KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Anak-anak perlu orang yang mereka anggap bisa dipercaya untuk menceritakan masalahnya. Sebab mungkin sekarang mereka masih mau berbagi dengan saya tapi ketika remaja biasanya ada masanya mereka mogok bercerita. Apalagi kegiatan saya cukup menyita waktu," katanya di Citos belum lama berselang.
Namun begitu Naz tidak lepas tangan. Dengan media lain, Naz berusaha terus berkomunikasi dengan mereka. Bila pun tetap tidak bisa maka orang ketiga adalah tempatnya.
"Kami belum tentu berkomunikasi secara berkesinambungan nanti kendati bergantian dengan pasangan kita. Tapi bila tak bisa maka kita siapkan orang ketiga yang berasal dari keluarga yang dapat dipercaya untuk tempat curhat," imbuh Naz. (kpl/dis/npy)

Saat Shahnaz menjelaskan perihal cerita anak yang perlu didengarkan oleh orang tua dan mesti ditanggapi, Asti pun menimpali dengan sederet pengetahuannya tetang anak.
Seperti gayung bersambut istri Gilang Ramadhan ini kagum dengan kalimat-kalimat yang keluar dari bibir perempuan pemilik nama lengkap Annastya Yuntya Eka Wardhani. Bahkan bisa dibilang Asti mengerti serta menguasai persoalan yang tengah diperbincangkan saat itu.
"Wah, ternyata Asti tahu apa yang mesti ibu lakukan pada anaknya. Berarti sudah pantas nih. Terus kapan?" begitu ujar Shahnaz.
Merasa dipojokkan sambil tersenyum, Asti menyambungkan pertanyaan itu kepada nara sumber lain. Alhasil tidak ada jawaban dari dara kelahiran Semarang ini.
Usaha berkelit rupanya berhasil, sembari melihat Shahnaz, Asti mengacungkan jempol pada ibu tiga anak tersebut. Para pengunjung yang mengikuti perbincangan ini pun tertawa dan menahan kecewa untuk mendengar jawaban langsung dari bibir perempuan kelahiran 19 Juni 1984 itu. (kpl/dis/dar)

"Agar mereka bercerita, kita harus mengenali karakter mereka. Karakter ketiga anak saya berbeda. Tapi saya men-treatment mereka sama. Hanya sentuhannya saja yang berbeda," ujar adik Soraya Haque ini di sela-sela acara Nestle Dancow Coklat Actigo, Apa Ceritamu Hari Ini, di Cilandak Town Square, Minggu (01/11) sore.
Menurut Naz, anak pertamanya, Pruistin Aisha, tak banyak berceloteh. Meski demikian, sang anak tetap mau bercerita. Berbeda dengan anak keduanya, Charlotte Fatima, yang gemar bercerita banyak. Charlotte, kata Naz, mengikuti jejaknya.
"Dia spoken banget orangnya. Ngomong apa adanya. Jadi anaknya kayak emaknya banget," sambungnya lalu tertawa.
Bahkan saking senang bercerita, Charlotte tak malu-malu mengisahkan tentang sahabat prianya yang ingin mencium. Sebagai seorang ibu, Naz pun tak marah. Justru dia mendengarkan kisah sang anak dengan seksama.
"Charlotte bercerita, dia mau dicium teman laki-lakinya. Temannya itu, mengikuti dia terus. Dia pun mengatakan kepada sahabatnya agar mencium tembok atau kucing kesayangannya saja," ucapnya sambil menambahkan pernyataan sang anak menunjukkan jika itu merupakan suatu bentuk keberanian dalam mengungkapkan sesuatu.
Naz pun mengaku belum pernah mengalami kemacetan dalam berkomunikasi dengan anak-anaknya. Sebab dia banyak mempunyai cara agar anak-anaknya bercerita. Antara lain, bisa melalui video atau merekam suara. Melalui medium tersebut, mereka dapat menyampaikan apa yang mereka alami. (kpl/dis/npy)

