< >

BLOG FANNY FABRIANA


Fanny Fabriana Enjoy Jalani Dua Profesi

Kapanlagi.com - Menjadi seorang entertainer sejati memang butuh banyak pengorbanan. Apalagi jika profesi yang ditekuni bukan cuma satu saja. Seperti halnya Fanny Fabriana yang menekuni model, sinetron, dan juga film layar lebar. Tapi untung saja bintang SERIGALA TERAKHIR ini punya manajer yang bisa diserahi tanggung jawab untuk mengurus semua waktunya.

"Jujur memang sangat sulit membagi waktu di model dan akting. Ini semua aku serahin ke manajer aku aja," ujarnya kala ditemui di acara Jakarta Fashion Week di Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (15/11).

Dikatakan Fanny, agar semua yang dilakukan tidak berantakan dan asal-asalan, wajib diberlakukan prioritas. Mana yang lebih disukai, di situlah konsentrasi ditekankan. Namun sejauh ini ia masih bisa menjalani dua dunia hiburan yang dicintainya tersebut.

"Karena kalau disuruh milik aku agak susah, soalnya aku suka dua-duanya dan aku enjoy menjalaninya," tukas Fanny.

Lantas, bagaimana soal honor? Lebih besar yang mana? "Jelas di sinetron, apalagi yang stripping," jawab aktris yang juga membintangi PREMAN IN LOVE ini. "Tapi masalahnya bukan di honor, tapi aku menikmati semua ini. Memang honor itu penting juga ya, tapi aku sih tidak terlalu mementingkan itu," sambungnya.   (kpl/hen/boo)


Lihat profil: Fanny Fabriana
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 17-11-2009 |

Fanny Fabriana, Makin Aneh Makin Suka

Kapanlagi.com - Ada yang berbeda dari penampilan Fanny Fabriana saat ditemui hari Minggu (15/11). Dengan berbalut baju berwarna ungu dan jaket warna-warni, wajahnya diberi make-up layaknya boneka. Cukup aneh memang. Tapi itulah Fanny, yang fokus dalam acara Jakarta Fashion Week.

"Masalah dandanan ini disesuaikan dengan tema. Lebih kayak boneka aja, jadi matanya lebih dipertajam lagi. Kalau model mau diapain aja ayo, asal jangan rambut dibotakin aja," ujarnya.

Ditemui usai acara di Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Fanny mengaku sama sekali tidak risih didandani seperti itu. Bahkan, makin aneh didandani ia justru makin suka.

"Aku melihatnya lebih ke lucunya bukan ke anehnya, seru aja. Mode 2010 yang aku tahu, yang namanya mode itu muter jadi apa aja bisa. Booming di tahun lalu bisa saja muncul lagi di tahun ini. Bisa jadi yang 10 tahun lalu bisa muncul lagi tahun ini," jelasnya.

Namun walaupun berprofesi sebagai model, gadis yang juga membintangi film SERIGALA TERAKHIR ini bukannya suka pada dandanan yang terlalu feminim. Tapi semua disesuaikan dengan mood-nya.

"Kalau aku sih beda-beda, kadang aku bisa jadi cuek, tomboy, girly, jadi semua tergantung sama mood aku aja," pungkas artis yang jarang mengajak sang kekasih saat bekerja ini.   (kpl/hen/boo)


Lihat profil: Fanny Fabriana
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 17-11-2009 |

Fanny Fabriana Tak Suka Cowok Keras

Kapanlagi.com - Punya tubuh seksi dan wajah cantik ternyata membuat artis Fanny Fabriana punya kriteria khusus soal cowok. Menurutnya, dirinya sangat tidak menyukai cowok yang keras dan suka berkelahi.

"Nanti takutnya, kalau dianya keras malah bisa mempengaruhi hubungan kita jika ada masalah," kata Fanny saat ditemui di FX Senayan, Jakarta, Selasa (3/11) malam lalu.

Artis yang baru saja menyelesaikan film terbarunya SERIGALA TERAKHIR ini memang bukannya ngomong tanpa alasan. Menurutnya, sejak dirinya sekolah, kekerasan memang selalu saja dilihatnya. Oleh karena itu dirinya sangat perhatian terhadap orang-orang yang mengalami kekerasan.

"Di Bandung saat aku SMP, banyak banget gank motor yang berulah. Aku pernah lihat ada adik kelas aku yang telinganya kena samurai. Kita harus bisa memilah-milah keadaan," ujar Fanny.

