< >

ARTIKEL DARIUS SINATHRYA


'MERAH PUTIH', Bangkitkan Semangat Nasionalisme

KapanLagi.com - Pemain: Lukman Sardi, Donny Alamsyah, Darius Sinathrya, Zumi Zola, Teuku Rifnu Wikana, Rahayu Saraswati.

Berawal dari keprihatinan tidak adanya film-film lokal yang mampu membangkitkan nasionalisme generasi muda, maka hadirlah film MERAH PUTIH yang hasil kerja sama PT Media Desa Indonesia dengan Margate House Ltd.

MERAH PUTIH berlatar belakang perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kemerdekaan pada tahun 1945. Tak peduli ras, agama dan suku, sekelompok pemuda bersatu untuk berjuang mendapatkan kemerdekaan. Mereka bertahan dari pembunuhan, berjuang dengan strategi gerilya, tak peduli konflik pribadi karena adanya perbedaan strata sosial, asal daerah dan kepribadian.

Film yang dibesut oleh Yadi Sugandi ini berusaha mengembalikan kembali semangat perjuangan bangsa Indonesia yang sedikit terlupakan. Dengan dibintangi pemain-pemain muda berbakat, seperti Lukman Sardi, Donny Alamsyah, Darius Sinathrya, dan Zumi Zola, MERAH PUTIH didukung beberapa ahli perfilman internasional.

Mulai dari Adam Howarth yang merupakan koordinator special effect yang membesut SAVING PRIVATE RYAN, Rocky McDonald sebagai koordinator pemeran pengganti dalam MISSION IMPOSIBLE II dan THE QUIET AMERICAN, dan Rob Trenton sebagai make up dan visual effect artist dalam BATMAN, THE DARK KNIGHT, serta ahli perfilman Hollywood lainnya.

Tak heran, film yang kabarnya menelan biaya hingga puluhan miliar ini menghadirkan gambar yang berkualitas. Adegan ledakan dan peperangan serta sinematografi yang indah menjadi kekuatan MERAH PUTIH. Ditambah lagi dihadirkan pada minggu perayaan HUT kemerdekaan RI ke-64, film ini diharapkan mampu mengembalikan rasa nasionalisme generasi muda yang mulai tergerus. (kpl/riz)


Lihat profil: Lukman Sardi, Darius Sinathrya, Donny Alamsyah, Zumi Zola
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 15-08-2009 |

'POCONG 3', Pocong Kembali Lagi!

KapanLagi.com - Pemain: Francine Roosenda Yachinta, Darius Sinathrya, Elmayana Sabrenia, Gary Iskak, Rina Hasyim.

Walaupun merupakan sekuel, film POCONG 3 menawarkan cerita yang berbeda dari kedua film POCONG sebelumnya. Meski tetap menjaga benang merah dengan keduanya.

Di sini, Monty Tiwa, sutradara sekaligus pencetus ide cerita dan penulis skenario, menawarkan konsep horor dengan pendekatan yang natural. Oleh karena itu, kali ini pocong hadir di tempat yang jauh dari kesan sepi dan juga di tempat-tempat yang sering kita datangi, yang salah satunya adalah club.

Film ini berkisah tentang Putri (Francine Roosenda), seorang DJ di salah satu club malam. Kehidupan Putri yang muram karena sepuluh tahun ditinggalkan ayahnya tanpa sebab, semakin muram setelah mendengar berita bahwa ayahnya telah meninggal.

Ia tidak pernah tahu alasan mengapa ayahnya meninggalkannya. Hal itu membuat Putri semakin yakin bahwa ayahnya tidak mencintainya. Setelah mengunjungi makam ayahnya, Putri mulai mengalami hal-hal yang tidak biasa, dan itu mulai mengganggu kehidupannya, juga hubungan dengan rekan-rekan kerjanya, Thomas (Darius Sinathrya), Michelle (Elmayana Sabrenia), dan Bayu (Gary Iskak).

Semakin tidak tahan akan masalah yang mulai menghancurkan hidupnya, Putri tidak ingin tinggal diam. Ia mulai mencari Laksmi (Rina Hasyim), adik kandung ayahnya. Putri yakin bahwa Laksmi adalah satu-satunya kunci yang bisa membuka misteri yang dialaminya. Laksmi pernah memperingatkannya beberapa hari setelah kematian ayahnya

Tetapi, akankah Laksmi dapat memberi jawaban dari kejadian-kejadian aneh yang Putri alami?

Akankah kemudian masalah Putri akan berakhir di situ?

Film berdurasi 90 menit ini telah melewati proses syuting selama 9 hari (2 s/d 10 Agustus 2007) di Jakarta, dengan post production yang dilakukan di Jakarta dan India. (cnp/lin)


Lihat profil: Francine Roosenda Yachinta, Darius Sinathrya, Gary Iskak, Rina Hasyim
Diposting oleh: Editor | Kamis, 11-10-2007 |

«12»