KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Belum lama ini, bertempat di salah satu cafe di bilangan Kemang, Emmy melakukan pengambilan gambar untuk video klip di bawah arahan sutradara Virlan dari PH Hypenotic. Dalam video klip lagu bertempo medium beat itu, mantan bidan ini menawarkan penampilan berbeda dari video klip sebelumnya. Emmy tampil dengan potongan rambut pendek, casual, dan enerjik dalam konsep band.
Sejatinya, karir musik putri pasangan H. Helmi Labib (alm) dan Hj. Djurtinah ini diawali saat bergabung dengan New Girls Band, band cukup terkenal di Kalsel yang semua anggotanya cewek. Setelah bubar Emmy bergabung dengan Khatulistiwa Band sebagai vokalis dan menjadi penyanyi restoran bertaraf internasional di Banjarmasin.
"Sejak itu saya bercita–cita dan bertekad menjadi penyanyi yang suatu saat punya album sendiri," kenang penyanyi kelahiran 29 April ini.
Dan obsesi kesampaian saat ia merilis album debut SECARA AKU WANITA yang berisikan 10 lagu karya komposer kondang seperti Dewiq, Pay, Thomas Gigi, dan Hendy Gigi. Dengan proses memakan waktu hampir satu tahun, album debut Emmy ini dapat dibilang cukup menyita perhatian pecinta musik Indonesia, terbukti single–single dalam lagu ini bisa nongkrong di track radio kenamaan tanah air.
Dengan karakter vokal yang berbeda dengan penyanyi wanita lainnya, membuat Emmy yakin bisa ikut meramaikan industri musik nasional, tidak hanya numpang lewat saja. "Yang saya inginkan hanya menyanyi, itu saja," tandasnya. (kpl/wwn/boo)

Saat band yang terdiri dari Armand Maulana (vokal), I Dewa Gede Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bas), dan Gusti Erhandy atau Hendy (drum) tampil, penonton antusias dan bernyanyi bareng Armand.
Gigi membawakan enam lagu bertemakan religi seperti Keagungan Tuhan, Ada Anak Bertanya pada Bapaknya, Kehendak-Mu, Beribadah Yo dan Perdamaian serta Restu Cintamu.
Dari pantauan yang dilakukan oleh ANTARA, ribuan warga Serang yang terdiri dari berbagai usia ini memenuhi Alun-alun Barat sejak Jam 15.30 WIB, Jumat (28/8). Mereka dengan setia menunggu penampilan Gigi sambil berbelanja di stand-stand yang ada di sekitar panggung tersebut.
Sebelum Gigi tampil, para penonton terlebih dahulu disuguhi penampilan kelompok musik asal Bandung, Rif. Para penonton pun terhanyut dan berjingkrak ketika vokalis Rif, Andi menyanyikan lagu andalannya, Andai Aku Raja.
Tak lama kemudian, Gigi membuka acara tersebut dengan lagu yang berjudul Keagungan Tuhan. Semua penonton yang terdiri dari orang tua, remaja dan anak-anak, mengikuti bait demi bait lagu yang memang tidak asing di telinga masyarakat tersebut. (kpl/bar)

"Kami prihatin dengan musik Indonesia sekarang, musik Indonesia sekarang kebanyakan menye-menye semua, tapi gue nggak bisa menyalahkan, siapa sih yang nggak mau dapat uang, karena yang laku kan lagu-lagu yang kaya gitu," ungkap Armand Maulana mewakili teman-temannya.
Namun di balik segala rasa prihatin dan pendapat miring tersebut, Armand yang ditemui KapanLagi.com di Studio Penta, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (12/5), ternyata turut menghimbau pada pihak label, agar lebih bijaksana dalam menyikapi pasar di industri musik tanah air.
"Yang jadi harapan gue, label-label itu ada yang mikir musik Indonesia mau dibawa ke mana," tegasnya singkat. (kpl/ang/bar)

"Di Gigi mungkin ada sedikit-sedikit pengaruh lagu dari luar. Walaupun kita sudah berusaha supaya tidak sama, tapi tetap saja ada yang hampir sama. Kuncinya cuma 12," ungkapnya sambil tertawa.
Menurut gitaris asal Bali itu, Gigi berusaha menyajikan karya-karya terbaik buat pencinta musik. Termasuk menu musik yang disajikan selama ini, menyuguhkan musik keras, sekaligus Gigi juga memiliki yang slow dan melayu.
"Musik kita kan sekarang banyak yang slow, dulu juga banyak yang slow. Sekarang banyak yang melayu. Dari dulu kita memang selalu berusaha untuk tidak mengikuti trend. Dari awal bikin album, kita punya komitmen untuk melempar lagu yang keras sebagai hits awal, baru yang slow. Itu ciri khas Gigi. Tapi ya terserah penikmat musik mau milih yang mana, yang keras atau slow semua ada di Gigi," tutur pria berkumis itu dalam jumpa pers peluncuran album GIGI di Jakarta, Kamis (16/4) malam.
Dalam kesempatan itu, Gigi mengumumkan album regulernya yang ke-11 yang diberi judul self titled GIGI dengan sembilan lagu baru yang sebagian besar bertema cinta. Sembilan lagu tersebut, yakni Sumpah Mati, Ya..Ya..Ya, Cinta Lalu, Munafik, Restu Cinta, Harga Kesetiaan, Dan Sekarang, Anugerah dari Cinta dan My Facebook.
Hadir dalam kesempatan itu personil Gigi, yaitu Armand Maulana, Dewa Budjana dan drummer Gusti Hendy didampingi sang produser, Dhani Pette. Sementara basisnya, Thomas Ramdhan sedang menunaikan umroh. (kpl/ang/dar)

