KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Hal ini cukup beralasan apalagi Dewi pernah dikabarkan dengan Aldi Taher, salah satu pentolan dari duo Kingkong.
Menanggapi rumor itu, Aldi buru-buru mengeluarkan jurus mengelaknya. "Itu pokoknya suara indah. Aku gak akan bicara itu suara siapa."
Ketika ditanya kenapa Aldi sekarang tertarik dengan dangdut, apakah ini berhubungan dengan kedekatannya dengan Dewi Persik beberapa waktu lalu. Aldi kembali tidak menjawab secara langsung pertanyaan itu dan lebih memilih menyoroti dangdut itu sendiri.
"Kita jangan sok jaim, karena ternyata musik dangdut itu lebih banyak diminati. Walaupun saya itu basic-nya pop dan musik-musik seperti Beatles, tapi dengan musik dangdut mati juga tuh grup musik inggris itu." (kpl/wwn/cax)

Pada kesempatan itu ia membantah tudingan bahwa ia memanfaatkan popularitasnya untuk menggeluti profesi yang lain alias aji mumpung. Ia mengaku telah lama menggeluti dunia musik sebelum ia terkenal menjadi artis sinetron.
"Saya sudah lama ngeband. Sebelum saya berakting di sinetron, saya sudah ngeband," tukas cowok kelahiran Jayapura, 25 Oktober ini.
Bantahan Aldi juga dibuktikan lewat single hitnya Cari Wanita yang dibuktikannya sebagai musik yang bukan ala kadarnya. Meski konsepnya sederhana namun ia mampu menghadirkan sesuatu yang baru. Selain liriknya yang dibuat jenaka, lagu itu juga dibalut dengan pop dance.
"Kami tidak ingin membuat musik yang muluk-muluk. Kami ingin membuat pendengar musik merasa fun, sekaligus langsung kena dengan lirik lagu yang kami nyanyikan," terang Aldi Taher, yang pernah digosipkan dekat dengan penyanyi Dewi Persik. (kpl/wwn/rif)

"Jangan takut (beribadah haji) karena umur kita masih muda. Jangan juga menunggu umur 60 atau 70 tahun untuk pergi haji. Karena umur segitu berhaji itu susah. Kalau kita masih muda, kondisi kita gagah, segar, sehat. Itulah usia-usia paling bagus untuk pergi haji," ungkap pria yang saat ini sedang dekat dengan wanita dari Malaysia itu.
Dirinya juga mengaku merasa salut dengan jemaah haji dari luar Indonesia. "Mereka usianya masih muda-muda sudah pada berhaji. Bahkan ada yang usianya masih belasan. Yang tua-tua itu udah pada nggak ada, sedikit."
Karena itu Saiful merasa heran dengan keadaan di tanah air. Menurutnya, keadaan itu berbalik 180 derajat dengan yang terjadi di Indonesia. "Kalau di Indonesia justru terbalik. Rata-rata usianya sudah tua. Bahkan 80% mereka itu nenek-nenek sama kakek-kakek. Sedangkan berhaji itu butuh tenaga ekstra," pungkasnya. (kpl/hen/npy)

"Kalau ngomongin soal Asep itu pasti ngomongin soal duit. Kalau berbicara soal kasus saya dan Asep, saya rugi karena saya mempromosikan si Asep dan pengacaranya," kata Dewi, saat ditemui di lokasi syuting film HANTU BUDEG, Jatibening, Bekasi, Selasa (2/12) dinihari.
Walau begitu, si pemilik blog dewiperssik.kapanlagi.com ini mengaku sempat kaget juga saat pertama kali dilaporkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara oleh Asep.
"Saya kaget banget pas tau dilaporin, kaget banget karena mereka orang-orang gila dan orang sinting. Saya kasihan karena di sini Asep disetir sama pengacaranya. Saya tahu banget tuh wataknya Asep kayak gimana," tuturnya.
Lantas, bagaimana reaksi dari si pemilik 'goyang gergaji' ini? Apakah ia akan melaporkan balik sang mantan manajer yang sangat 'disayanginya' itu?
"Asep itu bukan level saya, ngapain saya lapor balik. Saya tuh sayang sama dia," papar mantan istri pedangdut Saiful Jamil ini, sambil kemudian mendekatkan wajahnya di kamera sambil berkata, "Asep, bukalah pintu hatimu, jangan mau dimanfaatin orang lain."
Kasus ini berawal saat Dewi mencari Asep untuk meminta pertanggungjawaban atas deposit Rp350 juta. Namun wanita asal Jember itu menyesalkan tindakan Asep yang kemudian membuka 'rahasia dapur' Dewi. Bagi Dewi, hal itu adalah suatu kebodohan, yang tak lepas dari peran serta pengacara Asep. (kpl/mai/bun)

