KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Dhini dan Dimas akan menggelar preskon hari Sabtu (28/11) mendatang. Untuk waktunya akan dipilih sore hari, karena kita masih atur waktunya dulu, soalnya Dhini kan memang lagi syuting striping dan kita akan lihat schedule-nya juga," ujar Gerda, manajer Dhini, saat dihubungi wartawan di rumahnya di Jalan Gotong Royong No. 37, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (24/11) malam.
Gerda yang juga sepupu Dhini ini menjelaskan jika Dhini dan Dimas akan menjelaskan semua pertanyaan wartawan yang selama ini ingin meminta klarifikasi. Dirinya juga tidak mau menjelaskan lebih jauh karena tak mau melangkahi orang yang memang ingin menikah.
"Pokoknya gini, apa yang kita cari selama ini akan dijelasin Sabtu nanti, teman-teman tunggu saja nanti. Dhini akan menjelaskan tentang apa yang sedang kalian cari tau,yang pengin kalian tau bakal kita kasih tahu pada Sabtu sore," ujar Gerda.
Dhini dan Dimas sendiri sudah mendaftarkan pernikahannya di Kantor Urusan Agama (KUA) Pasar Minggu pada tanggal 11 November lalu. Rencananya mereka akan menggelar akad nikah di sebuah gedung yang pengelolaannya dilakukan oleh istri Wakil Presiden, Herawati Boediono. (kpl/adt/bun)

"Aduh, aku malas ah mengomentarinya. Takut salah nanti, nggak mau ah, lain kali saja ya mas," ujar Ussy saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (24/11) sore.
Ussy dan Dimas memang sempat menjalin kasih atau berpacaran. Namun keduanya memilih untuk putus, setelah tak lagi memiliki kesepakatan. Keduanya pun tak jelas menunjukkan hubungan pacarannya.
Ussy yang kini menjalin hubungan dengan Andhika Pratama lantas hanya memberikan doa kepada Dimas atas pernikahan yang segera dilangsungkan.
"Ya selamat sajalah untuk pernikahan mereka berdua, itu yang mungkin bisa saya ucapkan," pungkasnya. (kpl/adt/bar)

"Gedung ini memang punya beliau dan biasa disewakan," kata salah satu petugas keamanan yang tak mau disebut namanya, Selasa (24/11) sore.
Petugas keamanan itu pun menceritakan bahwa gedung Griya Asri ini memang langsung dipesan oleh sang calon pengantin pria, yakni Dimas Seto.
"Yang datang langsung ke sini untuk booking ya Mas Dimas langsung. Dia datang ke sini sama salah satu keluarganya," ujar petugas tersebut menuturkan.
Sementara itu, Dimas dan Dhini sendiri akan melangsungkan pernikahan pada tanggal 12 Desember mendatang. Keduanya bahkan sudah mendaftarkan surat-surat yang diperlukan ke Kantor Urusan Agama, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada tanggal 11 November lalu. (kpl/adt/bar)

Saat dikonfirmasi ke pihak KUA, Haji Hadholi Efendi, S.Ag, PLP Kepala KUA Pasar Minggu, Selasa (24/11) siang tadi, beliau membenarkan hal tersebut. Beliau pun akan datang sendiri ke acara ijab kabul yang akan dilangsungkan di Griya Asri, Jalan Ampera, Cilandak Timur itu.
"Nanti waktu akad nikah yang nikahin bapaknya si Dhini sendiri, Pak Bambang. Dari pihak KUA yang mencatat nanti saya sendiri yang akan datang ke sana," tuturnya.
Lebih lanjut, Haji Hadholi membantah jika Dhini tercatat sebagai numpang nikah. Pasalnya, domisili Dhini masih ada dalam wilayah KUA Pasar Minggu. Lain halnya dengan Dimas yang memang berdomisili di luar wilayah.
"Pernikahan itu masih di wilayah kita. Dhini pun berdomisili di wilayah kita dan nikahnya masih di wilayah kita, jadi bukan numpang nikah. Kalau calon suaminya, si Dimas, dia baru numpang nikah karena dia berdomisili di Ciputat," terangnya. (kpl/hen/npy)

"Betul. Insya Allah akan menikah hari Sabtu, 12 Desember 2009, di Griya Asri, Jalan Ampera, Cilandak Timur," kata Bapak Haji Hadholi Efendi, S.Ag, PLP Kepala KUA Pasar Minggu.
Dituturkannya jika ayah Dhini sendiri, Bambang, yang mendaftarkan pernikahan yang akan berlangsung pukul sembilan pagi itu. Sementara itu, mas kawin rupanya masih belum dicantumkan dalam pendaftaran nikah tersebut.
"Itu mendaftarkannya tanggal 11 bulan November. Untuk mas kawin sejauh ini belum ada. Tapi biasanya sebelum ijab kabul sudah ada. Mungkin nanti ada pembicaraan lebih lanjut," pungkas Hadholi. (kpl/hen/npy)

"Semua sudah ke arah situ. Untuk kapan itu belum pasti. Lihat aja tanggal mainnya nanti. Pokoknya kalau udah, pasti gue dan Dhini akan ngomong," katanya di sela acara HIFFEST di High/Scope, Cilandak, Jakarta, Sabtu (21/11) siang.
Diakui Dimas, pertemuan antar keluarga memang sudah terjadi beberapa kali. Tapi sampai sejauh ini mereka belum membicarakan tanggal pernikahan. Lamaran nikah secara resmi pun belum ada.
"Kondisi orang tua kita dan kita itu beda. Kalau dulu pertemuan sekali itu lamaran, kalau sekarang sih wajar pertemuannya antar keluarga. Kalau gue lamaran, mana nggak ada cincinnya kan? Jika Dhini yang terbaik buat gue, Insya Allah akan ketemu nantinya," pungkas aktor yang merasa sudah yakin atas perasaannya terhadap sang kekasih. (kpl/adt/boo)

Manajer Dhini, Gerda Pertiwi yang ditemui lokasi, Jl. Gotong Royong 1 No. 37 C, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (29/10) malam, mengungkapkan kalau kliennya takut salah berbicara. Sehingga memilih diam untuk sementara.
"Belum ada omongan, karena dia takut kalau dia ngomong takut salah. Jadi nggak mau ngomong," tegas Gerda Pertiwi.
Menurut Gerda, Dhini dan Dimas telah menjalani hubungan sekitar 10 bulan lalu. Namun menolak jika acara yang berlangsung tertutup itu sebagai pertunangan atau lamaran. Meski dirinya juga tidak membantah kalau keduanya berniat untuk tunangan.
"Ada niat baik ke arah sana (tunangan, red) jadi selama ini kan belum pernah kenal jadi mereka kenalan aja," tegasnya.
Sementara ditanya soal 'langkah seribu' yang dilakukan Dimas, Gerda mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun diprediksi kalau bintang akting itu capek setelah mengikuti proses acara keluarga itu. "Ya mungkin karena dia kecapekan dan ada acara lagi," jawab seperti sekenanya.
Begitu pun dengan sikap penolakan Dhini untuk sekedar diambil gambar, Gerda juga mengungkapkan jika kliennya itu sudah berganti baju. "Dia sudah ganti baju, sama teman jadi nggak mau difoto," ungkapnya menolak. (kpl/buj/dar)