Oleh sebab itu, jika dirinya menemukan ada perkelahian, Fanny lebih memilih untuk mundur. "Kalau ada yang berantem-berantem di dekat kita, tinggal kabur aja," ujar Fanny.    (kpl/adt/npy)


Lihat profil: Fanny Fabriana
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 05-11-2009 |

Fanny Fabriana Menolak Disebut Bintang Instan

Kapanlagi.com - Sebuah peran diperoleh melalui proses yang panjang, dan tidak begitu saja bisa didapatkan tanpa usaha keras. Karenanya bintang akting Fanny Fabriana menolak jika disebut sebagai bintang instan, lantaran proses casting, reading telah dilalui melalui dengan perjuangan.

"Karena aku memulai bener-bener mengikuti prosedur yang ada, casting, reading. Bisa ngabisin waktu sebulan dua bulan untuk reading, akhirnya mereka memutuskan untuk memakai aku, butuh jalan yang panjang," demikian ungkapnya.

Secara khusus Fanny yang ditemui saat premier film PREMAN IN LOVE di Plaza EX Jakarta Pusat, Senin (14/9) malam, mengaku tidak pernah secara khusus menempuh pendidikan akting, namun proses otodidak dengan secara langsung berakting merupakan guru yang sangat berharga. Dari sejumlah FTV dan sinetron stripping kemampuan aktingnya semakin teruji.

"Kalau aku sama sekali nggak ada background dari sekolah akting," tegasnya.

Proses otodidak di lapangan telah banyak memberikan pengalaman dan membantu proses dalam mendalami sebuah karakter. Apalagi sutradara juga akan mengarahkan calon pemain, sebelum syuting benar-benar dilakukan.

Meski demikian, Fanny mengaku tetap memandang perlu untuk sekolah akting. Bahkan jika ada kesempatan, dirinya ingin mendapatkan ilmu lebih dari bangku sekolah.

"Perlu ya, karena contohnya aku yang sekarang sudah main film, kalau misalnya ada waktu, kenapa nggak dicoba untuk sekolah," pungkasnya.    (kpl/gum/dar)


Lihat profil: Fanny Fabriana
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 15-09-2009 |

Tora Sudiro Kenang Adegan Vincent Telanjang

Kapanlagi.com - Syuting film kerap kali membawa kesan tersendiri bagi para kru dan pemain. Hal ini juga dialami Tora Sudiro saat syuting film PREMAN IN LOVE. Selama syuting, Tora mendapat masukan dan pengalaman tersendiri.

Selama melakukan syuting Tora menikmati kebersamaan. Bukan itu saja dia juga dapat masukan-masukan dari lawan mainnya. "Dari pagi sampai malam kita enjoy semua, nggak merasa dingin, nggak merasa capek, terus banyak dapat masukan-masukan dari teman-teman Marwoto (pemeran pak Lurah di film PREMAN IN LOVE) dan kawan-kawan tempatnya nggak begitu jauh dari tempat teroris ditangkep," kilah mantan pemeran EXTRAVAGANZA ini saat ditemui di premiere film PREMAN IN LOVE di Plaza Ex Jakarta, Senin (14/9).

Ditanya soal adegan yang berkesan, Tora mengaku menyukai adegan Vincent yang telanjang. "Ada scene waktu gue berdua sama tuh cewek (Fanny Fabriana) tiba-tiba semua kru ketawa, kirain ngetawain kita berdua ternyata bukan, nggak tahunya ngetawain Vincent di atas lagi telanjang," kilahnya.    (kpl/gum/erl)


Lihat profil: Tora Sudiro, Vincent Rompies, Fanny Fabriana
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 15-09-2009 |

Fanny Fabriana Pengen Jadi Model Lagi

Kapanlagi.com - Walaupun masih terbilang baru sebagai bintang film, namun nama Fanny Fabriana cukup lumayan laris. Sudah tiga film yang dibintanginya seperti TIGA HARI UNTUK AMANDA, SERIGALA TERAKHIR, dan yang terbaru PREMAN IN LOVE. Tidak berhenti sampai di situ saja, ia juga punya stok film lainnya yang masih proses pembuatan. Fanny mengaku sangat bersyukur, apalagi basic aslinya bukan akting.

