," ujar sang vokalis, Ryan d Masiv saat ditemui di RS Siaga Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (5/10).
Ryan yang memang pulang secara terpisah dengan rombongan Rama dan Wahyu jelas saja kaget. Ryan langsung buru-buru mendatangi temannya yang mengalami kecelakaan.
"Jadi kita keluar tol Kebon Jeruk. Begitu dihubungi, kita langsung masuk lagi. Saat akan menuju lokasi kecelakaan, kondisinya macet parah sampai akhirnya kita lari-lari sejauh 1 km," ujar Ryan. (kpl/adt/erl)

Di usianya yang ke-7 ini Global TV melakukan perjalanan yang penuh dengan perjuangan. "Langit ketujuh filosofinya selama 7 tahun yang Global TV jalani begitu penuh perjuangan, ada yang namanya Seven Heaven buat kami setiap tahunnya adalah surga," ungkap Daniel Hartono Direktur Utama Global TV di Maroush Cafe Crowne Plaza Hotel, Jakarta Selatan, Jumat (2/10).
Rencananya acara malam puncak HUT Global TV akan diselenggarakan di Istora Senayan Jakarta pada pukul 20.00. pemirsa akan dimanjakan dengan 7 suasana yang berbeda melalui mesin waktu. Berawal dari Time Machine, pemirsa akan diajak bertualang ke zaman Egypt, futuristik, budaya Indonesia, budaya Jepang, aristokrat, broadway, dan karnival.
Acara ini akan dipandu oleh Daniel Mananta, Sandra Dewi, Fitri Tropica, dan Fathir Mochtar. Tak ketinggalan juga artis-artis papan atas yang akan mengisi acara tersebut di antaranya Afgan,Bunga Citra Lestari, Vidi Aldiano, Sherina, Dewi Sandra. Dan ada beberapa grup band top seperti Nidji, The Dance Company, d Masiv, Kotak, dan J-Rock.
Dalam press conference kemarin para artis pendukung juga bersedia menyisihkan 10%-20% bayarannya untuk disumbangkan untuk para korban bencana gempa bumi di Padang. Mengingat cukup parahnya bencana tersebut dan banyaknya korban yang berjatuhan. (kpl/hen/erl)

"Bukan karena aku kehabisan tiket atau ada jadwal kerja batalnya. Tapi karena saudara aku khususnya Embah pengen ke Jakarta. Kebetulan Embah aku baru sekali ke Jakarta," ungkap Ryan saat ditemui di Ancol saat menghadiri acara buka bersama artis Musica dengan anak yatim piatu, Senin (14/09) kemarin.
"Mungkin Embah aku pengen mencari suasana baru aja," tambahnya.
Walaupun batal mudik, Ryan mengaku tidak menyesal. Pasalnya, setiap tahunnya pun Ryan pasti mudik. Apalagi, kali ini saudara-saudaranya yang bakal berkumpul di Jakarta.
Tapi ada yang unik di setiap kali Ryan mudik. Pasalnya, dia tidak mau naik pesawat, tapi harus mengendarai mobil.
"Karena kalau naik pesawat hampir setiap hari, apalagi kalau ada job di luar kota, udah keseringan jadinya. Buat aku mudik naik mobil itu seru aja, punya kenangan tersendiri. Lagi pula rasa Lebarannya lebih berasa aja," terang Ryan.
Dan kali ini, Ryan berencana akan mengajak jalan-jalan keluarganya untuk berkeliling Jakarta.
"Mungkin aku ajak jalan-jalan muter keliling Jakarta karena Embah aku tidak betah lama-lama di Jakarta. Dia selalu mikirin kambingnya. Selain itu paling gue kasih angpao," tukas Ryan. (kpl/dis/npy)