< >

BLOG DEDDY CORBUZIER


Enam Kandidat Berlaga di 'THE MASTER JUNIOR 2'

Kapanlagi.com - Setelah sukses dengan kesempatan pertama menggelar THE MASTER JUNIOR 1, RCTI kembali menggelar program THE MASTER JUNIOR 2. Saat ini enam kandidat berhasil masuk sebagai kandidat ke dalam program tayangan on air perdana THE MASTER JUNIOR 2, mulai Sabtu (7/11) pukul 15:00 WIB dan result show Minggu (8/11) di jam yang sama.

Hampir selama setahun RCTI sukses mengenalkan acara baru keluarga THE MASTER JUNIOR. Acara hiburan itu menarik karena menampilkan para magician junior yang sebelumnya belum pernah ada.

"THE MASTER JUNIOR tak akan ada aksi kekerasan yang bisa merusak karakter penonton anak-anak, ini murni tontonan yang menghibur dan enak bagi keluarga Indonesia," jelas Harsiwi Achmad, Direktur Programming RCTI saat jumpa pers di kantor RCTI, Selasa (3/11).

Deddy Corbuzier, juri dalam setiap episode tayangan THE MASTER JUNIOR 2 mengatakan bahwa keenam kandidat yang lolos audisi cukup unik dan menarik. Dirinya yakin kali ini akan jauh lebih menarik dan bagus dibanding dengan THE MASTER JUNIOR 1.

Alya Rohali sebagai salah satu juri yang tampil di jumpa pers tersebut menjelaskan bahwa dirinya tidak setuju bila ada pendapat masyarakat yang mengaitkan sulap dengan sihir. "Jadi apa yang dilakukan semua peserta itu menggunakan keterampilan, bukan sihir," jelas Alya Rohali.

Siapa keenam kandidat yang akan bersaing di THE MASTER JUNIOR 2? Mereka adalah Rafi, anak delapan tahun asal Pekalongan beraliran klasik. Ada Sakti, remaja tanggung berusia 13 tahun, anak Medan yang jago sekali bermain dengan angka.

Ada Fadia, anak mungil dari Jakarta yang tak henti mencengangkan penonton dengan gayanya yang gypsi. Arif yang sejak kecil menekuni dunia ilusi. Kevin, asal Bandung yang kreatif mencari hal-hal baru dalam ber-magic dan ada Vanes, putri Jakarta yang tak mau kalah hebat dengan trik-triknya. Semua berjanji menampilkan yang terbaik.

Keenam kandidat nanti akan tampil di TV seminggu dua kali mereka akan unjuk gigi, mengumpulkan nilai, dan siap memberikan aksi-aksi magic yang menarik di akhir sesi, setelah sekian bulan seorang pemenang akan bersaing dengan Glen Geraldi.   (kpl/bun)


Lihat profil: Deddy Corbuzier
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 05-11-2009 |

Baru Belajar, Fadia dan Vanes Nekat Ikut 'THE MASTER JUNIOR 2'

Kapanlagi.com - Walaupun masih baru belajar trik sulap, namun Fadia dan Vanes nekat ikutan ajang kompetisi sulap untuk anak, THE MASTER JUNIOR 2. Hal itu mereka akui saat ditemui selepas acara tersebut di Gedung RCTI, Kebon Jeruk, Jakbar, Selasa (03/11) lalu.

"Belajar sulap dari empat bulan yang lalu. Disuruh Papa karena mau ikut THE MASTER JUNIOR," aku Fadia yang didampingi oleh sang ayah, Bambang.

Bambang yang merupakan dosen Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Pamulang itu merasa kurangnya pendidikan cara berpikir kreatif. Karenanya, dia ingin anaknya belajar hal tersebut dari sulap ini.

Sementara itu, Vanes malah lebih nekat daripada Fadia. Dia baru belajar sulap dari seminggu yang lalu.

"Aku seneng banget sama sulap. Saya lihat THE MASTER JUNIOR yang pertama. Kok bisa ya orang canggih-canggih. Ya sudah, aku main sulap virtual," akunya.    (kpl/gum/npy)


Lihat profil: Deddy Corbuzier
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 05-11-2009 |

Pengen Terkenal, Raffi Pilih Jadi Pesulap

Kapanlagi.com - Ajang THE MASTER JUNIOR 2 telah mulai diputar di televisi. Para pesulap cilik dari seantero Indonesia berlomba-lomba menunjukkan kemampuan mereka demi mendapatkan sebutan The Master. Salah satunya adalah Muhammad Raffi Kurniawan, peserta wakil dari Jogja.

Saat ditemui selepas acara THE MASTER JUNIOR 2 di gedung RCTI, Kebon Jeruk, Jakbar, Selasa (03/11) lalu, Raffi mengaku ingin terkenal.

