Blog LED ZEPPELIN


Red Hot Chili Peppers + Jimmy Page? Wow!

Sabtu, 24 Maret 2012 20:28 | 

Led Zeppelin


Kapanlagi.com - Band funk Amerika Serikat, Red Hot Chili Peppers, ternyata memiliki keinginan Jimmy Page bisa bermain bersama mereka dalam show 23 Juni di Knebworth nanti. Menurut sang drummer Chad Smith, itu adalah mimpi mereka.

"Jimmy Page pernah datang ke salah satu show kami, tapi kami tak pernah punya kesempatan bermain dengannya. Itu akan luar biasa, jadi kuharap bisa jadi nyata. Mungkin kami bisa mengajaknya tanggal 23 Juni nanti. Aku melihatnya main bersama Foo Fighters di Wembley," kata Chad Smith.

"Kalau kamu seorang fans rock, bermain di Knebworth adalah sesuatu yang menantang. Aku mendengarnya ketika pertama kali Led Zeppelin bermain di sana tahun 1979, jadi akan sangat keren kalau kami bisa seperti itu," Chad menambahkan.

"Black Sabbath, Deep Purple, Queen dan The Who, mereka semua mendengarkan Led Zeppelin. Led Zeppelin band luar biasa. Bermain bersama Jimmy Page sudah masuk dalam wish list kami, kami bisa mendapatkannya," tutur Chad bersemangat.

Jimmy Page adalah gitaris dari band legendaris Led Zeppelin. Bisa bermain bersama seorang veteran pastinya memberikan kebanggaan bagi Red Hot Chili Peppers. Sepertinya juga akan menarik menyaksikan kolaborasi mereka, bukan? (nme/rea)


Lihat profil: Red Hot Chili Peppers, Jimmy Page, Led Zeppelin, Black Sabbath, Deep Purple, Queen
Diposting oleh: Editor |


Gitaris Led Zeppelin Rilis Rekaman Lama

Sabtu, 17 Maret 2012 12:02 | 

Led Zeppelin


Kapanlagi.com - Led Zeppelin adalah band rock yang karya-karyanya masih menjadi patokan bagi band-band generasi baru. Di dalam tubuh band asal Inggris ini, ada John Paul Jones, Robert Plant, John Bonham, dan Jimmy Page. Melalui perjalanan panjang, nama-nama di atas tetap disegani sampai sekarang.

Sang gitaris, Jimmy Page, yang akan merilis koleksi yang direkamnya sendiri di studio rumahnya di awal tahun 70-an. Album bertitel LUCIFER RISING AND OTHER SOUND TRACKS tersebut diluncurkan eksklusif hanya melalui situs resmi Jimmy.

Judul album tersebut diambil dari salah satu lagu unggulan yang direkam untuk kepentingan film pendek LUCIFER RISING buatan Kenneth Anger tahun 1972. Lagu ini tak pernah muncul di film, justru Jimmy yang hadir sebagai cameodi akhir film.

Semua komposisi di dalam album dikerjakan dan diberi sentuhan akhir oleh gitaris yang disebut sebagai gitaris terbaik di dunia ketiga oleh majalah Rolling Stone ini. Melengkapi paket penjualan, Jimmy menyertakan catatan-catatan yang ditulisnya saat pembuatan lagu-lagu, termasuk berbagai komentar dari teman-temannya.

Jimmy menyebut proyek ini dengan, "diary musikal tentang komposisi avant-garde dan berbagai eksperimen."

Jimmy adalah salah satu gitaris terbaik dunia. Usianya kini 68 tahun. Dalam masa Led Zeppelin, ia sering sekali bertikai dengan sang vokalis Robert Plant. Tercatat, ia masuk Rock and Roll Hall of Fame sebanyak dua kali, bersama band lamanya The Yardbirds dan Led Zeppelin.

Tracklist LUCIFER RISING AND OTHER SOUND TRACKS:

  • Lucifer Rising
  • Incubus
  • Damask
  • Unharmonics
  • Damask – Ambient
  • Lucifer Rising - Percussive Return
Album ini tersedia 20 Maret di situs resmi Jimmy Page. Jika Anda berminat, sebaiknya duduk di depan komputer sebelum jam 2 malam, karena penjualan dimulai setelah jam tersebut. :) (nme/rea)


Lihat profil: Jimmy Page, Led Zeppelin
Diposting oleh: Editor |


The Black Keys: Musik Sempurna Itu Membosankan!

