KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Promotor di sana menyambut kami dengan luar biasa. Baru kali itu kami benar-benar merasa diperlakukan seperti 'rock star' semalam," kata sang gitaris, Piyu, dalam satu acara berbagi cerita dengan wartawan di Jakarta, Senin (15/12).
Piyu menjelaskan, perasaan itu muncul karena dirinya, juga Fadly, Rindra, Ari dan Yoyo dijemput dengan kendaraan limousine, lengkap dengan sajian makan dan minuman yang mewah.
Didukung perusahaan pelumas Top 1, Padi mengadakan pertunjukan besar maupun kecil di hadapan masyarakat Indonesia yang menetap di tiga kota besar, New York, Los Angeles dan Washington. Padi berada di AS sejak 20 November - 5 Desember lalu.
"Awalnya promotor di New York yang meminta kami tampil di kota itu, tetapi setelah itu kami malah diajak untuk tampil di Los Angeles dan Washington," kata Piyu.
Ia juga mengungkapkan, dalam konser-konsernya di tiga kota itu Padi membawakan tembang-tembang hits dari dua album pertamanya, seperti Mahadewi, Demi Cinta, Sudahlah, Sobat, dan Harmoni.
Bassist Rindra mengatakan, "Orang Indonesia di sana mungkin belum pernah menonton konser kita. Mereka tahu Padi tapi belum pernah nonton konser Padi."
Dari konser tersebut, Padi ditawari untuk kembali lagi ke negeri Paman Sam pada tahun depan. "Kami diminta tampil di San Fransisco, Seatle, Texas, dan California," kata Piyu menambahkan.
Menjawab pertanyaan wartawan, ia mengatakan pada waktunya nanti Padi akan membawakan lagu-lagu dari album ketiga, keempat dan kelima.
Sebagai persiapan, katanya, manajemen Padi akan mengirimkan album-album tersebut untuk diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia di negara-negara bagian tujuan.
"Kalau membuat album khusus untuk kunjungan tahun depan itu, kami belum memikirkannya," katanya.
Kunjungan dan konser Padi di AS merupakan kegiatan penutup tahun ini. "Bagi kami itu kegiatan tutup tahun yang manis. Tahun lalu kami berkunjung ke London, Inggris," ujarnya. (kpl/bun)

Penampilan Ari Lasso malam itu begitu memukau penonton yang memenuhi halaman lapangan Kridosono. Mereka yang kebanyakan adalah kalangan pelajar dan mahasiswa. Meski jarak antara panggung dan audiens dibatasi pagar besi, tapi tetap tak menyurutkan mereka untuk tetap memeriahkan konser itu.
Tepat pada pukul 20.00 WIB dimulai dengan penampilan penyanyi baru Syahrini, yang menyanyikan lagu Tatapan Cinta. Syahrini adalah pendatang baru di industri musik Indonesia. Saat Ari membuka dengan lagu Misteri Ilahi, penonton turut bernyanyi. Membuat suasana tambah hangat. Ari mulai tampil pada pukul 20.30, di antaranya tampil dengan lagu Patah Hati, Misteri Ilahi, Rahasia Perempuan, Aku dan Dirimu, dan lainnya.
Di penampilan akhirnya Ari berduet dengan Fadly vokalis grup band Padi. Mereka tampak apik membawakan lagu Mahadewi. Padi membawa lengkap personelnya Ari (gitar), Fadly (vokal), Yoyo (drum), Rindra (bas), dan Piyu (gitar).
Malam itu Ari surprise dengan audiens Jogja. Ia mengatakan meski dari jumlah penonton kalah dibanding saat penampilannya di Purwokerto, namun Ari melihat audiens Jogja lebih semangat dan antusias dalam menyanyikan lagu-lagu milik Ari. "Kalian semua adalah penjaga hati saya. Membuat saya semangat untuk terus berkiprah di blantika musik Indonesia," ujarnya kepada audiens.
Penampilan Padi pada pukul 22.00, membuat suasana penonton semakin hangat. Mereka sangat menikmati penampilan band kawakan tersebut. Beberapa pasangan duduk di rerumputan sambil berdekapan dan ikut menyanyikan lagu Kasih Tak Sampai. "Kali ini memang benar-benar konser yang romantis. Terutama karena saya juga suka dengan lagu-lagu Padi," ujar Andhini salah satu penonton.
Namanya musik kawula muda, yang datang memang pelajar dan mahasiswa, mereka yang hadir sangat antusias. Mereka ikut berjingkrak, ikut teriak dan meramaikan suasana. Salah satunya adalah Dude (23) mahasiswa UMY yang malam itu datang bersama komunitas musik kampus. Dude mengaku tidak pernah melewatkan konser-konser semacam ini. Apalagi yang tampil adalah Padi, band favoritnya. Dude hampir hafal semua lagu ciptaan Padi. "Pokoknya semua lagunya Padi suka dan saya hapal semua," ujarnya.
Kesuksesan kolaborasi Padi - Ari Lasso - Syahrini menjadi pertanda hidupnya musik tanah air. Mudah-mudahan konser seperti ini selalu ada di Jogja. Supaya musik Indonesia tetap terdengar dan tetap menjadi musik kebanggaan kawula muda Indonesia. Memang sudah saatnya mencintai musik dalam negeri deh. (kpl/tia)

Bagi penggemar U2 atau Radiohead, bisa merasakan influence kedua band ternama tersebut pada lagu Ingatkan Kau dan Jadi Diri Sendiri. Namun secara keseluruhan, 10 lagu dalam album ini merepresentasikan sosok Lobow yang kalem dan melankolis.
Meskipun belum ada lagu yang seheboh single Salah, hampir keseluruhan lagu-lagu Lobow pada album barunya ini masih tetap easy listening. Beberapa single pilihan dari album TERUS BERSINAR ini diantaranya adalah Terus Bersinar, Satu Jam Lagi, dan hits single Kau Cantik Hari Ini.
Terlepas dari kesan mellow dan kalem yang menjadi ciri khas Lobow, beberapa penikmat musik menilai vokal Lobow mirip Giring, vokalis Nidji. Meskipun demikian, album TERUS BERSINAR menjadi bukti eksitensi Lobow untuk terus bersinar di belantika musik tanah air. (hai/zul)