"Lagunya om Pance gila, di segala sudut dibawain, ya sudah rekaman lagu tadi yang aku bawain," ungkap Yuni saat ditemui di acara Indigo Music Festival di Gedung Telkom, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Rabu (9/9).
Yuni dan para pengunjung acara tersebut mendapat surprise ketika penyanyi yang tengah dalam masa pemulihan akibat stroke itu muncul di acara Indigo Music Festival.
"Nggak nyangka, itu surprise karena om Pance kan sakit, emang kita mau berbagi di situ," tegas Yuni.
Sementara Lomba Cipta Lagu dan Lirik Muslim 2009 program Indigo Music Festival yang diprakarsai PT Telkom menetapkan lima pemenang lagu terbaik. Lima lagu terbaik berjudul Senyum Terbaikmu ciptaan Pangky Alatas, Kirimkan Cinta ciptaan Arief Muttaqin, Taqwa citaan M. Haris Munandar, Nikmat Dalam Doa oleh Chandra Irawan dan Terima Kasih milik Fajar Ahadi.
Proses penjurian lomba cipta lagu dan lirik Muslim dilakukan sejak 13 Juli 2009 dengan dewan juri yang terdiri atas Bubi Sutomo, Fariz RM, Gilang Ramadhan, Iwang Modulus dan Krisna.
Lima lagu terbaik itu selanjutnya akan masuk tahap rekaman yang nantinya akan dinyanyikan lima artis atau grup band, yaitu Andien, Joeniar Arief, Twentyfirst Night, Melati Hieselaar dan Fastrack Various Artis. (kpl/gum/dar)

"Oh, pada lapar mata semuanya, maunya makanan beli di luar padahal buka puasa hanya minum teh manis sudah selesai. Jadi saya tidak mengajarkan bulan puasa itu jadi konsumtif kepada mereka," kata Shahnaz.
Di tahun ini, lanjut istri Gilang Ramadhan tersebut, anak-anaknya yang ikut berpuasa ada dua orang. "Yang sulung dan yang tengah. Kalau yang berumur 3 tahun belum," ujarnya saat ditemui di Restoran Kembang Goela, Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8).
Dan kala disinggung soal beban pekerjaan selama bulan suci, artis lulusan Fakultas Teknik Sipil UI 1996 juga mengungkapkan jika tidak ada pekerjaan yang dikurangi. Malahan, tawaran kerja jadi makin banyak. Pun begitu ia tetap menjalani tugasnya sebagai ibu yang bertanggung jawab terhadap ketiga anaknya.
"Untuk radio masih tetap jalan. Buka puasa Insya Allah di Metro TV, acaranya INDAHNYA SHOLAT selama 30 hari. Jadi anak-anak datang ke sana juga," jelasnya. (kpl/gum/boo)

"Emangnya ga ada waktu, habis tarawih kan bisa. Tapi jangan sampai ketiduran. Bulan puasa itu bukan sesuatu yang memenjarakan seseorang untuk berubah up, side, down langsung, enggak! Karena di 11 bulan yang lainnya dia bisa menahan diri, dia mampu mengolah seksnya di waktu malam," kata Shahnaz saat ditemui di acara Olay '7 Wanita 7 Rahasia Dengan Hati', di Restoran Kembang Goela, Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8).
Menurut Shahnaz, hal itu harus bisa dilakukan asal pasangan suami-istri saling mendukung. Selain itu, adanya pengertian juga bisa memotivasi masing-masing pasangan untuk bisa selalu tampil ceria.
"Cari pasangannya yang betul, karena begini, dalam mencari suami, partner, saudara, karena kalau orang punya vibrasi yang sama itu saling mengisi. Kalau kita sedang down dan berada di sebelah orang yang vibrasinya lebih tinggi dari kita, itu seperti di tune-up ( bersemangat ) lagi. Kalau saya punya suami yang mengeluh terus, mati gue.. ha.. ha.. ha," tandas istri dari Gilang Ramadhan itu. (kpl/gum/bun)

Ketua panitia sekaligus penggagas event itu, Hendra Sinadia, dalam jumpa pers di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, Jumat (31/07), mengatakan, ajang festival Jazz yang pertama kali diselenggarakan ini merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan eksotisme Makassar ke dunia luar.
"Festival jazz semacam ini kita jadikan alat promosi pada dunia internasional, mudah-mudahan apa yang kami perjuangkan bisa memberikan manfaat kepada Makassar, termasuk membuat pariwisata bisa lebih berkembang ke depan," katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar, Edy Kosasih Parawangsa, mengatakan, setiap event yang bertujuan baik tentu saja sudah sewajarnya untuk didukung bersama baik masyarakat ataupun pemerintah.
"Kita dari pihak pemerintah tentu akan sangat mendukung dengan event semacam ini, namun alangkah baiknya bila hal itu bisa dilakukan secara berkelanjutan pada setiap tahun," katanya.
Sejumlah musisi jazz yang bakal tampil malah juga terlihat dalam jumpa pers tersebut, di antaranya Gilang Ramadhan, Zarro, Indra Aziz, Paul T-Five, Willy, Donny Sujono, Ivan, serta musisi jazz tuan rumah, Andi Manggara. (kpl/npy)