KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Awalnya, Dian yang mengenakan terusan abu-abu itu hanya tersenyum ketika diminta untuk diambil fotonya. Saat ditanya soal kabar pertunangan yang akan dilakukannya akhir bulan November nanti, Dian hanya menjawab pendek.
"Nanti saja ya," kata Dian kemudian memasuki mobil Mercedes Benz New Eyes B 163 SA di Balai Kartini, Jakarta, Senin (9/11) malam.
Tak puas, wartawan pun berupaya untuk terus mengejar Dian, namun mantan kekasih Abi Yapto ini memilih tersenyum kepada wartawan.
Seperti sudah diberitakan, Dian rencananya akan dilamar oleh seorang anak konglomerat bernama Indraguna Sutowo. Acara lamaran sendiri akan dilakukan pada akhir bulan November mendatang.
Persiapan demi persiapan pun sudah dilakukan keluarga besar Dian di rumah di Jl. Bangka Raya no 49. Untuk resepsi pernikahannya sendiri, kabarnya akan digelar pada bulan Februari 2010 mendatang. (kpl/adt/bar)

"Kemarin rumahnya sudah mulai diukur oleh dua orang petugas. Katanya sih mau dipasang tenda untuk pertunangan yang akan berlangsung akhir bulan (November) ini," kata salah satu pembantu yang bekerja di rumah Dian, saat ditemui, Senin (09/11).
Saat disinggung soal rencana pertunangan, pembantu yang tak mau disebutkan namanya ini tak mengetahui secara pasti. Namun dirinya meyakini bahwa Dian akan menggelar acara pertunangan pada akhir November ini.
"Kalau acaranya sih akhir November ini, saya belum tahu tanggal pastinya. Kalau untuk resepsinya akan digelar pada bulan Februari tahun 2010 mendatang," ujarnya (kpl/adt/npy)

Artis Dian Sastrowardoyo misalnya, selain sebagai sarana berkomunikasi antara sesama teman, jejaring sosial dimanfaatkan untuk diskusi.
"Seperti blog saya misalnya, pengunjungnya rata-rata pelajar, kalau saya tidak bisa memberikan sesuatu yang edukatif, misalnya tentang buku yang baru saya baca lalu didiskusikan di blog, akan percuma saja. Jadi saya bener-bener memanfaatkan itu sebagai tempat untuk berbagi informasi," tuturnya.
Tetapi tidak semua hal Dian share. Salah satunya opini politik. Bagi Dian, politik salah satu bahasan yang paling sensitif untuk dibahas. "Untuk yang satu ini saya tidak men-share-nya karena saya tidak mau mempengaruhi sebuah opini yang tergolong pribadi, sama halnya dengan kehidupan pribadi saya," jelasnya saat disambangi di Pacific Place, Jakarta, Rabu (28/10).
Jadi kalau dikatakan jejaring sosial macam itu dapat merugikan, menurut Dian sangat tergantung dari sisi mana melihatnya. Ia tidak memungkiri identitas dirinya dipalsukan oleh orang lain. "Tapi kita tidak perlu khawatir kalau tidak aneh-aneh. Saya sendiri tidak ada foto yang aneh jadi tidak masalah," pungkasnya. (kpl/wwn/boo)

"Biasanya saat break syuting, di mobil atau pas jalan. Ya, pingin tahu saja temen–temen lagi ngapain, pada lagi di mana. Pokoknya aku selalu connecting dengan mereka walaupun sibuk dan kesibukan temen–temen juga beda," tuturnya saat ditemui dalam acara peluncuran produk Samsung Corby di Pasific Palace, Ritz Carlton Jakarta, Rabu (28/10).
Dian secara pribadi juga mengakui kalau jejaring sosial seperti FB dan Twitter ternyata mempunyai manfaat besar bagi dirinya. Ia bisa tahu apa yang dikerjakan teman–temannya dan keberadaan mereka walau sibuk dan jarang bertemu.
"Selain itu saya juga mendapatkan informasi–informasi penting yang dapat menambah wawasan, bukan hanya sekedar update status," tambah Dian yang didapuk sebagai brand ambassador Samsung Corby bersama Nicholas Saputra ini. (kpl/wwn/npy)

