KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Dan karena kita ngerasa cocok, terkadang beliau saya ajak pulang kampung ke rumah," demikian tegas pelantun lagu Dokter Cinta itu.
Selama mengenal Mbah Surip, Evie melihat sosok sederhana seorang Mbah Surip, yang memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia para seniman. Hidupnya seolah sudah diperuntukkan pada teman dan lingkungannya.
"Dia itu sepanjang perjalanan hidupnya tidak punya ambisi untuk jadi seseorang. Kepentingannya itu dia curahkan kepada teman-teman terdekat. Jadi hidupnya itu dia serahkan untuk kepentingan teman-temannya," ungkapnya menegaskan.
Evie Tamala yang ditemui di sela persemayaman almarhum, di Bengkel Teater W.S Rendra, mengaku memiliki kenangan lucu yang masih diingatnya. "Waktu itu saya pernah murung dan tidak semangat, saat itu dia ambil gitar mondar-mandir di belakang saya. Beliau tidak akan berhenti bermain sebelum melihat saya ketawa. Dan itu merupakan semangat dia," ungkapnya menuturkan.
Dari sisi penampilan, menurut Evie, Mbah Surip dahulu berbeda dengan yang saat ini. Rambutnya pun tidak gimbal seperti sekarang. "Kalau dulu rambutnya memang agak panjang pake topi, tapi sejak dulu dia sudah seniman banget," tegasnya.
Ketika Evie melihat beliau tampil di televisi, perasaan terharu pun muncul. Terutama saat melihat perjuangannya yang konsisten di dunia seni. "Akhirnya setelah sekian lama perjalanan hidupnya, sekarang bisa dibilang dia sukses, jadi menurut saya beliau sangat layak untuk dikenang. Karena dia pergi saat kita mencari-cari beliau," terangnya.
Sekitar tiga bulan yang lalu, Evie terakhir kali bertemu dengan almarhum di acara peluncuran album bersama dirinya. Karena Mbah Surip dan Evie berada dalam satu bendera. Pasca itu tidak lagi ketemu hingga hari ini.
"Tapi saya pernah telepon beliau, tapi tidak diangkat, akhirnya saya SMS sambil meledek, 'Mbah sekarang sudah sombong tidak mengangkat telepon saya'. Saya cuma pesan jaga kesehatan. Sampai sekarang SMS itu belum dibalas," tuturnya.
Sejak kenal, Mbah Surip tidak pernah mengeluh sakit serius, kecuali sakit gigi. Gigi yang dikenakannya sekarang itu adalah gigi palsu, dulunya selalu terlihat ompong.
"Sampai-sampai dia pernah mencabut giginya pakai tali yang diikat lalu ditarik, sampai pendarahan. Saya sempet bilang diperiksa ke dokter tapi dia nggak mau. Dia hanya minta kopi. Subhanallah pendarahan itu berhenti hanya dengan kopi," terangnya Evie mengingat kenangan. (kpl/hen/dar)

"Masyarakat jangan ragu untuk menentukan pilihannya pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2009. Pilihlah Caleg dan Calon Presiden dari Partai Golkar," kata Aburizal Bakrie, saat menjadi Juru Kampanye di Taman Alun-alun Kapuas Pontianak, Sabtu.
Ia mengatakan, kalau orang berani mencalonkan diri untuk maju sebagai Calon Legislatif 2009, dia harus berani mengatakan hari besok akan lebih baik dari sekarang.
Aburizal mengatakan, ada banyak program pemerintah yang didukung Partai Golkar demi kesejahteraan masyarakat di antaranya, Bantuan Tunai Langsung (BLT), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan lain-lain.
"Oleh karena itu kalau mau kesejahteraan masyarakat lebih baik, pilihlah partai yang berpengalaman yaitu Partai Golkar," ujarnya.
Ia mengatakan, Partai Golkar telah membuktikan kinerjanya karena telah bertahun-tahun ikut serta dalam pemerintahan, selain itu Partai Golkar adalah partai yang terbuka, semua boleh menjadi anggota partai dengan lambang pohon beringin itu.
"Karena itu, jangan lupa, tanggal 9 April mendatang untuk mencontreng atau mencoblos Partai Golkar nomor urut 23," kata Aburizal.
Selain itu, Aburizal juga melakukan sosialisasi cara memilih dengan benar pada Pemilu 2009 mendatang, yaitu dengan mencentang lambang partai atau nama-nama calon legislatif baik tingkat kabupaten/kota, provinsi, DPR-RI dan DPD kepada ribuan simpatisannya di Taman Alun-alun Kapuas Pontianak.
"Kalau masyarakat bingung atau tidak mengetahui siapa yang akan dipilih pada Pemilu Legislatif mendatang, jangan ragu-ragu centang nomor 23," katanya.
Selain menghadirkan Aburizal Bakrie, DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, juga mendatangkan sejumlah artis dangdut ibu kota, yaitu Evie Tamala, Ria KDIe dan artis dangdut lainnya. (kpl/bee)