KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Saya nggak tahu ya, tapi yang jelas kita ada acara di rumah mama sama papa keluarga besar kumpul semua, tapi ada tradisi yang InsyaAllah mungkin akan kita pertahankan dari saya bujangan sampai sekarang, nge-cat rumah sendiri ga pakai tukang, trus malam takbiran kita kumpul keluarga, orang tua saya biasanya keliling bagi-bagi makanan ke keluarga, kerabat, para tetangga," ucapnya.
Presenter acara TABLIGH AKBAR yang di temui di masjid baiturrahman cinere beberapa waktu lalu itu selalu teringat akan nilai yang ditanamkan oleh orang tuanya.
"InsyaAllah itu yang selalu di tanamkan oleh orangtua dan saya akan coba tanamkan nilai itu sama keluarga saya alhamdulillah selama 8 tahun saya menikah berjalan dengan tradisi itu."
David juga menegaskan bahwa Idul Fitri adalah sebuah kebersamaan yang selalu harus di jaga, "Ya, kebersamaan selama hari raya Idul Fitri jadi kalau orang bilang Ramadhan itu proses introspeksi diri dan Idul Fitri itu sebenarnya bukan jadi puncaknya tapi menjadi awal untuk bulan selanjutnya, momentumnya apa? Kebersamaan, mudah-mudahan diawali dengan kebersamaan keluarga kita saling menghargai, menghormati, mencintai satu sama lain." (kpl/gum/bee)

Pernikahan yang telah dijalani hampir delapan tahun bagi David jadi sebuah proses pembenahan diri. Keluarganya lah yang mengingatkan saat-saat dia mengalami kegagalan. "Saya melihatnya, kita laki-laki penuh dengan egosentrisnya, tapi selama saya menikah hampir 8 tahun, saya anggap sebagai proses pembenahan diri saya. Di mana David yang dulu awalnya hidup single, seringkali dalam pernikahan ada kegagalan kita mencoba memperbaiki diri kita terus. Alhamdulillah Allah sayang sama saya setiap kali khilaf saya selalu diingatkan, ada kalanya saya gagal ada keluarga yang mengingatkan jadi buat saya tidak akan pernah menyerah dan belajar dari kegagalan saya selama 8 tahun ini," ungkap David yang ditemui di Tabligh Akbar di Masjid Baiturrahman, Cinere, Depok, Jumat (4/9).
Mengomentari, banyaknya kasus cerai di kalangan selebriti, David menyatakan kalau dalam pernikahannya didasari rasa saling menghargai dan mencintai. "Di dalam Islam ada beberapa ada hak dan kewajiban suami. Di mana suami wajib memberikan makanan kepada istri sama dengan yang suami makan, begitu pun dengan pakaian dan melindungi istri sama dengan istri yang punya kewajiban untuk sedap dipandang dan menyenangkan hati," kilah David.
"Mungkin saat ini bagi kita semua, nggak cuma artis, memaknai arti hak dan kewajiban tersebut, intisarinya adalah saling menghargai, saling mencintai. Kalau kita laki-laki mau mendengarkan keluhan istri maka tidak akan mampet saluran komunikasinya. Sikap menghargai yang satu lagi adalah bagaimana istri diberikan kebebasan dalam konteks yang bertanggung jawab jangan dikekang tapi diberikan kebebasan untuk berkarya," tambahnya. (kpl/gum/erl)

Ditemui saat menghadiri acara Tabligh Akbar di Masjid Baiturrahman, Cinere, Depok, Jumat (4/9), David mengaku kalau puasa saat ini dijalaninya dengan penuh cobaan. "Kita manusia dalam waktu satu tahun ini penuh dengan cobaan, penuh dengan ujian dan sering kali gagal, bulan Ramadhan ini bulan buat perenungan mengingat kembali dosa-dosa kita sama memperbaiki diri kita supaya 11 bulan ke depannya jadi lebih baik lagi," terang David yang saat itu mengisi acara bersama Ustad Zainuddin MZ dan AA Gym.
Namun di antara cobaan itu, David juga mensyukuri berkah yang didapatnya. "Alhamdulillah bulan Ramadhan ini buat saya penuh berkah karena saya dapat pekerjaan yang juga sekaligus ibadah. Buat saya ini suatu keberkahan yang nggak bisa dinilai pakai uang. Saya ini bodoh, punya banyak kekurangan, punya banyak kekhilafan sering kali kalau ada ujian gagal, tapi pada saat ini diingatkan dan dimantapkan lagi. Buat bahan introspeksi diri, coba nerapin apa yang sudah diomongin kadang-kadang it’s very easy to say but hard to do it," ujarnya. (kpl/gum/erl)

"Yang jelas ini kehilangan terbesar bagi seniman Indonesia. Beliau tokoh yang bisa mewakili keberanian kejujuran bukan hanya dari tulisan beliau, tapi dari tingkah lakunya juga. Saya juga pernah gabung di Bengkel di sana. Interaksi yang luar biasa dan kita merasakan kehilangan luar biasa," ungkap David Chalik saat ditemui di rumah duka mendiang Rendra hari Jumat (07/08) dini hari tadi.
Meski merasa sangat kehilangan, David sedikit lega karena W.S Rendra meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. "Ini hari bagus menurut khusnul khotimah. Meninggal di hari Kamis, malam Jumat itu bagus," ungkapnya lebih lanjut. David juga mengaku malu terhadap sosok Rendra yang dianggapnya sangat tegar. Di usianya yang ke-73 sosok Rendra mendiang masih punya semangat hidup yang luar biasa namun apa hendak dikata, Yang Maha Kuasa menghendaki lain. (kpl/gum/roc)