< >

BLOG ERWIN GUTAWA


Gita Gutawa Tak Mau Terlibat Cinlok di 'LOVE IN PERTH'

Kapanlagi.com - Pertama kali berperan di film, LOVE IN PERTH, bagi Gita Gutawa juga jadi pelajaran baru. Peran yang diterimanya di film kali ini, bagi Gita dianggapnya mencari pengalaman baru. Terlibat cinta segitiga dengan Derby Romero dan Petra di film, Gita tak mau keterusan di dunia nyata.

Dengan peran layar lebar pertamanya, Gita berharap filmnya dapat mengena di hati masyarakat. "Ya ini film pertama aku untuk real action, sekalian aku belajar juga untuk pengalaman dan aku berharap film LOVE IN PERTH ini bisa diterima masyarakat," terang Gita yang ditemui di studio MD Entertaintment, Tanah Abang, Jakarta Barat, Kamis (5/11).

Gita mendapat peran gadis berusia 15 tahun bernama Lola. "Aku berperan sebagai Lola umur 15 tahun asli Jakarta dapat beasiswa, dia pintar tapi agak sedikit norak dibandingkan dengan teman-teman yang lain. Karakternya Lola ceria, moody, kikuk, suka aneh-aneh sendiri tapi sebenarnya dia tidak mudah putus asa juga," ungkapnya.

Akting pertamanya di layar lebar ini bagi Gita jadi sebuah pelajaran. "Dari dulu sudah banyak (tawaran main film), tapi aku mau nyesuain dengan karakternya dan ceritanya. Pengalaman baru buat aku dan berharap bisa mendapatkan banyak hal dari sini. Ya pastinya baru banyak belajar aja, dulu pernah main sinetron tapi kan beda dengan film. Aku sambil belajar juga ke depannya," kata putri Erwin Gutawa ini.

Karena berakting dalam film cinta segitiga, saat ditanya apa akan terjadi hal yang sama dengan terjerat cinta lokasi, Gita mengelaknya, menyatakan apa yang dilakukannya sebagai pekerjaan belaka. "Enggak lah, kita di sini profesional dan kita bekerja sesuai dengan karakter masing-masing dan harus ada chemistry di antara kita masing-masing. Dan harus deket karena yang akan mengalami konflik cinta remajanya ya kita bertiga ini (Gita, Derby dan Petra)," terang bintang muda ini.

"Semua itu menyangkut aku di sekolah dan salah satu adegan yang di Jakarta hanya di airport saja. Dan menurut aku semua itu seru banget," tambahnya.     (kpl/gum/erl)


Lihat profil: Gita Gutawa, Derby Romero, Erwin Gutawa
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 06-11-2009 |

Gita Gutawa: Aku Ingin Negara Ini Lebih Maju

Kapanlagi.com - Klaim Malaysia atas budaya bangsa Indonesia memang membuat jengkel. Gita Gutawa rupanya juga merasakan hal yang sama. Tapi, lebih jauh Gita mengajak masyarakat Indonesia belajar dari pengalaman tersebut.

"Aku cukup prihatin, mungkin ini teguran, jangan jangan memang kita tidak menjaga apa yang kita punya," ujar pelantun hits Parasit tersebut.

"Seperti kemarin batik sudah di deklarasikan, sekarang sudah banyak yang memakai batik, jadi mesti nunggu ada sesuatu dulu, kalau pakai batik, ya pakai aja. Nggak usah nunggu deklarasi," imbuhnya.

Ditemui KapanLagi.com, Rabu (28/10) malam di Balai Sarbini Jakarta, putri Erwin Gutawa itu lantas menegaskan jika peran pemuda sangat penting dalam menjaga budaya bangsa.

"Jangan kalau ada yang mau diambil baru protes. Aku ingin negara ini lebih maju lagi, masalah bisa cepat diatasi, lebih dikenal di luar dengan reputasi baik," tandasnya.  (kpl/ato/bar)


Lihat profil: Gita Gutawa, Erwin Gutawa
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 31-10-2009 |

Gita Gutawa Kian Geram Dengan Pembajakan

Kapanlagi.com - Setelah Wali Band sempat mencak-mencak karena lagunya dibajak oleh Malaysia, kini giliran Gita Gutawa yang angkat bicara soal kasus pembajakan. Solis belia itu bahkan mengaku geram persoalan pembajakan yang tak pernah selesai.

"Sudah susah banget, klimaks. Aku merasa pembajakan sudah dialami semua negara, masalah yang sangat serius, karena ini ada hubungan dengan teknologi dan kebiasaan bangsa Indonesia," ujarnya.

