

Beberapa rumor menyebutkan jika Sam Raimi lah yang akan menahkodai film tersebut. Namun beberapa sumber lain dengan segera membantah karena dia hanya bertindak sebagai rekan dalam proses pencarian sutradara yang tepat.
Naskah film ini sedianya akan ditulis oleh David Lindsay - Abaire. Di mana dia juga menulis naskah untuk proyek film Disney, OZ: THE GREAT.
THE POLTERGEIST merupakan film horor fenomenal yang rilis pada tahun 1982. Bercerita tentang sebuah keluarga yang dihantui oleh sesosok makhluk astral yang ingin menculik anak perempuan mereka.
Jika terealisasi, THE POLTERGEIST akan menjadi proyek remake kedua MGM setelah CARRIE yang dibintangi oleh Julianne Moore dan Chloe Moretz. (thr/abs)

Sudah jadi tradisi dalam film MEN IN BLACK untuk menyertakan pengungkapan alien yang menyamar jadi sosok orang terkenal. "Jadi tantangannya adalah mengajak selebriti yang memang benar-benar terkenal," ujarnya kepada Collider.com
Dalam film yang pertama bintang tenar yang turut tampil adalah Steven Spielberg, Danny DeVito, George Lucas, dan Sylvester Stallone. "Akan ada beberapa seleb yang bakal tampil seperti Lady GaGa, Tim Burton, yang mungkin akan lebih memahami tentang alien daripada aku. Lalu ada siapa lagi... ah Justin Bieber," paparnya. Sedang dalam film keduanya, Barry menggaet Martha Stewart dan Michael Jackson.
Meski besar harapannya untuk bisa menggaet para seleb papan atas Hollywood tersebut, Barry tak ingin sekali-kali menggunakan ketenaran bintangnya, Will Smith. Harus diakui ketenaran Smith bisa jadi magnet hebat untuk menggaet bintang ternama.
"Sejauh ini kami merasa beruntung karena banyak bintang yang tertarik. Aku terkejut Lady GaGa bilang ya," pungkasnya bercerita. Woh kalau dalam kesehariannya, GaGa sudah tampil eksentrik, mungkinkah wujud aliennya juga sama eksentriknya?
(ace/dka)

Jika Disney bersiap mengedarkan FINDING NEMO dan THE LITTLE MERMAID, dinosaurus juga akan meneror ulang dengan sajian lebih nyata. Melalui Variety, Jeff Sneider melaporkan bahwa JURASSIC PARK akan dirilis ulang dalam bentuk 3D pada 19 Juli 2013 mendatang.
Kathleen Kennedy selaku produser pun mengiyakan kemungkinan rencana tersebut. Bahkan pembicaraan mengenai hal itu sudah beredar sejak Desember silam.
Kennedy berkata bahwa Steven Spielberg selaku sutradara dengan seorang sinematografer, Janusz Kaminski, sedang mengevaluasi frame by frame. Hal tersebut dilakukan agar hasil konversi nantinya tak mengecewakan.
Universal Pictures sangat mendukung terwujudnya rencana konversi ulang ini. Apalagi saat mendengar nama Spielberg ikut turun tangan dalam prosesnya.
(cld/abs)

Rabu (22/2), AMPAS mengumumkan bahwa Leo lah yang menjadi penyandang dana utama dalam pembelian sepatu ikonik yang dipakai Judy Garland pada film tahun 1939 ini untuk diletakkan di museum. Museumnya sendiri belum sepenuhnya berdiri.
Terkait dengan amalnya ini, DiCaprio punya sebuah badan yang bernama "angel donors" yang membantu Academy Foundation melakukan pembelian terhadap barang-barang ikonik perfilman. Anggota dari badan amal DiCaprio ini antara lain, Steven Spielberg dan Terry Semel, yang adalah co-chairman Museum Seni Los Angeles dan juga mantan CEO of Warner Bros. Pictures dan juga Yahoo.
CEO yayasan Academy, Dawn Hudson, memuji aksi DiCaprio, "Kepemimpinan Leo yang berapi-api membantu kita membawa pulang potongan sejarah film yang melegenda ini." Ia pun menambahkan bahwa hadiah yang diperoleh Academy ini merupakan sumbangsih besar dalam proyek museum Academy. "Dan juga representasi sempurna dari kerja kita setahun penuh untuk melestarikan dan berbagi warisan film kita (Hollywood)," imbuhnya.
Sepatu rubi merah yang disumbangkan DiCaprio ini memang telah mendapat tempat di hati para penikmat film dunia. Dikenal juga sebagai "the Witch's Shoes", sepatu itu adalah satu dari 4 pasang "Ruby Slippers" yang dipakai Garland saat ia berperan sebagai Dorothy di WIZARD OF OZ". Nah untuk yang satu ini, dipercaya sebagai sepatu yang dipakai Garland dalam adegan ikonik, saat Dorothy mengetukkan sepatunya tiga kali untuk kembali ke Kansas.
Saking ikoniknya, sepatu yang satu ini diakui Rhys Thomas, penulis "The Ruby Slippers of Oz", sebagai cawan sucinya dari segala memorabilia Hollywood. (ace/dka)