"Konsep lagu dalam album ini kembali dengan format elektronik setelah album LOVE AND RESPECT dengan format akustik," kata gitaris band Gigi, Dewa Budjana, dalam jumpa pers di kantor Pos Record Indonesia di Jakarta, Kamis (16/4).
Dalam jumpa pers tersebut hadir personil Gigi yaitu Armand Maulana, Dewa Budjana, dan drummer Gusti Hendy didampingi Produser Gigi, Dhani Pette. Thomas Ramdhan terpaksa absen karena sedang menunaikan umroh.
Album self-titled ini merupakan album reguler Gigi yang ke-11 dari 18 album, yaitu 11 album reguler, satu album live in concert, satu album the best, satu album original soundtrack, dan 4 album religi.
Album ini terdiri atas sembilan lagu medium beat dengan lirik yang sebagian besar bertema cinta, tetapi bukan cinta yang melankolis merintih-rintih, di antaranya Sumpah Mati, Ya..Ya..Ya, Cinta Lalu, Munafik, Restu Cinta, Harga Kesetiaan, Dan Sekarang, Anugerah Dari Cinta, dan My Facebook.
Single pertama Ya..Ya..Ya dengan musik riang dan unik ini bercerita tentang seorang pemuda yang tidak sabar menunggu pernyataan cinta dari kekasihnya. Hendy mengatakan dipilihnya single lagu Ya..Ya..Ya karena berdasarkan hasil survei langsung dari penggemar Gigi dan radio-radio yang telah memutarkan lagu tersebut.
Di samping itu, Armand mengatakan bahwa mereka juga menggaet Addie MS dalam lagu Restu Cinta. "Dalam kolaborasi itu, Gigi merasa lebur tanpa dipaksakan, sehingga warna Gigi tetap ada tetapi musik Addie MS juga kuat di situ," katanya.
Sementara di lagu My Facebook bercerita mengenai perjumpaan seseorang dengan mantan pacarnya di jaringan pertemanan sosial itu. Karena takut ketahuan dengan pacarnya sekarang, mereka berkomunikasi lewat fasilitas inbox yang lebih personal. Armand mengatakan inspirasi lagu itu datang dari teman-temannya lewat jaringan sosial Facebook. (kpl/boo)

"Kita lebih bijak melihat persaingan band-band sekarang, kita masih tetap menerima kritik, kita tetap melihat ke bawah dan kita harus lebih baik," tegas Armand Maulana saat ditemui di acara ulang tahun Gigi di Ballroom Djakarta Theatre Jl. Mohammad Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (31/3).
Sementara menurut Thomas (Bas), karya Gigi selama ini semakin mengukuhkan untuk terus memproduksi album yang berkualitas. Karya selama ini bukan merupakan puncak kepuasan, dan kepuasan harus diwujudkan dengan karya-karya yang terus meningkat.
"Selama 15 tahun ini masih belum puas, kita masih belajar. Apapun yang kurang harus diperbaiki," tegasnya.
Senada dengan Thomas, Gusti Hendy mengungkapkan bahwa album merupakan bentuk kontribusi Gigi kepada masyarakat dan penggemar. Tentunya album yang bertanggungjawab dan berkualitas.
"Kontribusinya ya kita buat album, kita buat lagu yang bagus, bertanggung jawab dan mencerdaskan bangsa, dan kalau kita manggung kita perform-nya maksimal," pungkas Hendy. (kpl/buj/dar)

Konser ultah Gigi berlangsung secara meriah dengan dihadiri personel Gigi secara lengkap, yaitu Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan dan Gusti Hendy. Bahkan secara mengejutkan hadir pula mantan personel Gigi, Baron (Aria Baron), Ronald (Ronald Fristianto), Budi (Budhy Haryono) dan Opet (Opet Alatas).
"Ultah yang ke-15 ini buat kita sangat terharu, karena ini perayaan terbesar buat Gigi, kita sampai terharu dan senang, ternyata niat banget manajemen kita merayakan ultah," terang Armand Maulana yang saat itu mengaku kaget dengan kehadiran mantan-mantan personel Gigi.
"Gue cukup kaget, waktu gue checksound, ada mantan personel yang datang Baron, Ronald, Budi, Opet," tegasnya.
Makna yang dapat diambil dari usia 15 tahun, menurut Armand adalah sikap kehati-hatian untuk terus berkarya. Meski telah banyak album ditelurkan oleh Gigi, namun dorongan untuk memproduksi album yang lebih baik menjadi dorongan pemicu untuk tetap eksis.
"Kita harus bikin yang lebih bagus lagi dari sebelumnya, kita lebih wise, bisa melihat kritik dan melihat ke bawah," tegas Armand sambil menggaruk rambut gondrongnya. (kpl/buj/dar)