KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Manajer Dhini, Gerda Pertiwi yang ditemui lokasi, Jl. Gotong Royong 1 No. 37 C, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (29/10) malam, mengungkapkan kalau kliennya takut salah berbicara. Sehingga memilih diam untuk sementara.
"Belum ada omongan, karena dia takut kalau dia ngomong takut salah. Jadi nggak mau ngomong," tegas Gerda Pertiwi.
Menurut Gerda, Dhini dan Dimas telah menjalani hubungan sekitar 10 bulan lalu. Namun menolak jika acara yang berlangsung tertutup itu sebagai pertunangan atau lamaran. Meski dirinya juga tidak membantah kalau keduanya berniat untuk tunangan.
"Ada niat baik ke arah sana (tunangan, red) jadi selama ini kan belum pernah kenal jadi mereka kenalan aja," tegasnya.
Sementara ditanya soal 'langkah seribu' yang dilakukan Dimas, Gerda mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun diprediksi kalau bintang akting itu capek setelah mengikuti proses acara keluarga itu. "Ya mungkin karena dia kecapekan dan ada acara lagi," jawab seperti sekenanya.
Begitu pun dengan sikap penolakan Dhini untuk sekedar diambil gambar, Gerda juga mengungkapkan jika kliennya itu sudah berganti baju. "Dia sudah ganti baju, sama teman jadi nggak mau difoto," ungkapnya menolak. (kpl/buj/dar)

Melalui manajernya, Gerda Pertiwi membenarkan, Dhini Aminarti membenarkan jika memang ada pertemuan dua keluarga. Namun menolak kalau pertemuan itu disebut tunangan itu. Pertemuan itu hanya saling mengenal dan silaturahmi biasa.
"Sebenarnya ini, dua keluarga ini belum pernah ketemu sejak habis lebaran, jadi ini perkenalan dua keluarga aja," terang Gerda Pertiwi di rumah Dhini. "Ini bukan tunangan, nggak ada," tegasnya membantah.
Sementara menanggapi banyaknya makanan yang dibawa di acara tersebut, Gerda mengungkapkan jika makanan itu sekedar perjamuan dari dua daerah yang berbeda. Bukan menu khusus pertunangan seperti yang diduga para wartawan.
"Karena dari dua daerah yang berbeda, Dimas Solo-Padang, jadi dia bawa rendang dan lain-lain. Kalau Dhini kan ada dari Arab jadi ada kambingnya," terangnya. (kpl/buj/dar)

Namun sayangnya berita bahagia tersebut terlarang untuk insan pers yang ingin meliput kebahagiaan Dhini dan Dimas. Menurut keterangan salah seorang penjaga rumah Dhini, acara tunangan tersebut tertutup untuk wartawan karena acara itu hanya untuk keluarga besar Dimas dan Dhini saja.
"Kalau mau meliput gak boleh, karena ini khusus untuk keluarga saja. Kalau wawancara mungkin nanti setelah acara baru bisa, saya konfirmasi dulu ke dalam," terang penjaga rumah Dhini saat ditemui KapanLagi.com di kediamannya, Kamis (29/10).
Sementara itu, sejak pagi hari keluarga Dhini sudah mempersiapkan katering dan kelengkapan lainnya untuk acara tunangan tersebut, seperti yang dituturkan oleh Ibu Ita, tetangga rumah Dhini.
"Sejak pagi tadi, keluarga Dhini sudah menyiapkan persiapan untuk menyambut kedatangan calon suaminya. Seperti katering sudah disiapkan dari pagi," tutur ibu Ita. (kpl/buj/bun)