Meski demikian, putri komposer handal Erwin Gutawa itu juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kebiasaan bangsa Indonesia yang sering terbelit masalah pembajakan.

"Kita mesti menertibkan dari diri sendiri, aku menetapkan dengan konsisten tidak melakukan membeli pembajakan, tidak melakukan download lagu," lanjutnya.

Ditemui KapanLagi.com seusai menyanyi di konser Orkestra Pemuda Indonesia, Rabu (28/10) malam, di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Gita lantas menuturkan juga soal permasalahan pelik di balik maraknya pembajakan di negeri ini.

"Susah juga karena ini pengaruh teknologi, tingkat kemiskinan tinggi dan daya belinya menurun. Jadi kita ngaca juga dari negara kita sendiri," tandasnya.   (kpl/ato/bar)


Lihat profil: Gita Gutawa, Erwin Gutawa, Wali Band
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 30-10-2009 |

Studio Erwin Gutawa Disegel Pemda

Kapanlagi.com - Sebagai seorang musisi kawakan yang telah malang-melintang dalam industri musik tanah air, nama Erwin Gutawa adalah sebuah potret betapa suksesnya jika menjadi musisi yang mapan. Namun, kini muncul kabar kurang mengenakkan yang menyebutkan bahwa studio milik ayah Gita Gutawa itu telah disegel oleh Pemda Kotamadya Jakarta Selatan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh KapanLagi.com pada Selasa (6/10), melalui satpam penjaga studio Erwin Gutawa, rumah yang terletak di Jl. Antasari no. 80, Jakarta Selatan tersebut disegel Pemda, dengan dasar hukum Sk. GUB. KDKI no 1068 tahun 1997.

"Iya, udah dari tanggal 1 oktober disegel Pemda, karena menyalahi aturan, rumah dijadikan tempat usaha. Pak Erwin terakhir datang ke sini 2 hari sebelum disegel," ujar security yang enggan disebutkan namanya itu.

"Pak Erwin udah tau rumahnya disegel. Di sini hampir semua rumah yang dijadikan tempat usaha kena segel. Kalau tindak lebih lanjutnya saya nggak tau, kemarin datang dari Pemda langsung," imbuhnya kemudian.     (kpl/adt/bar)


Lihat profil: Erwin Gutawa, Gita Gutawa
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 06-10-2009 |

Gita Gutawa: Aku Mau Jadi Diri Aku Apa Adanya

Kapanlagi.com - Pada Oktober mendatang penyanyi Gita Gutawa bakal berangkat ke China, menjadi salah satu peserta forum pemimpin muda mewakili Indonesia. Putri musisi Erwin Gutawa itu bersama empat temannya akan bergabung dengan peserta lain dari seluruh dunia.

"Ada peserta dari Australia, Singapore, Korea dan China sendiri. Aku intinya pengen banyak pengalaman. Ini pengalaman yang luar biasa sekali, satu pengalaman hidup juga, di luar musik," ungkap Gita saat ditemui di acara ngobrol bareng buku KOTAK MUSIK GITA di Gedung Gramedia, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (27/09).

Dengan kesempatan ini, Gita mengaku senang dan bangga mendapat kepercayaan, meski harus ekstra keras dalam membagi waktu.

Gita juga membantah, jika kesempatan itu datang kepadanya lantaran popularitasnya sebagai artis. Justru dirinya meyakini, kesempatan itu lebih karena prestasi yang berhasil diraih di sekolahnya. "Nggak juga (artis, red), ini karena prestasi sekolah. Ada ujiannya juga supaya bisa kepilih," tegasnya.

Menurut Gita juga, forum yang kebanyakan bicara persoalan ekonomi itu sebagai bukti bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk bicara di luar musik. Karena selama ini, dirinya hanya banyak bicara urusan musik.

Meski demikian, bagi Gita kepercayaan itu bukanlah sebuah beban yang memberatkan belajarnya. Justru dari event itu dirinya ingin mendapatkan pengalaman lain.

"Aku kan masih muda, jadi ya harus sebanyak mungkin berprestasi. Namun aku juga nggak harus jadi jaim, mentang-mentang sebagai publik figur yang punya prestasi, harus nggak boleh begini atau begitu, ya inilah aku. Aku nggak mau menzalimi diri aku sendiri. Aku mau jadi diri aku apa adanya aja," pungkasnya.   (kpl/ant/dar)


Lihat profil: Gita Gutawa, Erwin Gutawa
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 29-09-2009 |

Buku Gita Gutawa Dalam Sebulan Cetak Dua Kali

Kapanlagi.com - Baru sebulan buku KOTAK MUSIK GITA sudah mengalami cetak ulang, dengan penjualan terbesar di Jakarta dan sekitarnya. Demikian diungkapkan Gita Gutawa saat ditemui di acara ngobrol bareng buku KOTAK MUSIK GITA di Gedung Gramedia, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (27/9).

