

Bintang-bintang Hollywood terkenal didaulat memerankan tokoh-tokoh superhero tersebut. Tetapi bagaimana kalau film itu diperankan oleh bintang rock? Bayangkan saja, Dave Navarro, Tony Iommi atau Eddie Van Halen bisa menggantikan Robert Downey Jr menjadi Iron Man.
Meat Loaf, Tom Petty atau Axl Rose sepertinya cocok untuk jadi The Hulk daripada Mark Ruffalo. Dan untuk Thor, James Hetfield, Robert Plant atau Zakk Wlyde bisa dijadikan pilihan.
Kalau di film THE AVENGERS Chris Evans didaulat menjadi Captain America, dari ranah rock ada Jon Bon Jovi, Bruce Springsteen atau David Lee Roth. Mencari pengganti Scarlett Johansson mungkin tidak mudah, tetapi Chrissie Hynde, Joan Jett atau Lita Ford bisa dipertimbangkan. Seperti apa poster filmnya? Mungkin seperti ini!

Kabar terakhir, THE AVENGERS akan dibuat sekuelnya. Mungkin saja produser akan memakai salah satu dari bintang rock di atas! (lwr/rea)

Namun seperti dilansir dari Dailymail, kabar itu rupanya cuma HOAX. Pasalnya, banyak penggemar yang tahu betul bahwa penyanyi 43 tahun itu masih hidup dan sedang melakukan salah satu pertunjukan.
Saat Shaggy belum berkomentar tentang kabar kematian palsunya itu, sejumlah fans pun memberikan reaksi. Mereka pun mulai membuat guyonan tentang kematian palsu Shaggy ini.
Beberapa jam setelah trend ini beredar, baru Shaggy memberikan konfirmasi lewat twitter bahwa dia masih hidup. Dia pun menyatakan rasa penasarannya tentang siapa yang telah menyebarkan kabar bohong ini.
Twitter Shaggy @ Dailymail.co.uk
Kabar death Hoax macam ini memang bukan pertama kali menimpa sejumlah artis. Setelah Jon Bon Jovi, Charlie Sheen dan Bill Cosby, Usher juga mengalami nasib serupa beberapa waktu lalu. (dym/ris)

Tepat pada hari Jumat (2/3), genap 50 tahun sudah usia suami dari Dorothea Hurley ini. Dan pada kesempatan hari ulang tahunnya kali ini, KapanLagi.com®, mempersembahkan 10 fakta menarik tentangnya. Tak hanya di bidang musik, Jon juga menggeluti bidang olahraga. Mari kita simak!
1. Sebelum tenar dengan Bon Jovi, Jon adalah pentolan dari grup band Atlantic City Expressway, The Rest, dan Jon Bongiovi and the Wild Ones, namun ia tidak pernah merekam lagu-lagunya bersama mereka.
2. Jon Bon Jovi dinobatkan sebagai Best Male Performer, Best Dressed, dan Sexiest Male dalam rangka Reader`s Choice Awards oleh majalah Metal Edge pada tahun 1987.
3. Ia punya tato bergambar kepala dengan sepasang sayap di bahu kanannya, dan juga logo Superman di bahu kirinya.
4. Jon mengatakan bahwa celana pendek berwarna merah-hitam yang dipakainya di atas panggung dan di dalam video klip You Give Love A Bad Name, dibelinya di pusat penjualan barang second hand dengan harga $10.
5. Ia mulai merokok pada tahun 1994, saat proses pembuatan film MOONLIGHT AND VALENTINO pada tahun 1995, namun kemudian berhenti. Baru pada tahun 1996 ia mulai kembali merokok saat pengerjaan film THE LEADING MAN dan setelah menjalani turnya, hanya karena dia suka merokok.
6. Selain dalam bidang musik, Jon juga adalah pemilik utama tim Philadelphia Soul (Arena Football League), yang mulai bertanding sejak tahun 2004.
7. Jon mendapat gelar Doctorate of Humanities dari universitas Monmouth pada tahun 2001.
8. Ibunya, Carol Sharkey, adalah salah satu dari jajaran cewek Playboy pertama.
9. Matanya sangat sensitif terhadap sinar matahari dan asap rokok. Itulah kenapa dia selalu mengenakan kacamata hitam. Selain itu, ia juga memiliki alergi dan selalu demam saat musim semi tiba.
10. Jon dipilih sebagai salah satu dari jajaran 50 Most Beautiful People in the World oleh majalah People (USA) pada tahun 1996.
Banyak prestasi telah ditorehkannya sepanjang setengah abad perjalanan hidupnya. Dan hari ini, mari kita bersama-sama mengucapkan, happy golden birthday, Jon Bon Jovi! (kpl/dew)

