KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
KapanLagi.com - Pemain: Indra Birowo, Yton Club Eighties, Donita, Syahrini, Tessy Srimulat.
Dilihat dari judul filmnya, memang mengandung kata 'kuburan' yang identik dengan tempat menyeramkan. Namun jangan salah persepsi dulu, film yang dibesut oleh Dwi Ilalang ini tak sepenuhnya menyeramkan, malah menyuguhkan komedi dengan sentuhan horor.
Kisah diawali hidup dua sahabat, Niko (Indra Birowo) dan Imen (Yton Club Eighties) tiba-tiba harus sedikit terganggu akibat ditangkap oleh seorang bos mafia. Ternyata ayah mereka dulunya adalah seorang maling kuburan, dan sepeninggalnya, ayah mereka memiliki hutang kepada sang bos mafia. Hutang ini berupa mustika keramat. Mau tidak mau, Niko dan Imen harus melunasi hutang ayah-ayah mereka.
Alhasil kedua sahabat ini akhirnya menjadi maling kuburan dadakan. Sayangnya kuburan yang harus dibongkar oleh keduanya telah menjelma menjadi sebuah asrama wanita. Konon asrama ini terkenal angker. Di sinilah ulah dua sahabat ini cukup kocak dan konyol.
Meski genre horor sudah begitu menjamur, namun sekarang tampaknya sudah mulai bergeser ke genre komedi horor, untuk memberikan sentuhan lain selain suasana mencekam. Dan tampaknya hal ini cukup berhasil, ditambah dengan pemeran utama, Indra Birowo yang terkenal suka ceplas-ceplos, serta Yton Club Eighties yang mampu menampilkan mimik-mimik lucu terasa pas.
Selain akting kedua aktor tersebut, film ini juga memasang artis Donita serta menampilkan debut penyanyi Syahrini di layar lebar. Bahkan sang sutradara pun memasang komedian senior, Tessy Srimulat. Sehingga bisa dibayangkan tingkat kelucuan yang dihadirkan oleh THE MALING KUBURANS. (kpl/riz)

KapanLagi.com - Pemain: Nia Ramadhani, Mike Lewis, Donita, Lia Waode, Jajang C. Noer, Arswendy Nasution, Mastur
Vira (Nia Ramadhani) adalah seorang suster. Ia bersahabat dengan Silla (Donita), yang juga suster yang bertubuh seksi. Dari Bandung mereka menuju Jakarta untuk menjalani tugas. Di Jakarta Vira dan Silla tinggal sekamar di asrama yang sudah dua puluh tahun ditutup. Konon kamar tersebut penuh dengan misteri. Vira pun berkenalan dengan Mike (Mike Lewis), mahasiswa Australia yang berada di Indonesia. Hubungan mereka pun berlanjut.
Vira bertemu Mak Saroh, tukang cuci yang tahu banyak tentang kamar itu. Ia bercerita seorang suster cantik bernama Lastri Sulistia meninggal di kamar itu dua puluh tahun silam.
Ia dibunuh oleh kekasihnya, dokter Herman. Karena Lastri mengetahui perselingkuhannya dengan Mila, sahabat Lastri. Karena panik, Lastri pun dibunuh dan dikubur di tembok kamar.
Setelah kamar ini dibuka kembali, hantu Lastri menjelma sebagai suster ngesot yang keluar untuk membalas dendam kepada dokter Herman dan orang-orang di asrama yang melakukan perselingkuhan.
Vira yang selalu mendapat firasat jika akan terjadi pembunuhan, mencoba memberitahu Silla dan Mike, namun mereka tidak peduli. Bahkan, Mike dan Silla diam-diam menjalin cinta. Perselingkuhan terjadi.
Hingga suatu saat Vira mendapat tanda bahwa korban berikutnya adalah Mike. Saat suster ngesot mulai menyerang Silla. Silla mengakui kesalahannya kepada Vira, namun suster ngesot tetap mengejarnya.
Vira segera mengadukan hal ini kepada Mak Sharoh. Dan ia mendapati bila sesungguhnya Mak Sharoh telah meninggal sepuluh tahun yang lalu. Apakah Vira, Silla dan Mike terlepas dari kejaran suster ngesot? (rsd)