"Alhamdulillah tahun ini ditawarin main film, akhirnya aku nyobain. Tiga film yang dibuat, baru dua yang sudah dirilis, dan mudah-mudahan bulan-bulan mendatang lagi akan ada yang rilis," kata Fanny usai premiere PREMAN IN LOVE di EX Plaza, Jakarta Pusat, Senin (14/9) kemarin.

Dicap sebagai pendatang baru yang belum ada apa-apanya, Fanny tak ambil pusing. Baginya, track record terserah tanggapan orang lain. Yang pasti ia akan selalu berkarya. "Aku ngikutin prosedur yang ada, dari mulai casting, reading, lalu hingga syuting. Sebelumnya aku modelling, dan aku baru nyoba akting tahun ini," kata Fanny.

Namun meski sudah cukup sukses dengan film-filmnya, ia tak mau bagaikan kacang yang lupa pada kulitnya. Fanny kepengen tahun depan ia bisa berkarir lagi di dunia modelling. "Model atau presenter itu nggak akan aku lepas. Kalau masih ada rezeki ya jalan terus," ujarnya.

Disinggung soal pemasukan, lebih enak mana antara film atau model, Fanny langsung tersenyum. "Kalau bicara duit itu banyak dari iklan atau sinetron stripping, tapi sejauh ini lebih cepat ke film. Film lebih menghasilkan sesuatu, dari mulai kepuasan, dari materi, dan dari sana Insya Allah bisa jalan terus," pungkasnya.   (kpl/gum/boo)


Lihat profil: Fanny Fabriana
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 15-09-2009 |

Fanny Fabriana 'Digoda' Vincent dan Tora

Kapanlagi.com - Main film bukan hal yang baru bagi Fanny Fabriana. Tercatat sudah ada dua film yang dibintanginya, yakni TIGA HARI UNTUK AMANDA dan SERIGALA TERAKHIR. Namun, untuk genre komedi ia baru punya pengalaman pertama di film terbarunya. Dapat peran dan lawan main yang lebih rileks, Fanny malah merasa kesulitan.

"Aku syuting PREMAN IN LOVE ini selama dua minggu di Wonosobo, fun banget yang pasti. Tora Sudiro, Vincent (Rompies), dan pemain-pemain dari Jogja itu sangat membantu akting aku. Tapi uniknya, setiap aku akting susah sekali karena Vincent dan Tora itu kocak sekali," kata Fanny usai film terbarunya di EX Plaza, Jakarta Pusat, Senin (14/9).

Di film ini, Fanny kebagian peran sebagai Rini, mahasiswi Institut Pertanian Bogor yang juga putri kesayangan Pak Lurah. Karena ia harus melakukan sesuatu di kampung, akhirnya dia harus kembali dan bertemu dengan Vincent dan Tora yang jatuh hati padanya. Kekocakan mulai terjadi ketika dua komedian itu berebut Fanny.

"Kalau kita take berulang-ulang sih nggak, tapi waktu latihan. Karena mereka kocak jadi ketawa-tawa deh," ucap Fanny. "Aku jadi agak susah serius ya. Harus konsentrasi sama karakter aku, jadi aku usahain," sambungnya.

Dituturkannya, untuk main di film ini ia tidak perlu belajar melucu. Pasalnya karakter Rini sendiri bukan orang yang kocak, melainkan orang yang serius. Jadi, Fanny tidak ada masalah yang berarti soal akting. "Tapi menghadapi dua karakter yang lucu itu tuh yang susah. Film ini jujur aja aku agak kelimpungan, karena bentrok dengan jadwal dan produksi film lain. Stres juga, harus syuting tapi harus reading untuk film lain," ungkapnya.

Lantas, apa pengalaman berkesan yang didapat Fanny di film ini? "Banyak ya. Di film ini sempat ada adegan Vincent itu kena sesuatu (kotoran) yang ada di muka, dan buat adegan itu butuh waktu yang sebenarnya cukup lama banget, banyak cobaannya," pungkas Fanny.     (kpl/gum/boo)


Lihat profil: Fanny Fabriana, Tora Sudiro, Vincent Rompies
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 15-09-2009 |

«12»

LIHAT ARSIP BERITA FANNY FABRIANA TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA FANNY FABRIANA TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA FANNY FABRIANA TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA FANNY FABRIANA TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA FANNY FABRIANA TAHUN 2004