KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Gaston cinta sepak bola. Apalagi dengan sepak bola Indonesia, Gaston cinta sekali. Gaston dan Jupe ingin berikan yang terbaik buat sepak bola Indonesia. Bisa nyumbang sesuatu buat sepak bola kita," ungkap Jupe usai launching sekolah bola miliknya di Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/11) lalu.
Obsesi Jupe semakin tinggi saat mengetahui Indonesia telah mendaftarkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 mendatang. Perempuan pemilik nama Yuli Rahmawati ini terpanggil untuk menyiapkan bintang-bintang Indonesia di Piala Dunia 2022.
"Apalagi Indonesia mendaftar untuk jadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Ini kesempatan bagus, Jupe bisa melahirkan pemain bola berbakat, untuk bisa jadi profesional. Jadi bintang Piala Dunia 2022," terangnya menambahkan.
"Harapan Jupe bisnis ini bisa lancar, baru bicarakan pacaran dan nikah," pungkasnya. (kpl/wwn/dar)

"Sekolah bola ini hubungan profesional aku sama Gaston, aku serius buat sekolah bola ini," ungkap Jupe saat diwawancara di Gold Gym, Rasuna Said, Kuningan, Jumat (13/11) lalu.
Gaston pun mengaku sangat mempercayai Jupe, dan berharap dari sekolahnya itu akan melahirkan pemain sepak bola yang berkualitas. Karena masing-masing mengaku juga mencintai olah raga ini.
"Kita saling percaya, saya dan Jupe ingin serius buat sekolah bola yang bisa melahirkan pemain bola berbakat. Kita sama-sama buat sekolah bola ini, karena kita sama-sama cinta sepak bola," terangnya.
Bahkan meski Gaston pulang ke negaranya, bisnis ini akan tetap dilanjutkan oleh Jupe, walau seandainya keduanya gagal menjalin rumah tangga sekali pun bisnis ini akan tetap berjalan.
"Walaupun misal Gaston balik ke Argentina, Jupe nikah sama orang lain, sekolah bola ini tetap berjalan. Harus profesional, masalah hubungan kita berdua, tergantung nanti," pungkas Gaston. (kpl/wwn/dar)

Saat ditemui di Gold Gym, Rasuna Said, Kuningan, Jumat (13/11), tampak Jupe asyik menjepretkan kameranya ke arah anak didik sekolah sepak bolanya yang sedang bermain bola.
"Iya nih, mencoba untuk terus belajar fotografi dan juga sambil ngawasin anak-anak latihan," ujarnya.
Namun begitu, rupanya saat itu Jupe hanya ingin mendokumentasikan kegiatan murid-muridnya. Bukan sebagai hasil karya foto profesional.
"Ini cuma untuk dokumentasi anak-anak aja. Lagian kan aku bisa motret Gaston sendiri," tambah Jupe.
"Sebenarnya sudah lama punya kamera. Cuma ini baru terlihat kalian aja. Dokumentasi sangat perlu karena dari hasil foto juga bisa mengevaluasi gimana anak-anak berlatih," pungkasnya. (kpl/wwn/npy)

"Aku senang sekali Bapak Duta Besar Argentina datang memberikan support. Membuat aku makin bersemangat untuk membesarkan Champion Soccer School ini," terang Jupe saat diwawancara di Gold Gym, Rasuna Said, Kuningan, Jumat (13/11) kemarin.
Dituturkannya, didirikannya sekolah ini bukan hanya untuk mencari bibit muda yang bertalenta, namun juga untuk mempererat hubungan dua negara, Indonesia dan Argentina.
"Tadi Pak Dubes bilang, Maradona lagi konsentrasi untuk Timnas Argentina ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Jadi kayaknya belum sempat ke Indonesia. Kalau Maradona tidak sibuk, kenapa nggak kita datangkan. Tapi kalau belum bisa kan ada Mamadona (sambil menunjuk dirinya -red)," seloroh Jupe.
"Champion Soccer School bukan hanya memberi mimpi, tapi juga mewujudkan mimpi serta mimpi Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia. Dari SCC akan muncul Maradona versi Indonesia," tambah Jupe mantap. (kpl/wwn/npy)

