KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Di dalam film yang bergenre action tersebut, Fairuz diharuskan belajar mengendarai jetski dan motor gede Harley Davidson dalam satu hari. Dan karena kepengen total dalam memerankan tokoh Lidya, ia harus belajar mengemudi jetski dalam keadaan kencang walaupun resiko dapat terluka.
"Ya memang kalau dari pemeran utamanya aja dia kan bisa beladiri ya. Memang dalam film ini penuh action, bahkan untuk pemeran utamanya aja nggak ada yang stunt-in sama sekali. Jadi semua adegannya memang pure dia yang melakukan sendiri, sampai pemukulannya pun dia juga," tutur Fairuz.
"Kalau dari aku sendiri paling tantangannya aku harus bisa nyetir jetski sendiri dan bawaannya harus cepat, dan itu aku harus belajar dalam waktu sehari. Ditambah lagi harus belajar naik motor besar (Harley Davidson)," sambung Fairuz saat dihubungi KapanLagi.com melalui ponselnya, Senin (19/10).
Mengendarai jetski dan motor besar untuk Fairuz adalah pengalaman yang sangat baru yang sulit dilupakan. Pasalnya ia sempat terjatuh dari jetski saat hendak berbelok, alhasil tubuhnya pegal-pegal dan pahanya memar.
"Jadi ini first time aku nyetir jetski sendiri, ini tantangan juga buat aku ya. Seandainya kalau ada masalah sedikit kan efeknya lumayan," ujar Fairuz.
"Kalau jatuh sih aku sempat karena tikungan gitu, dan untungnya jatuhnya nggak kencang jadi nggak sampai parah gitu. Tapi memang efeknya badan pegal-pegal dan paha pada biru gitu. Ya udah tapi aku harus jalani lah, untuk totalitas aja sih," lanjutnya. (kpl/buj/boo)

"Sorry ya aku nggak mungkin banyak bicara saat ini, aku ingin masalah ini cepat selesai aja, keadaan ini membuat aku kecewa dan merugi. Kejadian itu tidak sepatutnya terjadi mungkin lebih lanjutnya tanya pada pengacara saya saja," tegas putri pedangdut A Rafiq itu, saat ditemui usai dimintai keterangan di Polsek Cilandak, Jl Tarogong Jakarta Selatan, Jumat (15/4).
Fairuz mengalami teror kekerasan yang dilakukan oleh mantan pacarnya, Arafat. Akibat tindakan kasar itu, mobil sedan Hyundai Abu-abu metalik B 108 BT yang dikendarainya mengalami pecah kaca di setiap sisinya. Kejadian ini dalami Fairuz, di Jl Fatmawati Jakarta, Rabu (13/5).
Kabar yang berkembang, kekerasan ini dipicu oleh persoalan asmara keduanya. Meski tidak ada kejelasan yang pasti dari yang bersangkutan.
"Saya tidak perlu memikirkan masalah itu, sekarang saya cuma mau mikirkan karier saya. Ada masalah ini membuat saya pusing, saya tidak ada hubungan lagi sama Arafat," tegasnya. (kpl/buj/dar)

Akibat kejadian itu, Sedan Hyundai, Abu-abu metalik, B 108 BT yang dikendarainya hancur pada setiap sisi kacanya. Tidak diketahui motif kejadian tersebut, namun diduga Arafat cemburu setelah melihat mantan kekasihnya berada di depannya. Meski tidak diperoleh keterangan, apakah yang bersangkutan bersama pria lain di mobil tersebut.
Kini kasus tersebut sudah ditangani oleh polisi, dan masing-masing telah diperiksa sebagai saksi. Fairuz dan Arafat hadir di Polsek Cilandak, Jl. Tarogong, Jakarta Selatan, Jumat (15/4) untuk dimintai keterangan.
Arafat sendiri saat ditemui usai pemeriksaan mengaku sebagai pelaku penghancuran kendaraan tersebut. Namun dirinya tidak menyebutkan alasan tindakannya itu, pria macho ini hanya mengaku khilaf telah melakukan tindakan tersebut.
"Ya gue akui, gue yang mecahin kaca mobilnya dia. Karena gue emosi, gue minta maaf karena gue waktu itu khilaf. Gue sudah SMS pada orang tuanya, sama papanya sama mamanya," ungkapnya sambil terus berusaha kabur dari para wartawan.
Tahun lalu Fairuz juga menjadi korban kekerasan, yang dilakukan oleh seseorang di Bandara. Dirinya bersama sang kakak, Farhad harus menjalani perawatan di RS Fatmawati Jakarta. (kpl/buj/dar)