Dalam sebuah wawancaranya dengan Total Film, Spielberg mengutarakan beberapa kemungkinan akan dibuatnya sekuel TINTIN, meski untuk detil pastinya masih ia simpan rapat-rapat. Film petualangan wartawan Tintin ini sendiri memang dirancang untuk menjadi trilogi. Dan untuk film kedua nanti, Spielberg bakal memberikan kursi sutradara kepada Peter.
"Sebenarnya aku ingin menyutradarainya, tapi Peter lah yang berhak sebab kami sudah sepakat," tuturnya. Dengan begitu TINTIN 2 akan menjadi proyek Peter setelah rampung menggarap THE HOBBIT.
Spielberg tampaknya tak ingin membuat rasa penasaran publik hilang dengan tetap menyimpan rapat kisah Tintin dari buku mana yang akan diangkat dalam film kedua. Meski begitu, produsernya, Kathleen Kennedy pernah membocorkan bahwa nantinya kisahnya akan diangkat dari buku Calculus Affair. Benarkah itu pak Spielberg?
"Kami belum memutuskan kisah mana yang akan kami garap. Dia (Kathleen) hanya menggodamu. Aku memang suka The Calculus Affair. Bisa saja kisah ini," tegasnya. Naskah filmnya sendiri telah rampung digarap dan memastikan bahwa kisahnya nanti bakal seru dan panjang.
"Kisahnya bakal lebih dari satu buku, tapi tak akan lebih dari dua," pungkasnya. Film TINTIN yang menggunakan nama besar seperti Jamie Bell, Andy Serkis, Daniel Craig and Simon Pegg ini telah sukses meraup untung 371,3 juta dollar di seluruh dunia dan menyabet film animasi terbaik Golden Globe tahun ini. Dan di ajang OSCAR nanti TINTIN akan berkompetisi untuk Best Original Score. (ace/dka)

"Yang membuatnya unik adalah bahwa ini adalah film yang bercerita tentang cinta dan juga tentang perang tapi saya tidak melihatnya sebagai cerita perang. Kalau Anda perhatikan, adegan perang dalam film ini tidak lebih dari 15 menit," ungkap Steven Spielberg seperti dilaporkan ContactMusic.com.
"Saya ingin film ini bisa ditonton seluruh keluarga, dalam film ini hampir tidak ada 'darah' sama sekali," lanjutnya mengomentari film barunya yang dilansir hari Natal kemarin.
WAR HORSE sendiri bukanlah film terakhir Steven Spielberg karena dalam waktu dekat sutradara ini juga akan melansir film berjudul LINCOLN sementara ROBOPOCALYPSE sudah menunggu untuk dilansir tahun 2013 nanti. Malahan Spielberg sempat berujar kalau ia tak akan pensiun sebelum Clint Eastwood pensiun.
"Saya belum berencana pensiun. Clint Eastwood adalah salah satu teman baik saya dan kami punya joke soal pensiun ini. Clint sekarang sudah berumur 81 tahun dan saya selalu bilang, 'OK Clint kamu sudah siap pensiun tahun ini?' dan dia selalu bilang, 'No, are you?'," papar Spielberg lagi. (kpl/cmc/roc)

Kathleen Kennedy yang menjabat sebagai produser sempat menjelaskan pada media bahwa ia dan Spielberg sudah mulai membicarakan naskah bagian kedua meski ia tak menyebutkan kisah mana yang kali ini akan diangkat. "Oh yeah it is being moved forward, malahan saya dan Steven baru saja membicarakannya pagi tadi," ujar Kathleen seperti dikutip dari ContactMusic.com.
"Kami sudah mulai mengerjakan naskahnya, mungkin akan siap bulan Februari atau Maret. Kalau kami bisa mulai proses camera capture musim panas nanti, dan sepertinya kami bisa melakukannya, kami siap meluncurkan film ini sekitar Natal 2014 atau paling lambat musim panas 2015 nanti," jelas Kathleen lagi.
Peter Jackson yang juga menjabat sebagai produser sebelumnya sempat berujar kalau ia tertarik untuk mengangkat kisah Tujuh Bola Kristal. "Salah satu favorit saya adalah THE SEVEN CRYSTAL BALLS, itu yang selalu saya pikirkan," ungkap Peter Jackson saat itu. Apakah kisah ini yang akan dijadikan bagian kedua? Sampai saat ini belum ada kepastian karena Peter Jackson sepertinya juga terpikat pada kisah Tongkat Ottokar, Penculikan Lakmus, dan Perjalanan ke Bulan. (kpl/cmc/roc)