Rabu, 14 Maret 2012 20:33 | 

Led Zeppelin


Kapanlagi.com - Drummer The Black Keys, Patrick Carney mengungkapkan bahwa musik yang terlalu sempurna akan terdengar membosankan. Musik seperti itu hanya akan membuat orang-orang 'kehilangan telinga' untuk porsi musik kasar.r.

"Musik yang sempurna adalah musik yang membosankan. Itu mirip musik yang biasanya dimainkan di lift. Aku rasa orang-orang telah kehilangan telinga untuk musik kasar. Aku pikir semuanya merasakan tapi kalian tidak melakukannya," ujar Patrick.

"Ketika kamu menyalakan radio maka kamu akan mendengarkan jenis musik yang sempurna, ditulis secara sempurna, sempurna karena dibantu oleh mesin," tambahnya

Pentolan The Black Keys ini lantas membandingkan dengan musik milik The Who ataupun Led Zeppelin. "Sangat sulit untuk tidak mendengarkan musik The Who dan benar-benar memahami bahwa mereka gila atau Led Zeppelin. Itulah musik yang benar-benar dimainkan oleh manusia," lanjut Patrick.

Patrick memang dikenal sebagai musisi yang kerap mengeluarkan komentar pedas. Sebelumnya ia sempat menghujat Nickelback dengan mengatakan bahwa mereka merupakan band penghancur musik rock and roll.    (nme/adb)


Lihat profil: The Black Keys, Led Zeppelin, The Who, Nickelback
Diposting oleh: Editor |


Led Zeppelin Sumbang Oxford University

Sabtu, 03 Maret 2012 00:19 | 

Led Zeppelin


Kapanlagi.com - Efek reuni Led Zeppelin yang digelar pada bulan Desember 2007 lalu ternyata masih terasa hingga sekarang. The Daily Mail mengabarkan bahwa dana yang dikumpulkan dari acara tersebut telah disumbangkan ke Oxford University.

Led Zeppelin sebenarnya tidak sendirian di sumbangan ke Oxford tersebut. Mica Ertegun, janda Ahmet Ertegun, pendiri Atlantic Records adalah sosok utama di balik sumbangan besar tersebut.

Sumbangan yang diberikan bisa dibilang sangat besar, yakni 4.1 juta Dollar Amerika Serikat serta merupakan salah satu sumbangan terbesar yang pernah di terima dalam sejarah 900 tahun Oxford berdiri.

Dana besar tersebut akan dialokasikan pada pembangunan Mica and Ahmet Ertegun Graduate Scholarship Program. Program tersebut ditujukan untuk suluruh mahasiswa untuk mempelajari subyek-subyek termasuk literatur, sejarah musik, sejarah seni, arkeologi dan lain-lain.

Reuni Led Zeppelin pada 2007 tersebut sebenarnya juga merupakan acara untuk mengenang Ahmet Ertegun yang telah wafat pada 2006 silam. Penampilan tersebut sekaligus menjadi debut mereka sejak 19 tahun. (kpl/htp/adb)


Lihat profil: Led Zeppelin
Diposting oleh: Editor |


Bobby Caldwell Dulu Memainkan Led Zeppelin

Jum'at, 02 Maret 2012 13:48 | 

Led Zeppelin

 | Tag: Java Jazz, Konser 2012

Kapanlagi.com - Bertahan selama 30 tahun lebih, di usia yang ke 60 Bobby Caldwell masih aktif tampil dari panggung ke panggung. Tahun ini, Bobby mampir di Java Jazz Indonesia untuk ketiga kalinya. Dengan konsep baru, penyanyi parlente ini meyakini antusiasme penyuka jazz Indonesia tidak berkurang.

"Komunitas jazz di Amerika lebih sedikit, lebih kecil, tetapi lebih hangat," ulas Bobby saat berbincang di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (01/03/12). "Tetapi saya sepakat dengan George Duke. Penonton di sini memiliki cara berbeda dalam menghargai musik. Jazz di Indonesia sangat beragam dan berkembang. Merupakan tantangan untuk membawakan pop jazz di Java Jazz."

Mempelajari piano dan gitar di masa remajanya, Bobby ternyata memainkan musik rock terlebih dahulu sebelum menyadari panggilan hatinya ada di musik jazz. "Saya bergabung dalam sebuah band dan kami bermain di klub. Rambut saya gondrong. Kami membawakan lagu-lagu Led Zeppelin atau Jimi Hendrix." tutur penyanyi yang juga pernah berakting di drama musikal THE RAT PACK IS BACK di Las Vegas.

"Ketika saya bertemu dengan penulis-penulis lagu hebat dari Motown dan Philadelphia Town, hidup saya berubah," Bobby berkata. "Saya memutuskan mengganti jalur musik. Kenapa saya menjadi seperti ini, yah itu terjadi begitu saja."