"Kata ayah, 'Kalau kamu main sulap, pasti kamu terkenal.' Jadi aku suka sama sulap," ungkap bocah kelahiran 1 Januari 2002 ini.

Raffi sendiri sudah mulai belajar sulap sejak umur 3,5 tahun. Awal mulanya, dia hanya menonton dari VCD sambil ikut memperagakan trik sulap itu. "Terus dari ayah sama teman-teman ayah diajarin sulap yang bagus-bagus," tambahnya.

Dengan mengikuti ajang ini, Raffi berharap dirinya bisa mengekor jejak Master Jo. Satu lagi yang diimpikannya, Raffi ingin mentraktir kedua orang tuanya jika memenangkan ajang sulap garapan Deddy Corbuzier tersebut.

"Ingin memimpin THE MASTER JUNIOR 2, pengen kayak Master Jo. Mau traktir ayah sama ibu," tutur Raffi yang duduk di kelas 2A SD Bendan 1, Pekalongan ini.     (kpl/gum/npy)


Lihat profil: Deddy Corbuzier
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 05-11-2009 |

RCTI Jamin Tak Ada Adegan Berbahaya di 'THE MASTER JUNIOR'

Kapanlagi.com - Pihak RCTI menjamin, tidak akan ada penggunaan adegan berbahaya yang dilakukan oleh peserta THE MASTER JUNIOR 2, termasuk penggunaan sihir dan magic. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Program RCTI, Harsiwi Ahmad dalam konferensi pers di Gedung RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (3/11).

"Saya jamin di THE MASTER JUNIOR 2 ini tidak ada adegan-adegan yang berbahaya, atau membahayakan untuk anak-anak ini," ungkap Harsiwi Ahmad.

Sementara Deddy Corbuzier berjanji akan turun langsung mengawal aksi sulap para peserta, dan tidak segan untuk menghentikan jika menemukan unsur yang membahayakan.

"Saya tidak ingin mempopulerkan anak-anak ini untuk bermain seperti itu (magic), oleh karenanya saya akan turun langsung untuk memastikan jika anak-anak ini tidak beraksi yang mengkhawatirkan," ungkapnya.

Pihak RCTI juga mempertimbangkan aspek pendidikan para peserta, sehingga aksi panggung hanya dilakukan pada hari libur, yaitu Sabtu dan Minggu. Sehingga tidak mengganggu kegiatan di sekolah.

"Kami sudah memutuskan untuk membuat show ini di hari Sabtu dan di hari Minggu, dan Minggu itu pun kami harus tuntaskan pada sore hari itu juga. Itu karena kami berharap kegiatan ini tidak mengganggu kegiatan anak-anak ini di sekolah mereka masing-masing pada esok hari," terang Harsiwi Ahmad.    (kpl/gum/dar)


Lihat profil: Deddy Corbuzier, Limbad
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 05-11-2009 |

Alya Rohali: Sulap Bukan Sihir, Tapi Pure Ketrampilan

Kapanlagi.com - Ilmu sulap atau magician disebut identik dengan mantra yang merupakan perwujudan ilmu sihir. Salah satu komentator THE MASTER JUNIOR 2, Alya Rohali membantah anggapan tersebut. Menurutnya sulap di ajang adu bakat para pesulap kecil itu, murni trik untuk sebuah performance.

"Tapi memang yang pertama terlintas ya demikian (sihir, red), terbentuk dari dongeng-dongeng yang disebut sihir, tapi di sini kita menyebutnya magician bukan pesulap," terangnya saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Selasa (3/11).

"Justru itu yang harus diklarifikasi karena anak-anak di sini bukan memakai sihir, tapi pure ketrampilan, trik dan itu sesuatu yang dipelajari sungguh-sungguh," tambah Puteri Indonesia 1996 itu menegaskan.

Pada THE MASTER JUNIOR 2, Alya Rohali menjadi komentator tetap bersama master sulap dan hipnotis, Deddy Corbuzier dan Romy Rafael. Ibu dua anak ini berperan memberikan komentar yang membangun, memotivasi peserta, yang masih anak-anak. Peran ini diakui sudah menjadi pekerjaan keseharian, selama mendidik anak di rumah.

"Saya juga seorang ibu dari anak-anak saya, ya kadang-kadang emosi saya sebagai seorang ibu itu suka bermain. Jadi kadang-kadang suka memberikan komentar yang membangun, tapi untuk seorang anak kecil berat. Namun untuk kebaikan mereka, nah di situ peran saya bermain," terangnya.     (kpl/gum/dar)


Lihat profil: Alya Rohali, Deddy Corbuzier, Romy Rafael
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Rabu, 04-11-2009 |

Alya Rohali Takjub Kemampuan Pesulap Kecil

Kapanlagi.com - Ketika di acara THE MASTER JUNIOR edisi pertama, artis Alya Rohali beberapa kali tampil sebagai komentator acara adu bakat sulap yang diikuti anak-anak. Namun di edisi kedua, Puteri Indonesia 1996 itu akan secara rutin tampil sebagai komentar tetap, sebagaimana Deddy Corbuzier dan Romy Rafael.

