KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Menurutnya, dunia yang telah membesarkan namanya dengan keluarga memang berbeda. Namun dengan kepercayaan yang dipegang masing-masing, maka semua kendala bakal teratasi.
"Yang penting bagiku keluarga dan anak, serta bagaimana kita mengatasi masalah. Intinya saling percaya, dunia pekerjaan kan berbeda dengan suami. Rasa percaya itu cukup untuk melindungi keluarga," katanya.
Saling percaya untuk membangun rumah tangga ternyata bukan tanpa sebab. Seperti diketahui, gossip pernah menerpa Della, begitu ia biasa disapa, beberapa tahun lalu. Pun ketika mereka telah menikah, rumor tak sedap masih saja menghampiri. Tapi dengan kejadian semua itu mereka semakin yakin dengan kepercayaan untuk dijaga.
"Pada keluargaku pernah juga kena gosip-gosip itu. Aku pernah depresi juga, akhirnya aku dan suami sepakat kalau itu nggak benar, cuekin aja. Memang pernah ada yang mengganggu tapi ada benteng," jelas Della seraya menambahkan perputaran kehidupan ibarat roda yang tengah berputar.
Lalu jika memiliki persoalan pelik bagaimana? Ditanya begitu, Della terdiam sejenak. "Aku mending mengurung diri di kamar, nggak ketemu orang dulu, tidur, nangis sekencang-kencangnya tapi jangan sampai orang lain dengar," ucapnya.
Bahkan karena Della pintar menyembunyikan permasalahan keluarga, dirinya semakin disayang suami.
"Iya, hubungan kami makin mesra saling mengenal satu sama lain. Malah inginnya sih pacaran kayak dulu lagi," tandasnya lalu tertawa. (kpl/dis/bun)

Adalah single Bulan Ramadhan yang dilantunkan pria bekas Bupati Lampung Timur ini. Sedangkan video klipnya yang didukung beberapa penyanyi seperti Oddie Agam, Della Puspita, Deddy Dhukun dan Jane Shalimar tersebut telah mondar-mandir di stasiun teve.
Saat dijumpai di kediamannya di bilangan Duren Tiga Selatan VII, Jakarta Selatan, lelaki biasa dipanggil Kanjeng ini membenarkan.
"Saya menilai lagu religi masih mendapat tempat di masyarakat. Lagu religi sebenarnya menarik, tergantung bagaimana kita mengelolanya. Selain itu juga untuk syiar agama bagi anak-anak. Misalnya mengajak belajar puasa, baca Qur'an dan sebagainya. Pula sebagai pendidikan budi pekerti dan akhlak," ucapnya kepada KapanLagi.com, Sabtu (18/8).
Dilanjutkan proses pembuatan Bulan Ramadhan berjalan lancar setelah ia bersua dengan pembuat lagu Hendy Irvan. Dari pertemuan tersebut timbul keinginan Kanjeng untuk mendalami lagu religi karena lagu jenis ini masih mendapat tempat masyarakat walau serbuan jenis musik lain terus menggempur.
"Kebetulan saya kenal bulan ini sebagai bulan suci bagi umat Islam sehingga dengan hadirnya lagu Bulan Ramadhan ikut meningkatkan keimanan pecinta musik dalam berpuasa," sambung Kanjeng yang pernah memimpin The Steel Krakatau Steel ini.
Lalu bagaimana dengan kompetitor lain yang juga mengusung lagu religi? Ditanya begini Kanjeng pun tersenyum.
"Persaingan itu untuk meningkatkan karya dan men-support moral. Sedangkan rejeki sudah ada yang mengatur. Saya nggak takut kehilangan rejeki," pungkas penyanyi yang telah menelurkan album BULAN SEPARUH dan MELAYU DELI featuring Trie Utami itu. (kpl/dis/bun)

Kehadiran anak kedua nampaknya belum cukup bagi Jocky yang mengaku ingin memiliki tiga anak. Tentu saja keinginan itu berbeda dengan sang istri. "Kalau saya sih pengennya tiga. Tapi kayaknya Della-nya maunya dua aja, ya kalau memang begitu ya saya sih nurut aja," terang Jocky yang ditemui di pelataran parkir RS Ibu dan Anak Hermina, Selasa (11/8).
Menurut penuturan Jocky, sang istri merasa terharu sampai menitikkan air matanya. "Di dalem Della sempet nangis, saya tanya 'kenapa kok nangis?' Dia bilang 'saya terharu saja'. Akhirnya selesai juga proses persalinannya," kilah Jocky menceritakan keadaan Della yang kali ini melahirkan bayi perempuannya dengan cara caesar.
Soal pengasuhan, pasangan ini mengikuti saran ibu Della dengan mengasuh anak sendiri dan juga dengan bantuan baby sitter. "Kalau kita sih pengennya pake baby sitter. Tapi neneknya bilang lebih baik kalian rawat sendiri. Ya udah, kita pake baby sitter tapi ngerawat sendiri juga," ujar Jocky. (kpl/hen/erl)

"(Della udah di RS) dari tanggal 9. Kalau Della sih pengen cepet-cepet lahirannya karena bayinya terlilit tali pusar. Tapi Dokter bilang kemungkinan tanggal 10," ujar Jocky yang ditemui di parkiran rumah sakit, Selasa (11/08) pagi ini.
Tak seperti kelahiran anak pertamanya, dalam proses persalinan anak keduanya ini, Jocky dilarang masuk oleh Dokter. Alhasil, dia harus menitipkan kamera untuk merekam proses persalinan tersebut.
"Saya sih nungguin, tapi saya nggak boleh masuk ke dalam ruang operasi. Karena nggak bisa melihat langsung ya rada-rada panik juga sih. Dulu kan yang anak pertama saya boleh masuk ke dalam, malah saya yang merekam proses bersalinnya. Kalau yang sekarang, karena nggak boleh masuk, jadi saya titip sama suster," pungkasnya. (kpl/hen/npy)

Sampai saat ini Denada masih belum menemukan orang yang akan dijadikannya pendamping hidup. "Belum ada korban untuk ditodong. Kalau temen deket sih ada," ungkap Denada yang dijumpai di acara ulang tahun TPI di Istora, Senayan Jumat malam (23/01).
Soal cowok, Denada berketetapan untuk tidak mau mengungkapkannya. "Aku punya janji, nggak mau mengekspose masalah seperti itu, nunggu laki-laki yang mau bilang ke gue, gue mau nglamar lu," terang bintang yang mengaku lebih senang pria Indonesia daripada bule ini.
Soal ibundanya yang mulai merasa khawatir, Denada mengaku dapat memahaminya. "Gue sih mahamin mama, soalnya gue anak perempuan satu-satunya di keluarga yang udah dilangkahi adik laki-laki. Itu kan bagi orang Jawa pamali banget, itu bikin mama tambah panik," terang putri Emilia Contessa ini. (kpl/ant/erl)