KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
KapanLagi.com - Pemain: Arif Rahman, Imel Putri Cahyati, Cantika Atmanegara, Mochtar Sum, Aditya Putri, Hengky Kurniawan, Ricky Harun, Minati Atmanegara, Donna Harun
Setelah AYAT-AYAT CINTA, menjelang bulan ramadhan hadir film religius SYAHADAT CINTA yang diangkat dari novel berjudul sama karangan Taufiqurrahman Al-Azizy. Film yang disutradarai oleh Gunawan Paggaru ini bercerita tentang Iqbal (Arif Rahman), pemuda metropolis yang tidak pernah sholat dan tak bisa mengaji. Namun rasa bersalah setelah tak sengaja melukai ibundanya, membuat Iqbal menyesal dan memutuskan untuk tinggal di pondok pesantren.
Sayang selam dua bulan tinggal di pondok Kyai Siddiq (Muchtar Sum) di Tegal Jadin, Iqbal hanya disuruh mengambil air dari telaga. Dia tak diajari mengaji, bahkan sholat. Merasa kesal dan dicuekin, Iqbal meluapkan amarahnya di telaga. Di sana ia bertemu dengan Aisyah (Imel Putri Cahyati), putri Kyai Subadar (Chairil JM), sekaligus cucu Kyai Siddiq
Iqbal akhirnya lari dari pondok karena takut dimarahi kyai dan adanya perseteruan religius yang sangat tajam. Saat lari tak tentu arah, Iqbal bertemu Pricilia (Cantika Atmanegara), gadis Kristen yang baik hati. Pricilla membantu iqbal mencari tempat tinggal namun Iqbal memutuskan untuk tinggal di rumah Ibu Jamilah (Donna Harun), seorang pengemis yang hidup bersama kedua anaknya, Fatimah (Salsa) dan Irsyad (Ricky Harun).
Dalam perjalanan mempelajari agama Islam, Iqbal mendapat banyak cobaan. Namun cobaan tersebut tidak membuatnya mundur dari tekadnya untuk menjadi orang yang taat.
Bagaimana kisah pencarian Iqbal? Berhasilkah ia mendapat hidayah Islam? (kpl/lin)

KapanLagi.com - Pemain: Ben Joshua, Titi Kamal, Dimas Aditya, Dwi Sasono, Sarah Sechan, Dr Boyke, Donna Harun
Film produksi MVP Pictures ini disutradarai oleh Winaldha E. Malalatoa. Selain menghadirkan bintang-bintang muda, seperti Ben Joshua, Titi Kamal, Dimas Aditya, Dwi Sasono, film ini juga menghadirkan pengalaman pertama dr. Boyke dalam berakting.
Film ini berkisah tentang dilema Jemi (Ben Joshua) memilih antara cintanya atau gelar kesarjanaannya. Jemi bisa disebut "mahasiswa abadi" karena berada di batas akhir semester yang dibolehkan oleh universitasnya. Bila semester ini dia tak lulus, dia akan di-DO alias drop-out.
Sayangnya, teman-teman Jemi tak banyak membantu. Si Germo (Dwi Sasono) pencuri kelas teri (mulai dari celana dalam sampai mobil), Si Ketek (Ferry Gustian) yang mempunyai libido tinggi, dan Si Banci (Dimas Aditya) yang tidak jelas penyuka jenis yang mana.
Keberuntungan muncul bersama sang dewi. Lea (Titi Kamal) adalah asisten dosen yang pintar tapi konservatif. Dia buta banget tentang dunia cowok, juga soal pacaran, meski usia telah mendekati kepala tiga. Karena dia bertahun-tahun tidak boleh pacaran sama orang tuanya.
Simbiosis mutualisme pun terjadi antara Lea dan Jemi. Lea memberikan pelajaran intensif supaya Jemi bisa lulus, Jemi pun memberi "mata kuliah ekstra" pada Lea agar Lea lebih mengerti kenapa lelaki dan perempuan diciptakan berpasang-pasangan.
Kerja sama ini berbuntut ke cinta serius yang tumbuh di antara mereka. Sayangnya, dosen senior bernama Dr. Marjoko alias Dr. M. (dr. Boyke) yang tengah mengalami krisis paruh baya ternyata jatuh cinta juga pada Lea.
Dr. M yang selalu ditindas oleh istrinya (Donna Harun) merasa 'ngiler' melihat "daun muda" Lea. Jemi pun ditawari "kerja sama" yang lain, Dr. M menjamin kelulusan Jemi, asal Jemi menjamin Lea bisa menjadi istri muda Dr. M.
Tibalah Jemi pada dilema paling penting dalam hidup seorang cowok (dan mahasiswa): cinta atau lulus?
Mengambil tema tentang seks, film bergenre komedi dewasa ini mengikuti jejak pendahulunya, QUIKIE EXPRESS dan KAWIN KONTRAK. Sayang tak ada hal baru ditawarkan oleh film ini. Alur ceritanya cenderung datar, garing, tanpa gejolak.
Meski demikian, pesan moral film ini tetap ada, yaitu pentingnya pendidikan seks sejak dini agar terhindar dari seks bebas, serta pelajaran penting bagi pasangan yang sedang dalam masa krisis. (kpl/lin)