"Di sini kan THE MASTER JUNIOR 2, saya jadi komentator tetapnya," tegasnya saat ditemui di acara THE MASTER JUNIOR 2, di Studio RCTI, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Selasa (3/11).

Sementara itu, ibu dua anak dari dua kali perkawinan ini, mengaku takjub dengan aksi para peserta. Karena menurutnya, belajar magic bukan sesuatu yang mudah. Banyak hal yang harus dipenuhi, terutama dari segi trik dan performance.

"Apalagi main di sulap klasik dan juga yang saya tahu dari Deddy kalau bermain sulap klasik itu nggak gampang karena harus mengandalkan kecepatan tangan. Sementara mereka kan kecil dari segi tangan dan badan, luar biasa," pungkasnya menambahkan.    (kpl/gum/dar)


Lihat profil: Alya Rohali, Romy Rafael, Deddy Corbuzier
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Rabu, 04-11-2009 |

6 Kandidat Siap Berlaga di 'THE MASTER JUNIOR 2'

Kapanlagi.com - Sukses dengan magician junior handal Glen Geraldi, kali ini RCTI kembali mencari magician berbakat lainnya melalui audisi THE MASTER JUNIOR 2. Program bertajuk Let The Magic Begin ini telah dilaksanakan di empat kota besar di Indonesia yaitu Medan, Jogjakarta, Bandung, dan Jakarta.

Total jumlah pendaftar audisi THE MASTER JUNIOR 2 mencapai 176 peserta. Dari total peserta hanya terpilih 6 kandidat yang berhasil masuk ke dalam program tayangan on air THE MASTER JUNIOR 2. Uniknya para kandidat memiliki beragam macam aliran magic yang menarik.

Mereka adalah Rafi bocah usia 8 tahun asal Pekalongan yang beraliran classic; Sakti usia 13 tahun asal Medan yang jago bermain angka; Fadia asal Jakarta mempunyai ciri khas yang unik, berbadan mungil, dan bergaya Gypsi; Arif usia 14 tahun asal Jakarta dengan kemampuan illusionist; Kevin usia 12 tahun asal Bandung yang bermain magic dengan kreatif; dan satu lagi Audi bocah berusia 7 tahun asal Jakarta memiliki kemampuan mempelajari trik dengan cepat. Keenam kandidat ini siap menampilkan permainan dan pertunjukan terbaik mereka untuk menjadi THE MASTER JUNIOR.

THE MASTER JUNIOR 2 memiliki beragam aliran mulai dari Mentalist, Classic Magician, Illusionist, dan Modern Virtual yang tentunya akan membuat program ini menarik dan berbeda dari sebelumnya. Selain itu hal berbeda lainnya adalah program ini akan tayang dua hari berturut-turut, hari pertama show time dan hari kedua result. Format ini dibuat supaya pemirsa dapat memberi voting melalui SMS dengan waktu yang lebih panjang untuk memberi dukungan kepada magician junior idolanya.

THE MASTER JUNIOR 2 akan dinilai oleh Deddy Corbuzier, Romy Rafael, Joe Sandy, serta juri tamu yang akan bergantian setiap minggunya dan di antaranya memiliki figur seorang kakak atau ibu. Setiap minggunya akan ada satu kandidat yang harus tersisih dan penentuan ini berdasarkan hasil voting SMS.

Program THE MASTER JUNIOR 2 akan tayang setiap hari Sabtu dan Minggu mulai 7 November, jam 15.00- 17.30 WIB, dengan host Adi Nogroho yang akan membuat suasana menjadi menarik dan menyenangkan.

Penasaran bagaimana dengan penampilan mereka di program THE MASTER JUNIOR 2? Jangan lewatkan aksi spektakuler mereka pada tayangan perdana episode satu pada Sabtu (7/11) dan result show pada Minggu (8/11) pukul 15.00 WIB live di RCTI!   (kpl/prl/boo)


Lihat profil: Deddy Corbuzier, Romy Rafael, Adi Nugroho, Joe Sandy, Adi Nugroho
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 31-10-2009 |

«123456789»

LIHAT ARSIP BERITA DEDDY CORBUZIER TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA DEDDY CORBUZIER TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA DEDDY CORBUZIER TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA DEDDY CORBUZIER TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA DEDDY CORBUZIER TAHUN 2004