"Dulu saya juga bukan siapa-siapa, tetapi sekarang saya bisa seperti sekarang. Dan ini berkat mimpi," kata Dian yang dijumpai di Panti Asuhan Putri Islam di Yogyakarta, Minggu (9/8).
Menurut gadis kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982 itu, mimpi tidak harus mimpi yang besar, tetapi dapat dilakukan dengan menetapkan mimpi kecil atau target dalam jangka pendek. Pemeran Daya dalam film PASIR BERBISIK tersebut percaya, bahwa sebuah mimpi besar berasal dari langkah-langkah kecil.
"Saya tidak tiba-tiba menjadi seperti sekarang. Tetapi saya berusaha untuk menjadi seperti sekarang dengan usaha keras dan usaha saya tidak berhenti di sini, karena saya masih memiliki mimpi-mimpi lainnya," katanya.
Ia mencontohkan dirinya yang sangat mengagumi bintang-bintang sebuah merk sabun, seperti Ida Iasha dan ingin menjadi seperti bintang pada era 1990-an tersebut. "Dan sekarang, saya juga menjadi bintang dari merk sabun yang sama. Jadi semua orang harus punya mimpi. Buat apa hidup kalau tidak punya mimpi," katanya.
Atau, kata Dian, seorang pelajar dapat menentukan mimpinya untuk mendapatkan nilai yang baik saat ujian, sehingga langkah yang harus dilakukannya adalah belajar dengan giat sehingga mimpi tersebut tergapai.
Dian percaya bahwa anak-anak panti asuhan juga dapat memiliki mimpi seperti anak-anak lain pada umumnya. "Saya melihat itu dari sorot mata mereka. Mereka sangat cerdas dan memberikan respon atas apa yang saya utarakan," katanya.
Dalam kegiatan sosial tersebut, Dian memberikan motivasi kepada sekitar 100 anak-anak panti asuhan dalam tiga bahasan utama yaitu wirausaha, kecantikan dan jasa pelayanan. (kpl/boo)

Ditemui KapanLagi.com di lapangan blok S Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Rabu (01/4), Abi berbicara sekelumit tentang calon presiden dari Partai Patriot. "Belum ada calon Presiden, lagian belum pasti kan di legislatif juga kepilih," ujar mantan kekasih Dian Sastrowardoyo itu.
"Karena memang belum ada pemilihan untuk presiden, sampai hari ini kita mendukung presiden yang membela kepentingan rakyat, Golkar saja belum pilih Capres," jelasnya saat ditanya mengenai siapakah calon presiden yang dijagokan partainya.
Sementara itu, mengenai kriteria calon presiden, Abi sempat menyinggung tentang musibah Situ Gintung, yang sedang banyak dapat perhatian dari pejabat. "Menurut saya belum ada kriteria presiden yang merakyat, sebelum kejadian Situ Gintung, ada gak pejabat yang ke sana? Mereka baru datang setelah ada kejadian, ya kalau ada, paling mereka mengenakan safari, bukannya tampil merakyat dengan masyarakat sekitar," tegasnya. (kpl/dis/bar)

Dalam kesempatan itu, Dian sempat mendoakan Wulan dan Adilla. Ia berharap semoga pernikahan tersebut tetap langgeng dan mendapat kebahagiaan. "Selamat buat pernikahan Wulan Guritno dan Adilla Dimitri. Semoga mereka bisa bahagia, sakinah, mawadah, warohmah," tuturnya.
Lalu, kapan Dian juga akan menyusul Wulan yang sudah dua kali ini menikah? Mendengar itu, Dian langsung berjalan. Ia tak mau diwawancarai lebih lanjut. Dengan wajah jutek, ia hanya berujar, "Belum ada rencana."
Dian yang pagi tadi datang sendirian bergegas ke mobilnya. Tanpa basa-basi lagi, gadis bernama asli Diandra Paramitha Sastrowardoyo ini langsung pergi dengan mobil BMW abu-abu bernopol B 777 MS. (kpl/ant/boo)