KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Teman-teman aku juga sudah bilang, 'Ya udah mulailah membuka hati, masa' tiap Lebaran sendiri mulu?' Memang betul terasa banget kesendirian di hari Lebaran, aku yang kebingungan," kata Cici.
"Tapi balik lagi ke pribadinya, ternyata aku sangat susah untuk senang sama orang. Udah dekat, pasti ada aja yang nggak cocok," sambungnya saat ditemui di kediaman Din Syamsudin, Kompleks Pejaten Elok, Jakarta Selatan, Senin (21/9) kemarin.
Dikatakan Cici, usaha untuk mendapat pasangan bukan tidak dilakukannya. Ia pun sudah sering berdoa meminta kepada Yang Maha Kuasa. Namun, di Ramadhan kemarin doanya agak berubah. "Kalau dulu kan yang minta-minta terus, tapi kalau sekarang lebih kepada mohon petunjuk," ujarnya.
Semua dilakukan juga ada alasan. Cici sedikit khawatir melihat usia pernikahan rekan-rekan sejawatnya yang tidak berumur panjang. "Bisa dibilang begitu, mohon maaf sebelumnya, karena mungkin banyak perkawinan teman-teman yang nggak langgeng, baru seumur jagung usia perkawinannya sudah cerai," terangnya.
"Makanya aku selalu minta petunjuk. Tapi sekarang aku sudah mulai terbuka karena apa yang aku tidak suka belum tentu Allah tidak suka juga," imbuhnya. (kpl/hen/boo)

"Yang pasti tiap Lebaran aku merasa sedih banget. Satu tahun pertama aku ditinggal ibuku, tapi aku masih ditemani sama Erna Libby dan Bang Din (Din Syamsuddin). Di tahun berikutnya ditinggal sama Erna Libby, akhirnya aku berlebaran sama keluarga Mediana Hutomo. Dan tahun sekarang aku ditinggal sama Tante aku satu-satunya," katanya.
Ditemui saat bersilaturahmi di kediaman Din Syamsuddin di Kompleks Pejaten Elok, Jakarta Selatan, Senin (21/9) kemarin, Cici mengaku selalu sibuk saat Idul Fitri tiba. "Bukan karena ditinggal pembantu mudik, tapi sibuk mencari mau ikut keluarga siapa nih tahun ini," katanya dengan nada sedih.
Namun untung saja, kesedihan Cici tahun ini terbayarkan. Ia diajak berlebaran bersama keluarga besar Din Syamsuddin. "Pak Din tahu persis kalau aku sebatang kara, walaupun keluarga ada, tapi jauh-jauh," ujarnya.
"Kebetulan juga aku pengurus pengajian di sini, jadi aku sering banget ke sini. Makanya kalau ada apa-apa aku selalu minta pertolongan sama Pak Din, jadi sudah seperti keluarga sendiri," pungkasnya. (kpl/hen/boo)