Mengakui olahraga sangat penting sebagai bagian menjaga profesi, namun justru jarang dilakukan Bobby Caldwell. Dia bercerita sambil tertawa, "Saya bermain golf bersama Woody, teman saya. Tetapi kami sama-sama begitu payah, orang akan menjauhi lapangan kalau kami bermain. Woody dan saya tim yang cocok."

Bagi Bobby, "Tampil dan memainkan musik sudah biasa saya lakukan, saya banyak berlatih di atas panggung."

Di Java Jazz Festival 2012, Bobby Caldwell yang juga sering mengisi soundtrack film ini akan berkolaborasi dengan orkestra membawakan lagu-lagu top 40 yang telah sangat dikenal, dengan aransemen pop jazz.   (kpl/dis/rea)


Lihat profil: George Duke, Led Zeppelin, Jimi Hendrix
Diposting oleh: Editor |


Evanescence Siapkan Penampilan Spesial

Sabtu, 25 Februari 2012 08:10 | 

Led Zeppelin


Kapanlagi.com - Band yang digawangi Amy Lee, Terry Balsamo, Tim McCord, Troy McLawhorn dan Will Hunt, Evanescence baru saja menjalani jumpa pers konser mereka di Indonesia. Menurut band asal Arkansas tersebut, fans di Indonesia telah melebihi ekspektasi.

"Fans menyambut kami di airport dan mereka sangat antusias sekali untuk bergoyang. Ini melebihi harapan kami. Kami disambut seperti superstar. Ini yang membuat kami sangat excited untuk Jakarta," ucap Amy Lee ditemui di Hotel Sultan, Jakpus, Selasa (24/02).

Menurut Amy Lee mereka menyiapkan pertunjukan spesial untuk para fans. Meski tidak mengetahui tentang musik Indonesia, mereka siap maksimal guna menghebohkan panggung PRJ Hall A, Kemayoran, Jakarta Pusat, hari ini, Sabtu 25 Februari 2012.

"Setiap pertunjukan tidak ada yang tidak spesial, tentu selalu spesial sampai malam kemarin di Kuala Lumpur dan di Jepang. Ya pastinya spesial ya, apalagi ini untuk pertama kalinya, dan sudah ditunggu-tunggu. Let's rock!" ucapnya.

Evanescence mampu mencatatkan diri sebagai salah satu band besar di dunia. Di balik kesuksesan tersebut, ada sosok-sosok yang menginspirasi para personelnya. "Yang paling kreatif itu Michael Jackson," ucap Amy soal inspiratornya. "Led Zeppelin," tambah Terry. (kpl/ato/sjw)


Lihat profil: Evanescence, Led Zeppelin, Amy Lee, Michael Jackson
Diposting oleh: Editor |


Gitaris The Rolling Stones Tolak Tawaran Led Zeppelin

Sabtu, 11 Februari 2012 00:23 | 

Led Zeppelin


Kapanlagi.com - Personel The Rolling Stones, Ronnie Wood mengungkapkan bahwa di sebelumnya pernah ditawari untuk menjadi gitaris di Led Zeppelin. Ronnie mengungkapkan bahwa dia ditawari untuk bergabung di band ini saat mereka masih dikenal The New Yardbirds.

Pun begitu Ronnie menolak tawaran tersebut. Alasan Ronnie menolak tawaran tersebut karena mereka menganggap jika personel Led Zeppelin atau The New Yardbirds hanyalah sekumpulan para petani.

"Saya ditawari untuk bergabung, saya pun berkata bahwa saya tak bisa bergabung dengan sekumpulan petani. Entah karena perkataan saya tau tidak akhirnya mereka mengganti nama menjadi Led Zeppelin dan sang manajer mengurusinya dengan baik," ujarnya seperti dikutip dari NME saat berbicara di Absolute Radio Show.

Sementara ituThe Rolling Stones sendiri mempunyai rencana untuk menggelar tur di tahun ini sekaligus memperingati 50 tahun ulang tahunnya. Sang drummer Charlie Watts berkata bahwa dia sangat senang apabila rencana tur ini terwujud.

"Itu akan menyenangkan menggelar pertunjukan karena merupakan perayaan ulang tahun kita yang ke 50," tukasnya.   (nme/faj)


Lihat profil: Ronnie Wood, The Rolling Stones, Led Zeppelin
Diposting oleh: Editor |




Lihat Arsip Berita Led Zeppelin

2012

WHAZZ UP!







Kota

Merk