< >

ARTIKEL GEORGE HARRISON


Ringo Starr: 'LIVERPOOL 8' Susah - Senang Gabung Jadi Satu

KapanLagi.com - 40 tahun setelah grup legendaris dunia The Beatles bubar, salah satu personelnya Ringo Starr tak mau menyerah begitu saja di panggung musik. Meski di grup kondang ini ia kebagian bermain drum, Starr tak kalah iconic dengan ketiga rekannya, almarhum John Lennon, Paul McCartney dan George Harrison. Terbukti lewat album solonya LIVERPOOL 8 ini.

Tembang pembuka Liverpool 8 membicarakan pertemanannya dengan mantan personil Beatles lainnya, Paul dan George dan dia tak pernah lupa akan asal-usulnya, tempat lahirnya di kota Liverpool, Inggris, gabung The Beatles dan memulai petualangannya dalam kehidupan.

Kebanyakan lagu-lagu di album ini adalah subyek favorit Beatles: Cinta. Ringo mengajukan pertanyaan tentang orang lebih memilih bertengkar satu dengan lainnya dari pada memberikan cinta, tertuang dalam tembangnya Give Love A Try. Ada satu tembang yang mengejutkan di sini bertajuk Harry's Song, yang sedikit ng-beat dan liriknya dipersembahkan buat Harry Niellson.

Sedang tembang Pasodobles lebih berirama Spanyol. Di album ini ada juga lagu gospel R U Ready. Beberapa tembang lain seperti: Think About You, For Love, That She s Gone Away, Gone Are The Days, Tuff Love, If It s Love That You Want dan Love Is - melengkapi album LIVERPOOL 8 ini.

Di album ini Ringo menemukan banyak waktu untuk bersenang-senang, ia juga menuangkan kesedihan yang terdengar lewat nada dari beberapa liriknya. Selebihnya, ini adalah album luar biasa untuk para penggemar Ringo, The Beatles atau pecinta musik pop pada umumnya. (Amazon/erl)


Lihat profil: Ringo Starr, The Beatles, John Lennon, Paul McCartney, George Harrison
Diposting oleh: Editor | Kamis, 24-01-2008 |

Eric Clapton: 'BACK HOME' Bebas, Bercita Rasa dan Menggiurkan

Sebagaimana judul album barunya, BACK HOME, musikus kawakan Eric Clapton kini telah kembali pulang. Dalam album barunya ini Clapton berkarya jauh dari kekangan, bercita rasa dan halus lembut.Dimulai dengan tembang So Tired ayah tiga anak gadis ini menyanyikannya dengan penuh riang gembira.Di usianya yang enam puluh tahun, Clapton sangat berterima kasih atas kebijaksanaan dan ketetapannya, kematian putranya yang masih berumur empat tahun, Conor pada 1991 selalu menghantuinya, namun kini ia lebih dapat menerima dan merayakan momen itu dengan sebuah lagu baru bertajuk Run Home to Me.Demikian pula petunjuk yang diperolehnya dari George Harrison melahirkan tembang Love Comes to Everyone. Dan ia memermanis album ini dengan mood reggae dalam tembang Revolution. Clapton dan grup bandnya yang tangkas (termasuk drummer Steve Gadd, bassist Nathan East, keyboard Billy Preston beserta bintang tamu seperti John Mayer, Robert Randolph dan Steve Winwood) mengkilapkan dan membuat panas tembang-tembang di BACK HOME serta membuatnya jadi lebih menggiurkan. (erl/rls)

Lihat profil: George Harrison
Diposting oleh: Editor | Jumat, 02-09-2005 |

«1»