"Sekarang kita mengadakan promo buku di beberapa kota, kemarin Surabaya sudah, sekarang di Jakarta. Alhamdulillah di sini penjualan buku saya paling banyak. Dalam sebulan ini sudah masuk cetakan kedua," ungkap Gita.

Buku KOTAK MUSIK GITA merupakan buku semi biografi perjalanan karir Gita Gutawa yang ditulis oleh penulis muda Andanari Yogaswari. Buku yang memakan waktu satu tahun untuk proses produksinya itu, menjadi alat berbagi pengalaman bagi putri Erwin Gutawa itu.

"Untuk lebih banyak berbagi tentang pengalaman aku, baik yang enak maupun yang nggak, tapi intinya di sini aku ingin belajar dan berbagi dengan teman-teman aku. Yang selama ini memang sudah lebih banyak membantu aku," ungkap Gita yang mengaku mendapat banyak pertanyaan dari para pembeli bukunya itu.

"Seneng banget semua bisa dirangkum dan dijadikan sebuah buku. Di sini aku juga ikut bikin konsepnya seperti apa. Pokoknya senang sekali punya media untuk berbagi dengan orang lain," tambahnya.

Buku ini menurut Gita, berisi dua sisi seorang Gita Gutawa, pertama tentang dirinya sebagai anak remaja biasa, seperti remaja pada umumnya. Remaja yang sekolah, tentang pertemanan dan pergaulan dengan orang lain maupun keluarga. Kedua, tentang sisi Gita Gutawa sebagai penyanyi, perjalanan hingga sukses seperti saat ini.

"Bagaimana perjalanan hingga aku bisa seperti ini, bukan karena papa yang seorang musisi, sehingga banyak orang yang menilai aku ada back up, padahal semua aku jalani dengan proses juga. Terus bagaimana cara mengatasi nervous saat manggung, dan sebagainya," terangnya.     (kpl/ant/dar)


Lihat profil: Gita Gutawa, Erwin Gutawa
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Senin, 28-09-2009 |

Debut Film Perdana, Gita Gutawa Santai Aja

Kapanlagi.com - Menambah pengalaman adalah sesuatu yang ingin dilakukan Gita Gutawa setiap saat. Pasalnya, berdasarkan pengalaman juga ia bisa meraih sukses seperti sekarang. Kali ini, Gita tak hanya merambah dunia tarik suara saja, kini ia ikutan terjun ke layar lebar yang merupakan debut perdananya.

"Ini adalah pertama kali aku main film ya, meski hanya mengisi suara saja. Tapi yang terpenting buat aku ini menambah sebuah pengalaman baru," ujar Gita yang ditemui di press-screening film MERAIH MIMPI di Blitzmegaplex, Grand Indonesia Jakarta, Rabu (9/9).

Namun, meskipun ini pengalaman pertama baginya, putri kesayangan Erwin Gutawa ini mengaku sama sekali tidak 'kagok'. Apalagi ada bimbingan dari para bintang senior.

"Untungnya banyak pemain yang ngajarin aku seperti Ria Irawan dan Nia Dinata, jadinya aku nggak terlalu sulit, apalagi ini film animasi pertama. Ada tantangan tersendiri, bagaimana caranya aku harus nyamain antara suara dengan gambar," tuturnya.

Sedangkan untuk sistem pembelajarannya, lanjut remaja yang pernah berakting di salah satu FTV ini, dilakukan secara reading. "Ini memang pengalaman baru ya, dan aku paling suka belajar sesuatu yang baru," katanya.

Gita juga mengungkapkan, sebenarnya ia sudah punya banyak tawaran main film. Sayangnya, dari semua tawaran ia masih belum merasa ada karakter yang cocok. "Lagian aku juga masih sibuk dengan menyanyi," pungkasnya.    (kpl/adt/boo)


Lihat profil: Gita Gutawa, Erwin Gutawa, Ria Irawan, Nia Dinata
Komentar : 4 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 10-09-2009 |

«123»

LIHAT ARSIP BERITA ERWIN GUTAWA TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA ERWIN GUTAWA TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA ERWIN GUTAWA TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA ERWIN GUTAWA TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA ERWIN GUTAWA TAHUN 2004