Menurut Dhini keterlibatan dengan narkoba sebenarnya dapat dicegah, selain kembali ke diri masing-masing, faktor agama juga membawa peran penting. "Kembali lagi kepada individunya masing-masing. Kalau dia bisa menjaga dirinya insya allah mereka akan terjaga, toh selama ini aku masih baik-baik saja. Basic-nya adalah agama, kalau seseorang tahu ajaran agamanya mana yang dilarang dan harus dijalankan itu pasti bakalan bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," terang Dhini yang ditemui di acara PLAYLIST di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (13/10).
Dhini juga tidak sepakat dengan tindakan melarikan diri masalah dengan bergantung pada narkoba. "Sama sekali nggak setuju (melarikan diri pada narkoba), banyak yang orang tuanya divorce terus mereka lari ke narkoba. Menurut aku itu bukan menyelesaikan masalah. Aku lihat dari diri aku sendiri divorce mama sama papa tidak membuat aku malah jadi drop. Mestinya kita nunjukin bahwa kita bisa, mampu, mandiri," tegas kekasih Dimas Seto ini.
Untung bagi Dhini, semua orang di sekitarnya selalu memberi dukungan positif. "Yang pasti orang di sekitar aku, keluarga semuanya bener-bener mendukung aku untuk hal-hal positif. Kalau hal-hal negatif aku juga tahu mana yang harus dijalanin karena aku bukan anak kecil lagi," kilahnya. (kpl/gum/erl)

Menurut pengakuan Dhini, karena lebih dewasa Dimas dapat lebih memahami dirinya. "Semua orang yang sudah lebih dewasa pastinya mereka punya cara sendiri, bagaimana mereka mengayomi seseorang, benar-benar ngebimbing seseorang, ya standar aja. Karena dia tahu aku orangnya manja, mungkin dia tahu harus bersikap seperti apa," kilah mantan bintang sinetron SI CANTIK DAN SI BURUK RUPA.
Dhini dan Dimas punya aturan sendiri dalam hubungan mereka termasuk siapa yang harus minta maaf duluan. "Gini, kalau saat itu ada yang salah ya dia harus mengaku salah dan minta maaf. Itu prinsip kita berdua, jadi kalau aku yang salah bukan berarti aku malah ngambek tapi aku harus minta maaf," terang bintang muda ini saat ditemui di acara PLAYLIST, di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (13/10). (kpl/gum/erl)

Keseriusan hubungan bagi Dimas dijalaninya dengan penuh kepercayaan. "Pokoknya kalau udah jalannya, kapan pun ya, jangan percaya yang macem-macem. Jalani hidup ini dengan santai. Kita teman lama, bukan baru kenal jadi nggak ada perbedaan. Kita jalanin. Kalau ada perbedaan seperti itu ya diperbaiki, semua orang pasti punya perbedaan pendapat. Dan Insya Allah, setelah kita lewatin perbedaan itu kita makin kompak. Setiap waktu yang diberikan kita memaksimalkan dengan mengisi dengan hal-hal baik. Menunda karena trauma? Nggak lah," ujar Dimas saat ditanya soal hubungannya dengan Dhini.
Bagi Dhini sendiri, meski hubungan ini serius, dia juga tak punya target untuk segera ke pelaminan. "Nggak ada target, kita selalu kompak, satu pemikiran," tambahnya. (kpl/adt/erl)

Dimas dan Dhini menegaskan akan ikut memberi bantuan korban gempa dengan mendukung secara moral. "Kita pasti membantu dan berpartisipasi untuk saudara-saudara kita. Mudah-mudahan diberikan kesabaran, aku juga turut berduka. Dan bisa mengambil sisi baiknya dengan makin mempererat kesatuan negara kita," ujar Dimas saat dijumpai di studio 4 RCTI, Jl Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (9/10).
"Mendukung moral mereka, untuk membantu saudara-saudara kita," ungkap Dhini menimpali.
Seperti semua orang, Dimas tak berharap tak akan ada lagi bencana di masa mendatang. "Mudah-mudahan apa pun membuat kita makin dekat. Mudah-mudahan tak ada bencana lagi," ujar bintang ini. (kpl/adt/erl)