"Aku mau syuting di Singapura, mau konser juga. Jadi rencananya aku selama enam bulan di sana," ungkap Dewi saat ditemui di kawasan Jati Bening, Bekasi, Selasa (2/12) dini hari tadi.
Diakui Dewi, film yang akan dibintanginya nanti bakal membuatnya bersanding dengan calon suaminya, Farid. Dan meski dikabarkan sudah putus, Dewi tetap cuek. "Putus atau enggaknya biar saya yang tahu. Tapi saat ini saya tetap menuju ke proses pernikahan," tukas janda yang melakukan pap smears sebagai persiapan pra nikah.
Terus, kapan rencana pernikahannya? Dari gembar-gembor Dewi sih seharusnya bulan Desember. Tapi hingga kini belum ada tanda-tanda persiapan yang dilakukan keduanya. Menanggapi mengenai hal ini, pedangdut yang hobi nge- blog dan chating ini punya alasan sendiri.
"Dia kan orang bule, beda dengan kita. Kalau memang Farid mau menikahi saya, orang tua saya meminta dia untuk mengajak orang tuanya melamar," tegas Dewi yang mengaku masih menjalani pertunangan dengan pria asal Belanda tersebut. (kpl/mai/boo)

Uang memang bisa menjadi pemicu konflik yang hebat, seperti juga perseteruan ini bermula. Awalnya Dewi Persik mengatakan bahwa mantan manajernya itu tidak pernah memberikan laporan keuangan padanya. Namun Asep merasa dituduh telah membawa lari uang sebesar Rp350 juta sehingga dia memutuskan untuk menuntut Dewi sebesar Rp1 triliun.
Dewi sendiri menolak menuduh mantan manajernya itu mengambil uangnya seperti yang dituturkannya di Bandara Sukarno-Hatta Cengkareng, Tangerang, Rabu (19/11) malam kemarin sepulang dari Merauke.
"Saya tidak pernah menuduh dia mengambil uang Rp350 juta karena tiap minggunya saya tidak dikasih laporan," ungkapnya.
Namun Asep sepertinya memang bersikukuh untuk mengambil langkah hukum selanjutnya. Untuk itu, Dewi menuturkan bahwa dirinya siap dipanggil polisi. "Ya kalau dipanggil polisi saya akan hadir sebagai warga negara yang baik."
Asep pun nampaknya tak main-main. Dia meminta Dewi untuk menunjukkan bukti bahwa dirinya telah menggelapkan uang sebesar itu. Soal ini, Dewi mengaku tidak bisa memberikan bukti.
"Bagaimana saya mau kasih bukti kalau datanya aja dari dia blank," katanya yang ditambahkan oleh sang manajer baru, Temang, bahwa laporan keuangan yang menurut Asep ada di laptop ternyata blank.
Pemilik goyang gergaji ini nampaknya legowo dengan segala perkataan Asep walaupun dia mengaku siap tempur untuk menghadapi manuver mantan manajernya itu. Apalagi kabarnya Asep mengatakan bahwa Dewi masih belum memberikan kekurangan gaji padanya.
"Ya sudahlah dia mau ngomong apa, saya cuma bisa tersenyum aja. Kalau saya menganggap semuanya keluarga, tapi dia sendiri yang menabuh genderang perang. Kita lihat siapa yang masuk penjara. Asep itu adalah orang yang saya cintai dan saya sayangi, saya tidak dendam sama dia, saya tidak mau kenal sama pengacaranya, tapi salam dari saya untuk Unarta," pungkas pemilik blog dewiperssik.kapanlagi.com ini. (kpl/hen/npy)

"Kalau dia (Asep) nuntut uang sebesar Rp1 triliun, kalau saya nuntutnya 155 perak. Bagaimana mau buat belanja, beli susu aja nggak cukup? Kan nggak mudah dapetin duit segitu juga," ungkapnya menantang saat ditanya perihal rencana Asep untuk menuntutnya sebesar Rp1 triliun.
"Saya tidak pernah menuduh dia mengambil uang Rp350 juta karena tiap minggunya saya tidak dikasih laporan. Kalau Anda (Asep) dan Unarta (pengacara Asep -red) mau mengambil langkah selanjutnya, ya saya cuma menunggu dan melihat saja," tambahnya.
Mengenai laporan keuangan yang tidak diberikan oleh Asep sendiri, manajer baru Dewi, Temang, menuturkan bahwa laporan untuk bulan Januari, Agustus, September, dan Oktober tidak pernah didapatkan oleh Dewi.
"Katanya 'Ada di laptop, Mas,' tapi datanya blank, hanya ada di bulan Oktober dan itupun datanya enggak detail," kata Temang yang terus mendampingi mantan istri Saiful Jamil itu. (kpl/hen/npy)