Jeffrey Goho, demikian nama pelaku telah mengakui bahwa dirinyalah yang menyebarkan berita bohong bahwa pelantun tembang You Give Love a Bad Name tersebut meninggal dunia pada 19 Desember lalu akibat jatuh di hotel New Jersey sehingga sempat mengalami koma. Namun dia sendiri kini mengaku menyesal dan sama sekali tidak bangga dengan apa yang dilakukannya.
Intinya, alasan Jeffrey melakukan penyebaran berita bohong itu adalah rasa marah dan kesal melihat kesuksesan Bon Jovi dalam karir. Padahal di sisi lain, dia dan anggota bandnya merasa bahwa masuk dapur rekaman saja menjadi hal yang sangat sulit, bahkan seolah tidak terjangkau.
"Aku hanya ingin merasa merdeka dan mulai menyebarkan rumor itu, soalnya aku sangat marah. Aku dengar Bon Jovi selalu sukses, 'Bon Jovi buka usaha restoran', pokoknya aku merasa mereka bisa sukses dalam hal apapun karena nama mereka di dunia musik, bukan karena bisnisnya," ungkap Jeffrey.
Akibat perbuatannya itu, dia pun mendapat banyak email yang mengungkapkan rasa benci dan marah dari para penggemar. Saat memberikan pengakuan pada publik tentang perbuatannya, dia juga meminta fans yang marah tersebut untuk berhenti mengirimi hate mail pada teman-teman band-nya, karena dalam hal ini hanya dia yang terlibat dalam berita yang disebarkannya lewat lewat akun twitter palsu itu.
MAU TAHU SEPERTI APA HEBOHNYA BERITA KEMATIAN JON BON JOVI? KLIK DI SINI!!!
(cmc/ris)

Seperti dilansir dari Aceshowbiz, pria kelahiran New Jersey, Amerika Serikat ini punya cara unik untuk menyangkal isu kematiannya tersebut. Lewat halaman facebooknya, dia memajang foto dirinya yang sedang berdiri di depan pohon natal penuh hiasan. Dia juga membawa secarik kertas yang bertuliskan, 'Heaven looks a lot like New Jersey.'
Dalam kertas yang dia pegang tersebut, juga termuat tanggal dan waktu pengambilan foto. Di dalamnya, tertulis tanggal 19 Desember 2011 pukul 06.00. Itu artinya, dia sedang dalam kondisi sehat saat itu. Selain foto tersebut, personil berusia 49 tahun tersebut juga menulis pesan berisi, "Istirahat telah membuat Jon tetap hidup dan baik-baik saja hingga sekarang! Foto ini baru saja diambil."
Sebelumnya, dailynewbloginternational memberitakan bahwa Jon meninggal dunia akibat serangan jantung. Menurut pemberitaan, dia ditemukan dalam kondisi pingsan di ruang hotel Empress yang berlokasi di Asbury Park, New Jersey. Jon yang saat itu baru menyelesaikan tur dunia, segera dilarikan ke rumah sakit. Namun sesaat kemudian dia diberitakan meninggal.
Usut punya usut, ternyata kesalahan memang murni dari dailynewbloginternational. Website tersebut dilaporkan menyalin sejumlah cerita dari kisah kematian Michael Jackson pada tahun 2009.
SIAPA SAJA SELEB KORBAN DEATH HOAX? CARI TAHU DI SINI!!!
(ace/ris)

Baru-baru ini, rocker gaek ini membuka sebuah restoran amal, yang memang ditujukan untuk membantu mereka yang dilanda kelaparan di New Jersey. Restoran bernama Soul Kitchen ini mulai menerima tamu sejak Rabu (19/10) kemarin.
Berbeda dengan konsep all-you-can-eat, restoran milik pentolan band rock Bon Jovi ini ini menawarkan konsep pay-what-you-can. Dengan sistem ini, para pengunjung tak diharuskan membayar. Mereka boleh membayar sesukanya, dengan harga yang menurut mereka pantas. Kalau tidak bisa membayar pun, mereka masih bisa makan, hanya jika mereka ikut 'bantu bersih-bersih' restoran.
Nggak rugi tuh? Sepertinya tidak, karena Soul Foundation, milik Bon Jovi, akan menyokong dana untuk restoran amal ini. Jon sendiri akan terlibat langsung, hanya saja untuk urusan di luar dapur, karena sang penyanyi mengaku tak bisa memasak.
"Aku hanya bisa cuci piring, aku tak bisa memasak sama sekali," aku Jon. (cmc/mae)

Jon Bon Jovi, David Bryan, Tico Torres, dan Richie Sambora kembali ke Manhattan hari Rabu lalu untuk merekam video di markas pemadam kebakaran Engine 8, Ladder 2, Battalion 8. Kuartet asal New Jersey ini membawakan tembang America The Beautiful, tembang yang mereka bawakan sepuluh tahun lalu saat memperingati acara yang sama.
Video ini adalah bagian dari NFL Kickoff 2011 Back to Football yang ditayangkan hari Sabtu malam kemarin. Musisi lain yang ikut mendukung acara ini adalah Kid Rock, Maroon 5, Lady Antebellum. Bedanya, tiga nama besar ini merekam video mereka di Lambeau Field di Green Bay, Wisconsin.
Di tempat lain, para bintang Broadway juga menggelar acara di Times Square, hari Jumat lalu sementara Staind berencana menggelar konser di New York pekan depan. (kpl/cmc/roc)