"Aku lihat bagaimana kondisi sepak bola di Indonesia. Dan di sini aku ingin memperkenalkan kepada anak-anak mengenai sepak bola dari usia dini," ungkap Gaston saat ditemui di Kompleks Rasuna Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta, Jumat (13/11) kemarin.
"Idenya sudah dari tahun lalu dan apalagi aku orang asing. Aku libatkan Vernard untuk sepak bola. Aku juga ingin membuat sekolah sepak bola dengan gaya Amerika Latin dan ini yang pertama aku buat di Indonesia," lanjutnya.
Vernard Hutabarat yang merupakan presenter acara bola di ANTV ini sendiri bertindak sebagai pelatih di sekolah sepak bola Gaston. Sementara Gaston lebih bertindak sebagai pengarah skill individu.
"Buat saya, tidak banyak orang concern di sekolah bola ini dan bagaimanapun untuk kemajuan sepak bola di Indonesia. Dari yang kita jalankan programnya akan ada pemain internasional dan untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak. Kita bisa menjadi agennya juga kelak," sambung Vernard.
Keinginan Gaston untuk memperkenalkan bola semenjak dini ini pun bukannya tanpa kendala. Dia mengaku jika izin lapangan di Indonesia amat susah. Karenanya, keberadaan Jupe di situ sekaligus untuk mengurus masalah izin.
"Aku fokus untuk bermain bola profesional, lebih fokus ke profesiku. Dan sekarang aku buka sekolah ini kebetulan lagi cedera," aku Gaston.
Dan sekolah bola Gaston - Jupe ini akan segera berjalan mulai 1 Desember mendatang. Dengan merogoh kocek sebesar Rp1 juta, anak-anak sudah bisa belajar sepak bola bersama Gaston dan para pelatih profesional. (kpl/wwn/npy)

Jupe, demikian mantan istri Damien Perez itu dipanggil, mengaku terpanggil untuk ikut memajukan sepak bola di Tanah Air. Selain itu, sejak awal dirinya mencintai olah raga itu.
"Karena Jupe cinta sepak bola. Jupe ingin majuin sepak bola Indonesia," ungkap Jupe yang didampingi Gaston saat ditemui di acara launching Champion Soccer School di Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/11). "Termasuk Jupe cinta sama pemainnya," ungkapnya sambil tertawa.
Namun ditanya tentang biaya modal yang dikeluarkan untuk bisnis barunya itu, Jupe menolak untuk bicara. Baginya itu sebagai urusan management yang bersifat pribadi, yang tidak perlu dipublikasikan.
"Nggak bisa dibilang, nggak bisa dibicarakan kalau masalah biaya. Itu urusan dapur kita. Aku akan jadi bisnis woman. Aku bersemangat bisnis sekolah sepak bola, ini bisnis pertama kali yang aku terjunin. Dulu kan sempat bisnis cafe tapi tidak terjun langsung," terangnya. (kpl/wwn/dar)

"Buat saya kalau kita semua nggak peduli sama virus HIV/AIDS akan sangat menyedihkan. Saya lebih berpikir sekecil apa pun akan saya lakukan asal bisa bermanfaat," ungkap Jupe, demikian biasa dipanggil, saat hadir di acara preskon Pekan Kondom Nasional 2009 di FX Plaza, Jakarta Selatan, Kamis (12/11).
"Satu persen saja penduduk Indonesia bisa mendengar akan apa yang saya sampaikan hari ini supaya lebih waspada terhadap bahaya HIV/AIDS, saya akan sangat senang," ungkapnya menegaskan.
Jupe sudah tiga tahun berperan dalam mengkampanyekan bahaya HIV/AIDS. Selama ini dirinya dibebani tugas untuk mengkampanyekan dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya virus mematikan itu. Dirinya pun berjanji akan terus berbuat yang terbaik sampai kapanpun untuk tugas mulia tersebut.
"Secara pribadi saya akan terus mengkampanyekan hal ini sampai mati. Karena bisa dibilang kalau di Indonesia tinggi banget orang yang hidup dengan HIV/AIDS, dari ibu sampai anak-anak. Kenapa kita harus menutup mata," tegasnya setengah bertanya.
Soal image pun pacar pemain bola, Gaston Castano itu mengaku tidak peduli, karena yang dilakukan bukan sesuatu yang buruk. Mengajak orang untuk sehat dalam hal hubungan intim, dan menjauh dari kebiasaan buruk yang potensi penyebaran penyakit.
"Di sini saya bukan kampanye seks bebas, tapi ini untuk kesehatan, kita seharusnya lebih prihatin dan lebih punya pengetahuan," pungkasnya. (kpl/ato/dar)